Home » Berita » Bandara Hang Nadim, Pintu Udara Batam Menuju Dunia

Bandara Hang Nadim, Pintu Udara Batam Menuju Dunia

Redaksi 09 Jul 2025 174

Batam, Vokalpublika.com – Tahun 1979 menjadi babak penting dalam sejarah Batam. Di sebuah landasan sederhana di Batubesar, pesawat Merpati Nusantara Airlines mendarat dengan mulus. Di dalamnya, salah satu penumpang, Drs. Hari Soekoraharjo, pegawai Otorita Batam, menjejakkan kaki bersama rombongan di tanah yang kelak menjadi gerbang udara utama Indonesia bagian barat. Foto mereka di depan pesawat menjadi saksi bisu awal mula mimpi besar yang sedang dirintis: Bandara Hang Nadim.

Pembangunan Hang Nadim bukan muncul dari ruang hampa. Di baliknya ada visi jangka panjang dan keberanian untuk bermimpi besar. Gagasan awal digulirkan oleh Ibnu Sutowo, yang kala itu menjadi motor utama pengembangan Batam lewat Otorita Batam. Proyek ini lalu diperdalam oleh Soedjatmiko, Kepala Balai Pelaksana Otorita Batam, yang semula merencanakan lokasi di Batuaji. Namun, demi menjaga keselamatan navigasi udara Changi Airport di Singapura, pilihan lokasi berpindah ke Batubesar.

Baca juga:  Wisata Air Kebanggaan Pemalang Waterpark Widuri Tak Terawat Alias Terbengkalai, Kini Jadi Kolam Pemancingan Warga

Namun, jalan panjang ini tak selalu mulus. Krisis minyak global di awal 1980-an membuat Pertamina, penyokong utama proyek-proyek Batam, menarik rem darurat. Banyak rencana, termasuk bandara ini, terhenti di tengah jalan.

Harapan kembali menyala saat JB Sumarlin menakhodai Otorita Batam. Ia bersama Soedjatmiko kembali menghidupkan mesin pembangunan. Tongkat estafet kemudian diserahkan ke sosok visioner: BJ Habibie. Di tangan beliau, mimpi tentang bandara berkelas dunia di Batam menjadi agenda prioritas.

Baca juga:  Anies Baswedan Sampaikan Pesan Haru Tom Lembong: “Tuhan Bekerja dengan Cara Tak Terduga”

Perlahan namun pasti, Hang Nadim tumbuh. Di awal dekade 1980-an, jalur penerbangan Batam–Palembang dan Batam–Jakarta resmi dibuka. Ini menjadi pintu awal yang membuka Batam pada konektivitas nasional.

Kini, Bandara Internasional Hang Nadim tak lagi sekadar mimpi. Dengan landasan pacu sepanjang 4.025 meter — terpanjang di Indonesia, bandara ini bisa melayani pesawat berbadan lebar seperti Boeing 747 hingga Antonov AN-124, salah satu pesawat kargo terbesar dunia.

Terminal penumpangnya kini seluas 27.066 meter persegi, dengan rencana ekspansi hingga 80.000 meter persegi. Hampir seluruh maskapai nasional beroperasi di sini, melayani rute-rute domestik strategis, sekaligus jalur internasional ke Malaysia, Thailand, Korea Selatan, Vietnam, dan Tiongkok.

Baca juga:  BUPATI OKU SELATAN SAMPAIKAN JAWABAN ATAS PANDANGAN UMUM FRAKSI DPRD

Bandara yang dulu hanya landasan sepi di Batubesar itu, kini menjelma menjadi penghubung penting antara Indonesia dan dunia. Di langit Batam, mimpi besar itu kini benar-benar mengangkasa.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Momentum Baru ! Zulpansah Hasibuan Ditetapkan Jadi Ketua PAC GRIB Jaya Lubuk Baja

Redaksi

28 Apr 2026

BATAM, vokalpublika.com– Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GRIB Jaya resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengukuhan kepada Pengurus Anak Cabang (PAC) GRIB Jaya wilayah Lubuk Baja. Acara ini menjadi momentum penting dalam memperkokoh struktur organisasi serta menyatukan visi dan misi di tingkat ranting. Penyerahan SK tersebut dilaksanakan pada hari ini, Selasa (28/04/2026). Dalam kesempatannya, jajaran pengurus DPC …

Imam Hanafi Pimpin Konsolidasi Dakwah Lampung, Lampung Utara Jadi Wilayah Strategis

Redaksi

28 Apr 2026

Lampung Utara, vokalpublika.com– Gerakan dakwah di Provinsi Lampung memasuki babak baru pasca pelantikan pengurus Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia kabupaten/kota se-Lampung masa khidmat 2026–2030. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Pusiban, Sabtu (25/4/2026), menjadi momentum penting dalam memperkuat arah dan sinergi dakwah di tingkat daerah.Dalam agenda tersebut, Imam Hanafi resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Da’wah Kabupaten Lampung …

Meresahkan! Tempat Hiburan Malam Diduga Milik Oknum Aparat di Sifalaete Tabaloho Beroperasi Hingga Pagi

Redaksi

28 Apr 2026

Gunungsitoli, vokalpublika.com- Aktivitas tempat hiburan malam di Desa Sifalaete Tabaloho, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, menuai keresahan serius dari masyarakat sekitar.Lokasi yang berada di Dusun II tersebut disebut-sebut beroperasi tanpa batas waktu. Musik keras terdengar hingga dini hari, bahkan kerap berlangsung sampai pagi, mengganggu ketenangan warga yang tinggal di sekitar area tersebut.Padahal, berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 …

Polrestabes Surabaya Siapkan 22 Titik Kanalisasi Untuk Pelayanan

Redaksi

28 Apr 2026

SURABAYA, vokalpublika.com- Menjelang momentum Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 Polrestabes Surabaya merancang strategi rekayasa lalu lintas berbasis kanalisasi di 22 titik krusial, terutama di persimpangan padat dan lokasi putar balik (U-turn). Langkah ini demi kelancaran, keamanan dan kenyamanan masyarakat pada momen peringatan May Day ‘26 Dngan pendekatan dan pelayanan pengamanan yang lebih sistematis …

Skandal Pungli Lapas Blitar Meledak: Napi Korupsi Diperas Ratusan Juta, AMI Ultimatum Copot Kalapas

Redaksi

28 Apr 2026

Blitar, vokalpublika.com- Dugaan praktik pungutan liar (pungli) di Lapas Kelas IIB Blitar memicu kegaduhan serius. Narapidana kasus korupsi diduga menjadi korban pemerasan dengan nominal fantastis, berkisar antara Rp60 juta hingga Rp100 juta, demi mendapatkan fasilitas kamar “istimewa” di dalam penjara. Informasi yang dihimpun menyebutkan dua warga binaan berinisial GA dan IK menjadi korban. Uang diduga …

​OPINI: Menyoal Moralitas “Penumpang Gelap” di Balik Karya Jurnalistik

Alwi Assagaf

28 Apr 2026

Oleh: Aliansi Wartawan Pantura Bersatu (AWPB) ​Sebuah karya jurnalistik lahir dari proses yang panjang dan berisiko. Mulai dari menampung laporan masyarakat, melakukan investigasi lapangan, hingga verifikasi data demi mengungkap kebenaran dan menyelamatkan uang negara. Namun, ironi besar kini tengah melanda profesi kita. ​Fakta di lapangan menunjukkan fenomena miris: munculnya oknum-oknum yang mengaku sebagai rekan seprofesi, …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x