Home » Berita » Ketua DPW Gerak Keris Kepri, Gunawan, S.H., M.H.: Di Batam, Pengoplos Beras Jalankan Operasi Terorganisir

Ketua DPW Gerak Keris Kepri, Gunawan, S.H., M.H.: Di Batam, Pengoplos Beras Jalankan Operasi Terorganisir

Redaksi 28 Jul 2025 357

Batam, Vokalpublika.Com- Ketua DPW Gerak Keris Kepulauan Riau, Gunawan, S.H., M.H., menyoroti tajam praktik pengoplosan beras subsidi menjadi beras premium di Batam yang dinilainya lebih brutal dan terstruktur dari sekadar pelanggaran biasa. Ia menyebut praktik tersebut sebagai bagian dari operasi mafia pangan lintas negara yang berlangsung terang-terangan namun dibiarkan tanpa penindakan.

Advertisement
ADVERTISEMENT

“Frasa kurang ajar saja tidak cukup. Ini adalah praktik sistematis dan terstruktur, menyerupai operasi mafia pangan lintas batas negara,” tegas Gunawan dalam pernyataannya pada 26 Juli 2025.

Menurutnya, setiap bulan diduga ada 300 hingga 500 kontainer beras asal Vietnam dan Thailand yang masuk secara ilegal ke Batam melalui Singapura. Ironisnya, beras-beras tersebut tidak masuk melalui pelabuhan resmi, melainkan melalui pelabuhan kecil yang dikendalikan kelompok swasta.

Baca juga:  Pemdes Teba Liokh Susun RKP 2026 dan Gelar Rembuk Stunting

“Ini potret telanjang dari lemahnya kontrol negara terhadap kawasan perdagangan bebas. Free trade zone seharusnya menjadi kawasan strategis, bukan celah untuk pengkhianatan ekonomi,” kritik Gunawan.

Ia mengungkap bahwa beras impor ilegal tersebut dicampur dengan beras lokal berkualitas rendah, dikemas ulang dengan merek-merek lokal yang mencurigakan, lalu dijual sebagai beras premium di pasar Batam dengan harga Rp14.600 hingga Rp14.800 per kilogram. Padahal, biaya impor dan kemas ulang hanya sekitar Rp10.000 per kilogram, menciptakan margin keuntungan tak wajar.

“Margin itu bisa mencapai Rp50 miliar hingga Rp80 miliar per bulan. Angka yang cukup untuk membiayai pembangunan irigasi di lima provinsi atau subsidi benih bagi jutaan petani kecil,” ujarnya.

Baca juga:  Sama Persepsi dan Tata Kelola, Panitia Pilkades Ulujami Ikuti Bimtek Dinpermades

Gunawan menilai bahwa dampak dari praktik ini bukan hanya pada kerugian fiskal negara, tetapi juga penghancuran kepercayaan publik terhadap pemerintah, terutama ketika Presiden RI Prabowo Subianto tengah menggaungkan pentingnya kedaulatan pangan.

“Ini bukan lagi sekadar pidana ekonomi. Ini adalah bentuk pengkhianatan terhadap amanah konstitusi bahwa negara wajib melindungi petani dan menjamin akses pangan yang layak bagi rakyat,” tegasnya.

Lebih ironis, lanjut Gunawan, gudang-gudang penyimpanan beras ilegal berdiri terang di kawasan industri Batam. Nama perusahaan dan pemiliknya pun dikenal luas. Namun, tidak ada tindakan tegas dari aparat penegak hukum.

“Siapa yang melindungi? Mengapa praktik ini tetap berlangsung? Ini bukan hanya soal pengoplos, tapi soal kartel pangan yang menguasai distribusi dari hulu ke hilir,” ucapnya.

Baca juga:  Sinergi Ramadhan: Polsek Bodeh dan Aliansi Wartawan Pantura Bersatu Berbagi Ratusan Takjil Gratis

Ia menegaskan, model bisnis mafia pangan ini tidak hanya merusak ekonomi pasar, tetapi juga menghancurkan sendi kepercayaan rakyat terhadap negara. Rantai pangan yang seharusnya menopang kedaulatan, kini dirusak oleh kepentingan rente dan aktor-aktor lama yang tak tersentuh hukum.

