Home » Berita » Parah! Proyek Rekontruksi Ruas Jalan Kabupaten Diduga Pakai Batu Bekas Bongkaran, Aktivis Pemalang : Proyek Nilai Kecil Saja Kok Dicolong

Parah! Proyek Rekontruksi Ruas Jalan Kabupaten Diduga Pakai Batu Bekas Bongkaran, Aktivis Pemalang : Proyek Nilai Kecil Saja Kok Dicolong

Admin 20 Jul 2025 474

Pemalang, Jawa Tengah, Vokalpiblika.com- Telah muncul dugaan bahwa proyek rekonstruksi ruas jalan kabupaten di Pemalang, Jawa Tengah menggunakan batu bekas bongkaran. Dugaan ini muncul karena adanya temuan material batu bekas di lokasi proyek, serta adanya laporan dari warga sekitar.

Dalam pantauan awak media, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang dalam hal ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) tengah melaksanakan proyek pembangunan rekontruksi ruas jalan di Kelurahan Paduraksa, Kecamatan Pemalang (Jalan Cempedak) terdentifikasi potensi pelanggaran dan KKN, karena diduga dalam proses pengerjaanya menggunakan batu bekas bongkaran.

Terpampang jelas dalam papan informasi di lokasi, bahwa proyek tersebut dikerjakan oleh rekanan yakni, Cv Atom Semesta. Proyek tersebut memiliki nomor kontrak dan tanggal SPK: 027.3./02.BM.146.K./PUTR/2025 Tanggal 14 Juli 2025. Dengan nilai kontrak Rp. 199.758.096,39,-. Sumber Anggaran APBD Kabupaten Pemalang tahun 2025.

Proyek rekonstruksi ruas jalan kabupaten di ruas jalan Cempedak, Kelurahan Paduraksa mendapat reaksi keras dari aktivis sosial lantaran ditemui adanya dugaan pelanggaran menggunakan batu bekas bongkaran dalam pelaksanaanya.

Kepada awak media, Suripto aktivis yang juga warga setempat mencurigai adanya kecurangan dan unsur Korupsi (KKN) yang dilakukan oleh rekanan atau pemborong, bahkan ia mendesak kepada pemerintah daerah dalam hal ini, Bupati Pemalang dan wakilnya untuk mengambil sikap tegas kepada kontraktor nakal ketika menggarap suatu proyek dengan anggaran pemerintah.

Baca juga:  Satreskrim Polres Tomohon Ungkap Praktik Penimbunan BBM Solar Bersubsidi di Desa Leilem

Menurut aktivis kawakan tesebut, penggunaan batu bekas dalam pelaksanaan proyek rekontruksi ruas jalan kabupaten dapat melanggar standar kualitas dan spesifikasi teknis yang ditetapkan untuk proyek jalan.

“Temuan kami dilapangan, ini jelas bukan material dari sini, karena proyek ini baru akan dibangun, tidak ada pembongkaran sebelumnya. Batu-batu yang digunakan ini bekas, entah didatangkan dari mana. Memang ada sebagian batu belah yang baru. Jelas kondosi seperti ini sangat mencederai harapan masyarakat terhadap kualitas pembangunan di Pemalang,” kata Suripto dengan sedikit menggumam saat wawancara dilokasi proyek, Minggu, 20 Juli 2025.

Ia berharap ada ketegasan dari pemangku kebijakan, dalam hal ini Bupati Pemalang dan wakilnya. Aktivis kawakan tersebut juga menganggap tindakan seperti ini merugikan masyarakat dan menunjukkan lemahnya pengawasan dari pihak terkait, baik konsultan proyek maupun Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pemalang.

Baca juga:  Petani di Lampung Diterkam Harimau Saat Mengendarai Motor

“Kalau pengawasan tegas, pasti tidak akan ada kejadian seperti ini. Kami ingin pembangunan yang baik, bukan sekadar formalitas. Setelah pilkada selesai, masyarakat berharap adanya perbaikan nyata, bukan justru praktik seperti ini yang mencoreng kepercayaan publik,” ujarnya.

Suripto juga mengkritisi rekanan kerja atau kontraktor yang menurutnya bermain-main dalam pelaksanaan proyek, dengan maksud untuk meraih keuntungan tanpa memperhatikan kualitas pekerjaan.

Ia meminta kepada pemimpin daerah pemalang untuk bersikap tegas, tidak hanya saat tampil di media, tetapi juga dalam pengawasan nyata di lapangan.

Lanjut kata Ripto, kami tidak menolak pembangunan. Tapi tolong, kalau memang ada pekerjaan proyek di wilayah kami, lakukanlah dengan benar. Jangan pakai material bekas, apalagi yang asal usulnya tidak jelas. Ini menyangkut keselamatan dan kualitas jangka panjang.

“Bupati dan wakilnya harus tegas, tapi jangan hanya tegas di media. Pastikan semua proses pembangunan berjalan tepat dan maksimal, bila perlu tak usah pakai kontraktor dan pemborong yang suka nyolong spek. Dengan begitu pembangunan akan maksimal,” ucap Ripto.

