Home » Advertorial » Warga Lae Haporas Minta Audit Dana Ketahanan Pangan 2025, Soroti Sejumlah Perbedaan Data

Warga Lae Haporas Minta Audit Dana Ketahanan Pangan 2025, Soroti Sejumlah Perbedaan Data

Clara T S 19 Jul 2026 149

DAIRI -vokalpublika.com
Sejumlah warga Desa Lae Haporas, Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Kabupaten Dairi, meminta Aparat Penegak Hukum (APH), Inspektorat Kabupaten Dairi, serta instansi yang berwenang melakukan audit terhadap pengelolaan Dana Ketahanan Pangan (Ketapang) Tahun Anggaran 2025 yang nilainya sekitar Rp170 juta.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Permintaan tersebut disampaikan menyusul adanya sejumlah pertanyaan masyarakat terkait kesesuaian antara dokumen perencanaan anggaran, pelaksanaan kegiatan di lapangan, dan laporan pertanggungjawaban (SPJ) yang dipaparkan dalam Musyawarah Khusus (Musus) desa.

Berdasarkan informasi yang disampaikan sejumlah warga kepada wartawan, dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) kegiatan budidaya ikan lele tercantum anggaran sewa lahan sekitar Rp37 juta. Namun, menurut informasi yang diperoleh masyarakat, biaya yang direalisasikan diduga lebih rendah. Atas perbedaan tersebut, warga meminta dilakukan pemeriksaan terhadap dokumen pendukung agar dapat dipastikan kesesuaiannya.

Selain itu, masyarakat juga mempertanyakan penggunaan anggaran sewa gudang. Menurut keterangan yang diterima warga dari pengurus kegiatan Ketahanan Pangan, dana sebesar Rp8 juta disebut telah diserahkan kepada Kepala Desa. Namun, saat dikonfirmasi, Kepala Desa menyatakan tidak menerima dana tersebut. Perbedaan keterangan tersebut dinilai perlu diklarifikasi melalui pemeriksaan oleh pihak yang berwenang.

Baca juga:  Ada Apa di Ampelgading? Satpol PP Pemalang Tertibkan Warung Remang-remang

Warga juga menyoroti pengadaan bibit ikan lele. Berdasarkan informasi yang mereka peroleh, pembelian bibit dilakukan dalam dua tahap dengan jumlah masing-masing sekitar 12.000 ekor. Masyarakat menyebut harga pembelian di lapangan berkisar Rp800 per ekor, sedangkan dalam RAB tercantum Rp1.000 per ekor. Perbedaan tersebut, menurut warga, perlu diverifikasi melalui pemeriksaan dokumen pengadaan dan bukti transaksi.

Selain aspek pengadaan, masyarakat meminta agar audit juga mencakup dokumen pembelian, bukti pembayaran, jumlah bibit yang diterima, tingkat kematian bibit, hasil panen, serta laporan keuangan kegiatan, sehingga dapat diketahui apakah pelaksanaan program telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Warga juga mempertanyakan laporan hasil usaha budidaya lele yang disampaikan dalam SPJ. Dalam Musyawarah Khusus disebutkan kegiatan tersebut menghasilkan pendapatan sekitar Rp200 juta. Sementara itu, berdasarkan informasi yang diketahui sebagian masyarakat, volume hasil panen yang terjual diperkirakan sekitar satu ton. Perbedaan antara informasi yang berkembang di masyarakat dengan angka yang tercantum dalam laporan tersebut menjadi salah satu alasan warga meminta dilakukan audit secara independen dan menyeluruh.

Baca juga:  Semangat Perjuangan Membara dari Prajurit TNI AD menjadi Advokat, Rikha Permatasari Menjawab Ancaman, Tekanan, Intimidasi hingga Fitnah Keji dengan Melanjutkan Pendidikan secara Akademik Jenjang S3 Doktor Hukum

Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Lae Haporas menjelaskan bahwa Dana Ketahanan Pangan Tahun Anggaran 2025 telah dicairkan dalam dua tahap dengan total sekitar Rp170 juta. Menurutnya, pengelolaan dana tersebut tidak dilakukan langsung oleh pemerintah desa, melainkan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK).

Ia menjelaskan, TPK terdiri atas seorang ketua bermarga Sinaga, bendahara bermarga Pandiangan yang juga menjabat sebagai Bendahara Desa, serta sekretaris bermarga Pasaribu. Kepala Desa menyatakan pelaksanaan kegiatan menjadi tanggung jawab TPK sesuai mekanisme yang berlaku.

Masyarakat berharap Inspektorat Kabupaten Dairi, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), maupun aparat penegak hukum dapat melakukan pemeriksaan terhadap seluruh tahapan pengelolaan program, mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pertanggungjawaban keuangan. Apabila diperlukan sesuai kewenangan, pemeriksaan lanjutan juga dapat dilakukan oleh lembaga yang berwenang.

Audit tersebut dinilai penting untuk memberikan kepastian mengenai kesesuaian penggunaan anggaran dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, sekaligus memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak yang terlibat.

Perlu ditegaskan bahwa seluruh informasi yang disampaikan warga dalam pemberitaan ini masih berupa penyampaian aspirasi dan permintaan audit. Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat hasil pemeriksaan resmi dari Inspektorat maupun aparat penegak hukum yang menyatakan adanya pelanggaran hukum atau kerugian keuangan negara.