“Negara harus hadir dan bertindak. Jika tidak, maka keadilan sosial dan kedaulatan pangan hanya akan menjadi slogan kosong,” pungkas Gunawan, S.H., M.H.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
​Reklamasi Eks Galian C Pegongsoran Mangkrak, Praktisi Hukum Desak Evaluasi Dokumen PPKH

Alwi Assagaf

28 Aug 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Pemulihan lahan bekas tambang Galian C di Desa Pegongsoran, Kabupaten Pemalang, memicu sorotan publik. Di balik klaim perizinan yang tengah berproses, keterlambatan pelaksanaan reklamasi di kawasan hutan tersebut menguatkan potensi pelanggaran regulasi dan ancaman sanksi pidana kejahatan lingkungan. ADVERTISEMENT ​Praktisi hukum sekaligus pemerhati lingkungan hidup Pemalang, Kuswanto, S.H., menegaskan bahwa masyarakat membutuhkan …

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Polres Pemalang: Meneladani Rasulullah melalui Kepedulian Sesama

Alwi Assagaf

27 Aug 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Pengurus Cabang (PC) Bhayangkari Cabang Pemalang menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H / 2026 M yang berlangsung khidmat dan penuh keberkahan di Masjid Baitul Muchlisin Polres Pemalang, Kamis (27/8/2026). ADVERTISEMENT ​Kegiatan keagamaan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Bhayangkari Cabang Pemalang, Ny. Intan Rendy, serta Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Pemalang, Ny. …

Pemerhati Lingkungan: Reklamasi Kawasan Hutan Kewajiban Mutlak, Sejak Kapan Harus Menunggu Perpanjangan PPKH?

Alwi Assagaf

27 Aug 2026

Pemalang – Polemik pemulihan lingkungan pasca-tambang galian C di kawasan hutan Desa Pegongsoran, Kecamatan Pemalang, memantik reaksi keras dari pemerhati lingkungan setempat, Suripto alias Ripto Anwar. Ia menepis keras dalih pihak pemrakarsa atau pengelola yang dinilai sengaja mengulur kewajiban reklamasi dengan alasan proses administratif. ADVERTISEMENT ​Ripto Anwar menegaskan, argumen yang menyatakan aktivitas reklamasi harus menunggu …

Sungai Suso Dicabik, Forkopimda ‘Dicuekin’Dugaan Uang Ketuk Pintu Bikin PETI Bajo Barat “Aman””

Redaksi

27 Aug 2026

LUWU, volalpublika.com— Surat kesepakatan itu baru berumur empat hari. Bertanggal 22 Agustus 2026, dokumen berkop Bupati Luwu itu ditandatangani delapan pimpinan Forkopimda, termasuk Bupati H. Patahudding dan Kapolres Luwu. Isinya tegas, menolak dan menindak Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Bajo Barat. ADVERTISEMENT Tapi di lapangan, jauh di bantaran Sungai Suso dan lereng-lereng curam …

Jaksa Garda Desa, Diperkuat Kawal Program Prioritas Nasional di Kepri

Redaksi

27 Aug 2026

Tanjungpinang,Vokalpublika.com Kegiatan Optimalisasi Jaga Desa serta Pengukuhan DPD-DPC ABPEDNAS dan Srikandi Jaga Desa se-Provinsi Kepulauan Riau digelar di Ballroom Hotel Bintan Agro Resort, Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang, Rabu (26/08/2026). ADVERTISEMENT Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) diperkuat untuk mendukung pengawalan program prioritas nasional, khususnya Jaga Dapur MBG (Makan Bergizi Gratis) dan Jaga Indonesia Pintar. …

Presiden Prabowo Cek Dapur Lapangan Polri dan Water Treatment di Posko Pengungsian Danga

Redaksi

27 Aug 2026

Nagekeo, NTT — Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto Djojohadikusumo mengunjungi Posko Pengungsian Terpadu di Lapangan Berdikari, Danga, Kabupaten Nagekeo, dalam rangka meninjau secara langsung kondisi masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi tektonik berkekuatan 7,7 magnitudo. ADVERTISEMENT Kunjungan Presiden RI tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan penanganan bencana berjalan secara optimal, …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x