Home » Uncategorized » Karantina Kepri Tegas Bantah Hoaks 2 Ton Durian Ilegal, Fakta Hanya 944,41 Kg

Karantina Kepri Tegas Bantah Hoaks 2 Ton Durian Ilegal, Fakta Hanya 944,41 Kg

Redaksi 26 Jan 2026 137

Batam, vokalpublika.com– Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kepulauan Riau (Karantina Kepri) menegaskan bahwa informasi yang menyebut pemasukan 2 ton durian ilegal asal Singapura di Pelabuhan Beton Sekupang adalah tidak benar dan menyesatkan.
Melalui Tim Penegakan Hukum (Gakkum), Karantina Kepri hanya melakukan tindakan penolakan terhadap 944,41 kilogram durian ilegal, bukan 2 ton sebagaimana narasi yang beredar di media sosial dan sejumlah video viral.
Penolakan tersebut dilakukan pada Rabu subuh, 14 Januari 2026, setelah durian asal Singapura itu tidak dilengkapi dokumen karantina yang sah dan tidak dapat dipenuhi pemiliknya dalam batas waktu yang ditentukan.
Kepala Karantina Kepri, Hasim, menjelaskan bahwa seluruh proses telah dilakukan sesuai peraturan perundang-undangan, khususnya UU Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan.
“Media pembawa telah kami lakukan penahanan, dan pemilik diberikan waktu tiga hari untuk melengkapi dokumen karantina dari negara asal. Karena tidak dapat dipenuhi, maka dilakukan tindakan penolakan,” ujar Hasim.
Hasim menegaskan, tindakan tersebut merujuk Pasal 44 ayat (3) terkait masa penahanan dan Pasal 45 ayat (3a) yang mengatur pengeluaran barang dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Total durian yang ditolak sebanyak 944,41 kilogram, dikemas dalam 32 boks styrofoam, dan dikembalikan ke Singapura menggunakan KM Batam Indah 8,” jelasnya.
Ia menambahkan, setiap pemasukan tumbuhan dan produk turunannya wajib dilengkapi Phytosanitary Certificate (PC) dari negara asal. Selain itu, karena durian termasuk Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT), maka juga harus disertai Certificate of Analysis (CoA) dan Prior Notice (PN).
Hasim mengingatkan, pemasukan buah tanpa dokumen resmi berpotensi membawa Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) yang dapat mengancam pertanian lokal.
“Di Kepri, seperti Tanjung Batu dan Bintan, durian adalah sumber penghidupan petani. Penyakit tanaman bisa menyebar cepat dan merugikan mereka. Mari kita hargai jerih payah petani lokal,” tegasnya.
Sementara itu, Wasis Prihartono, Ketua Tim Penegakan Hukum Karantina Kepri, secara tegas membantah tuduhan adanya 2 ton durian dan klaim yang menyebut pihaknya melakukan praktik “86”.
“Itu tidak benar. Dari hasil pemeriksaan setelah tiga hari penahanan, total durian hanya 944 kilogram, dikemas dalam 32 styrofoam di dua pallet besar,” kata Wasis.
Ia menjelaskan, durian tersebut masuk pada 8 Januari 2026 dan telah dikembalikan ke Singapura pada 14 Januari 2026. Seluruh proses didukung data, foto, dan video resmi yang terdokumentasi oleh tim.
“Informasi yang menyebut 2 ton itu hoaks dan menyesatkan. Bahkan kami dituduh ‘86’, itu sudah masuk pencemaran nama baik,” tegasnya.
Wasis juga menunjukkan bukti visual proses pemeriksaan dan penolakan kepada redaksi sebagai bentuk transparansi dan klarifikasi publik.
Dengan penegasan ini, Karantina Kepri meminta masyarakat agar tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum diverifikasi, serta mendukung upaya perlindungan pertanian dan petani lokal dari ancaman produk ilegal.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Sambungan Pipa Air Baku Dairi Tahap II Siap Layani Ribuan Rumah