Baca juga:  Musnahkan 50 Senpi Rakitan Hasil Operasi Sikat Krakatau Polda Lampung 2025

Ia juga mengajak insan media dan masyarakat luas untuk ikut mengawal pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Pemalang agar sesuai harapan bersama.

“Hanya dengan sinergi antara masyarakat, media, dan pemerintah, praktik-praktik semacam ini dapat ditekan,” pungkasnya.

Terpisah saat dihubungi melalui pesan singkat, Tri Joko Asmoro Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Pemalang mengarahkan agar awak media menghubungi ke tim teknis atau Kapala Bidang Bina Marga.

“Monggo ke tim teknis atau ke Kabid Bina Marga, mas,” jawanya singkat.

Sementara, Teguh M selaku tim teknis atau staf Bina Marga ketika di hubungi awak media, pihaknya mengatakan akan segera ke lokasi proyek guna menindaklanjuti aduan masyarakat.

“Besok kita cek ke lapangan pak. Kalau memang tidak sesuai kita instruksikan segera di bongkar. Terima kasih informasinya, kalau urusan teknis Insya Alloh saya bisa jawab semampu saya,” balas Teguh. (AL)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Ada Apa di Ampelgading? Satpol PP Pemalang Tertibkan Warung Remang-remang

Alwi Assagaf

14 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Aktivitas sejumlah warung remang-remang yang diduga beroperasi di balik bangunan liar di wilayah Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang, menjadi sasaran patroli Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemalang. Selasa malam (14/1/2026). Penertiban dilakukan sebagai bagian dari penegakan Peraturan Daerah (Perda) serta upaya menjaga ketenteraman dan ketertiban umum. Langkah tersebut menandai keseriusan Satpol PP, …

Sejumlah Sekolah Penerima Manfaat Program MBG di Pemalang Keluhkan Hidangan Dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Tidak Layak

Alwi Assagaf

14 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com –Keluhan wali murid dan siswa tentang menu Makan Bergizi Gratis (MBG) muncul karena kualitas makanan yang tidak layak, seperti menu yang terlalu sederhana (hanya nasi putih, olahan tempe goreng tepung, bakso, buah klengkeng sebanyak tiga buah dan potongan wortel). Sehingga dinilai oleh sejumlah walimurid, menu tersebut belum memenuhi standar gizi seimbang dan tujuan …

Praktik Terselubung Jual Beli LKS Untuk Siswa Sekolah Dasar di Pemalang Kembali Mencuat: Menimbulkan Konflik Kepentingan!

Alwi Assagaf

13 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Sejumlah siswa SDN 02 Suru Wanarata, Pemalang, menerima selebaran mengenai buku Lembar Kerja Siswa (LKS) atau Buku Pendamping yang ditawarkan dari pihak luar. Setiap buku dijual Rp 10.000 per judul, dengan total 9 buku, sehingga jika dibeli semua mencapai Rp 90.000 per siswa. Penawaran ini menimbulkan pertanyaan mengenai kebijakan sekolah dan kelengkapan …

PAC Hanura Nongsa Salurkan Bantuan Al-Qur’an dan Yasin di Masjid Jabal Nur

Redaksi

13 Jan 2026

Batam, vokalpublika.com– Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kecamatan Nongsa, Kota Batam, menggelar kegiatan sosial keagamaan bagi umat Muslim di wilayah Kelurahan Batu Besar, RW 23, pada Selasa (13/1/2026). Kegiatan tersebut diwujudkan melalui penyerahan bantuan berupa buku ayat suci Al-Qur’an, buku Yasin, dan buku Iqro yang dipusatkan di Masjid Jabal Nur Rohanelman, …

Kampanye Kreatif Oleh Babinsa Koramil Comal Kodim Pemalang: Sosialisasi Penerimaan CABA CATA PK Gel. I TA 2026 di SMK Nusantara

Alwi Assagaf

13 Jan 2026

Pemalang – Dalam rangka memberikan sosialisasi serta menumbuhkan minat generasi muda untuk mengabdi kepada bangsa dan negara melalui Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD), Babinsa Koramil 04/Comal Kodim 0711/Pemalang melaksanakan kampanye kreatif penerimaan Calon Bintara (CABA) dan Calon Tamtama Prajurit Karier (CATA PK) Gelombang I Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di SMK Nusantara …

Mengejutkan! Pohon Besar di Jalan KH. Ahmad Dahlan Tumbang Pada Malam Hari, Minim Penerangan

Alwi Assagaf

13 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Sebuah pohon beserta ranting terlihat tumbang dan berada di area tengah Jalan KH Ahmad Dahlan, Kabupaten Pemalang, pada malam hari. Senin (12/1/2026). Informasi mengenai peristiwa tersebut diketahui dari unggahan foto salah satu pengguna media sosial yang beredar di ruang digital. Dalam foto yang diunggah, tampak batang dan ranting pohon berada di badan …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x