- BeritaDukung Pemalang Rapsodi, Pemkab Gelar Korve Massal di Pantai Sumur Pandan
- AdvertorialPJBTL Terbesar di Indonesia Resmi Diteken, PLN Batam–DayOne Dorong Batam Jadi Pusat Digital Asia Tenggara
- AdvertorialTP. PKK Kec. Bekasi Barat Wakili Kota Bekasi di Ajang Padus Puspa Swara Wanoja Sunda
- AdvertorialGowes dari Rumah, Walikota Bekasi Hadiri Penyerahan SK Kepala Sekolah
- BeritaBIADAB! Penarikan Paksa Honda CR-V Milik Pensiunan Polisi Tanpa Surat Resmi, Debt Collector Diduga Langgar UU Fidusia dan Terancam Pidana Berat
- AdvertorialMonitoring dan Evaluasi BPN Sumut di Dairi Perkuat Kinerja dan Pelayanan Pertanahan

Bukit Moran Dibantai: PETI Menggila, Hukum Mati di Sintang
Sintang Kalbar,vokalpublika.com – Bukit Moran di Kabupaten Sintang hari ini bukan lagi bentang alam ia adalah mayat lingkungan yang dibiarkan membusuk. Kawasan hutan lindung itu telah dibantai habis oleh aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang beroperasi terang-terangan, brutal, dan tanpa rasa takut.
Lereng bukit terkoyak seperti tubuh disayat. Hutan dilucuti hingga akar. Tanah digali rakus tanpa ampun. Mesin gelondongan meraung siang dan malam, memekakkan telinga dan menampar nurani. Ekskavator, kompresor, dan alat berat bekerja bebas tanpa kamuflase, tanpa sembunyi, tanpa hukum. PETI di Bukit Moran bukan aktivitas sembunyi-sembunyi. Ini adalah kejahatan lingkungan terbuka yang berlangsung masif dan sistematis, seolah-olah negara telah angkat tangan, atau lebih buruk yaitu memalingkan wajah.
Dampaknya mengerikan. Sungai-sungai yang dahulu menjadi nadi kehidupan kini diracuni merkuri dan sianida. Air bersih berubah menjadi ancaman kesehatan. Ancaman longsor mengintai warga setiap waktu. Ekosistem hancur, satwa lenyap, dan masa depan lingkungan Kalimantan dipertaruhkan. Negara pun dirampok tanpa perlawanan. Potensi pajak dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) lenyap miliaran rupiah. Emas dikeruk, dijual, dan mengalir ke kantong-kantong gelap, sementara kas negara kosong dan rakyat menanggung racun.
Namun yang paling mencengangkan yakni penegakan hukum nyaris nol. Tak terlihat operasi besar. Tak ada penertiban serius. Tak ada transparansi. Pertanyaan publik pun menggema dan tak bisa lagi dibungkam yaitu di mana Polres Sintang? Di mana Polda Kalimantan Barat? Dan apa yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Sintang?
Aktivitas ilegal sebesar ini mustahil berjalan lama tanpa pembiaran. Operasi alat berat, suplai solar, logistik, hingga distribusi emas ilegal jelas membutuhkan jaringan kuat. Mustahil aparat tak tahu. Publik wajar curiga yakni apakah ini kelalaian fatal, atau pembiaran yang disengaja? Ironisnya, Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Minerba secara tegas mengancam pelaku PETI dengan pidana penjara hingga lima tahun dan denda maksimal Rp100 miliar. Ancaman serupa berlaku bagi pihak yang mengangkut, menampung, dan memperjualbelikan hasil tambang ilegal.
Namun di Bukit Moran, undang-undang itu mati suri. Tak bertaring. Tak berdaya. Tak berarti. Jika kejahatan ini terus dibiarkan, maka yang runtuh bukan hanya hutan dan sungai, tetapi wibawa negara dan supremasi hukum. Publik berhak bertanya dengan nada paling keras yaitu apakah hukum sedang kalah, atau sengaja dikalahkan?
