Home » Berita » Eskalasi Politik Memuncak, Eko Patrio dan Uya Kuya Mundur dari DPR Usai Rumah Dijarah Massa

Eskalasi Politik Memuncak, Eko Patrio dan Uya Kuya Mundur dari DPR Usai Rumah Dijarah Massa

Admin 31 Aug 2025 733

Jakarta, vokalpublika.com – Gelombang kemarahan rakyat terhadap perilaku elit politik di Senayan akhirnya menelan korban. Dua politisi selebritas Partai Amanat Nasional (PAN), Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio dan Surya Utama alias Uya Kuya, resmi mengundurkan diri dari kursi legislatif setelah kediaman pribadi mereka di Jakarta diserbu dan dijarah massa, Minggu (31/8/2025).

Advertisement
ADVERTISEMENT

Peristiwa penjarahan yang berlangsung pasca pengumuman kenaikan gaji dan tunjangan DPR ini menjadi simbol puncak eskalasi krisis kepercayaan publik terhadap wakil rakyat. Aksi spontan warga tersebut dipicu oleh video viral Eko dan Uya yang berjoget di Gedung DPR RI, sesaat setelah pengumuman kenaikan fasilitas dewan, di tengah kondisi ekonomi rakyat yang kian terhimpit.

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN segera merespons cepat. Melalui Wakil Ketua Umum Viva Yoga Mauladi, PAN mengumumkan keputusan menonaktifkan keduanya dari Fraksi PAN DPR RI, berlaku mulai 1 September 2025. “Mencermati dinamika dan perkembangan saat ini, DPP PAN memutuskan menonaktifkan Saudaraku Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio) dan Saudaraku Surya Utama (Uya Kuya) sebagai anggota DPR RI dari Fraksi PAN, terhitung sejak Senin, 1 September 2025,” tegas Viva Yoga dalam keterangan resminya, Minggu (31/8).

Baca juga:  Ribuan Peserta Meriahkan Gowes Bersama Peringati Hari Jadi ke-666 Kota Probolinggo

Sebelumnya, kedua artis-politisi itu sudah mencoba meredam amarah publik melalui unggahan video permintaan maaf di media sosial. Eko Patrio, dengan wajah tertunduk didampingi Pasha Ungu, menyampaikan penyesalan.
“Dengan penuh kerendahan hati, saya menyampaikan permohonan maaf sedalam-dalamnya kepada masyarakat atas keresahan yang timbul akibat perbuatan saya,” ujarnya.

Senada, Uya Kuya menyampaikan permintaan maaf yang diwarnai penyesalan mendalam.
“Saya menyampaikan permohonan maaf tulus dari hati saya yang paling dalam untuk seluruh masyarakat Indonesia atas apa yang terjadi beberapa hari terakhir,” kata Uya dalam video di akun Instagram-nya.

Baca juga:  Dari Letter S hingga Panatapan Sitinjo, Langkah Pagi Bupati Dairi Mengurai Macet dan Menata Harapan

Namun, gelombang amarah rakyat tampaknya sudah tak terbendung. Penjarahan di rumah Eko Patrio dan Uya Kuya menjadi titik balik dramatis, menandai bagaimana publik tidak lagi sekadar meluapkan protes di jalan, melainkan langsung mengarah ke ranah pribadi para politisi yang dinilai tidak sensitif terhadap penderitaan rakyat.

Pengamat komunikasi politik Hendri Satrio sebelumnya sudah memperingatkan bahwa jalan terbaik bagi politisi yang pernyataannya memicu gejolak adalah mundur.
“Pilihannya tinggal mundur mendengarkan rakyat, atau bertahan sampai situasinya makin panas dan parah,” ujarnya. Prediksi itu kini terbukti: pengunduran diri Eko dan Uya dipandang sebagai langkah proaktif PAN untuk menyelamatkan wajah partai sekaligus menenangkan badai politik yang tengah membara.

PAN dalam pernyataan resminya juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan penyelesaian masalah kepada pemerintah.
“Kami memohon agar masyarakat sabar dan percaya penuh kepada Presiden RI Prabowo Subianto untuk menangani persoalan ini secara cepat, tepat, dan berpihak kepada rakyat,” lanjut Viva Yoga.

Baca juga:  Nagekeo Menjadi Bagian Dari Sabuk Garam Nasional, Potensi Ekonomi Besar

Meski begitu, publik menilai pengunduran diri ini hanyalah permukaan dari masalah besar: retaknya legitimasi DPR di mata rakyat. Krisis politik yang dipicu oleh ulah segelintir anggota dewan dinilai sebagai kegagalan kolektif lembaga legislatif dalam menjaga wibawa, etika, dan empati.