Baca juga:  H.M.Muslih dikukuhkan sebagai Ketua DPW Gapembi Provinsi Lampung

Sesuai ketentuan, pengelolaan Dana Desa, termasuk Dana Ketahanan Pangan, wajib dilaksanakan secara transparan, akuntabel, efektif, efisien, tertib administrasi, serta dapat dipertanggungjawabkan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa, serta peraturan terkait prioritas penggunaan Dana Desa yang berlaku.

Catatan Redaksi: Berita ini disusun berdasarkan keterangan sejumlah warga dan hasil konfirmasi kepada Kepala Desa. Redaksi membuka ruang hak jawab dan hak koreksi kepada Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), Pemerintah Desa Lae Haporas, Inspektorat Kabupaten Dairi, maupun pihak terkait lainnya apabila ingin memberikan penjelasan atau klarifikasi lebih lanjut sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.(clara)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
​Mutasi Polri: Resmi Bergeser dari Pemalang, AKBP Rendy Setia Permana Promosi Ke Wadir Samapta Polda Jateng

Alwi Assagaf

02 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Tongkat komando Kepolisian Resor (Polres) Pemalang resmi bergeser. AKBP Rendy Setia Permana, S.I.K., S.H., M.M. mendapati promosi jabatan menjadi Wakil Direktur (Wadir) Samapta Polda Jawa Tengah (Jateng) berdasarkan Surat Telegram Kapolri bertanggal 30 Agustus 2026. ADVERTISEMENT ​Penunjukan tersebut mengakhiri masa tugas AKBP Rendy sebagai Kapolres Pemalang yang diembannya sejak 29 Juli 2025. …

Jelang Pemilu 2029, Wacana PROJO Bertransformasi dari Organisasi Relawan Menjadi Partai Politik Menguat, Dado Herdiansyah: Harus Punya Gagasan, Kaderisasi dan Keberpihakan Nyata kepada Rakyat

Redaksi

01 Sep 2026

BATAM, vokalpublika.com— Wacana transformasi PROJO dari organisasi relawan menjadi partai politik mulai mengemuka menjelang Pemilu 2029. Setelah bertahun-tahun menjadi salah satu kekuatan relawan dalam kontestasi politik nasional, PROJO kini menghadapi momentum penting untuk menentukan arah perjuangan politiknya ke depan. ADVERTISEMENT Ditemui sesuai kegiatan HUT ke 12 PROJO di Jakarta, Sekretaris DPD PROJO Kepulauan Riau (Kepri), …

​HUT ke-65 Korem 071/Wijayakusuma, Kodim Pemalang Gelar Doa Bersama

Alwi Assagaf

01 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Kodim 0711/Pemalang menggelar doa bersama memperingati HUT ke-65 Korem 071/Wijayakusuma di Masjid Al Ikhlas Kodim Pemalang, Jawa Tengah, Selasa (1/9/2026). Kegiatan spiritual ini diikuti seluruh prajurit TNI dan PNS secara khidmat usai salat Zuhur berjamaah. ADVERTISEMENT ​Acara yang dipimpin Ustaz Serka Maskuri tersebut diisi pembacaan Surah Yasin dan doa keselamatan bagi seluruh …

Opsgaktib 2026, Subdenpom Pekalongan Periksa Kendaraan Prajurit Kodim Pemalang

Alwi Assagaf

01 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Subdenpom IV/1-2 Pekalongan menggelar pemeriksaan kendaraan dinas dan pribadi milik personel Kodim 0711/Pemalang di halaman Makodim Pemalang, Selasa (1/9/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Penegakan Ketertiban (Opsgaktib) Waspada Wira Keris TA 2026. ADVERTISEMENT ​Pemeriksaan yang diikuti 87 personel TNI dan PNS Kodim 0711/Pemalang tersebut dipimpin oleh Dansubdenpom IV/1-2 Pekalongan Kapten Cpm …

Amsakar Bawa RKA BP Batam 2027 ke DPR RI, Rp665 Miliar Disiapkan untuk Infrastruktur

Redaksi

01 Sep 2026

Jakarta, vokalpublika.com— Badan Pengusahaan (BP) Batam menyiapkan anggaran sebesar Rp665,11 miliar untuk pembangunan dan penguatan infrastruktur pada 2027. Anggaran tersebut mencakup pembangunan jalan, drainase, jembatan, kawasan wisata, fasilitas Bandara Hang Nadim, pelabuhan, air bersih dan limbah, hingga fasilitas pelayanan publik. ADVERTISEMENT Rencana tersebut dipaparkan Kepala BP Batam Amsakar Achmad dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama …

Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Cabang Batam, Bekerja Sama Dengan Rumkit Budi Kemuliaan, Tahun 2026, Adakan Ragam Baksos Kesehatan.

Redaksi

01 Sep 2026

Karimun, Kundur vokalpublika.com, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Cabang Batam, bekerja-sama dengan Rumkit ( Rumah Sakit ) Budi Kemuliaan, pada tahun 2026 ini, kembali menggelar beragam Baksos ( Bakti Sosial ) Kesehatan untuk warga masyarakat Pulau Kundur dan sekitarnya. ADVERTISEMENT Menurut Koordinator Lapangan Edy Susanto, disela-sela kegiatan pelayanan Baksos Kesehatan, khusus Pemeriksaan Kolesterol, Asam Urat …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x