Home » Berita » Dua Gudang di Bengkayang Diduga Jadi Sumber Barang Ilegal; Terdakwa Ungkap Rantai Distribusi, Muncul Dugaan Ada yang Membekingi

Dua Gudang di Bengkayang Diduga Jadi Sumber Barang Ilegal; Terdakwa Ungkap Rantai Distribusi, Muncul Dugaan Ada yang Membekingi

Redaksi 07 Dec 2025 27

Bengkayang, Kalbar — vokapublika.cok
Sidang perkara penyelundupan barang ilegal kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Bengkayang pada Rabu (19/11/2025). Dalam sidang tersebut, terdakwa Hendri Siregar mengungkapkan fakta penting mengenai asal-usul muatan berupa rokok dan sosis yang ia bawa. Menurut keterangan Hendri, seluruh barang itu berasal dari sebuah gudang di Dusun Pare, Desa Semunying Jaya, Kecamatan Jagoi Babang, dan akan didistribusikan menuju Dusun Sungai Raya, Desa Cipta Karya, Kecamatan Sungai Betung.

Keterangan ini menyambung dengan dugaan kuat adanya jaringan gudang-gudang penampung barang ilegal yang sudah beroperasi bertahun-tahun di wilayah Bengkayang. Dari penelusuran publik dan informasi lapangan, terdapat tiga lokasi yang diduga menjadi pusat peredaran barang impor gelap dari Malaysia. Gudang pertama berada di Dusun Dungkan, Desa Dharma Bhakti, Kecamatan Teriak, milik Herrina alias Aling, yang disebut menjadi titik transit barang-barang asal Malaysia. Gudang kedua berada di Dusun Sungai Raya, Desa Cipta Karya, Kecamatan Sungai Betung, milik Saroha Raja Gukguk alias Aritonang yang kini berstatus DPO. Bangunan berpintu besi biru itu diduga selama ini menjadi tempat penyimpanan rokok, beras, sosis, hingga minuman kemasan sebelum barang diedarkan ke berbagai toko. Gudang ketiga berada di Dusun Pare, Desa Semunying Jaya, yang diduga milik pasangan suami–istri pemasok barang ilegal, dan disebut sebagai sumber muatan yang dibawa oleh terdakwa Hendri. Seorang penjaga gudang bernama *Dame juga ikut masuk dalam daftar pencarian orang.

Baca juga:  Pro Kontra Soal Prostitusi! Kasatpol PP Pemalang : Kami Tidak Gegabah Atau Menghakimi Pelanggar Yang Terjaring Razia Sebelum Melakukan Pemeriksaan

Dalam proses persidangan, tiga nama yang kini resmi menyandang status DPO adalah Saroha Raja Gukguk alias Aritonang, Herrina alias Aling, dan Dame. Ketiganya diduga menjadi bagian penting dalam rantai distribusi barang ilegal yang mengalir dari perbatasan hingga ke pelosok Bengkayang. Namun publik mempertanyakan satu hal: mengapa mereka bisa beroperasi bebas selama bertahun-tahun tanpa tersentuh proses hukum? Kecurigaan masyarakat mulai mengarah pada dugaan adanya pihak yang membekingi aktivitas tersebut, mengingat arus barang ilegal diduga melintasi lebih dari lima wilayah Polsek namun tetap berjalan mulus tanpa gangguan berarti.

Baca juga:  Delegasi Dindikbud Pemalang Sabet Juara Lomba MAPSI SMP Tingkat Provinsi Jawa Tengah 20225

Barang-barang yang dilaporkan kerap masuk dari Malaysia antara lain gula putih, beras impor, sosis dan daging beku, rokok ilegal, serta minuman kemasan. Aktivis publik Jemi Indrawan menyatakan bahwa keberadaan tiga gudang itu telah menjadi “jantung distribusi” barang ilegal, sehingga membuat peredarannya sangat mudah menjangkau berbagai wilayah tanpa hambatan. Ia menilai bahwa pola distribusi yang begitu rapi dan lama berlangsung menunjukkan bahwa jaringan ini tidak berdiri sendiri.