Masyarakat kini menuntut tindakan nyata. Polres Sintang, Polda Kalimantan Barat, dan Pemerintah Kabupaten Sintang didesak bertindak tegas, terbuka, dan tanpa pandang bulu. Jika PETI Bukit Moran terus beroperasi bebas, maka pembiaran ini patut diduga sebagai kejahatan struktural terhadap lingkungan dan masa depan Kalimantan. Bukit Moran telah dibantai. Pertanyaannya kini satu yakni siapa yang membiarkan pembantaian ini terjadi? (TIM)
Clara T S
17 Apr 2026
DAIRI /vokalpublika.comWarga Sidikalang digegerkan dengan penemuan seorang pria yang ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di belakang Toko Bento, tepatnya di tembusan Jalan Klasen Pajak Sidikalang, pada Jumat (17/4/2026). Korban diketahui bernama Binhot Nababan, seorang pria lajang yang selama ini tinggal bersama ibunya, Maulina Silaban. Hingga saat ini, penyebab pasti kematian korban masih belum diketahui dan …
Clara T S
17 Apr 2026
DAIRI/vokalpublika.comWakil Bupati Dairi, Wahyu Daniel Sagala, menegaskan pentingnya disiplin, tanggung jawab, dan komitmen Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat saat membacakan sambutan Bupati pada upacara Hari Kesadaran Nasional, Jumat (17/4/2026).Disampaikan bahwa momentum Hari Kesadaran Nasional harus dimaknai sebagai penguatan kembali nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK, khususnya berorientasi pelayanan. ASN dituntut untuk selalu …
Clara T S
17 Apr 2026
DAIRI/vokalpublika.comPemerintah Kabupaten Dairi menegaskan pentingnya nilai-nilai spiritual dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis dan berkelanjutan. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Dairi, Wahyu Daniel Sagala, saat menghadiri Perayaan Paskah keluarga besar Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (BAMAGNAS) Kabupaten Dairi di Aula Hotel The Sasta, Sidikalang, Kamis (16/4/2026). Mewakili Bupati Dairi, Vickner Sinaga, Wahyu menegaskan bahwa perayaan …
Clara T S
17 Apr 2026
DAIRI/vokalpublika.comPemerintah Kabupaten Dairi terus memperkuat kapasitas daerah dalam menghadapi potensi bencana melalui penguatan instrumen pengukuran ketahanan. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan workshop pemenuhan Indeks Ketahanan Daerah (IKD) yang digelar bersama Mercy Corps Indonesia di Balai Budaya Sidikalang, Kamis (16/4/2026). Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Dairi, Vickner Sinaga, yang diwakili Asisten Pembangunan dan Perekonomian, Junihardi Siregar. …
Clara T S
17 Apr 2026
DAIRI /vokalpublika.comPihak SMP Negeri 1 Berampu, Kabupaten Dairi, memberikan klarifikasi atas pemberitaan yang menyebutkan kondisi toilet sekolah rusak parah hingga menimbulkan bau tidak sedap yang mengganggu aktivitas belajar mengajar. Kepala sekolah, Toman Simanjuntak, menegaskan bahwa informasi tersebut tidak sepenuhnya benar dan perlu diluruskan berdasarkan kondisi riil di lapangan. Menurutnya, dari total fasilitas toilet yang ada, …
Clara T S
17 Apr 2026
DAIRI /vokalpublika.comPihak SMP Negeri 1 Berampu, Kabupaten Dairi, memberikan klarifikasi atas pemberitaan yang menyebutkan kondisi toilet sekolah rusak parah hingga menimbulkan bau tidak sedap yang mengganggu aktivitas belajar mengajar. Kepala sekolah, Toman Simanjuntak, menegaskan bahwa informasi tersebut tidak sepenuhnya benar dan perlu diluruskan berdasarkan kondisi riil di lapangan. Menurutnya, dari total fasilitas toilet yang ada, …
