- BeritaBahu Membahu Sukseskan Program Pemerintah: Danramil 01/Pemalang, Bersama Camat Turun Langsung Dukung Pembangunan Koperasi Merah Putih
- BeritaWajah Baru Kota Probolinggo WaliKota Aminuddin Resmikan Proyek Alun-alun dan Infrastruktur Yang Lain
- UncategorizedNatal Kanwil BPN Sumut 2026: Allah Hadir Menyelamatkan Keluarga, Menguatkan Iman untuk Pelayanan Pertanahan Menuju Indonesia Maju
- BeritaAroma KKN Menguat, Proyek Pengaman Pantai Gunungsitoli Diduga Sarat Penyalahgunaan Wewenang
- UncategorizedRestorative Justice Jadi Solusi, Warga dan PT Gruti Sepakat Berdamai, Seluruh Tahanan Dibebaskan
- BeritaPemalang Tetapkan City Walk Sebagai Kawasan Bebas Pedagang: Pedagang Sebelum Ada City Walk Bagaimana Nasibnya Sekarang?

Eskalasi Politik Memuncak, Eko Patrio dan Uya Kuya Mundur dari DPR Usai Rumah Dijarah Massa
Jakarta, vokalpublika.com – Gelombang kemarahan rakyat terhadap perilaku elit politik di Senayan akhirnya menelan korban. Dua politisi selebritas Partai Amanat Nasional (PAN), Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio dan Surya Utama alias Uya Kuya, resmi mengundurkan diri dari kursi legislatif setelah kediaman pribadi mereka di Jakarta diserbu dan dijarah massa, Minggu (31/8/2025).
Peristiwa penjarahan yang berlangsung pasca pengumuman kenaikan gaji dan tunjangan DPR ini menjadi simbol puncak eskalasi krisis kepercayaan publik terhadap wakil rakyat. Aksi spontan warga tersebut dipicu oleh video viral Eko dan Uya yang berjoget di Gedung DPR RI, sesaat setelah pengumuman kenaikan fasilitas dewan, di tengah kondisi ekonomi rakyat yang kian terhimpit.
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN segera merespons cepat. Melalui Wakil Ketua Umum Viva Yoga Mauladi, PAN mengumumkan keputusan menonaktifkan keduanya dari Fraksi PAN DPR RI, berlaku mulai 1 September 2025. “Mencermati dinamika dan perkembangan saat ini, DPP PAN memutuskan menonaktifkan Saudaraku Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio) dan Saudaraku Surya Utama (Uya Kuya) sebagai anggota DPR RI dari Fraksi PAN, terhitung sejak Senin, 1 September 2025,” tegas Viva Yoga dalam keterangan resminya, Minggu (31/8).
Sebelumnya, kedua artis-politisi itu sudah mencoba meredam amarah publik melalui unggahan video permintaan maaf di media sosial. Eko Patrio, dengan wajah tertunduk didampingi Pasha Ungu, menyampaikan penyesalan.
“Dengan penuh kerendahan hati, saya menyampaikan permohonan maaf sedalam-dalamnya kepada masyarakat atas keresahan yang timbul akibat perbuatan saya,” ujarnya.
Senada, Uya Kuya menyampaikan permintaan maaf yang diwarnai penyesalan mendalam.
“Saya menyampaikan permohonan maaf tulus dari hati saya yang paling dalam untuk seluruh masyarakat Indonesia atas apa yang terjadi beberapa hari terakhir,” kata Uya dalam video di akun Instagram-nya.
Namun, gelombang amarah rakyat tampaknya sudah tak terbendung. Penjarahan di rumah Eko Patrio dan Uya Kuya menjadi titik balik dramatis, menandai bagaimana publik tidak lagi sekadar meluapkan protes di jalan, melainkan langsung mengarah ke ranah pribadi para politisi yang dinilai tidak sensitif terhadap penderitaan rakyat.
Pengamat komunikasi politik Hendri Satrio sebelumnya sudah memperingatkan bahwa jalan terbaik bagi politisi yang pernyataannya memicu gejolak adalah mundur.
