Home » Advertorial » Dari Pencatat Meteran hingga Pendiri Rumah Qur’an: Jejak Pengabdian H. Wahlin Munthe Menebar Cahaya Al-Qur’an di Tanoh Dairi

Dari Pencatat Meteran hingga Pendiri Rumah Qur’an: Jejak Pengabdian H. Wahlin Munthe Menebar Cahaya Al-Qur’an di Tanoh Dairi

Clara T S 24 Jun 2026 8

DAIRI – Vokalpublika.com

Advertisement
ADVERTISEMENT

Di tengah arus kehidupan modern yang semakin kompleks, masih ada sosok-sosok yang memilih menjadikan hidupnya sebagai jalan pengabdian kepada Allah SWT dan kemaslahatan umat. Salah satunya adalah H. Wahlin Munthe, S.H., M.M., seorang putra daerah yang perjalanan hidupnya menjadi bukti bahwa keikhlasan, kerja keras, dan keteguhan iman mampu mengantarkan seseorang meraih keberhasilan dunia sekaligus menyiapkan bekal akhirat.

Kariernya dimulai dari posisi paling bawah sebagai pencatat meteran PDAM. Dengan ketekunan dan integritas, ia menapaki berbagai jenjang pengabdian hingga dipercaya menjadi Direktur Utama Perumda Air Minum Lae Nciho Kabupaten Dairi, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Dairi, dan kini mengemban amanah sebagai Ketua Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (PERPAMSI).

Namun di balik sederet jabatan tersebut, ada satu amanah yang sangat dekat dengan hatinya, yakni membangun generasi Qurani melalui Yayasan Rumah Qur’an Wahlin Munthe, sebuah lembaga pendidikan Al-Qur’an yang lahir dari kepedulian dan kecintaannya terhadap agama.

Ketika Kegelisahan Menjadi Amal Jariyah
Rumah Qur’an Wahlin Munthe tidak lahir dari proyek besar atau dukungan finansial melimpah. Ia lahir dari sebuah kegelisahan seorang ayah yang melihat banyak anak-anak pulang sekolah tanpa arah dan tanpa aktivitas yang mendukung pembentukan akhlak serta keimanan.

“Saya sering memperhatikan anak-anak pulang sekolah lalu lalang ke sana kemari. Dari situlah saya bermusyawarah dengan istri untuk membuka rumah tahfiz. Menurut saya agama tidak boleh dijalani setengah-setengah. Minimal seseorang harus memahami agamanya untuk dirinya sendiri, kemudian untuk keluarganya,” tutur Wahlin.

Baginya, Al-Qur’an bukan sekadar bacaan, melainkan pedoman hidup yang harus ditanamkan sejak dini. Dari pemikiran sederhana itulah lahir sebuah cita-cita besar: menghadirkan tempat belajar Al-Qur’an yang terbuka bagi siapa saja tanpa membedakan latar belakang ekonomi.

Baca juga:  TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 Kodim 0711/Pemalang, Kapten Arm Eko Budiharjo: Pembuatan Talud Memberikan Manfaat Jangka Panjang

Kini, Rumah Qur’an Wahlin Munthe telah membina sekitar 190 santri, mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA. Mereka datang setiap hari untuk belajar membaca, menghafal, memahami, dan mencintai Al-Qur’an.

Mengajar dengan Keikhlasan, Mendidik dengan Keteladanan

Di tengah mahalnya biaya pendidikan saat ini, Rumah Qur’an Wahlin Munthe tetap bertahan dengan prinsip keikhlasan. Tidak ada pungutan tetap yang dibebankan kepada santri.

“Kami menerapkan sistem infak. Tidak ada biaya bulanan. Semua berjalan dengan semangat gotong royong dan keikhlasan. Insya Allah kebutuhan operasional dan tenaga pengajar kami upayakan semampunya,” ujarnya.

Bahkan demi memudahkan para santri yang masih bersekolah formal, pihak yayasan menyediakan fasilitas antar jemput agar mereka tetap dapat menuntut ilmu agama tanpa mengganggu pendidikan umum.

Menurut Wahlin, ilmu agama tidak boleh dijadikan komoditas yang selalu diukur dengan materi. Ia terus menanamkan kepada anak-anaknya dan para pengajar bahwa ilmu yang bermanfaat adalah warisan terbaik yang akan terus mengalir pahalanya.