17 Sep 2025 4.875 views
Humbang Hasundutan, vokalpublika.com – Jadi Pertanyaan di tengah-tengah masyarakat pasalnya tiba-tiba 4 (empat) Kepala Dinas Dan 1 (satu) Asisten di pemerintahan Bupati Humbang Hasundutan Dr Oloan Paniaran Nababan SH, MH. Secara kompak mengundurkan diri. Dari Pantauan awak media ke 4 (empat) Kepala Dinas dan 1 (satu) Asisten yang mengundurkan diri yaitu, Frans Judika Pasaribu Kadis …
07 Oct 2025 3.899 views
Humbang Hasundutan, vokalpublika.com, – Wakil Bupati (Wabup) Humbang Hasundutan (Humbahas) Yunita Rebeka Marbun kaget karena Ajudannya Fricilia Damanik yang selama ini menemaninya saat bertugas, tiba-tiba dimutasi oleh bupati Humbahas Oloan Paniaran Nababan tanpa alasan, pernyataan ini diungkapkan saat Wabup Yunita Rebeka Marbun turut mengantarkan Fricilia Damanik ke tempat kerja baru di Kantor Kelurahan Pasar Doloksanggul, …
05 Aug 2025 3.310 views
Bulukumba, Vokalpublika.com -Aksi protes tidak biasa mengguncang Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba pada Selasa (5/8). Sejumlah warga bersama keluarga korban kecelakaan lalu lintas melakukan aksi simbolik dengan menggantungkan celana dalam dan bra di pagar kantor Kejari. Aksi ini merupakan bentuk kekecewaan mendalam terhadap penanganan perkara yang dinilai jauh dari rasa keadilan. Perkara kecelakaan maut tersebut …
05 Aug 2025 3.262 views
Bulukumba,Vokalpublika.com – Ratusan warga yang tergabung dalam aksi unjuk rasa melampiaskan kekecewaan mereka terhadap Kejaksaan Negeri Bulukumba dengan melempari kantor kejaksaan menggunakan telur dan kotoran sapi. Selasa, 5 Agustus 2025. Aksi ini merupakan bentuk protes atas penanganan perkara kecelakaan lalu lintas yang dinilai tidak adil dan tidak transparan. Perkara kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi pada …
22 May 2025 2.697 views
Tanjungpinang, 22 Mei 2025 – Kasus penyelundupan narkotika kembali mengguncang perairan Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau. Dalam dua pekan terakhir, aparat gabungan berhasil menggagalkan dua aksi penyelundupan sabu-sabu dengan total berat hampir 4 ton dari dua kapal berbeda di wilayah laut Karimun. Kapal pertama, berbendera Thailand, diamankan TNI AL pada 13 Mei 2025 di Selat Durian, …
14 May 2025 2.621 views
KARIMUN – DPC PROJO Kabupaten Karimun menyoroti langkah PT Anva Gemilang Bersama (AGB) yang meminta Pemerintah Kabupaten Karimun menerbitkan surat edaran resmi terkait jadwal pembuangan sampah. Permintaan tersebut dinilai tidak semestinya datang dari pihak ketiga yang hanya berperan sebagai pelaksana teknis. Sebelumnya, Manajer Operasional PT AGB menyampaikan kepada media bahwa pihaknya mengusulkan agar warga membuang …
28 Jul 2025 2.218 views
Nias Selatan, VokalPublika.com – Dugaan korupsi Dana Desa di Desa Caritas Sogawunasi, Kecamatan Lolomatua, Kabupaten Nias Selatan kembali mencuat. Kepala Desa (Kades) Faona Lala Giawa kini menjadi sorotan setelah warga melaporkan adanya penyimpangan pengelolaan dana dari tahun 2020 hingga 2024. Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa bantuan seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT), …