Home » Berita » Ketua Serikat Pelaut Desak Perusahaan Kapal Harus Bertanggung Jawab Atas Tewasnya ABK, Kepala Disnakertrans Pemalang: Almarhum Akan Dapat Santunan Dari BPJS Ketenagakerjaan

Ketua Serikat Pelaut Desak Perusahaan Kapal Harus Bertanggung Jawab Atas Tewasnya ABK, Kepala Disnakertrans Pemalang: Almarhum Akan Dapat Santunan Dari BPJS Ketenagakerjaan

Alwi Assagaf 12 Mar 2026 116

​Pemalang, Vokalpublika.com – Peristiwa tragis menimpa tiga anak buah kapal (ABK) yang bekerja di atas kapal MV Ina Diamond di perairan Pelabuhan Tanjung Emas. Ketiga korban dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan tugas membersihkan tangki emergency fire di dalam kapal.

​Diduga kuat, para korban tewas akibat menghirup gas beracun di dalam tangki, yang menyebabkan mereka mengalami sesak napas dan kehilangan kesadaran. Meski rekan-rekan mereka telah berupaya melakukan evakuasi dan memberikan pertolongan, nyawa ketiga ABK tersebut tidak tertolong.

​Menanggapi kejadian ini, Serikat Pelaut Laskar Patih Sampun Pemalang, melalui Divisi Advokasi, Erlangga Girindra Buana, S.H., menyampaikan duka yang mendalam. Ia mendesak Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Pemalang untuk segera mengambil langkah konkret dalam mengawal pemenuhan hak-hak para korban.

​”Kami mendesak Disnaker Pemalang untuk segera turun tangan memastikan seluruh hak para korban terpenuhi. Pemerintah daerah tidak boleh diam terhadap tragedi yang menimpa pelaut asal Pemalang ini,” tegas Erlangga dalam keterangan tertulisnya, Rabu 11 Maret 2026 malam.

Baca juga:  Bupati Dairi Lepas Tim KTI SMAN 1 Sidikalang ke Ajang Nasional di Bali, Usung Inovasi AI Pembersih Panel Surya

​Ia menambahkan, Disnaker Pemalang memiliki kewajiban untuk memastikan keluarga korban mendapatkan kepastian terkait kompensasi, santunan kematian, serta klaim asuransi yang menjadi hak para pekerja pelaut sesuai dengan peraturan yang berlaku.

​Menurut Erlangga, insiden ini harus ditindaklanjuti dengan langkah nyata, bukan hanya sebatas pemberitaan. Ia juga meminta pertanggungjawaban penuh dari perusahaan pelayaran yang mempekerjakan para korban.

​”Banyak warga Pemalang yang bekerja sebagai pelaut. Ini adalah profesi dengan risiko tinggi, sehingga perlindungan terhadap pekerja sektor maritim harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Negara harus hadir dalam memastikan hak-hak mereka dipenuhi secara transparan dan akuntabel,” lanjutnya.

​Sementara, Ronggo Warsito Ketua Serikat Pelaut Laskar Patih Sampun menyatakan komitmennya untuk terus mengawal kasus ini hingga tuntas dan memastikan keadilan bagi para korban serta keluarga mereka. Tragedi ini juga diharapkan dapat menjadi evaluasi penting terhadap penerapan standar keselamatan kerja di atas kapal.

Baca juga:  RPJMD Batam 2025–2029 Disepakati, Amsakar–Li Claudia: Kini Saatnya Bersama Bangun Batam

“Kami mendesak Disnakertrans Pemalang bersama Disnaker Provinsi Jawa Tengah untuk mengejar perusahaan pemilik kapal tersebut. Mereka harus tanggung jawab, memberikan kompensasi pada keluarga korban,” tegasnya.

Terpisah, Umroni Kepala Disnakertrans Pemalang menyampaikan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan serta menyebut, almarhum atau ahli waris akan mendapatkan santunan Rp. 42 juta setelah semua admistrasi selesai.

“Hasil koordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan. Ahli waris (almarhum) akan mendapatkan santunan 42 juta, setelah berkas administrasi dilengkapi,” ujarnya melalui pesan singkat, Kamis 12 Maret 2026.

Sebagai informasi, menurut keterangan dari Camat Pemalang Prasetyo Widiatmoko, saat ini (12/3) jenazah ABK asal Pemalang tersebut sudah sampai dirumah duka. Sumbe menyebutkan, kejadian bermula Senin (2/3/2026), kapal MV. INA DIAMOND-GT. 8619 berlayar dari Morowali Sulawesi Tenggara menuju Pelabuhan Tanjung Emas Semarang mengangkut besi koil.