Clara T S

07 May 2026

DAIRI //vokalpublika.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi terus mendorong peningkatan layanan air bersih bagi masyarakat. Hal ini disampaikan dalam sambutan Bupati Dairi yang dibacakan oleh Wakil Bupati, Wahyu Daniel Sagala, pada kegiatan sosialisasi pembangunan jaringan pipa transmisi air baku Sidikalang – Siempat Nempu Hulu Tahun Anggaran 2026, di Aula Perpustakaan Raja Naga Jambe, Tamrek, Sidikalang bersama …

Bupati Dairi Hadiri Pesta Gotilon HKBP Perkembangan Sidikalang, Tegaskan Perbaikan Jalan Dimulai Mei 2026

Clara T S

05 May 2026

DAIRI/vokalpublika.com Suasana penuh sukacita dan kekhidmatan mewarnai pelaksanaan Pesta Gotilon di Huria Kristen Batak Protestan Perkembangan Sidikalang, Minggu (3/5/2026). Tradisi tahunan ini menjadi wujud syukur jemaat atas berkat Tuhan sekaligus mempererat kohesi sosial antarwarga. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Dairi, Vickner Sinaga, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Dairi. Kehadiran kepala daerah didampingi Asisten Pemerintahan …

Ketua Tim Pembina Posyandu Dairi Hadiri Bimtek Tim Pembina Posyandu Dalam Pengelolaan Posyandu Layanan Primer Di Kecamatan Sidikalang

Clara T S

05 May 2026

Dairi //vokalpublika.com Ketua Tim Pembina Posyandu Dairi Rita Puspita Vickner Sinaga yang diwakili oleh Wakil Ketua Tim Pembina Posyandu Dairi Sri Dewi Wahyu Daniel Sagala menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Tim Pembina Posyandu, Camat, Puskesmas dan Mitra dalam pengelolaan Posyandu Layanan Primer, Senin (4/5/2026) di Aula kantor Kecamatan Sidikalang. Hadir dalam kegiatan bimbingan teknis yakni Kepala …

Kerjasama Dengan Pemkab Dairi, KUR Hadir 0% Bagi Pelaku UMKM

Clara T S

05 May 2026

Dairi/vokalpublika.comBupati Dairi yang diwakili Wakil Bupati, Wahyu Daniel Sagala menghadiri acara sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh Bank Sumut. Selasa (5/5/2026) di Balai Karina Sidikalang. Kegiatan ini turut dihadiri anggota DPR RI, Komisi VII, Bane Raja Manalu. Direktur Utama PT. Bank Sumut, diwakili oleh Direktur IT dan Operasional, Sandhy Sofian. Perwakilan Kementerian UMKM RI. Sekda …

SAPMA PP Pemalang Kritik Keras Buruknya Layanan Puskesmas dan Soroti Lonjakan Kasus HIV/AIDS

Alwi Assagaf

05 May 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Satuan Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (SAPMA PP) Kabupaten Pemalang menggelar audiensi kritis bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pemalang di Aula 2 Kantor Dinkes setempat, Selasa (5/5/2026). Audiensi ini menyoroti merosotnya kualitas layanan kesehatan di tingkat Puskesmas serta ancaman serius lonjakan kasus HIV/AIDS di wilayah Pemalang. ​Hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Dinas …

PT Dairi Prima Mineral Tegaskan Komitmen Pertambangan Berkelanjutan Pasca Persetujuan AMDAL

Clara T S

05 May 2026

DAIRI, vokalpublika.comBekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Dairi, PT Dairi Prima Mineral (PT DPM) menyelenggarakan sosialisasi publik terkait persetujuan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) yang telah diterbitkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup. Kegiatan ini berlangsung di Beristera Hotel, Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, pada Selasa (5/5). Sosialisasi dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada 5–6 Mei 2026, dalam …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x