Home » Berita » Berdiri dan Beroperasi di Tanah Batu Merah, Warga Mengaku Hanya Jadi Penonton: Pemuda Turun Tangan Desak Perusahaan Evaluasi Rekrutmen Tenaga Kerja Lokal

Berdiri dan Beroperasi di Tanah Batu Merah, Warga Mengaku Hanya Jadi Penonton: Pemuda Turun Tangan Desak Perusahaan Evaluasi Rekrutmen Tenaga Kerja Lokal

Redaksi 05 Jun 2026 133



‎Batam, vokalpublika.com Kesabaran pemuda dan warga Kelurahan Batu Merah, Kecamatan Batu Ampar, tampaknya telah mencapai batas. Merasa berulang kali diabaikan dalam persoalan rekrutmen tenaga kerja oleh salah satu perusahaan yang beroperasi di wilayah mereka, masyarakat akhirnya turun langsung menyampaikan sikap dan tuntutan secara terbuka. Jumat (5/6/2026).

‎Aksi tersebut bukan sekadar bentuk protes biasa. Di baliknya tersimpan kekecewaan yang telah lama mengendap akibat munculnya anggapan bahwa perusahaan yang berdiri dan beroperasi di lingkungan mereka justru belum memberikan ruang yang cukup bagi warga sekitar untuk mendapatkan kesempatan bekerja.

‎Ironisnya, di tengah tingginya angka pencari kerja dan kebutuhan ekonomi masyarakat, warga mengaku masih sering melihat tenaga kerja dari luar wilayah lebih mudah masuk dibandingkan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan perusahaan.

‎”Kami tidak menolak siapa pun untuk bekerja. Tapi jangan sampai warga yang setiap hari melihat aktivitas perusahaan dari depan rumahnya sendiri justru menjadi penonton di kampungnya sendiri,” ujar salah seorang warga yang ikut menyampaikan aspirasi.

‎Menurut pemuda setempat, persoalan ini bukan pertama kali muncul. Keluhan mengenai rekrutmen tenaga kerja disebut telah beberapa kali disampaikan dalam berbagai kesempatan. Namun hingga kini, masyarakat menilai belum ada langkah nyata yang mampu menjawab keresahan tersebut.

‎Kondisi itu memunculkan pertanyaan yang semakin kuat di tengah masyarakat. Sejauh mana perusahaan benar-benar memiliki komitmen terhadap lingkungan sosial tempat mereka beroperasi? Dan apakah keberadaan perusahaan telah memberikan manfaat yang dirasakan secara langsung oleh warga sekitar?

‎Warga menilai perusahaan tidak cukup hanya berbicara mengenai investasi, pertumbuhan usaha, dan produktivitas. Di mata masyarakat, keberhasilan sebuah perusahaan juga diukur dari seberapa besar kepeduliannya terhadap lingkungan yang menopang aktivitas bisnisnya.

‎Dalam pernyataan sikap yang disampaikan kepada aparat keamanan, pemerintah kelurahan, LPM, forum masyarakat, serta pihak terkait lainnya, pemuda dan warga Batu Merah menuntut agar perusahaan segera melakukan evaluasi terhadap kebijakan rekrutmen tenaga kerja yang selama ini dijalankan.

‎Mereka meminta agar warga tempatan yang telah mengikuti proses pendaftaran dan pelatihan yang diselenggarakan perusahaan tidak hanya dijadikan pelengkap administrasi, tetapi benar-benar diberikan kesempatan bekerja secara nyata.

‎Selain itu, masyarakat juga mendesak agar pihak manajemen tidak menutup diri dari lingkungan sekitar. Selama ini, warga menilai komunikasi antara perusahaan dengan tokoh masyarakat, RT/RW, organisasi kepemudaan, maupun pemerintah setempat masih jauh dari harapan.

‎”Kami tidak sedang meminta belas kasihan. Kami hanya meminta keadilan. Jangan sampai perusahaan berdiri megah di wilayah kami, tetapi masyarakat sekitar justru tidak merasakan manfaat yang seharusnya mereka peroleh,” tegas salah seorang tokoh pemuda.

‎Fenomena ketimpangan kesempatan kerja antara perusahaan dan masyarakat sekitar memang bukan persoalan baru di Kota Batam. Namun ketika keluhan yang sama terus berulang tanpa solusi yang jelas, hal tersebut berpotensi menimbulkan ketidakpercayaan publik terhadap komitmen sosial perusahaan.

