Home » Berita » Self Love atau Selfish? Batas Tipis yang Sering Terlewatkan

Self Love atau Selfish? Batas Tipis yang Sering Terlewatkan

Redaksi 28 Sep 2025 1.153

Oleh: Ermelinda Noh Wea

Advertisement
ADVERTISEMENT

Vokalpublika.com – Di era modern ini, istilah self love (cinta diri) begitu populer di kalangan generasi muda. Kita sering mendengar pesan seperti, Cintai dirimu sendiri terlebih dahulu sebelum mencintai orang lain, atau Jangan merasa bersalah untuk mengatakan tidak ketika kamu membutuhkan waktu untuk diri sendiri. Self love menjadi mantra hidup yang memberi kita kebebasan untuk menetapkan batasan dan merawat kesehatan mental.

Namun, dalam keramaian pesan ini, ada satu hal yang sering terlewatkan apakah kita benar-benar sedang mencintai diri sendiri dengan sehat, atau justru membenarkan perilaku egois dengan dalih self love?

Self love konsep yang membebaskan, sebelum kita melangkah lebih jauh, mari kita pahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan self love yang sesungguhnya. Cinta diri adalah tentang mengakui nilai diri, menghargai kekurangan dan kelebihan, serta merawat diri secara fisik dan emosional. Ini adalah konsep yang mendorong kita untuk menjaga kesejahteraan pribadi tanpa merasa bersalah atau takut dihakimi.

Beberapa aspek penting dalam self love yang sehat antara lain

  • Penerimaan diri, belajar untuk menerima diri kita apa adanya, tanpa merasa harus memenuhi standar orang lain.
  • Menetapkan batasan yang sehat, mengatakan tidak ketika diperlukan dan menghindari hubungan atau situasi yang merugikan diri.
  • Meluangkan waktu untuk diri sendiri, memberikan ruang untuk relaksasi, melakukan hal-hal yang menyenangkan, atau sekedar beristirahat dari rutinitas.
  • Penyembuhan emosional, mengambil waktu untuk menyembuhkan luka emosional atau mental, baik melalui meditasi, terapi, atau cara lain yang mendukung kesehatan mental.

Self love yang sejati adalah tentang merawat diri dengan cara yang positif, memberikan diri kita apa yang kita butuhkan untuk tumbuh dan berkembang dengan cara yang seimbang, tanpa harus merugikan orang lain.

Ketika self love menjadi selfish, namun, seiring berjalannya waktu, ada fenomena yang patut dicermati. Kadang-kadang, konsep self love ini bisa disalahartikan atau bahkan diselewengkan menjadi alasan untuk bertindak egois. Ketika seseorang menganggap bahwa mencintai diri sendiri berarti bebas dari segala kewajiban, tanggung jawab, dan hubungan sosial, maka kita mulai memasuki wilayah selfish (egois).

Baca juga:  Serapan Anggaran PUPR Rendah, DPRD Kota Probolinggo Soroti Kinerja dan Sistem Perijinan.

Apa bedanya?

  • Self love, mencintai diri tanpa merugikan orang lain. Ini adalah bentuk pengakuan bahwa kita memiliki nilai dan hak untuk menjaga diri sendiri, tetapi tetap mempertimbangkan orang di sekitar kita.
  • Selfish fokus hanya pada kepentingan pribadi tanpa mempertimbangkan dampaknya terhadap orang lain. Ini adalah bentuk cinta diri yang berlebihan, di mana orang mulai mengorbankan relasi, tanggung jawab, atau empati demi kenyamanan pribadi.

Contoh nyata dari selfish yang dibungkus dengan self love misalnya Ketika seseorang menghindari tanggung jawab karena merasa lelah atau stres, tetapi tidak memberikan penjelasan atau komunikasi yang jelas kepada orang lain yang terlibat. Atau, seseorang yang memilih untuk tidak mendengarkan atau membantu teman yang membutuhkan, karena merasa dirinya lebih penting.

Pada akhirnya, selfish bukan lagi tentang menjaga keseimbangan hidup, melainkan menempatkan diri sendiri sebagai satu-satunya prioritas tanpa memperdulikan dampaknya terhadap orang lain.

