Home » Berita » Prabowo: Tak Usah Ribut Soal Whoosh, Tidak Ada Masalah — Saya yang Tanggung Jawab

Prabowo: Tak Usah Ribut Soal Whoosh, Tidak Ada Masalah — Saya yang Tanggung Jawab

Redaksi 04 Nov 2025 212

Jakarta, vokalpublika.com
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto akhirnya angkat bicara menanggapi polemik soal pembiayaan dan utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau yang dikenal dengan nama Whoosh.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Dalam pernyataannya saat meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru di Jakarta, Selasa (4/11/2025), Prabowo menegaskan bahwa proyek strategis nasional tersebut tidak memiliki masalah serius seperti yang ramai diberitakan. Ia memastikan, seluruh tanggung jawab atas proyek Whoosh akan ia pikul sepenuhnya sebagai kepala negara.

“Nggak usah khawatir, apa itu ribut-ribut Whoosh. Saya sudah pelajari masalahnya — tidak ada masalah. Saya yang tanggung jawab nanti Whoosh itu semuanya,” ujar Prabowo tegas di hadapan awak media.

Prabowo menekankan bahwa Indonesia memiliki kapasitas ekonomi yang kuat untuk membiayai proyek transportasi publik berskala besar.

“Indonesia bukan negara sembarangan. Kita hitung semua, tidak ada masalah. Jadi PT KAI gak usah khawatir, rakyat pun jangan cemas. Kita bekerja untuk rakyat, bukan untuk kepentingan lain,” ungkapnya.

Menurutnya, proyek seperti Whoosh harus dipahami sebagai layanan publik (public service), bukan semata urusan untung dan rugi.

Baca juga:  Diguyur Hujan Deras, Empat Pohon Tumbang Besar di Demak Ambruk

“Kereta cepat itu bagian dari pelayanan rakyat. Di seluruh dunia, transportasi publik tidak dihitung untung-rugi, tapi dihitung dari manfaatnya bagi masyarakat. Ini yang disebut public service obligations,” jelas Presiden.

Prabowo juga menyoroti pentingnya subsidi pemerintah dalam sektor transportasi. Ia mencontohkan bahwa sebagian besar layanan kereta di Indonesia disubsidi hingga 60 persen oleh negara, sedangkan masyarakat hanya membayar sekitar 20 persen dari total biaya operasional.

“Inilah bentuk kehadiran negara. Uang subsidi itu berasal dari uang rakyat — dari pajak, dari kekayaan negara. Karena itu kita harus pastikan tidak ada kebocoran, tidak ada korupsi. Uang rakyat tidak boleh dicuri,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, Prabowo mengingatkan agar isu utang Whoosh tidak dijadikan bahan politisasi yang menimbulkan keresahan publik.

“Jangan dipolitisasi. Saya sudah pelajari semuanya, Indonesia sanggup dan itu wajar. Jangan menari di gendang orang lain yang ingin menimbulkan kecemasan. Tenang saja,” pungkasnya.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Tags :
Related post
Kecamatan Pemalang Kawal Musrenbang Kelurahan Sugihwaras Serap Aspirasi Pembangunan Warga

Alwi Assagaf

30 Sep 2026

Pemalang – Pemerintah Kecamatan Pemalang mengawal pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Tingkat Kelurahan (Musrenbangkel) Sugihwaras, acara digelar di aula kantor Kelurahan setempat pada Rabu, 30 September 2026. Forum tahunan ini diselenggarakan untuk menyerap aspirasi warga serta menyusun skala prioritas pembangunan wilayah. ADVERTISEMENT ​Camat Pemalang melalui Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Pemalang, Legiman, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menjaring …

Camat Ulujami Hadiri Sosialisasi Pengisian Keanggotaan BPD 2026 di Desa Pamutih

Alwi Assagaf

30 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Pemerintah Kecamatan Ulujami terus mengawal tahapan pembentukan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) tahun 2026. Hal tersebut ditandai dengan hadirnya Camat Ulujami, Waluyo, dalam acara Sosialisasi Pengisian Keanggotaan BPD yang digelar di Aula Kantor Desa Pamutih pada Rabu (30/9/2026). ADVERTISEMENT ​Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh jajaran Pemerintah Desa Pamutih, tim narasumber dari tingkat Kabupaten …

Tuntut Zairan 3 Tahun, Bambang 2 Tahun, Kuasa Hukum: Kalau Bersalah, Hukum Maksimal; Kalau Tidak, Bebaskan!

Redaksi

30 Sep 2026

Karimun, vokalpublika.com- Sidang perkara dugaan penggunaan surat palsu dengan terdakwa Zairan dan Bambang Suryadi di Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Balai Karimun, Selasa (29/9/2026), berlangsung dengan agenda pembacaan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). ADVERTISEMENT Dalam tuntutannya, JPU meminta majelis hakim menjatuhkan pidana tiga tahun penjara terhadap terdakwa Zairan dan dua tahun penjara terhadap terdakwa Bambang Suryadi. …

Nobar Timnas, Bacades Taman Agus Feriyanto Pererat Silaturahmi dengan Warga

Alwi Assagaf

29 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Bakal calon Kepala Desa (Bacades) Taman, Agus Feriyanto, menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan sepak bola antara Indonesia dan Malaysia bersama warga Dusun Bandelan, Desa Taman, Kabupaten Pemalang, Senin (28/9/2026) malam. ADVERTISEMENT ​Didampingi sang istri, Agus memanfaatkan momen kebersamaan tersebut untuk menyapa dan bersilaturahmi langsung dengan para tokoh masyarakat, sesepuh, serta pemuda …

SUYANTO TANJUNG DIDUGA MEMALSUKAN AKTA JUAL BELI (AJB), KEPADA MEDIA MENGAKU HANYA KWITANSI

Redaksi

29 Sep 2026

SINTANG, KALIMANTAN BARAT,vokalpublika.com— Sengketa kepemilikan tanah yang melibatkan anggota DPRD dari Daerah Pemilihan Sintang–Melawi–Kapuas Hulu, Suyanto Tanjung alias Ajung, kembali menjadi sorotan. Persoalan semakin serius setelah muncul dokumen Akta Jual Beli (AJB) dalam persidangan yang disebut-sebut memiliki fakta berbeda dengan keterangan Suyanto kepada awak media. ADVERTISEMENT Sebelumnya, pada Jumat (21/8/2026), seusai menghadiri sidang lapangan di …

EKSKAVATOR BEROPERASI DI SEBERANG KANTOR PENDAPATAN DAERAH, DPD ASWIN KALBAR MINTA APH TURUN TANGAN

Redaksi

29 Sep 2026

Aktivitas Galian Diduga Berkaitan dengan PETI, Lokasi Berdekatan dengan Kawasan Kim San Bong Ja ADVERTISEMENT BENGKAYANG, KALBAR, vokalpublika.com— Aktivitas satu unit alat berat jenis ekskavator di kawasan Jalan Raya Sanggau Ledo, tepat di seberang Kantor Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Bengkayang/Samsat dan berdekatan dengan kawasan tempat ibadah Kim San Bong Ja, mendapat perhatian Tim Monitoring DPD …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x