Home » Berita » Bongkar Mafia Tambang! Prabowo Instruksikan Pengambilalihan Lahan Ilegal

Bongkar Mafia Tambang! Prabowo Instruksikan Pengambilalihan Lahan Ilegal

Redaksi 28 Jun 2025 136

Jakarta, VokalPublika.com – Presiden terpilih Prabowo Subianto mengambil langkah tegas terhadap maraknya praktik tambang ilegal yang merugikan negara. Sebanyak 300 ribu hektare lahan yang digunakan untuk aktivitas tambang ilegal akan segera diambil alih oleh negara melalui kerja sama lintas lembaga.

Langkah tersebut menyusul temuan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang memperkirakan potensi kerugian negara akibat tambang ilegal mencapai Rp700 triliun.

> “Kami telah melakukan pengawasan bersama lintas lembaga. Potensi kerugian negara yang berasal dari aktivitas tambang ilegal ini sangat besar, bahkan mencapai lebih dari Rp700 triliun,” ujar Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh, dikutip dari Tirto.id, Jumat (28/6/2025).

Baca juga:  Bahlil Ultimatum Dirjen Gakkum: Sikat Habis Mafia Tambang

Yusuf menjelaskan, sebagian besar tambang ilegal beroperasi di kawasan hutan tanpa izin yang sah. Adapun komoditas yang dieksploitasi antara lain emas, timah, bauksit, hingga batu bara.

Menurut dia, strategi yang disepakati saat ini adalah merebut kembali penguasaan lahan terlebih dahulu, kemudian menyusul proses hukum dan penindakan lainnya.

> “Kita ambil dulu arealnya. Dikuasai oleh negara dulu. Baru selanjutnya diproses pelanggaran hukumnya. Kalau nunggu proses hukum, bisa bertahun-tahun,” katanya dalam forum pengawasan di Jakarta.

Sinergi Lintas Lembaga

Penertiban ini melibatkan berbagai instansi seperti Kejaksaan Agung, TNI, Polri, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), serta otoritas sektor pertambangan.

Baca juga:  Prabowo Tiba di Jakarta Usai Lawatan ke Rusia dan Pertemuan dengan Presiden Putin

Instruksi pengambilalihan dikabarkan menjadi salah satu arahan Presiden Prabowo yang menaruh perhatian pada kebocoran penerimaan negara dari sektor sumber daya alam.

Salah satu sumber Kompasiana menyebut, pendekatan ini merupakan bentuk respons atas lemahnya penegakan hukum selama ini, dan sebagai penegasan bahwa tambang ilegal tidak bisa lagi ditoleransi.

> “Kalau dibiarkan, negara akan terus dirampok. Ini langkah yang berani dan harus dikawal bersama,” tulis akun Kompasiana Nusa Fakta, dalam artikelnya berjudul Prabowo Kuasai 300 Ribu Hektare Tambang Ilegal, Rp700 Triliun Uang Negara Diselamatkan (27/6/2025).

Baca juga:  GEMPAR Nilai DPRD Tak Bisa Cuci Tangan Soal UHC: “Legislatif Kok Baru Kaget Sekarang?”

Fokus di Kawasan Hutan

Dari temuan BPKP, mayoritas tambang ilegal berada di dalam kawasan hutan dan telah beroperasi bertahun-tahun tanpa izin resmi. Hal ini menyebabkan kerusakan lingkungan yang masif, serta mempersempit ruang hidup masyarakat adat dan lokal.

Pemerintah disebut akan mengarahkan penggunaan kawasan pasca-penertiban untuk dimanfaatkan secara legal dan berkelanjutan, termasuk kemungkinan dilelang kepada BUMN atau swasta nasional yang memenuhi aspek lingkungan dan perizinan.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Kuasa Hukum Jordan Minta Polres Karimun Segera Tetapkan Tersangka EP dan F Alias Gugun

admin

26 Feb 2026

Karimun, vokalpublika.com – Kuasa hukum korban dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan atas nama Jordan meminta Polres Karimun segera menetapkan tersangka terhadap EP dan F alias Gugun. Permintaan tersebut berkaitan dengan laporan polisi bernomor LP/B/56/XI/2025/SPKT/PolresKarimun/PoldaKepulauanRiau tertanggal 1 November 2025 yang saat ini tengah ditangani oleh penyidik. Kuasa hukum pelapor, Advokat Ronald Reagen Baringbing, S.H dan …

Malam Anugerah ASN Achievements Award, Disdikbud Kota Probolinggo Raih Juara I Tingkat Jatim.

Redaksi

26 Feb 2026

Probolinggo,-Vokalpublika.com,-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Probolinggo menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Jawa Timur. Instansi tersebut meraih Juara I kategori Performance Appraisal Terbaik dalam dalam ajang ASN Achievement Awards Tahun 2025, yang digelar di Surabaya pada hari Selasa 24 februari 2026 malam.Penghargaan itu diberikan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, dan tertuang dalam Piagam …

Ramadan sebagai Momentum Konsolidasi: DPW GHLHI Kepri Gelar Buka Puasa Bersama di Batam

Redaksi

25 Feb 2026

Batam, vokalpublika.com– Dewan Pimpinan Wilayah Gugus Hukum Lingkungan Hidup Indonesia (DPW GHLHI) Kepulauan Riau menggelar kegiatan Buka Puasa Bersama pada Rabu (25/2/2026) pukul 17.00 WIB hingga selesai, bertempat di Swiss-Belhotel Baloi, Batam. Kegiatan yang mengusung tema silaturahmi dan penguatan sinergi penegakan hukum lingkungan ini dihadiri jajaran pengurus DPW, komunitas lingkungan hidup di Batam, serta Ketua …

Bendahara GHLHI Provinsi Kepri Berbagi Kurma di Beberapa Masjid Nongsa

Redaksi

25 Feb 2026

Batam, vokalpublika.com – GHLHI Provinsi Kepulauan Riau kembali menebar kepedulian di bulan suci Ramadan melalui kegiatan berbagi kurma yang dilaksanakan di beberapa masjid di Nongsa. Kegiatan ini diwakili oleh Bendahara GHLHI Provinsi Kepri, Eko Istiyanto, yang hadir langsung di tengah jamaah. Pembagian kurma dilakukan menjelang waktu berbuka puasa, menyasar jamaah masjid serta masyarakat sekitar. Suasana …

Sinergi TNI dan Dinkes Brebes Perkuat Kesehatan Gigi Siswa Melalui Program TAF di Desa Cikuya

Alwi Assagaf

25 Feb 2026

Brebes, Vokalpublika.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes memperluas cakupan kegiatannya pada sektor kesehatan masyarakat. Selain fokus pada infrastruktur, Satgas TMMD bersinergi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes menggelar pemberian Topikal Aplikasi Flour (TAF) bagi siswa SD Negeri Cikuya 01, Rabu 25 Februari 2026. ​Layanan kesehatan preventif ini dilakukan oleh Terapis …

Wakil Bupati Pemalang Bereaksi Usai Unggahan Menu SD 02 Jrakah Tuai Kritik Pedas di Media Sosial

Alwi Assagaf

24 Feb 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjadi angin segar bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia, kini justru menuai sorotan tajam. Alih-alih mendapatkan asupan nutrisi yang ideal, kualitas hidangan yang didistribusikan ke sejumlah sekolah di Kabupaten Pemalang dinilai jauh dari ekspektasi dan terkesan dikelola secara asal-asalan. ​Kegaduhan ini bermula dari unggahan akun …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x