Batas tipis yang sulit terlihat, mengapa banyak orang terjebak dalam kesalahan antara self love dan selfish? Jawabannya ada pada betapa tipisnya batas antara keduanya. Pada dasarnya, keduanya mengutamakan diri sendiri, namun dengan cara yang berbeda. Self love tetap menganggap bahwa kita adalah bagian dari masyarakat, bahwa kita terhubung dengan orang lain, dan bahwa kebaikan kita tidak terlepas dari kebaikan orang di sekitar kita. Sementara itu, selfish adalah pandangan yang sempit, yang memisahkan diri dari komunitas dan hubungan sosial.
Batasan yang tipis ini seringkali tidak terlihat, karena banyak orang merasa bahwa mereka berhak untuk menjaga diri mereka tanpa memahami bahwa keseimbangan itu penting. Misalnya, saat kita merasa tertekan, mungkin kita memutuskan untuk tidak menjawab pesan atau menghindari pertemuan sosial, perbuatan silent treatment, namun, jika ini dilakukan terus-menerus tanpa ada usaha untuk menjelaskan atau berkomunikasi dengan orang lain, kita mulai memasuki zona selfish.

Baca juga:  Komitmen TNI Dukung Program Strategis Ketahanan Pangan Dandim Pemalang Pantau Langsung Pembangunan Irigasi Tersier di Wilayah Bodeh

Ada banyak kasus di mana seseorang merasa sangat berhak untuk menjaga diri tanpa mempertimbangkan perasaan atau kebutuhan orang lain. Ini sering terjadi dalam hubungan pribadi, seperti hubungan pertemanan atau asmara, di mana seseorang merasa bahwa self care berarti menghindari segala bentuk interaksi, bahkan jika itu melibatkan orang-orang yang peduli pada mereka.

Tanda-tanda saat kita menyimpang ke selfish, kadang-kadang kita tidak menyadari bahwa kita telah melangkah terlalu jauh dan mulai membenarkan perilaku egois. Berikut beberapa tanda yang bisa membantu kita mengidentifikasi apakah kita benar-benar sedang mencintai diri dengan sehat atau justru berperilaku egois.

  1. Kamu menghindari tanggung jawab dengan alasan kesehatan mental.
    Memiliki waktu untuk diri sendiri adalah hal yang baik, tetapi menghindari tanggung jawab yang sudah disepakati sebelumnya dengan alasan “mental health” bisa menjadi tanda bahwa kita tidak menghargai komitmen kita terhadap orang lain.
  2. Kamu tidak mempertimbangkan perasaan orang lain.
    Self love bukan berarti kamu bisa melupakan perasaan orang lain. Jika kita sering memutuskan untuk melakukan sesuatu tanpa memperhatikan dampaknya terhadap orang lain, bisa jadi kita lebih egois daripada yang kita sadari.
  3. Kamu tidak berusaha untuk memperbaiki hubungan atau menyelesaikan masalah.
    Ketika kita terus menerus menggunakan alasan “healing” untuk menghindari percakapan atau menyelesaikan konflik yang penting, kita mungkin sedang melarikan diri dari kenyataan, bukan berusaha untuk tumbuh.
  4. Kamu merasa tidak perlu memberi atau menerima kompromi.
    Dalam hubungan apapun, baik itu pertemanan, keluarga, atau asmara, self love yang sehat melibatkan kompromi dan komunikasi. Jika kamu merasa bahwa hubungan hanya berjalan dengan cara kamu, maka kamu mungkin sedang menjadi lebih selfish daripada yang kamu kira.

Mengembalikan keseimbangan self love yang sehat, lantas, bagaimana kita bisa menjaga keseimbangan antara self love dan selfish? Kuncinya ada pada refleksi diri yang jujur dan komunikasi yang jelas dengan orang di sekitar kita. Menghargai diri kita sendiri haruslah seiring dengan menghargai orang lain, karena pada akhirnya, kita semua terhubung dalam jaringan sosial yang saling mendukung.

Baca juga:  PERSATUAN JURNALIS INDONESIA ( PJI ) CABANG NGANJUK, MENYELENGGARAKAN PERINGATAN HARI PAHLAWAN KE 80 TH.

Berikut beberapa langkah untuk memastikan kita tetap berada pada jalur yang benar.

  1. Pahami kebutuhan diri tanpa mengorbankan orang lain.
    Mengambil waktu untuk diri sendiri sangat penting, tetapi pastikan untuk memberi penjelasan kepada orang-orang terdekat dan memberi mereka ruang untuk memahami keputusan kita.
  2. Kembangkan empati dan komunikasi.
    Self love yang sehat mencakup kemampuan untuk mendengarkan orang lain, memahami perspektif mereka, dan tetap menjaga keseimbangan antara kebutuhan pribadi dan kebutuhan sosial.
  3. Refleksi diri secara berkala.
    Luangkan waktu untuk bertanya pada diri sendiri apakah keputusan yang kita ambil benar-benar berdasarkan kebutuhan diri yang sehat atau hanya karena keinginan untuk menghindari tanggung jawab.