Masyarakat Bengkayang kini menunggu langkah tegas Polres Bengkayang. Selain mengejar para DPO, publik mendesak agar aparat mengungkap apakah benar ada pihak tertentu yang selama ini membekingi operasi tersebut. Warga menilai kasus ini harus menjadi momentum penegakan hukum yang transparan dan tuntas, sekaligus membuktikan bahwa hukum berlaku bagi siapa pun tanpa pengecualian, termasuk jika ada aktor kuat yang selama ini diduga menjadi pelindung jaringan penyelundupan barang ilegal.

Baca juga:  Sinergi Lintas Sektor, Kodim Pemalang Bersama Pemda Tanam Pohon Sepanjang Jalan Gatot Subroto

(Bsg/Tim)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Akibatkan Dua Rumah Warga Tambakrejo – Pemalang Rusak

Alwi Assagaf

12 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Kabupaten Pemalang pada Jumat sore, (9/1/2026). Dampak peristiwa tersebut menyebabkan dua rumah warga di Dukuh Sumberharjo, RT 03 RW 07, Desa Tambakrejo, Kecamatan Pemalang, mengalami kerusakan bagian atap dan bangunan. Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Pemalang, kejadian …

Jalan Desa Kalisaleh – Belik Pemalang Rusak Bertahun-tahun! Minim Penerangan, Warga Dihimbau Hati-hati

Alwi Assagaf

12 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Kondisi jalan Desa Kalisaleh, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, memerlukan perhatian serius. Sejumlah titik jalan mengalami kerusakan parah dan berlubang, sementara fasilitas penerangan jalan masih sangat minim. Kerusakan ini telah berlangsung bertahun-tahun, sehingga menimbulkan kesulitan bagi warga dan pengendara yang melewati jalan tersebut. Informasi mengenai kondisi jalan ini muncul melalui video unggahan salah …

Peringati Hari Desa Nasional 2026, Ribuan Warga Pemalang Meriahkan Jalan Sehat dan Senam Pagi Bersama Bupati

Alwi Assagaf

11 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Pagi semangat ribuan warga meriahkan jalan sehat dan senam pagi di udara yang sejuk. Gelora Krida Muda, Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan. Minggu (11/1/2026), dipenuhi gelak tawa dan semangat warga Kabupaten Pemalang. Ribuan peserta dari berbagai wilayah berkumpul mengikuti kegiatan jalan sehat dan senam bersama untuk memperingati Hari Desa Nasional. Warna-warni pakaian olahraga, …

City Walk Jadi Pilihan Olahraga Pagi Bupati Pemalang dan Keluarga

Alwi Assagaf

11 Jan 2026

Pemalang.Vokalpublika.com – Pagi yang cerah udara sejuk di City Walk Pemalang, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, memanfaatkan kawasan City Walk Pemalang untuk melakukan olahraga pagi bersama keluarga, Minggu (11/01/2026). Aktivitas tersebut berlangsung di ruang terbuka publik yang biasa digunakan masyarakat untuk berolahraga dan beraktivitas santai. Pada kegiatan tersebut, Bupati Pemalang terlihat menggunakan sepatu roda serta dengan …

SAPMA PP Pemalang Desak Pemkab Segera Tertibkan Prostitusi, Karaoke dan Mihol Ilegal: Tegakkan Perda Tanpa Pandang Bulu

Alwi Assagaf

11 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang dinilai gagal menertibkan tempat prostitusi, karaoke, dan penjualan minuman beralkohol. Hal tersebut terlihat dari masih beroperasinya sejumlah tempat yang belum jelas perizinannya, sehingga menyebabkan rusaknya moral serta memberi pengaruh buruk bagi generasi muda. Menyikapi kondisi tersebut, Ketua Satuan Pelajar dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila Kabupaten Pemalang, Widiyana Aji …

Bahu Membahu Sukseskan Program Pemerintah: Danramil 01/Pemalang, Bersama Camat Turun Langsung Dukung Pembangunan Koperasi Merah Putih

Alwi Assagaf

11 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Perubahan mulai terlihat di Jalan Anggur, Kelurahan Bojongbata, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Minggu (11/1/2026). Warga yang sebelumnya hanya berbincang soal kebutuhan harian kini mulai membahas peluang usaha bersama seiring proses pembangunan Koperasi Merah Putih yang mendapat pendampingan Danramil 01 dan Camat Pemalang. Keterlibatan Danramil (Koramil 01/Pemalang) tampak sejak tahap awal perencanaan. Pendampingan …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x