Home » Berita » “Kalau Pelabuhan Ini Tak Jalan, Kami Tak Makan”; Pelabuhan Rakyat Tanjung Uma, Denyut Nadi Kehidupan Masyarakat Pesisir Batam yang Meminta untuk Tidak Diberi Stigma Negatif

“Kalau Pelabuhan Ini Tak Jalan, Kami Tak Makan”; Pelabuhan Rakyat Tanjung Uma, Denyut Nadi Kehidupan Masyarakat Pesisir Batam yang Meminta untuk Tidak Diberi Stigma Negatif

Redaksi 26 Jul 2026 49

Batam, vokalpublika.com– Di tengah pesatnya pembangunan kawasan pelabuhan modern di Kota Batam, Pelabuhan Rakyat Tanjung Uma tetap menjadi salah satu urat nadi perekonomian masyarakat pesisir. Pelabuhan yang telah berdiri sejak puluhan tahun lalu ini bukan sekadar tempat bongkar muat barang, tetapi menjadi sumber penghidupan bagi ratusan warga yang menggantungkan nafkah dari aktivitas di kawasan tersebut.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Setiap hari, puluhan buruh pelabuhan bekerja mengangkat dan menurunkan berbagai kebutuhan pokok yang akan didistribusikan ke sejumlah pulau di Provinsi Kepulauan Riau. Aktivitas tersebut menjadi roda penggerak ekonomi masyarakat sekaligus menjaga kelancaran distribusi logistik ke wilayah kepulauan.

Mayoritas buruh bongkar muat di Pelabuhan Rakyat Tanjung Uma berada di bawah koordinasi Koperasi Konsumen KPSB, yang mengatur sistem kerja para buruh dalam kegiatan bongkar muat.

Salah seorang buruh pelabuhan, Tarmizi, mengatakan keberadaan pelabuhan rakyat tersebut memiliki arti yang sangat besar bagi kehidupan para pekerja.

“Ini periuk nasi kami. Kalau pelabuhan ini tidak jalan, kami tidak makan,” ujarnya, minggu 26/07/2026

Baca juga:  ​Tuntutan Dipenuhi Sebelum Aksi, GEMPAR Apresiasi Perjuangan Buruh di Pemalang

Menurut Tarmizi, bukan hanya buruh yang menggantungkan hidup di pelabuhan tersebut. Aktivitas pelabuhan juga menghidupi pemilik kapal, sopir angkutan, pedagang kecil, hingga berbagai usaha masyarakat di sekitar kawasan Tanjung Uma.

Pelabuhan Rakyat Tanjung Uma selama ini melayani pengiriman berbagai kebutuhan pokok atau sembako menuju sejumlah pulau, di antaranya Pulau Buru, Tanjung Batu, serta beberapa pulau lainnya di Kepulauan Riau. Barang yang dikirim meliputi beras, gula, minyak goreng, tepung, air mineral, dan berbagai kebutuhan sehari-hari masyarakat.

Keberadaan pelabuhan ini menjadi mata rantai penting dalam menjaga pasokan logistik ke daerah-daerah yang masih bergantung pada transportasi laut. Tanpa aktivitas pelabuhan rakyat, distribusi kebutuhan pokok ke pulau-pulau kecil dapat terganggu dan berdampak pada kehidupan masyarakat.

Menanggapi berbagai sorotan terhadap pelabuhan rakyat tersebut, aktivis Kota Batam, Aksa Hallatu, meminta agar masyarakat tidak serta-merta memberikan stigma negatif terhadap Pelabuhan Rakyat Tanjung Uma.

Menurutnya, pelabuhan tersebut telah menjadi bagian dari sejarah panjang kehidupan masyarakat pesisir Batam dan menjadi tempat masyarakat tempatan mencari nafkah secara turun-temurun.

Baca juga:  Polres Nganjuk Gelar Coaching Clinic Bidlabfor Polda Jatim untuk Tingkatkan Kemampuan Penyidikan

“Jangan pelabuhan ini disalahartikan seolah-olah seluruh aktivitasnya adalah kegiatan ilegal. Jangan mengganggu kehidupan orang lain. Mereka yang bekerja di sini rata-rata warga tempatan, masyarakat Melayu yang sejak dulu mencari nafkah di pelabuhan ini,” kata Aksa.

Ia menilai Pemerintah Kota Batam maupun aparat penegak hukum seharusnya melihat keberadaan pelabuhan rakyat secara objektif.

“Selama tidak membawa narkoba maupun barang-barang yang dilarang oleh hukum, seharusnya pemerintah dan aparat memberikan apresiasi kepada masyarakat yang bekerja mencari nafkah secara halal. Mereka ini menghidupi keluarganya dari pekerjaan di pelabuhan,” ujarnya.

Aksa juga mengingatkan agar setiap pemberitaan maupun peliputan dilakukan secara profesional, berdasarkan fakta, dan tidak didasari kepentingan tertentu yang dapat merugikan masyarakat.

“Jangan biarkan ada orang perorangan melakukan peliputan hanya berdasarkan suka atau tidak suka. Kalau memang ingin menegakkan aturan terkait dugaan aktivitas ilegal, maka penegakannya harus dilakukan secara adil dan menyeluruh. Jangan hanya fokus pada satu pelabuhan, karena masih banyak pelabuhan-pelabuhan tikus lain yang juga perlu mendapat perhatian apabila memang terdapat dugaan pelanggaran,” tegasnya.

