Home » Berita » BPJN Kalbar Buka Suara Soal Proyek Jembatan Gantung Alam Pakuan, Tegaskan Pekerjaan Berjalan Sesuai Jadwal dan Tidak Mangkrak

BPJN Kalbar Buka Suara Soal Proyek Jembatan Gantung Alam Pakuan, Tegaskan Pekerjaan Berjalan Sesuai Jadwal dan Tidak Mangkrak

Redaksi 02 Jun 2026 57

KETAPANG, KALIMANTAN BARAT, vokalpublika.com– Proyek pembangunan Jembatan Gantung Alam Pakuan yang berlokasi di Kabupaten Ketapang menjadi sorotan publik setelah muncul sejumlah informasi yang mempertanyakan progres pelaksanaannya. Menanggapi hal tersebut, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.4, Nur Khavid, memberikan klarifikasi resmi kepada Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Wartawan Internasional (DPD ASWIN) Kalimantan Barat.(02-06/26)
Dalam paket pelaksanaan pekerjaan Jembatan Gantung di Desa Alam Pakuan ini terdapat 2 jenis kontrak meliputi Pengadaan Rangka Jembatan Gantung Alam Pakuan (Bangunan Atas) dan Pembangunan Jembatan Gantung Alam Pakuan (Bangunan Bawah).
Perlu diketahui, pembangunan Jembatan Gantung Alam Pakuan merupakan usulan dari pemerintahan kabupaten setempat yang merupakan bagian dari program pembangunan infrastruktur yang bertujuan membuka keterisolasian wilayah, menumbuhkan desa, memperkuat konektivitas antarwilayah pedesaan, serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat mempermudah akses warga, serta distribusi hasil pertanian dan perkebunan masyarakat yang berada di seberang Sungai, yang dalam sasarannya untuk pengembangan wilayah di Seberang sungai.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Dalam keterangannya, Nur Khavid menegaskan bahwa proyek tersebut tidak mangkrak sebagaimana informasi yang sempat beredar di sejumlah platform media dan media sosial.

Pekerjaan Masih Berjalan dan Sesuai Jadwal

Menurut BPJN Kalbar, hingga saat ini pekerjaan masih berada dalam masa pelaksanaan kontrak dan berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan (on schedule).

Baca juga:  Musyawarah Pergantian Ketua RT 08 RW 03 yang berhalangan tetap.

Beberapa pekerjaan yang saat ini sedang berlangsung antara lain pembersihan dan penyiapan lahan, pemancangan, fabrikasi besi, pengadaan material jalan pendekat, pekerjaan galian struktur, serta pekerjaan teknis lainnya yang menjadi bagian dari tahapan konstruksi.

“Mobilisasi material dan peralatan dilakukan secara bertahap menuju lokasi proyek. Sementara proses fabrikasi komponen baja dilakukan di Workshop Pontianak sebagai langkah pengamanan material serta untuk meminimalisir risiko kehilangan maupun kerusakan,” jelas Nur Khavid.

Uang Muka Hanya 10 Persen, Bukan 30 Persen

Menanggapi isu terkait pencairan uang muka proyek, BPJN Kalbar menegaskan bahwa pemberian uang muka merupakan hak penyedia jasa yang telah diatur dalam ketentuan pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Namun demikian, pencairannya hanya dapat dilakukan setelah seluruh persyaratan administrasi dipenuhi, termasuk penyerahan Jaminan Uang Muka yang sah dan sesuai ketentuan.

Nur Khavid menjelaskan bahwa pada paket pembangunan Jembatan Gantung Alam Pakuan, uang muka yang diberikan hanya sebesar 10 persen dari nilai kontrak, bukan 30 persen sebagaimana informasi yang berkembang di tengah masyarakat.

“Besaran uang muka tersebut disesuaikan dengan ketersediaan anggaran dan kebutuhan pelaksanaan pekerjaan di lapangan,” terangnya.

Baca juga:  BNPB: 174 Meninggal, 79 Hilang Akibat Bencana Hidrometeorologi di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Lokasi Jembatan Merupakan Usulan Masyarakat dan Pemerintah Daerah

BPJN Kalbar juga menjelaskan bahwa lokasi pembangunan Jembatan Gantung Alam Pakuan bukan ditentukan secara sepihak, melainkan merupakan hasil usulan Pemerintah Daerah bersama masyarakat, pemerintah kecamatan, serta pemerintah desa setempat.

Pembangunan jembatan tersebut ditujukan untuk meningkatkan konektivitas wilayah, memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat, serta mendukung distribusi hasil pertanian dan perkebunan dari kawasan yang selama ini terkendala akses transportasi. Dan tentunya untuk pengembangan wilayah desa sebagai sasaranya.

Selain itu, penetapan lokasi pembangunan juga telah mempertimbangkan kesiapan lahan, aksesibilitas, dan kesepakatan masyarakat sekitar.

Spun Pile Rusak Dipastikan Tidak Digunakan

Terkait beredarnya foto dan dokumentasi material spun pile yang mengalami kerusakan, Nur Khavid menjelaskan bahwa kerusakan tersebut terjadi akibat kecelakaan kendaraan pengangkut saat proses mobilisasi menuju lokasi proyek.

Menurutnya, kondisi akses jalan yang licin dan cukup sulit dilalui menjadi salah satu faktor penyebab insiden tersebut.

Meski demikian, pihak PPK telah memastikan bahwa material spun pile yang mengalami kerusakan tidak akan digunakan dalam pekerjaan konstruksi karena telah dinyatakan tidak memenuhi persyaratan teknis dan secara resmi ditolak (reject).