“Pilihannya tinggal mundur mendengarkan rakyat, atau bertahan sampai situasinya makin panas dan parah,” ujarnya. Prediksi itu kini terbukti: pengunduran diri Eko dan Uya dipandang sebagai langkah proaktif PAN untuk menyelamatkan wajah partai sekaligus menenangkan badai politik yang tengah membara.
PAN dalam pernyataan resminya juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan penyelesaian masalah kepada pemerintah.
“Kami memohon agar masyarakat sabar dan percaya penuh kepada Presiden RI Prabowo Subianto untuk menangani persoalan ini secara cepat, tepat, dan berpihak kepada rakyat,” lanjut Viva Yoga.
Meski begitu, publik menilai pengunduran diri ini hanyalah permukaan dari masalah besar: retaknya legitimasi DPR di mata rakyat. Krisis politik yang dipicu oleh ulah segelintir anggota dewan dinilai sebagai kegagalan kolektif lembaga legislatif dalam menjaga wibawa, etika, dan empati.
Kini, sorotan tajam publik tidak hanya tertuju pada dua figur artis-politisi yang tumbang, tetapi juga pada DPR sebagai institusi. Pertanyaan besar mengemuka, sampai kapan wakil rakyat terus abai pada suara rakyat sebelum badai kemarahan benar-benar meluluhlantakkan kredibilitas parlemen?
Alwi Assagaf
11 Jan 2026
Pemalang, Vokalpublika.com – Perubahan mulai terlihat di Jalan Anggur, Kelurahan Bojongbata, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Minggu (11/1/2026). Warga yang sebelumnya hanya berbincang soal kebutuhan harian kini mulai membahas peluang usaha bersama seiring proses pembangunan Koperasi Merah Putih yang mendapat pendampingan Danramil 01 dan Camat Pemalang. Keterlibatan Danramil (Koramil 01/Pemalang) tampak sejak tahap awal perencanaan. Pendampingan …
Redaksi
11 Jan 2026
Probolinggo,-Vokalpublika.com,-Sejak penutup proyek pembangunan dilakukan beberapa hari lalu, masyarakat nampak antusias dengan wajah baru Alun-alun yang lebih luas dan tertata. Terpantau masyarakat sudah banyak berolahraga atau pun sekadar berjalan-jalan di kawasan Alun-alun. Tak sedikit yang mengabadikan momen saat beraktivitas disana.Pembangunan trotoar pematusan kawasan Alun-alun Kota Probolinggo rampung, Sabtu (10/1/2026) petang.Wajah baru Alun-alun pun diresmikan Wali …
Redaksi
10 Jan 2026
Gunungsitoli, vokalpubika.com — Dugaan praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) kembali mencuat di Kota Gunungsitoli. Kali ini, sorotan publik tertuju pada proyek Pengaman Pantai yang diduga kuat sarat konflik kepentingan serta penyalahgunaan kewenangan oleh oknum pejabat daerah. Ketua DPC Pelita Prabu Kota Gunungsitoli, Happy A. Zalukhu, menegaskan bahwa indikasi penyimpangan dalam proyek tersebut tidak bisa …
Alwi Assagaf
09 Jan 2026
Pemalang, Vokalpublika.com – Kota Pemalang kini memiliki aturan tegas untuk kawasan City Walk di Jalan Jenderal Sudirman. Pemerintah Kabupaten menetapkan area ini sebagai zona bebas pedagang kaki lima (PKL), seiring upaya menata ruang publik perkotaan agar lebih rapi dan tertib. Melalui video imbauan berdurasi 1 menit 37 detik, Satpol PP bersama Pemadam Kebakaran Kabupaten Pemalang …
Alwi Assagaf
09 Jan 2026
Pemalang, Vokalpublika.com – Kondisi jalan kabupaten kembali dikeluhkan warga. Pasalnya, kerusakan jalan tersebut dinilai sangat mengancam keselamatan para pejalan kaki maupun para pengendara, baik pengendara roda dua maupun roda empat. Hampir setahun belakangan, Jalan Perwira yang berada di wilayah Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, belum tersentuh perbaikan. Ruas jalan milik pemkab yang menghubungkan dua kecamatan (Kecamatan …
Redaksi
09 Jan 2026
