Home » Berita » GRIB JAYA Pemalang Cium Aroma Politisasi dalam Rotasi Massal Kepala Sekolah, Muliadi: Jangan Korbankan Profesionalisme Demi Kepentingan Sesaat

GRIB JAYA Pemalang Cium Aroma Politisasi dalam Rotasi Massal Kepala Sekolah, Muliadi: Jangan Korbankan Profesionalisme Demi Kepentingan Sesaat

Alwi Assagaf 27 May 2026 383

PEMALANG, Vokalpublika.com – Kebijakan rotasi dan pengangkatan kepala sekolah massal di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang menuai kritik tajam. Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GRIB Jaya Kabupaten Pemalang, Muliadi, mempertanyakan urgensi di balik kebijakan yang dinilai mendadak dan memicu polemik di kalangan pendidik tersebut.

Advertisement
ADVERTISEMENT

​Menurut Muliadi, penataan posisi kepala sekolah wajib bersandar pada evaluasi kinerja objektif dan kompetensi, bukan atas dasar kedekatan atau kepentingan politik praktis.

​”Kalau rotasi dilakukan besar-besaran, publik pasti bertanya apa urgensinya. Jangan sampai kepala sekolah berprestasi justru dipindahkan tanpa alasan yang jelas,” tegas Muliadi saat memberikan keterangan di Kantor Sekretariat GRIB Jaya Pemalang, Rabu (27/5/2026).

Baca juga:  Gegara Oknum Anggota TNI AL Grati Pengusaha Muda Kota Probolinggo terlilit Hutang Pinjol.

​Muliadi mengungkapkan, kebijakan ini mulai berdampak negatif di lapangan. Sejumlah guru dilaporkan terpaksa bertugas di lokasi yang jauh dari domisili, yang dinilai menurunkan efisiensi kerja serta mengabaikan aspek kemanusiaan.

​GRIB Jaya mendesak Pemkab Pemalang untuk membuka ruang transparansi guna meredam spekulasi liar di masyarakat.
​”Jika proses ini murni berbasis evaluasi profesional, pemerintah daerah harus berani menjelaskannya kepada publik secara terbuka,” cetusnya.

​Sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial, GRIB Jaya Pemalang menegaskan tidak akan tinggal diam dan siap turun ke jalan jika pemerintah daerah menutup mata atas persoalan ini.

Baca juga:  Ribuan Massa Aliansi Masyarakat Pemalang Bersatu Bakal Kepung Pendopo, Bupati Pemalang : Monggo, Itu Urusan Aparat Jangan Anarkis

​Meski menyatakan tetap mendukung program kerja pemerintah, Muliadi memastikan GRIB akan bersikap oposisional terhadap kebijakan yang merugikan rakyat. Selain isu pendidikan, ia juga menyoroti rapor merah Pemkab Pemalang dalam penanganan isu-isu krusial lainnya:

Penanganan sampah perkotaan yang dinilai masih jalan di tempat, pembangunan jalan dan drainase yang belum maksimal serta minimnya normalisasi sungai yang memicu banjir tahunan di Pemalang dan isu krusial lainya.

​”Kami hanya ingin menjaga marwah dunia pendidikan dan memastikan hak-hak masyarakat terpenuhi. Jangan korbankan profesionalisme demi kepentingan sesaat,” pungkas Muliadi.***

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Pilkades Serentak 2026: Camat Ulujami Tegaskan Pantarlih Wajib Pendataan Door-to-Door

Alwi Assagaf

17 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Camat Ulujami, Waluyo, S.STP., M.P., menginstruksikan seluruh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) untuk turun langsung dari rumah ke rumah (door-to-door) dalam proses pemutakhiran data warga. Langkah ini dinilai vital untuk menjamin kevalidan data sekaligus melindungi hak pilih masyarakat pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026. ADVERTISEMENT ​Instruksi tersebut disampaikan Camat Waluyo saat …

Kawal Proses Demokrasi Tingkat Desa, Camat Ulujami Hadiri Musdes Penetapan Peserta Pilkades PAW Desa Blendung

Alwi Assagaf

17 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Pemerintah Kecamatan Ulujami mengawal ketat persiapan Pemilihan Kepala Desa Antarwaktu (Pilkades PAW) Desa Blendung. Camat Ulujami, Waluyo, S.STP., M.P., hadir langsung dalam Musyawarah Desa (Musdes) Penetapan Peserta yang digelar di aula kantor desa setempat, Kamis (17/9). ADVERTISEMENT ​Agenda utama musyawarah ini berfokus pada penyepakatan serta penetapan jumlah keterwakilan warga yang berhak menyalurkan …

Serikat Pelaut LPS Kecewa terhadap Draft RUU Ketenagakerjaan, Soroti Pasal Pekerja Migran

Alwi Assagaf

16 Sep 2026

Pemalang— Serikat Pelaut Laskar Patih Sampun (LPS) menyampaikan kekecewaannya terhadap draft Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan yang diusulkan oleh Koalisi Buruh kepada DPR RI. Setelah mencermati draft hasil harmonisasi yang disampaikan dalam proses pembahasan di DPR RI, LPS menilai masih terdapat sejumlah ketentuan yang perlu diperbaiki agar regulasi ketenagakerjaan benar-benar memberikan kepastian dan perlindungan terhadap pekerja, …

BAZNAS dan LPAI Ajak Masyarakat Bersedekah untuk Lindungi Anak Rentan di Indonesia

Alwi Assagaf

16 Sep 2026

Jakarta, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dan Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) meluncurkan kerja sama penggalangan dana untuk mendukung perlindungan dan peningkatan kesejahteraan anak rentan di Indonesia 16/09/2026. ADVERTISEMENT Masyarakat dapat menyalurkan sedekah untuk mendukung perlindungan dan kesejahteraan anak rentan melalui kitabisa.com/lindungianakrentan . Sedekah yang terhimpun nantinya akan disalurkan melalui program perlindungan anak di …

Malangsari Gelar Sholawat Qosidah Burdah ke-34 Jamaah di Kecamatan Tanjunganom ,Riyadhoh 41,Memperingati Maulid Nabi, SWT

Redaksi

16 Sep 2026

Vokalpublika.Com.NGANJUK, JATIM –Suasana religius menyelimuti Desa Malangsari, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, Selasa malam (15/9/2026). Ratusan jamaah berkumpul mengikuti Riyadhoh 41 Sholawat Qosidah Burdah ke-34 yang digelar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. ADVERTISEMENT Kegiatan tersebut berlangsung di kediaman Bp. H.M. Aris Mujiomo, SH., MH., Desa Malangsari RT 05/RW 03, mulai pukul 19.00 WIB hingga …

Debit Mata Air Menyusut 40 Lit/Detik, Distribusi Air Perumda Tirta Mulia Pemalang Terganggu

Alwi Assagaf

16 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Pelayanan air bersih Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang di wilayah perkotaan terganggu akibat penurunan debit produksi air secara signifikan sejak Juli hingga September 2026. ADVERTISEMENT Penurunan ini dipicu oleh musim kemarau panjang yang berdampak pada sejumlah sumber mata air utama. ​Lima sumber mata air yang mengalami penyusutan debit mencakup: ​Mata …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x