Cinta diri yang tidak merugikan orang lain. Self love adalah bagian penting dari perjalanan kita menuju kesejahteraan mental dan emosional, tetapi itu bukan alasan untuk menjadi egois. Cinta diri yang sejati bukan hanya tentang menjaga diri, tetapi juga tentang menjaga hubungan kita dengan orang lain dan berkontribusi positif pada dunia di sekitar kita.
Kita semua berhak untuk mencintai diri sendiri, tetapi kita juga harus ingat bahwa mencintai diri sendiri dengan cara yang benar tidak pernah berarti melukai orang lain. Self love yang sehat akan membuat kita lebih kuat, lebih bijak, dan lebih mampu berempati. Itulah esensi dari mencintai diri bukan hanya untuk kita, tetapi juga untuk orang-orang yang ada di sekitar kita.

Penulis adalah Ketua Pemuda Katolik Nagekeo dan Ketua Pokja I PKK Kecamatan Aesesa. Saat ini, penulis menjabat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Nagekeo dan menetap di Kabupaten Nagekeo.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Tags :
Related post
Dari Pencatat Meteran hingga Pendiri Rumah Qur’an: Jejak Pengabdian H. Wahlin Munthe Menebar Cahaya Al-Qur’an di Tanoh Dairi

Clara T S

24 Jun 2026

DAIRI – Vokalpublika.com ADVERTISEMENT Di tengah arus kehidupan modern yang semakin kompleks, masih ada sosok-sosok yang memilih menjadikan hidupnya sebagai jalan pengabdian kepada Allah SWT dan kemaslahatan umat. Salah satunya adalah H. Wahlin Munthe, S.H., M.M., seorang putra daerah yang perjalanan hidupnya menjadi bukti bahwa keikhlasan, kerja keras, dan keteguhan iman mampu mengantarkan seseorang meraih …

Matangkan Pilkades Serentak 2026, Kecamatan Ulujami Intensifkan Sosialisasi dan Monev Tahap 1

Alwi Assagaf

24 Jun 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Pemerintah Kecamatan Ulujami bergerak cepat mematangkan persiapan menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Pemalang yang dijadwalkan pada November 2026. Berdasarkan data resmi pemerintah kabupaten, pesta demokrasi tingkat desa ini akan diikuti oleh 173 desa di seluruh wilayah Pemalang. ADVERTISEMENT ​Guna memastikan kesiapan di tingkat akar rumput, Camat Ulujami, Waluyo, bersama jajaran …

Kawal Pilkades Serentak 2026, Camat Se-Kabupaten Pemalang Intensifkan Sosialisasi dan Pengawasan Regulasi

Alwi Assagaf

24 Jun 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Jajaran Camat di Kabupaten Pemalang bergerak cepat mematangkan persiapan menjelang pergelaran Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026 mendatang. ADVERTISEMENT Berdasarkan data resmi dari Pemerintah Kabupaten Pemalang, pesta demokrasi tingkat desa ini akan diikuti oleh sedikitnya 173 desa di seluruh wilayah Pemalang. ​Untuk memastikan kesiapan di tingkat akar …

Kodim Pemalang Serahkan Kendaraan Roda Tiga ke KDKMP

Alwi Assagaf

24 Jun 2026

PEMALANG – Kodim 0711/Pemalang menyerahkan bantuan satu unit kendaraan roda tiga kepada Komunitas Pemuda Kreatif dan Mandiri Pemalang (KDKMP) di Makodim 0711/Pemalang, Jawa Tengah, Rabu (24/6/2026). ADVERTISEMENT Penyerahan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas operasional dan mendukung program pemberdayaan masyarakat di wilayah tersebut. ​Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Edy Wibowo, melalui Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kapten Arm …

Tim PTPD Kecamatan Ulujami Gelar Monev DD dan ADD Tahap I di Desa Kertosari

Alwi Assagaf

24 Jun 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Dalam rangka memastikan transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran di tingkat desa, Tim Pengelola Teknis Penataan Desa (PTPD) Kecamatan Ulujami melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Desa Kertosari pada Rabu (24/6/2026). ADVERTISEMENT ​Kegiatan Monev ini difokuskan pada peninjauan realisasi penggunaan Dana Desa (DD) serta Alokasi Dana Desa (ADD) Tahap I untuk Tahun …

Pengusaha BRI Link di Langkat Dilaporkan atas Dugaan Penipuan, Kuasa Hukum Sebut Laporan Sarat Kejanggalan

Clara T S

24 Jun 2026

LANGKAT – vokalpublika.comSeorang ibu rumah tangga yang juga menjalankan usaha konter pulsa dan layanan agen BRI Link di Dusun V Damar Seratus, Desa Pulau Kampai, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, harus menghadapi proses hukum setelah dilaporkan atas dugaan penipuan dan penggelapan oleh salah seorang pelanggannya sendiri. ADVERTISEMENT Perempuan berinisial SM (36) tersebut dilaporkan …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x