“Material yang rusak telah diperintahkan untuk ditarik kembali dan diganti dengan material baru sesuai spesifikasi kontrak,” tegasnya.

Baca juga:  Cegah Abrasi Pesisir, Dandim Pemalang Pimpin Penanaman 1.000 Mangrove di Ketapang

Material dari WIKA Beton dan Sesuai Spesifikasi Teknis

Lebih lanjut, BPJN Kalbar memastikan bahwa spun pile yang digunakan pada proyek tersebut merupakan produk dari PT Wijaya Karya Beton (WIKA Beton) yang telah memenuhi spesifikasi teknis sesuai dokumen kontrak.

Kerusakan yang terjadi bukan disebabkan oleh mutu material yang rendah atau tidak sesuai standar, melainkan akibat benturan keras saat proses pengangkutan, termasuk tertimpa material lain ketika terjadi kecelakaan mobilisasi menuju lokasi pekerjaan.

Atas kejadian tersebut, penyedia jasa bersama pihak ekspedisi telah melakukan proses klaim asuransi dan melakukan pemesanan ulang material pengganti.

Dengan demikian, material yang nantinya digunakan untuk pekerjaan pemancangan dipastikan merupakan material baru yang memenuhi standar mutu dan spesifikasi teknis yang berlaku.

Di akhir keterangannya, Nur Khavid menegaskan komitmen BPJN Kalimantan Barat untuk terus melakukan pengawasan terhadap seluruh tahapan pekerjaan agar berjalan sesuai ketentuan kontrak, standar teknis konstruksi, serta prinsip akuntabilitas penggunaan anggaran negara.

“Tujuan utama kami adalah memastikan pembangunan infrastruktur ini menghasilkan konstruksi yang aman, berkualitas, tepat sasaran, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
(Redaksi)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Dairi Gelar Bakti Kesehatan dan Donor Darah untuk Bantu Ketersediaan Stok Darah di RSUD Sidikalang

Clara T S

16 Jun 2026

DAIRI – vokalpublika.comDalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Kepolisian Resor (Polres) Dairi menggelar kegiatan bakti kesehatan dan donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Dairi. Kegiatan sosial tersebut berlangsung di Aula Bhayangkari Polres Dairi, Senin (15/6/2026), dan diikuti oleh jajaran personel Polres Dairi. ADVERTISEMENT Kegiatan kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh …

Dekat di Hati Petani, Polres Kuningan Pasang Badan Kawal Swasembada Pangan

Redaksi

16 Jun 2026

Vokalpublika.com – KUNINGAN — Komitmen menyukseskan swasembada pangan nasional bukan cuma di atas kertas, Menunjukkan intensitas dan totalitas yang luar biasa dalam melaksanakan program pemerintah, Kapolres Kuningan, AKBP Muhammad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., bersama Jajaran Polres Kuningan, Jawa Barat, membuktikannya dengan turun langsung ke sawah dan ladang untuk menemui para petani di wilayah Kabupaten Kuningan …

​Dukung Ketahanan Pangan, Satlantas Polres Kuningan Berikan Bantuan Pupuk bagi Petani Desa Cibulan

Redaksi

16 Jun 2026

KUNINGAN – Sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kuningan menyalurkan bantuan pupuk kepada Kelompok Tani Desa Cibulan, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan. ADVERTISEMENT ​Bantuan pupuk ini diberikan untuk menunjang optimalisasi lahan produktif yang sebelumnya telah dikelola melalui kolaborasi antara personel Satlantas Polres Kuningan dengan para petani setempat. …

Wakepwil Jatim Imam Bukhori: Hijrah 1 Muharram 1448 H Adalah Perubahan Akhlak, Kejujuran, dan Kepedulian

Redaksi

16 Jun 2026

Vokalpublika.com – Malang, 15 Juni 2026 – Menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H, Wakil Kepala Perwakilan Jawa Timur Mabestv.Newsz.id, Imam Bukhori, mengajak seluruh masyarakat untuk memaknai hijrah sebagai momentum perbaikan diri yang menyeluruh, bukan sekadar perpindahan fisik atau seremonial tahunan. ADVERTISEMENT Dalam pesan resminya, Imam Bukhori menekankan tiga nilai utama yang harus …

Kapolres Tangsel, Jenguk dan Bantu Driver Ojol Korban Kecelakaan Tunggal di Flyover Rawabuntu

Redaksi

15 Jun 2026

Vokalpublika.com – Polres Tangsel – Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo melakukan pengecekan langsung terhadap korban kecelakaan lalu lintas tunggal di RS Hermina Serpong pada Senin (15/6/2026) sekitar pukul 00.10 WIB. ADVERTISEMENT Korban diketahui bernama Muhamad Husain Kamil, seorang pengemudi ojek online. Korban mengalami kecelakaan tunggal diduga akibat terjatuh setelah melintasi jalan berlubang di Jalan …

Satreskrim Polres Pemalang Bekuk Penadah Motor Curian

Alwi Assagaf

15 Jun 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pemalang berhasil meringkus seorang penadah sepeda motor curian berinisial TD (32), warga Kecamatan Wiradesa, Pekalongan. Tersangka ditangkap basah saat hendak bertransaksi menggunakan sistem Cash on Delivery (COD). ADVERTISEMENT ​Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana, melalui Kasat Reskrim AKP M. Faizal Wildan Umar Rela, mengungkapkan bahwa penangkapan ini …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x