Home » Uncategorized » PMI Asal Pasaman Diduga Disiksa di Malaysia, BP3MI Sumbar Gerak Cepat Dampingi Keluarga

PMI Asal Pasaman Diduga Disiksa di Malaysia, BP3MI Sumbar Gerak Cepat Dampingi Keluarga

Redaksi 06 Dec 2025 285

Padang, Vokalpublika.com – Kasus dugaan kekerasan berat terhadap seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) perempuan asal Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, kembali menyita perhatian publik. Korban, yang diketahui berangkat ke Malaysia secara non-prosedural dan telah bekerja sejak Februari 2025, kini berada dalam kondisi memprihatinkan akibat dugaan penyiksaan oleh majikannya.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Korban sebelumnya sempat dirawat di rumah sakit dan kini ditempatkan di rumah perlindungan Kepolisian Kerajaan Malaysia. Kasus ini ditangani sebagai tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan eksploitasi tenaga kerja.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Barat langsung bergerak cepat. Pada Selasa (2/12/2025), tim BP3MI melakukan penelusuran alamat keluarga korban di Pasaman dan mendatangi rumah mereka bersama Kepala Bidang Ketenagakerjaan Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Tenaga Kerja Pasaman, Wali Nagari Panti Selatan, serta Wali Jorong Padang Petok.

Baca juga:  Cegah Sengketa, Pemkab Dairi Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf

Kunjungan ini bertujuan memberikan dukungan psikologis bagi keluarga, menyampaikan perkembangan terbaru kasus, sekaligus memastikan pemerintah hadir mengawal proses hukum yang tengah berjalan di Malaysia.

Kepala BP3MI Sumbar, Jupriyadi, menegaskan bahwa negara tidak tinggal diam.

“Kami langsung berkoordinasi dengan KP2MI dan KBRI Kuala Lumpur begitu menerima informasi kasus ini. Pemerintah hadir sepenuhnya memperjuangkan hak-hak korban dan memastikan ia mendapat perlindungan maksimal hingga dapat pulang dengan aman,” ujar Jupriyadi.

Jupriyadi mengungkapkan dirinya juga telah berkomunikasi dengan Duta Besar RI untuk Malaysia, Hermono, untuk memastikan proses koordinasi berjalan cepat, tepat, dan tidak meninggalkan celah agar hak-hak korban terpenuhi.

Kunjungan BP3MI Sumbar ke rumah keluarga korban juga turut memastikan kondisi tiga anak korban yang selama ini dititipkan kepada ibunda korban.

Baca juga:  Klarifikasi SMPN 1 Berampu: Isu Toilet Rusak dan Bau Pesing Dibantah, Kondisi Dinilai Masih Terkendali

“Kami ingin memastikan keluarga tidak menghadapi semua ini sendirian. Perlindungan PMI bukan hanya untuk pekerjanya saja, tapi juga keluarganya,” tegasnya.

Dalam kunjungan tersebut, pihak BP3MI menghubungkan keluarga korban melalui video call dengan Yosia Indra R. Sianturi, salah satu staf KBRI Kuala Lumpur yang menangani kasus ini. Pihak KBRI menjelaskan bahwa akses komunikasi korban memang dibatasi berdasarkan kebijakan kepolisian Malaysia, namun keselamatan korban dipastikan terjaga dan kondisinya dipantau secara berkala.

Penjelasan tersebut menjadi angin segar bagi keluarga yang hampir sepekan tak dapat berkomunikasi langsung dengan korban.

Keluarga juga membenarkan bahwa mereka telah menerima pengiriman sisa gaji korban dan bantuan dari KBRI. Wali Nagari Panti Selatan berharap jika perwakilan KBRI kembali mengunjungi rumah perlindungan di Malaysia, keluarga dapat difasilitasi video call untuk memberikan dukungan moral kepada korban.

Baca juga:  Bupati Vickner Ungkap Capaian Pembangunan Dairi, Dari UHC 100 Persen hingga Jalan Mantap 54,91 Persen

Dalam kesempatan itu, BP3MI Sumbar juga menyerahkan santunan untuk membantu meringankan beban ekonomi keluarga di tengah situasi sulit.

BP3MI kembali mengingatkan masyarakat agar memastikan proses keberangkatan ke luar negeri dilakukan secara resmi dan prosedural agar perlindungan negara dapat diberikan secara penuh mulai dari pra-penempatan, masa bekerja, hingga kepulangan.

Kasus ini menjadi pengingat keras bahwa keberangkatan non-prosedural membuka peluang besar terhadap risiko kekerasan, eksploitasi, dan perdagangan orang. (Amryan)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
PD Pasar Dairi Berjibaku Setiap Sabtu, Penertiban Tak Boleh Lengah Demi Pasar Aman dan Nyaman

Clara T S

19 Sep 2026

SIDIKALANG — vokalpublika.comUpaya membenahi wajah pasar di Kabupaten Dairi terus dilakukan Perusahaan Daerah (PD) Pasar. Penertiban tidak hanya dilakukan sesekali, tetapi menjadi bagian dari kerja rutin yang digerakkan jajaran direksi bersama seluruh divisi, dengan melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan. ADVERTISEMENT Setiap Sabtu, jajaran direksi PD Pasar turun langsung memimpin kegiatan …

Kebakaran Hebat di Jalan Tapanuli/pak pak Sidikalang, 5 Rumah Ludes Terbakar, 1 Orang Meninggal Dunia

Clara T S

18 Sep 2026

SIDIKALANG —vokalpublika.comKebakaran hebat melanda permukiman warga di Jalan Tapanuli/pak pak, tepatnya di samping Galon Naibaho, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Jumat (18/9/2026) sore. ADVERTISEMENT Kobaran api yang membesar dengan cepat membuat warga sekitar panik. Petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Dairi langsung bergerak setelah menerima laporan masyarakat pada pukul 16.23 WIB. Armada Damkar berangkat pukul 16.24 WIB …

Si Jago Merah Mengamuk di Jalan Pakpak! Tiga Rumah Diduga Ludes, Ledakan Bikin Panik

Clara T S

18 Sep 2026

SIDIKALANG —vokalpublika.comKebakaran hebat terjadi di kawasan Jalan Pakpak, Sidikalang, Kabupaten Dairi, tepatnya di sekitar persimpangan Jalan Tapanuli, Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 16.15 WIB. ADVERTISEMENT Kobaran api dengan cepat membesar dan disertai suara ledakan berulang dari lokasi kejadian. Kondisi tersebut membuat warga di sekitar lokasi panik dan berupaya menjauh dari titik kebakaran. Hingga berita ini diturunkan, …

Layanan Pengukuran Terjadwal ATR/BPN Pangkas Waktu Pengurusan Peta Bidang Tanah

Clara T S

17 Sep 2026

BOGOR —vokalpublika.comMasyarakat kini tidak lagi harus menunggu berbulan-bulan untuk mendapatkan Peta Bidang Tanah (PBT). Melalui layanan Pengukuran Terjadwal, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menghadirkan kepastian waktu sekaligus mempercepat proses pengukuran bidang tanah. ADVERTISEMENT Manfaat tersebut dirasakan langsung Iswandi Arfan, warga Kabupaten Bogor, yang mengaku proses pengurusan PBT kini jauh lebih cepat dibandingkan …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x