“Saya selalu mengatakan kepada anak-anak saya, bila memiliki ilmu, bagikan kepada adik-adikmu, kepada saudaramu. Jangan semua dihitung dengan materi. Ilmu yang diajarkan dengan ikhlas akan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir bahkan setelah kita meninggal dunia,” katanya.

Menyiapkan Generasi Penjaga Masjid dan Umat
Lebih dari sekadar tempat menghafal Al-Qur’an, Rumah Qur’an Wahlin Munthe diproyeksikan menjadi pusat pembinaan generasi yang kelak mampu menjadi imam, khatib, guru mengaji, dan penggerak kehidupan keislaman di tengah masyarakat.

Baca juga:  Power Up: Advanced Charging Solutions and Battery Tech Innovations

Sebagai Ketua MUI Kabupaten Dairi, Wahlin memahami bahwa kebutuhan akan kader-kader keagamaan semakin besar. Karena itu ia berharap lahir generasi muda yang siap mengisi ruang-ruang dakwah di masa depan.

“Kita berharap tidak ada lagi masjid yang kesulitan mencari khatib atau imam, terutama pada hari Jumat. Anak-anak inilah yang kita persiapkan agar kelak mampu menjadi pelayan umat dan penerus dakwah Islam,” ungkapnya.

Baginya, membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an adalah kewajiban setiap muslim. Karena itu, pendidikan Al-Qur’an harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan keluarga, masyarakat, dan seluruh elemen umat.

Menyiapkan Regenerasi Demi Keberlanjutan Dakwah
Sebagai manusia, Wahlin menyadari bahwa usia dan kehidupan memiliki batas. Oleh sebab itu, ia telah mempersiapkan keberlanjutan Rumah Qur’an melalui pembentukan yayasan yang memiliki struktur organisasi yang jelas.

Anak sulungnya dipercaya menjadi Ketua Yayasan dan telah menerima amanah untuk meneruskan perjuangan tersebut.

“Saya sudah berpesan kepada anak-anak, jika suatu saat saya dipanggil Allah SWT, kegiatan ini harus tetap berjalan. Rumah Qur’an ini tidak boleh berhenti. Dakwah harus terus berlanjut,” tegasnya.

Wahlin dikaruniai empat orang anak, dua laki-laki dan dua perempuan. Alhamdulillah, seluruhnya menempuh pendidikan tinggi. Dua di antaranya merupakan lulusan Universitas Islam Negeri (UIN), sementara lainnya menempuh pendidikan di Universitas Sumatera Utara (USU) dan Politeknik Negeri Medan (Polmed).

Dari Meteran Air Menuju Mata Air Kebaikan
Perjalanan hidup Wahlin Munthe merupakan kisah tentang kesabaran dan keteguhan. Ia memulai pengabdian dari pekerjaan sederhana sebagai pencatat meteran PDAM yang setiap hari mendatangi rumah-rumah warga.

Baca juga:  Banjir Kepung Wilayah Kota Pemalang: Jalan Sindoro dan Sekitarnya Tergenang

Langkah demi langkah, ia membangun reputasi melalui kerja keras dan kejujuran hingga akhirnya dipercaya memimpin Perumda Air Minum Lae Nciho Dairi.

Kepercayaan masyarakat dan umat juga mengantarkannya menjadi Ketua MUI Kabupaten Dairi. Bahkan pada tingkat nasional, ia mencatat sejarah sebagai putra pertama Kabupaten Dairi yang dipercaya memimpin PERPAMSI.

Namun bagi Wahlin, seluruh jabatan tersebut hanyalah amanah yang suatu saat akan berakhir. Yang ingin ia tinggalkan bukanlah kemegahan jabatan, melainkan jejak kebaikan yang terus hidup melalui generasi Qurani.

Membangun Peradaban Melalui Al-Qur’an
Bagi H. Wahlin Munthe, keberhasilan sejati bukanlah tingginya jabatan atau luasnya kekuasaan. Keberhasilan sejati adalah ketika seseorang mampu menghadirkan manfaat bagi sesama dan meninggalkan amal yang terus mengalir pahalanya.

Melalui Rumah Qur’an Wahlin Munthe, ia sedang menanam benih-benih peradaban Islam di Tanoh Dairi. Sebuah ikhtiar sederhana yang kelak diharapkan melahirkan para penghafal Al-Qur’an, imam, ulama, guru, dan pemimpin yang berakhlakul karimah.

