Home » Berita » Cegah Kasus Kekerasan, Dinsos Pemalang Luncurkan Rumah Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak

Cegah Kasus Kekerasan, Dinsos Pemalang Luncurkan Rumah Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak

Alwi Assagaf 23 Oct 2025 650

Advertisement
ADVERTISEMENT

Pemalang, Vokalpublika.com – Dinas Sosial Kabupaten Pemalang (Dinsos) telah meluncurkan Rumah Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak di 7 kecamatan yang dianggap miskin ekstrem. Langkah ini diambil untuk meningkatkan kesadaran dan penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Pemalang.

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Dinsos Pemalang, Triyatno Yuliharso, menyatakan bahwa rumah layanan ini siap melayani masyarakat yang membutuhkan perlindungan dan penanganan kasus kekerasan perempuan dan anak.

“Kami siap melayani seluruh masyarakat yang berkaitan dengan perlindungan perempuan dan anak. Jika ada pencegahan yang berkaitan dengan kekerasan perempuan dan anak, termasuk jika ada kasus, kami siap melayani di masing-masing Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak,” ungkapnya kepada awak media usai menghadiri Launching APBD di Halaman Kantor Dishub Pemalang, Kamis 23 Oktober 2025.

Baca juga:  SMAN 14 Padang Sabet Juara 1 Turnamen Futsal Series Regional Padang 2025, Siap Wakili Sumbar ke Tingkat Nasional

Masyarakat tidak perlu lagi datang ke Dinas Sosial Kabupaten Pemalang jika memiliki permasalahan terkait perlindungan perempuan dan anak.

“Kami dari Dinas Sosial Kabupaten Pemalang akan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dan kami lengkapi dengan peraturan daerah, Kementerian Sosial, serta bantuan layanan terpadu yang gratis,” tambahnya.

Triyatno berharap masyarakat dapat memanfaatkan rumah perlindungan perempuan dan anak yang ada di 7 kecamatan tersebut.

“Jika ada kasus, silakan segera laporkan di rumah perlindungan perempuan dan anak. Kami berharap tahun ini sudah ada layanan di semua kecamatan, sehingga masyarakat dapat lebih cepat melaporkan kasus-kasus kekerasan perempuan dan anak,” pungkasnya.

Baca juga:  Karimun Darurat Rokok Non-Cukai, DED Rampai Nusantara Karimun Segera Laporkan ke Dirjen Bea dan Cukai

Dengan adanya rumah layanan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan perempuan dan anak, serta meningkatkan penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Pemalang.

Rumah layanan ini telah dibuka di 7 kecamatan, yaitu:

  • Pulosari
  • Randudongkal
  • Bantarbolang
  • Petarukan
  • Ampelgading
  • Ulujami
  • Comal

Adapun layanan yang disediakan di rumah perlindungan perempuan dan anak ini meliputi:

  • Pertolongan Pertama Psikologi: Bagi korban kekerasan perempuan dan anak
  • Sosialisasi: Edukasi dan advokasi di masing-masing kecamatan
Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Tumpahan Solar di Jalan dr. Cipto Mangunkusumo Pemalang Pemicu Kecelakaan, Sejumlah Pemotor Luka-luka

Alwi Assagaf

23 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Tumpahan bahan bakar minyak jenis solar di Jalan dr. Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Mulyoharjo, Kecamatan Pemalang, memicu rentetan kecelakaan lalu lintas pada Selasa (22/9/2026) sekitar pukul 23.50 WIB. Akibat peristiwa ini, sejumlah pengendara sepeda motor terjatuh dan mengalami luka-luka. ADVERTISEMENT ​Ceceran solar yang membasahi badan jalan membuat kondisi permukaan menjadi sangat licin. Sejumlah …

Bambang Diminta Cari Pembeli, Dapat Imbalan Tanah, Mengapa Terseret Kasus Surat Palsu?

Redaksi

22 Sep 2026

Karimun, vokalpublika.com- Peran Bambang Suryadi alias Andi dalam perkara dugaan penggunaan surat palsu kembali terungkap dalam persidangan di Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun, Selasa (22/9/2026), dengan agenda keterangan terdakwa. ADVERTISEMENT Dalam keterangannya, terdakwa Zairan menjelaskan bahwa Bambang pada awalnya hanya diminta membantu mencarikan pembeli atas sebidang tanah. Menurut Zairan, sekitar 2013 dirinya membutuhkan dana untuk …


Diduga Lapak Solar Ilegal untuk Kebutuhan Alat Berat di Batukuda Mancak Dibekingi Oknum Berseragam Disorot,Ketum GWI Minta Pihak Berwenang Bertindak Tegas

Redaksi

22 Sep 2026

SERANG — Dugaan penggunaan dan penampungan solar yang tidak sesuai ketentuan kembali menjadi sorotan di Kabupaten Serang. Sebuah lapak di Desa Batukuda, Kecamatan Mancak, diduga menjadi lokasi penyediaan solar untuk kebutuhan operasional alat berat. ADVERTISEMENT Sorotan tersebut mendapat perhatian Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gabungnya Wartawan Indonesia (DPP GWI), Syamsul Bahri. Ia meminta dugaan aktivitas …

DPRD Luwu Minta Proyek PSN KNMP Taati SOP: Jangan Sampai Bermasalah Hukum

Redaksi

22 Sep 2026

LUWU,vokalpublika.com— Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu melayangkan peringatan keras terkait pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) Kawasan Nelayan Modern dan Produktif (KNMP) di Desa Karang-karangan. ADVERTISEMENT Pelaksana proyek diingatkan untuk bekerja sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) serta taat regulasi agar tidak tersandung masalah hukum di kemudian hari. ​Sorotan ini mengemuka setelah proyek KNMP disinyalir …

Pastikan Kesiapan Menghadapi Cuaca Ekstrem, Polresta Tanjungpinang Periksa Sarana dan Perlengkapan Dinas

Redaksi

22 Sep 2026

Tanjungpinang ,vokalpublika.com– Polresta Tanjungpinang melakukan pengecekan sarana dan perlengkapan dinas sebagai langkah kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem di wilayah Kota Tanjungpinang.Senin (22/09/2026) ADVERTISEMENT Pemeriksaan meliputi sejumlah sarana pendukung tugas kepolisian, di antaranya kendaraan roda dua, kendaraan roda empat, serta senjata api beserta amunisinya. Untuk memastikan kesiapan perlengkapan, pemeriksaan dilakukan secara langsung terhadap kondisi kendaraan …

Ketika Hujan Masuk ke Tenda Pengungsi, Korban Gempa Menanti Hunian yang Layak

Redaksi

22 Sep 2026

MBAY, Nagekeo — Malam seharusnya menjadi waktu untuk beristirahat. Namun bagi warga yang kehilangan rumah akibat gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7, malam justru menjadi waktu untuk kembali bertahan. ADVERTISEMENT Di bawah tenda-tenda darurat yang mereka bangun sendiri, mereka mencoba memejamkan mata dengan beralaskan karpet dan terpal yang terbentang langsung di atas tanah. Pada Minggu malam, …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x