Home » Berita » Ironi Birokrasi Pemalang, Insiden Printer Rusak Warnai Saat Nota Kesepahaman Dibuat Antara Pemda dan Massa Demonstran

Ironi Birokrasi Pemalang, Insiden Printer Rusak Warnai Saat Nota Kesepahaman Dibuat Antara Pemda dan Massa Demonstran

Alwi Assagaf 25 Nov 2025 399

Pemalang, Vokalpublika.com — Pada tanggal 25 Juni 2025, tepat dalam momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional, ribuan massa turun ke jalan menggelar aksi besar di Kabupaten Pemalang. Aksi ini merupakan kolaborasi kuat antara para pengajar honorer, GEMPAR (Gerakan Mahasiswa Pemalang Raya), PMII, serta Forum Guru Honorer Pemalang, yang bersatu menuntut kejelasan SK pengangkatan dan pembenahan data Dapodik yang tak kunjung diselesaikan pemerintah daerah.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Aksi dimulai dari Lapangan Gatungan Mulyoharjo, tempat para guru dan mahasiswa berkumpul dan bergerak dalam konvoi menuju Pendopo Pemalang. Sepanjang perjalanan, seruan keadilan untuk dunia pendidikan menggema, mengingatkan bahwa Hari Pendidikan Nasional bukan sekadar seremoni — melainkan pengingat bahwa masih banyak persoalan mendasar yang belum dituntaskan.

Baca juga:  Robot Simanullang Gaspol Digitalisasi Pajak Dairi, Pembayaran QRIS dan Virtual Account Segera Diluncurkan

Setibanya di pendopo, massa membuka aksi dengan menebar bunga sebagai simbol kritik keras atas “matinya hati nurani pemimpin daerah.” Para mahasiswa dari GEMPAR dan PMII berdiri di barisan depan untuk menguatkan tuntutan para guru. Aksi dilanjutkan dengan pembacaan puisi dan orasi-orasi menggetarkan, menggambarkan ironi dunia pendidikan yang terus berjalan berkat tenaga honorer, namun mereka justru tak diberi kepastian.

Setelah empat jam aksi berlangsung, pimpinan daerah akhirnya bersedia menandatangani nota kesepahaman. Tetapi prosesnya tak berjalan mulus.

Baca juga:  Warga Lae Haporas Minta Audit Dana Ketahanan Pangan 2025, Soroti Sejumlah Perbedaan Data

Ketika berkas kesepahaman hendak difinalisasi, terdapat poin yang harus direvisi. Massa kemudian diminta mencetak ulang dokumen tersebut langsung di Pendopo Pemalang.

Di sinilah ironi paling memalukan terjadi:
printer pendopo ternyata rusak total.

Tidak dapat mencetak satu lembar pun. Proses terhenti hanya karena perangkat dasar perkantoran pemerintah tidak berfungsi. Guru, mahasiswa, dan bahkan panitia aksi dibuat menunggu lebih lama — bukan karena substansi perjanjian, tetapi karena kegagalan fasilitas kantor pemerintah.

“SK nggak ada, Dapodik error, dan printer pendopo pun ikut tumbang. Ini Hari Pendidikan Nasional, tapi yang rusak bukan gurunya — justru sistemnya,” ujar salah satu peserta aksi (Fadil Gempar).

Baca juga:  Polres Lampung Barat Gelar Aksi Bersih-Bersih Serentak Peringati World Cleanup Day 2025

Akhirnya, dokumen kesepahaman tersebut terpaksa dicetak di luar pendopo, menambah panjang daftar ironi birokrasi Pemalang.

Meski begitu, aksi tetap ditutup dengan damai. Kolaborasi antara mahasiswa dan para guru honorer hari ini mengirimkan pesan tegas:
Pendidikan tidak akan maju jika para pejuangnya terus diabaikan. (Aliansi Guru Honorer Bersatu/Mas All).