Di tengah kesibukannya memimpin berbagai lembaga, Wahlin tetap memegang teguh satu keyakinan bahwa jabatan hanyalah titipan, sedangkan amal saleh adalah bekal menuju kehidupan yang abadi.

“Selagi Allah masih memberikan kesehatan dan kemampuan, saya akan terus berbuat. Karena ketika kita sudah tiada, yang akan tetap hidup adalah amal, ilmu yang bermanfaat, dan generasi yang kita didik untuk mencintai Al-Qur’an,” demikian pesan H. Wahlin Munthe yang menjadi napas dari seluruh pengabdiannya.

(Clara)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Mangihut Sinaga Desak Penegakan Hukum Maksimal dalam Kasus Penyiksaan Perempuan di Bandung

Clara T S

24 Jun 2026

JAKARTA – vokalpublika.comAnggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Mangihut Sinaga, mengecam keras dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang perempuan di Kota Bandung yang berlangsung selama bertahun-tahun hingga mengakibatkan korban mengalami cacat permanen. ADVERTISEMENT Menurut Mangihut, kasus tersebut merupakan bentuk pelanggaran kemanusiaan yang sangat serius dan tidak dapat ditoleransi. Ia menilai tindakan yang …

Matangkan Pilkades Serentak 2026, Kecamatan Ulujami Intensifkan Sosialisasi dan Monev Tahap 1

Alwi Assagaf

24 Jun 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Pemerintah Kecamatan Ulujami bergerak cepat mematangkan persiapan menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Pemalang yang dijadwalkan pada November 2026. Berdasarkan data resmi pemerintah kabupaten, pesta demokrasi tingkat desa ini akan diikuti oleh 173 desa di seluruh wilayah Pemalang. ADVERTISEMENT ​Guna memastikan kesiapan di tingkat akar rumput, Camat Ulujami, Waluyo, bersama jajaran …

Kawal Pilkades Serentak 2026, Camat Se-Kabupaten Pemalang Intensifkan Sosialisasi dan Pengawasan Regulasi

Alwi Assagaf

24 Jun 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Jajaran Camat di Kabupaten Pemalang bergerak cepat mematangkan persiapan menjelang pergelaran Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026 mendatang. ADVERTISEMENT Berdasarkan data resmi dari Pemerintah Kabupaten Pemalang, pesta demokrasi tingkat desa ini akan diikuti oleh sedikitnya 173 desa di seluruh wilayah Pemalang. ​Untuk memastikan kesiapan di tingkat akar …

Kodim Pemalang Serahkan Kendaraan Roda Tiga ke KDKMP

Alwi Assagaf

24 Jun 2026

PEMALANG – Kodim 0711/Pemalang menyerahkan bantuan satu unit kendaraan roda tiga kepada Komunitas Pemuda Kreatif dan Mandiri Pemalang (KDKMP) di Makodim 0711/Pemalang, Jawa Tengah, Rabu (24/6/2026). ADVERTISEMENT Penyerahan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas operasional dan mendukung program pemberdayaan masyarakat di wilayah tersebut. ​Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Edy Wibowo, melalui Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kapten Arm …

Tim PTPD Kecamatan Ulujami Gelar Monev DD dan ADD Tahap I di Desa Kertosari

Alwi Assagaf

24 Jun 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Dalam rangka memastikan transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran di tingkat desa, Tim Pengelola Teknis Penataan Desa (PTPD) Kecamatan Ulujami melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Desa Kertosari pada Rabu (24/6/2026). ADVERTISEMENT ​Kegiatan Monev ini difokuskan pada peninjauan realisasi penggunaan Dana Desa (DD) serta Alokasi Dana Desa (ADD) Tahap I untuk Tahun …

Gotong Royong Pemerintah Bersama Warga Sumbul, Perbaiki Infrastruktur Desa

Clara T S

24 Jun 2026

DAIRI –vokalpublika.comSemangat gotong royong terus tumbuh di Kecamatan Sumbul. Selama dua hari berturut-turut, Senin hingga Selasa (22–23 Juni 2026), masyarakat bersama pemerintah desa dan kecamatan melaksanakan kegiatan Gotong Royong/Jatagena di Desa Sileuh-leuh Parsaoran. ADVERTISEMENT Kegiatan yang merupakan tindak lanjut arahan Bupati Dairi, Vickner Sinaga ini bertujuan menjaga budaya gotong royong sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x