Home » Berita » E-Katalog Jadi Ladang KKN? Praktisi Hukum Soroti Celah Penyimpangan dalam Sistem E-Purchasing

E-Katalog Jadi Ladang KKN? Praktisi Hukum Soroti Celah Penyimpangan dalam Sistem E-Purchasing

admin 12 Jun 2025 275

Batam, Vokalpublika.com – Sistem E-Katalog yang selama ini dipromosikan sebagai terobosan transparansi dan efisiensi dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah, kini justru menuai kritik tajam. Alih-alih menjadi solusi, sistem e-purchasing yang kini memasuki versi ke-6 dinilai semakin rawan disalahgunakan. Celah regulasi dan lemahnya pengawasan disebut menjadi pintu masuk suburnya praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Hal tersebut disampaikan oleh Ir. Suparman, S.H., M.H., M.Si., seorang praktisi hukum sekaligus ahli di bidang konstruksi dan pengadaan barang/jasa, dalam wawancara via WhatsApp bersama Vokal Publika, Kamis (12/6/2025).

Baca juga:  Harga Emas Hari Ini 9 Mei 2025 di Jogja Anjlok, Nilai Beragam

Suparman menjelaskan bahwa penyimpangan dalam sistem E-Katalog tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga melibatkan jaringan yang terstruktur dan sistematis.

“Modus yang sering terjadi di lapangan meliputi permainan harga satuan, pengaturan pemenang oleh vendor tertentu, hingga intervensi dari PPK, pengguna anggaran, atau kuasa pengguna anggaran. Pemenangnya sering kali sudah ditentukan sesuai selera mereka,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa proses pengadaan kini lebih ditentukan oleh kedekatan personal ketimbang kualitas atau efisiensi.

Baca juga:  Amsakar dan Para Veteran: Menguatkan Persatuan, Mewariskan Semangat Juang untuk Batam

“Siapa yang dekat dengan PPK atau KPA, itulah yang dapat proyek. Bukan siapa yang terbaik atau paling kompetitif, melainkan siapa yang punya jaringan terkuat,” tegas Suparman.

Ia juga menyoroti peran Kementerian PUPR yang dinilai belum menunjukkan langkah konkret dalam membenahi sistem. “Kementerian PUPR selama ini hanya sibuk menerbitkan regulasi dan surat edaran yang isinya berulang dan tak menyentuh akar masalah. Tidak ada upaya serius memperkuat pengawasan atau menutup celah penyimpangan,” kritiknya.

Menurut Suparman, sistem yang seharusnya menjamin persaingan sehat justru berubah menjadi alat memperkuat oligopoli serta mempersempit akses bagi penyedia yang jujur.

Baca juga:  Sunardi Terpilih Kembali sebagai Ketua KKB Meranti Karimun Periode 2025–2030

Ia mendorong dilakukannya evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola E-Katalog, mulai dari transparansi vendor, algoritma pemilihan penyedia, hingga pembentukan sistem pengawasan independen yang benar-benar efektif dan bebas intervensi.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Ada Apa di Ampelgading? Satpol PP Pemalang Tertibkan Warung Remang-remang

Alwi Assagaf

14 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Aktivitas sejumlah warung remang-remang yang diduga beroperasi di balik bangunan liar di wilayah Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang, menjadi sasaran patroli Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemalang. Selasa malam (14/1/2026). Penertiban dilakukan sebagai bagian dari penegakan Peraturan Daerah (Perda) serta upaya menjaga ketenteraman dan ketertiban umum. Langkah tersebut menandai keseriusan Satpol PP, …

Sejumlah Sekolah Penerima Manfaat Program MBG di Pemalang Keluhkan Hidangan Dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Tidak Layak

Alwi Assagaf

14 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com –Keluhan wali murid dan siswa tentang menu Makan Bergizi Gratis (MBG) muncul karena kualitas makanan yang tidak layak, seperti menu yang terlalu sederhana (hanya nasi putih, olahan tempe goreng tepung, bakso, buah klengkeng sebanyak tiga buah dan potongan wortel). Sehingga dinilai oleh sejumlah walimurid, menu tersebut belum memenuhi standar gizi seimbang dan tujuan …

Praktik Terselubung Jual Beli LKS Untuk Siswa Sekolah Dasar di Pemalang Kembali Mencuat: Menimbulkan Konflik Kepentingan!

Alwi Assagaf

13 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Sejumlah siswa SDN 02 Suru Wanarata, Pemalang, menerima selebaran mengenai buku Lembar Kerja Siswa (LKS) atau Buku Pendamping yang ditawarkan dari pihak luar. Setiap buku dijual Rp 10.000 per judul, dengan total 9 buku, sehingga jika dibeli semua mencapai Rp 90.000 per siswa. Penawaran ini menimbulkan pertanyaan mengenai kebijakan sekolah dan kelengkapan …

PAC Hanura Nongsa Salurkan Bantuan Al-Qur’an dan Yasin di Masjid Jabal Nur

Redaksi

13 Jan 2026

Batam, vokalpublika.com– Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kecamatan Nongsa, Kota Batam, menggelar kegiatan sosial keagamaan bagi umat Muslim di wilayah Kelurahan Batu Besar, RW 23, pada Selasa (13/1/2026). Kegiatan tersebut diwujudkan melalui penyerahan bantuan berupa buku ayat suci Al-Qur’an, buku Yasin, dan buku Iqro yang dipusatkan di Masjid Jabal Nur Rohanelman, …

Kampanye Kreatif Oleh Babinsa Koramil Comal Kodim Pemalang: Sosialisasi Penerimaan CABA CATA PK Gel. I TA 2026 di SMK Nusantara

Alwi Assagaf

13 Jan 2026

Pemalang – Dalam rangka memberikan sosialisasi serta menumbuhkan minat generasi muda untuk mengabdi kepada bangsa dan negara melalui Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD), Babinsa Koramil 04/Comal Kodim 0711/Pemalang melaksanakan kampanye kreatif penerimaan Calon Bintara (CABA) dan Calon Tamtama Prajurit Karier (CATA PK) Gelombang I Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di SMK Nusantara …

Mengejutkan! Pohon Besar di Jalan KH. Ahmad Dahlan Tumbang Pada Malam Hari, Minim Penerangan

Alwi Assagaf

13 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Sebuah pohon beserta ranting terlihat tumbang dan berada di area tengah Jalan KH Ahmad Dahlan, Kabupaten Pemalang, pada malam hari. Senin (12/1/2026). Informasi mengenai peristiwa tersebut diketahui dari unggahan foto salah satu pengguna media sosial yang beredar di ruang digital. Dalam foto yang diunggah, tampak batang dan ranting pohon berada di badan …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x