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Tebing Kali Aesesa Makin Tergerus, Jalan Utama ke Marapokot Terancam

Redaksi

18 Sep 2026

MBAY, Nagekeo vokalpublika.com— Tanah yang selama ini menjadi batas antara Kali Aesesa dan jalan umum kini perlahan kehilangan pijakannya. Sedikit demi sedikit, tebing tergerus dan jaraknya dengan badan jalan semakin dekat. ADVERTISEMENT Di Kelurahan Mbay I, Kampung Ameaba, RT 15, tebing Kali Aesesa dilaporkan mengalami keruntuhan atau longsor setelah gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 pada …

KAPOLDA KEPRI TEGASKAN PENEGAKAN HUKUM TERHADAP KONFLIK SETOKOK

Redaksi

18 Sep 2026

Vokalpublika.com, Batam – Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., menegaskan Polda Kepri bersama jajaran terus melakukan penanganan terhadap konflik yang terjadi di Pulau Setokok, Kota Batam. Proses hukum dilakukan terhadap pihak-pihak yang terlibat, termasuk pendalaman terhadap kemungkinan adanya pelaku lain. ADVERTISEMENT “Polresta Barelang sudah menetapkan beberapa tersangka seperti yang sudah dirilis. Kami …

HAMPIR TIGA TAHUN BERJALAN, ASWIN SOROTI PERKARA DUGAAN PEMALSUAN AKTA KELAHIRAN

Redaksi

18 Sep 2026

Budi Gautama: APH dan Majelis Hakim Harus Tegakkan Hukum Berdasarkan Fakta dan Alat Bukti ADVERTISEMENT PONTIANAK, KALBAR ,vokalpublika.com— Perkara dugaan pemalsuan akta kelahiran anak yang menyeret Syarif Taufik Akbar kini memasuki tahapan akhir persidangan. Perkara yang dilaporkan sejak 2023 tersebut telah berjalan hampir tiga tahun dan kini memasuki sidang ke-9. Di tengah proses persidangan yang …

Polsek Tanjungpinang Timur Bersama Damkar Tangani Kebakaran Lahan Kosong

Redaksi

18 Sep 2026

Tanjungpinang, vokalpublika.com– Lahan kosong seluas kurang lebih 300 meter persegi yang berada di Jalan Kuantan, Gang Putri Ayu I, RT 02/RW 01, Kelurahan Melayu Kota Piring, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, mengalami kebakaran pada Kamis, 17 September 2026, sekitar pukul 10.00 WIB. ADVERTISEMENT Lahan yang terbakar tersebut diketahui belum diketahui pemiliknya. Informasi awal mengenai kebakaran …

BAZNAS Kota Padang Salurkan Beasiswa untuk Mahasiswa UPI YPTK, Dukung Pendidikan hingga Perguruan Tinggi

Redaksi

18 Sep 2026

PADANG, Vokalpublika.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Padang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui bidang pendidikan. Komitmen tersebut diwujudkan dengan penyaluran beasiswa kepada mahasiswa Universitas Putra Indonesia “YPTK” Padang. ADVERTISEMENT Program beasiswa ini menjadi salah satu bentuk nyata pendayagunaan dana zakat untuk membantu mahasiswa yang membutuhkan dukungan dalam …

Masjid Agung Baiturrahman Mbay Rusak Berat, Pembangunan Masjid Darurat Masih Membutuhkan Dukungan

Redaksi

18 Sep 2026

MBAY, Nagekeo, volalpublika.com— Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Kabupaten Nagekeo pada Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 04.58.24 WIB, tidak hanya mengguncang tanah. Bencana tersebut juga mengguncang kehidupan masyarakat dan meninggalkan dampak serius bagi aktivitas keagamaan umat Islam di Mbay. ADVERTISEMENT Masjid Agung Baiturrahman Mbay mengalami kerusakan berat sehingga untuk sementara tidak lagi …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x