Home » Berita » Musyawarah Daerah IV KNPI Kepri: Konsolidasi Pemuda Menuju Indonesia Emas 2045

Musyawarah Daerah IV KNPI Kepri: Konsolidasi Pemuda Menuju Indonesia Emas 2045

Redaksi 13 Jul 2025 158

Batam, Vokalpublika.com – Di tengah tantangan zaman dan turbulensi politik yang kerap membuat pemuda terjebak sebagai penonton, Musyawarah Daerah (Musda) IV DPD KNPI Provinsi Kepulauan Riau menghadirkan satu pesan penting: pemuda bukan figuran sejarah. Mereka adalah aktor perubahan.

Digelar pada Minggu (13/7) di Ballroom Kings Hotel, Batam, forum ini tak hanya menjadi arena konsolidasi organisasi kepemudaan (OKP), tetapi juga panggung pengujian sejauh mana pemuda Kepri siap menyambut mimpi besar: Indonesia Emas 2045.

“Regenerasi Itu Komitmen, Bukan Slogan”

Dewi Socowati, Ketua DPD KNPI Kepri demisioner, menyampaikan pidato pamit yang mencuri perhatian. Bukan karena drama, melainkan ketegasan sikap.

“Kepemimpinan bukan warisan. Saya ingin tinggalkan organisasi yang sehat dan progresif,” ucapnya tegas, seolah menohok wacana politis yang mencoba memonopoli masa depan pemuda.

Tepuk tangan pun mengalir. Di tengah praktik oligarki yang kerap menyusup ke tubuh organisasi, pernyataan Dewi adalah bentuk perlawanan simbolik: bahwa tongkat estafet tak boleh diserahkan karena garis darah, tapi karena kapasitas dan niat membangun.

Baca juga:  Pencabutan SK Slamet Efendi Sebagai Dirut Perumda Air Minum Tirta Mulia Pemalang Dinilai Cacat Hukum

Haris Pertama: Pemuda Kepri Tak Bisa Dibungkam

Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pertama, hadir dan menyiram bara semangat yang selama ini hanya membara di ruang-ruang kecil. Ia mengingatkan soal dinamika KNPI Kepri yang sempat diwarnai tekanan dan intimidasi pasca Musda III.

“Mereka pelaku sejarah, bukan figuran,” tegasnya. Kalimat ini bukan basa-basi. Di era ketika banyak pemuda dikomodifikasi untuk kepentingan elit, Haris menyampaikan pesan keras: pemuda harus merdeka dari bayang-bayang patronase politik.

Pemuda Harus Kritis, Tapi Juga Solutif

Baca juga:  Golkar Luwu Rayakan HUT ke-61 dengan Aksi Sosial: Dari Sembako Gratis hingga Santunan Anak Yatim

Wakil dari Pemkot Batam, Kadispora Zulkarnain, memberi pesan berimbang. Kritik, katanya, perlu dibarengi dengan solusi.

“Jadilah pelopor, bukan pengekor,” serunya. Kata-kata yang terdengar sederhana, tapi sulit diwujudkan ketika ruang partisipasi pemuda lebih sering disumbat ketimbang dibuka.

Diky Wijaya, Kepala Disnakertrans Kepri, menyoroti kesiapan pemuda menghadapi era digital dan transformasi industri. Ia percaya, mimpi Indonesia Emas 2045 bukan retorika, tapi soal kesiapan dari daerah.

“Pemuda harus melek teknologi dan berani kolaborasi. Dari Kepri, kita bisa mulai,” katanya.

Siapa Pewaris Tongkat Estafet ?

Musda ini bukan akhir, tapi awal. Agenda utama berupa pemilihan ketua baru dan penataan organisasi jadi penentu arah baru KNPI Kepri. Siapapun yang terpilih akan memikul beban sejarah: membawa pemuda Kepri sebagai garda depan, bukan hanya penonton dalam panggung pembangunan.

Baca juga:  Luhut soal Pertumbuhan Ekonomi Cuma 4,87%: Nggak Perlu Khawatir

Pertanyaannya kini: akankah regenerasi berjalan tulus? Ataukah masih ada yang mencoba mengatur arah KNPI demi kepentingan yang tak pernah muda?