Kini, sorotan tajam publik tidak hanya tertuju pada dua figur artis-politisi yang tumbang, tetapi juga pada DPR sebagai institusi. Pertanyaan besar mengemuka, sampai kapan wakil rakyat terus abai pada suara rakyat sebelum badai kemarahan benar-benar meluluhlantakkan kredibilitas parlemen?

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
​Optimalkan CFD Ulujami, Kecamatan Ulujami Dorong Integrasi Layanan Samsat Budiman dan Pemberdayaan UMKM BUMDes Parikesit

Alwi Assagaf

13 Jul 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Area Car Free Day (CFD) Kecamatan Ulujami yang berpusat di Sport Center Lapangan Desa Pagergunung dioptimalkan menjadi hub pelayanan publik terpadu pada Minggu (12/7). Langkah strategis ini ditandai dengan hadirnya layanan jemput bola inovatif “Samsat Budiman” yang diinisiasi oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Parikesit Desa Pagergunung guna mendekatkan akses pembayaran pajak …

FRIC Jawa Barat Kritik Keras Pernyataan Soal UKW, Tegaskan Tidak Ada Dasar Hukum Wartawan Tanpa UKW Dipidana

Redaksi

13 Jul 2026

Vokalpublika.com – Bogor – 12 Juli 2026, Pernyataan seorang oknum anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor, dalam kegiatan Safari Jurnalistik V di Aula Desa Kemang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Kamis (9/7/2026), memicu polemik di kalangan insan pers. Ucapan yang menyebut bahwa “Bapak Kades atau Kepala Desa tinggal profiling saja medianya. Apakah medianya sudah terverifikasi …

Hotman Paris Puji Ketegasan Prabowo di Kasus Febrie Adriansyah

Redaksi

12 Jul 2026

Vokalpubika.com – JAKARTA – Pengacara Hotman Paris Hxxutapea memuji pembongkaran kasus 3 korupsi yang sebelumnya ditangani Kortas Tipikor Polri dan Polda Metro Jaya. Hotman menyinggung operasi besar-besaran yang dilakukan Polri tersebut tak mungkin dilakukan jika tak ada restu dari Presiden Prabowo Subianto. ADVERTISEMENT “Pertama-tama, Hotman Paris mengucapkan selamat atas ketegasan Bapak Presiden dalam kasus Jampidsus. …

Paguyuban RT/RW Kota Surabaya Bersama Surabaya Digital City dan Shejek Indonesia Gelar Santunan Anak Yatim Piatu “Meraih Berkah dengan Berbagi”

Redaksi

12 Jul 2026

Vokalpublika.com – SURABAYA – Semangat kepedulian sosial kembali ditunjukkan melalui kegiatan santunan anak yatim piatu bertajuk “Meraih Berkah dengan Berbagi” yang diselenggarakan oleh Paguyuban RT/RW Kota Surabaya bersama Surabaya Digital City dan Shejek Indonesia di Jalan Pasar Babaan, Kecamatan Krembangan, Surabaya, Jawa Timur.(12/7/2026) ADVERTISEMENT Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kebersamaan dan kepedulian terhadap anak-anak yatim …

Di Tengah Seruan Efisiensi, Kades Diminta Bayar Rp3 Juta untuk Ikut Bimtek

Redaksi

12 Jul 2026

Vokalpublika.com – Wajo – 12 Juli 2026, Pemerintah terus mendorong efisiensi anggaran di seluruh instansi. Namun di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, para kepala desa justru dihadapkan pada kewajiban membayar kontribusi sebesar Rp3.000.000 per orang untuk mengikuti Bimbingan Teknis. ADVERTISEMENT Berdasarkan undangan yang beredar, kegiatan Bimtek tersebut akan dilaksanakan pada Jumat 10 hingga Senin 13 Juli …

​Resmikan CFD, Camat Ulujami Targetkan Pertumbuhan UMKM

Alwi Assagaf

12 Jul 2026

Pemalang – Camat Ulujami, Waluyo, secara resmi meluncurkan program Car Free Day (CFD) “Kecamatan Berdaya” di Sport Center Lapangan Desa Pagergunung, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, pada Minggu (12/7/2026). Program ini merupakan bagian dari inisiasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk menciptakan ruang publik yang sehat dan produktif. ADVERTISEMENT ​Peluncuran CFD ini disinergikan dengan kegiatan senam sehat …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x