Jakarta, vokalpublika.com – Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta (Oso) dan tujuh pimpinan partai politik (parpol) nonparlemen meresmikan Sekretariat Bersama (Sekber) Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat (GKSR) di Jalan H.O.S Tjokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026).Sekber GKSR dibentuk untuk memperjuangkan hilangnya suara rakyat pada Pemilu 2024 lalu. Delapan partai nonparlemen tersebut adalah Partai Hanura, Partai Persatuan …
17 Sep 2025 4.547 views
Humbang Hasundutan, vokalpublika.com – Jadi Pertanyaan di tengah-tengah masyarakat pasalnya tiba-tiba 4 (empat) Kepala Dinas Dan 1 (satu) Asisten di pemerintahan Bupati Humbang Hasundutan Dr Oloan Paniaran Nababan SH, MH. Secara kompak mengundurkan diri. Dari Pantauan awak media ke 4 (empat) Kepala Dinas dan 1 (satu) Asisten yang mengundurkan diri yaitu, Frans Judika Pasaribu Kadis …
07 Oct 2025 3.577 views
Humbang Hasundutan, vokalpublika.com, – Wakil Bupati (Wabup) Humbang Hasundutan (Humbahas) Yunita Rebeka Marbun kaget karena Ajudannya Fricilia Damanik yang selama ini menemaninya saat bertugas, tiba-tiba dimutasi oleh bupati Humbahas Oloan Paniaran Nababan tanpa alasan, pernyataan ini diungkapkan saat Wabup Yunita Rebeka Marbun turut mengantarkan Fricilia Damanik ke tempat kerja baru di Kantor Kelurahan Pasar Doloksanggul, …
05 Aug 2025 3.035 views
Bulukumba, Vokalpublika.com -Aksi protes tidak biasa mengguncang Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba pada Selasa (5/8). Sejumlah warga bersama keluarga korban kecelakaan lalu lintas melakukan aksi simbolik dengan menggantungkan celana dalam dan bra di pagar kantor Kejari. Aksi ini merupakan bentuk kekecewaan mendalam terhadap penanganan perkara yang dinilai jauh dari rasa keadilan. Perkara kecelakaan maut tersebut …
05 Aug 2025 2.962 views
Bulukumba,Vokalpublika.com – Ratusan warga yang tergabung dalam aksi unjuk rasa melampiaskan kekecewaan mereka terhadap Kejaksaan Negeri Bulukumba dengan melempari kantor kejaksaan menggunakan telur dan kotoran sapi. Selasa, 5 Agustus 2025. Aksi ini merupakan bentuk protes atas penanganan perkara kecelakaan lalu lintas yang dinilai tidak adil dan tidak transparan. Perkara kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi pada …
22 May 2025 2.389 views
Tanjungpinang, 22 Mei 2025 – Kasus penyelundupan narkotika kembali mengguncang perairan Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau. Dalam dua pekan terakhir, aparat gabungan berhasil menggagalkan dua aksi penyelundupan sabu-sabu dengan total berat hampir 4 ton dari dua kapal berbeda di wilayah laut Karimun. Kapal pertama, berbendera Thailand, diamankan TNI AL pada 13 Mei 2025 di Selat Durian, …
14 May 2025 2.288 views
KARIMUN – DPC PROJO Kabupaten Karimun menyoroti langkah PT Anva Gemilang Bersama (AGB) yang meminta Pemerintah Kabupaten Karimun menerbitkan surat edaran resmi terkait jadwal pembuangan sampah. Permintaan tersebut dinilai tidak semestinya datang dari pihak ketiga yang hanya berperan sebagai pelaksana teknis. Sebelumnya, Manajer Operasional PT AGB menyampaikan kepada media bahwa pihaknya mengusulkan agar warga membuang …
28 Jul 2025 1.959 views
Nias Selatan, VokalPublika.com – Dugaan korupsi Dana Desa di Desa Caritas Sogawunasi, Kecamatan Lolomatua, Kabupaten Nias Selatan kembali mencuat. Kepala Desa (Kades) Faona Lala Giawa kini menjadi sorotan setelah warga melaporkan adanya penyimpangan pengelolaan dana dari tahun 2020 hingga 2024. Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa bantuan seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT), …