Satu hal pasti: Indonesia Emas 2045 tak butuh generasi yang sekadar mewarisi jabatan. Ia butuh pemuda yang berani menggugat keadaan dan menulis sejarahnya sendiri.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
​Gotong Royong Kodim Pemalang dan Masyarakat Bangun Jembatan Penghubung Belik-Randudongkal

Alwi Assagaf

27 Apr 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Personel Kodim 0711/Pemalang melalui Koramil 11/Belik bersama warga Desa Sikasur melaksanakan gotong royong pembangunan Jembatan Garuda di atas Sungai Dauan, Senin (27/4/2026). Infrastruktur ini dibangun untuk menghubungkan Desa Sikasur (Kecamatan Belik) dengan Desa Karangmoncol (Kecamatan Randudongkal). Jembatan dengan dimensi panjang 50 meter dan lebar 1,2 meter tersebut saat ini memasuki tahap pengerjaan …

Ketum GHLHI Soroti Menteri Lingkungan Hidup Baru, Desak Penegakan Hukum Tegas di Tengah Krisis Lingkungan Nasional

Redaksi

27 Apr 2026

Jakarta, vokalpublika.com – Ketua Umum DPP Gugus Hukum Lingkungan Hidup Indonesia (GHLHI), Bakti Lubis, menyoroti penunjukan Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup, dengan menekankan pentingnya langkah tegas dalam penegakan hukum terhadap pelanggaran lingkungan. Dalam keterangannya, Bakti Lubis menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan besar agar kepemimpinan baru di sektor lingkungan hidup mampu menghadirkan perubahan nyata di …

Mengungkap Tabir Proyek Rp25 Miliar di Pesisir Barat: Dugaan Penyimpangan hingga Minim Pengawasan, Mutu Pendidikan Terancam

Redaksi

27 Apr 2026

Pesisir Barat, Vokalpublik.com – Proyek Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) untuk renovasi dan rehabilitasi madrasah di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, dengan nilai mencapai Rp25,48 miliar, kini menjadi sorotan serius. Program yang digulirkan pemerintah pusat melalui kolaborasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Kementerian Agama Republik Indonesia untuk Tahun Anggaran 2025–2026 itu diduga menyisakan sejumlah …

Iuran Sampah Dipertanyakan Respons Desa Kaduagung Belum Menyeluruh

Redaksi

27 Apr 2026

Kuningan, vokalpublika.com— Polemik pengelolaan sampah di Desa Kaduagung, Kecamatan Karangkancana, Kabupaten Kuningan, masih menyisakan tanda tanya. Selain dugaan praktik pembakaran sampah secara terbuka, transparansi penggunaan iuran kebersihan sebesar Rp10 ribu per rumah tangga juga menjadi sorotan. Permasalahan ini mencuat setelah awak media menerima keluhan warga terkait masih berlangsungnya pembakaran sampah di lingkungan desa, meski masyarakat …

​Pegiringan Berbenah: Inilah Misi Strategis Widiyana Aji Setiantoko, Transparansi Untuk Desa Sejahtera

Alwi Assagaf

27 Apr 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Mengusung semangat perubahan dengan jargon “Pegiringan Berbenah”, Widiyana Aji Setiantoko, S.Pd., secara resmi memaparkan visi dan misinya untuk membangun Desa Pegiringan menjadi wilayah yang lebih maju dan mandiri. ​Dalam keterangannya, Widiyana menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat. Visi utamanya adalah mewujudkan Desa Pegiringan yang Maju, Mandiri, Religius, dan Sejahtera Bersama.​Untuk …

110 Ekor Sapi Dikirim ke Banjarmasin, Total Permintaan Hewan K urban Capai Ribuan

Redaksi

27 Apr 2026

NAGEKEO , vokalpublika.com– Menjelang perayaan Idul Adha, permintaan terhadap hewan kurban khususnya sapi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya di Pulau Flores, mengalami peningkatan yang cukup signifikan tahun ini. Berdasarkan data yang dihimpun, total permintaan yang masuk mencapai angka sekitar 6.000 ekor sapi. Namun, hingga saat ini realisasi pengiriman atau ketersediaan yang sudah terdistribusi …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x