‎Di tengah derasnya arus investasi yang masuk ke Batam, masyarakat berharap perusahaan-perusahaan yang beroperasi tidak hanya mengejar keuntungan semata, tetapi juga menjalankan tanggung jawab sosial secara nyata. Sebab bagi warga Batu Merah, lapangan pekerjaan bukan sekadar angka statistik, melainkan soal dapur keluarga yang harus tetap mengepul setiap hari.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Baca juga:  Bulutangkis Kapolri Cup 2026 Siap Digelar, Libatkan Atlet Muda hingga Penyandang Disabilitas

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Peringati HUT ke-81 PMI, Pemerintah Kecamatan Pemalang Ajak Masyarakat Perkuat Semangat Kemanusiaan

Alwi Assagaf

17 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Pemalang menyampaikan ucapan selamat atas peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI). Apresiasi tersebut disampaikannya melalui unggahan resmi media sosial Kecamatan Pemalang sebagai bentuk dukungan atas komitmen kemanusiaan yang terus dijalankan oleh PMI. ADVERTISEMENT ​Dalam keterangan resminya, Pemcam Pemalang menilai keberadaan PMI selama 81 tahun telah …

Aris Ismail Hadiri Rapat Persiapan Muscam DPD Golkar Pemalang untuk Perkuat Konsolidasi

Alwi Assagaf

17 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang dari Fraksi Partai Golkar, Aris Ismail, menghadiri Rapat Persiapan Musyawarah Kecamatan (Muscam) DPD Partai Golkar Kabupaten Pemalang di kantor DPD setempat, Kamis (17/9/2026). ADVERTISEMENT ​Rapat tersebut digelar untuk memastikan seluruh rangkaian Muscam berjalan tertib, solid, dan sesuai dengan ketentuan organisasi. Kehadiran Aris Ismail menjadi bagian dari penguatan …

Proyek Revitalisasi SDN dan Puskesmas Pemalang Disorot: API Desak Transparansi Anggaran dan Limbah

Alwi Assagaf

17 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Pelaksanaan proyek revitalisasi sejumlah Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan Puskesmas di Kabupaten Pemalang memicu kritik publik. Aliansi Pemalang Independen (API) mendesak transparansi penggunaan anggaran serta akuntabilitas pengelolaan limbah konstruksi agar tidak merugikan keuangan daerah dan merusak lingkungan. ADVERTISEMENT ​Minimalnya informasi publik dalam proyek revitalisasi tersebut dinilai berpotensi menyembunyikan pelanggaran regulasi di lapangan. …

Pilkades Serentak 2026: Camat Ulujami Tegaskan Pantarlih Wajib Pendataan Door-to-Door

Alwi Assagaf

17 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Camat Ulujami, Waluyo, S.STP., M.P., menginstruksikan seluruh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) untuk turun langsung dari rumah ke rumah (door-to-door) dalam proses pemutakhiran data warga. Langkah ini dinilai vital untuk menjamin kevalidan data sekaligus melindungi hak pilih masyarakat pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026. ADVERTISEMENT ​Instruksi tersebut disampaikan Camat Waluyo saat …

Kawal Proses Demokrasi Tingkat Desa, Camat Ulujami Hadiri Musdes Penetapan Peserta Pilkades PAW Desa Blendung

Alwi Assagaf

17 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Pemerintah Kecamatan Ulujami mengawal ketat persiapan Pemilihan Kepala Desa Antarwaktu (Pilkades PAW) Desa Blendung. Camat Ulujami, Waluyo, S.STP., M.P., hadir langsung dalam Musyawarah Desa (Musdes) Penetapan Peserta yang digelar di aula kantor desa setempat, Kamis (17/9). ADVERTISEMENT ​Agenda utama musyawarah ini berfokus pada penyepakatan serta penetapan jumlah keterwakilan warga yang berhak menyalurkan …

Serikat Pelaut LPS Kecewa terhadap Draft RUU Ketenagakerjaan, Soroti Pasal Pekerja Migran

Alwi Assagaf

16 Sep 2026

Pemalang— Serikat Pelaut Laskar Patih Sampun (LPS) menyampaikan kekecewaannya terhadap draft Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan yang diusulkan oleh Koalisi Buruh kepada DPR RI. Setelah mencermati draft hasil harmonisasi yang disampaikan dalam proses pembahasan di DPR RI, LPS menilai masih terdapat sejumlah ketentuan yang perlu diperbaiki agar regulasi ketenagakerjaan benar-benar memberikan kepastian dan perlindungan terhadap pekerja, …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x