Baca juga:  ​Tingkatkan Pelayanan Publik, Kecamatan Ulujami Gelar Apel Pagi Dinas Satu Atap

Ia menambahkan bahwa penegakan hukum harus dilakukan secara proporsional, tanpa mengorbankan masyarakat kecil yang menggantungkan hidup dari aktivitas pelabuhan rakyat.

Bagi warga Tanjung Uma, pelabuhan ini bukan hanya fasilitas transportasi laut, melainkan simbol perjuangan ekonomi masyarakat pesisir yang telah bertahan selama bertahun-tahun. Keberadaannya menjadi penghubung distribusi logistik antarpulau sekaligus sumber penghasilan bagi banyak keluarga.

Masyarakat berharap Pelabuhan Rakyat Tanjung Uma tetap dapat beroperasi sesuai ketentuan yang berlaku serta mendapat perhatian pemerintah untuk terus dikembangkan sebagai pelabuhan rakyat yang mendukung perekonomian daerah. Di sisi lain, penegakan hukum terhadap dugaan pelanggaran tetap perlu dilakukan secara adil, objektif, dan tanpa menggeneralisasi seluruh aktivitas masyarakat yang mencari nafkah secara sah di kawasan pelabuhan tersebut.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Fric : Camat Bilang “Bukan Edaran”, Lantas Mengapa Pesan Donasi Mencantumkan “Hormat Kami, Kantor Kecamatan”?

Redaksi

08 Aug 2026

Vokalpublika.com – KUNINGAN – 8 Agustus 2026, Fast Respon Indonesia Center (FRIC) Soroti Polemik permintaan kontribusi sebesar Rp1,3 juta kepada sejumlah pengusaha WiFi di Kecamatan Karangkancana, Kabupaten Kuningan, memasuki babak baru setelah Camat Karangkancana memberikan klarifikasi mengenai beredarnya pesan WhatsApp yang mencantumkan nominal kontribusi dan identitas Kantor Kecamatan Karangkancana. ADVERTISEMENT Di satu sisi, terdapat tangkapan …

Sambut Pilkades Serentak 2026, Pemcam Pulosari Dorong Pelaksanaan yang Transparan dan Demokratis

Alwi Assagaf

08 Aug 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Pulosari terus mengintensifkan imbauan kepada masyarakat guna menyukseskan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026. ADVERTISEMENT Melalui langkah sosialisasi ini, Pemcam Pulosari menegaskan komitmennya dalam mengawal jalannya pesta demokrasi di tingkat desa agar berlangsung secara terbuka, tertib, dan kondusif. ​Berdasarkan publikasi resmi yang disampaikan Pemcam Pulosari, pihak kecamatan mengajak seluruh …

Santer Dikabarkan Layak Isi Kursi Wakil Bupati, Aris Ismail Tegaskan Fokus Jalankan Tugas di DPRD dan Ajak Semua Pihak Hormati Proses Hukum

Alwi Assagaf

08 Aug 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Nama Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang dari Fraksi Partai Golkar, H. Aris Ismail, A.Md., mulai mendapat perhatian publik dan dinilai sebagai salah satu figur yang berpotensi mengisi kekosongan posisi Wakil Bupati Pemalang. ADVERTISEMENT ​Pengalaman Aris sebagai legislator, pemahaman terhadap tata kelola pemerintahan daerah, serta rekam jejak dalam mengawal aspirasi masyarakat menjadi dasar …

Koarmada RI Gagalkan Dugaan Penyelundupan 1,3 Ton Barang Diduga Narkotika dari MV King Sun

Redaksi

08 Aug 2026

Batam, vokalpublika.com– Upaya penyelundupan narkotika dalam jumlah besar melalui jalur laut berhasil digagalkan jajaran Komando Armada Republik Indonesia (Koarmada RI). Kapal berbendera Tanzania, MV King Sun, diamankan KRI Kerambit-627, unsur Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada I, di perairan Tanjung Berkait, Kepulauan Riau, Kamis (6/8/2026). ADVERTISEMENT Dari hasil pemeriksaan lanjutan terhadap kapal tersebut, aparat gabungan menemukan …

Wujud Kepedulian, Satpolairud Polresta Tanjungpinang dan BPBD Bantu Korban Pompong Terbalik

Redaksi

08 Aug 2026

Tanjungpinang, vokalpublika.com– Satpolairud Polresta Tanjungpinang bersama BPBD Kota Tanjungpinang menyalurkan bantuan sosial kepada korban kecelakaan laut akibat terbaliknya pompong yang membawa tujuh orang penumpang, Jumat (7/8/2026). ADVERTISEMENT Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Sei Ladi, Kelurahan Kampung Bugis, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kota Tanjungpinang sebagai bentuk kepedulian dan respons kemanusiaan terhadap masyarakat yang tertimpa musibah. Kegiatan dihadiri …

Pemcam Pulosari Dorong Budaya Hidup Sehat Lewat Aksi “Jumat Bersih”

Alwi Assagaf

07 Aug 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Pulosari memperkuat komitmen peningkatan kualitas lingkungan hidup dan pelayanan publik melalui kegiatan “Jumat Bersih” di kawasan kantor kecamatan dan sekitarnya, Jumat (7/8/2026). ADVERTISEMENT Program ini menjadi langkah strategis Pemcam Pulosari dalam menggerakkan semangat gotong royong sekaligus merealisasikan gerakan Korve Jateng di tingkat lokal. ​Aksi yang melibatkan seluruh jajaran pegawai …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x