Baca juga:  Sederet Capaian Kinerja Polres Pemalang Sepanjang Tahun 2025, 96,25 Persen Kasus Selesai, Pelayanan Meningkat dan Aktif Mendukung Ketahanan Pangan

Kapal yang dinahkodai Krisbian Anwar itu tiba di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Sabtu (7/3/2026), lalu melakukan lego jangkar di luar dam Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Selanjutnya pada Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 18.00, kapten kapal memerintahkan korban LBR masuk ke dalam tangki untuk melaksanakan pekerjaan hisap air dengan menggunakan mesin alkon di emergency fire pam. Disitulah peristiwa naas terjadi.

Menurut laporan yang diperoleh, tiga korban meninggal diketahui bernama Laurensius Bao Resing (LBR), 25, warga Desa Tamak, Kecamatan Karimun, Kepulauan Riau; Pratik Umar Alim Ismanto (PUAI), 35, warga Lawangrejo, Pemalang, dan Andy Noval Adrian (ANA), 23, warga Desa Marinding, Kecamatan Bajo Barat. (Alwi Assagaf)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
​OPINI: Menyoal Moralitas “Penumpang Gelap” di Balik Karya Jurnalistik

Alwi Assagaf

28 Apr 2026

Oleh: Aliansi Wartawan Pantura Bersatu (AWPB) ​Sebuah karya jurnalistik lahir dari proses yang panjang dan berisiko. Mulai dari menampung laporan masyarakat, melakukan investigasi lapangan, hingga verifikasi data demi mengungkap kebenaran dan menyelamatkan uang negara. Namun, ironi besar kini tengah melanda profesi kita. ​Fakta di lapangan menunjukkan fenomena miris: munculnya oknum-oknum yang mengaku sebagai rekan seprofesi, …

Carut Marut Infrastruktur WiFi di Pemalang: AWPB Soroti Lemahnya Pengawasan dan Potensi Kebocoran PAD

Alwi Assagaf

27 Apr 2026

PEMALANG – Aliansi Wartawan Pantura Bersatu (AWPB) mendesak Pemerintah Kabupaten Pemalang untuk bersikap transparan terkait pemanfaatan Ruang Milik Jalan (Rumija) untuk tiang kabel fiber optik (WiFi). AWPB mengindikasikan adanya praktik bisnis jaringan internet “gelap” yang mengabaikan prosedur perizinan dan merugikan Pendapatan Asli Daerah (PAD). ​Secara regulasi, pemasangan sarana komersial di lahan pemerintah wajib memiliki izin …

​Gotong Royong Kodim Pemalang dan Masyarakat Bangun Jembatan Penghubung Belik-Randudongkal

Alwi Assagaf

27 Apr 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Personel Kodim 0711/Pemalang melalui Koramil 11/Belik bersama warga Desa Sikasur melaksanakan gotong royong pembangunan Jembatan Garuda di atas Sungai Dauan, Senin (27/4/2026). Infrastruktur ini dibangun untuk menghubungkan Desa Sikasur (Kecamatan Belik) dengan Desa Karangmoncol (Kecamatan Randudongkal). Jembatan dengan dimensi panjang 50 meter dan lebar 1,2 meter tersebut saat ini memasuki tahap pengerjaan …

Ketum GHLHI Soroti Menteri Lingkungan Hidup Baru, Desak Penegakan Hukum Tegas di Tengah Krisis Lingkungan Nasional

Redaksi

27 Apr 2026

Jakarta, vokalpublika.com – Ketua Umum DPP Gugus Hukum Lingkungan Hidup Indonesia (GHLHI), Bakti Lubis, menyoroti penunjukan Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup, dengan menekankan pentingnya langkah tegas dalam penegakan hukum terhadap pelanggaran lingkungan. Dalam keterangannya, Bakti Lubis menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan besar agar kepemimpinan baru di sektor lingkungan hidup mampu menghadirkan perubahan nyata di …

Mengungkap Tabir Proyek Rp25 Miliar di Pesisir Barat: Dugaan Penyimpangan hingga Minim Pengawasan, Mutu Pendidikan Terancam

Redaksi

27 Apr 2026

Pesisir Barat, Vokalpublik.com – Proyek Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) untuk renovasi dan rehabilitasi madrasah di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, dengan nilai mencapai Rp25,48 miliar, kini menjadi sorotan serius. Program yang digulirkan pemerintah pusat melalui kolaborasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Kementerian Agama Republik Indonesia untuk Tahun Anggaran 2025–2026 itu diduga menyisakan sejumlah …

Iuran Sampah Dipertanyakan Respons Desa Kaduagung Belum Menyeluruh

Redaksi

27 Apr 2026

Kuningan, vokalpublika.com— Polemik pengelolaan sampah di Desa Kaduagung, Kecamatan Karangkancana, Kabupaten Kuningan, masih menyisakan tanda tanya. Selain dugaan praktik pembakaran sampah secara terbuka, transparansi penggunaan iuran kebersihan sebesar Rp10 ribu per rumah tangga juga menjadi sorotan. Permasalahan ini mencuat setelah awak media menerima keluhan warga terkait masih berlangsungnya pembakaran sampah di lingkungan desa, meski masyarakat …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x