Home » Uncategorized » Bukit Moran Dibantai: PETI Menggila, Hukum Mati di Sintang

Bukit Moran Dibantai: PETI Menggila, Hukum Mati di Sintang

Redaksi 21 Jan 2026 123

Sintang Kalbar,vokalpublika.com – Bukit Moran di Kabupaten Sintang hari ini bukan lagi bentang alam ia adalah mayat lingkungan yang dibiarkan membusuk. Kawasan hutan lindung itu telah dibantai habis oleh aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang beroperasi terang-terangan, brutal, dan tanpa rasa takut.

Lereng bukit terkoyak seperti tubuh disayat. Hutan dilucuti hingga akar. Tanah digali rakus tanpa ampun. Mesin gelondongan meraung siang dan malam, memekakkan telinga dan menampar nurani. Ekskavator, kompresor, dan alat berat bekerja bebas tanpa kamuflase, tanpa sembunyi, tanpa hukum. PETI di Bukit Moran bukan aktivitas sembunyi-sembunyi. Ini adalah kejahatan lingkungan terbuka yang berlangsung masif dan sistematis, seolah-olah negara telah angkat tangan, atau lebih buruk yaitu memalingkan wajah.

Baca juga:  PMI Asal Pasaman Diduga Disiksa di Malaysia, BP3MI Sumbar Gerak Cepat Dampingi Keluarga

Dampaknya mengerikan. Sungai-sungai yang dahulu menjadi nadi kehidupan kini diracuni merkuri dan sianida. Air bersih berubah menjadi ancaman kesehatan. Ancaman longsor mengintai warga setiap waktu. Ekosistem hancur, satwa lenyap, dan masa depan lingkungan Kalimantan dipertaruhkan. Negara pun dirampok tanpa perlawanan. Potensi pajak dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) lenyap miliaran rupiah. Emas dikeruk, dijual, dan mengalir ke kantong-kantong gelap, sementara kas negara kosong dan rakyat menanggung racun.

Namun yang paling mencengangkan yakni penegakan hukum nyaris nol. Tak terlihat operasi besar. Tak ada penertiban serius. Tak ada transparansi. Pertanyaan publik pun menggema dan tak bisa lagi dibungkam yaitu di mana Polres Sintang? Di mana Polda Kalimantan Barat? Dan apa yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Sintang?

Baca juga:  Akhirnya Kantor Desa Lampuara Beraktivitas Setelah 9 Bulan Disegel Oleh Masyarakat ko

Aktivitas ilegal sebesar ini mustahil berjalan lama tanpa pembiaran. Operasi alat berat, suplai solar, logistik, hingga distribusi emas ilegal jelas membutuhkan jaringan kuat. Mustahil aparat tak tahu. Publik wajar curiga yakni apakah ini kelalaian fatal, atau pembiaran yang disengaja? Ironisnya, Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Minerba secara tegas mengancam pelaku PETI dengan pidana penjara hingga lima tahun dan denda maksimal Rp100 miliar. Ancaman serupa berlaku bagi pihak yang mengangkut, menampung, dan memperjualbelikan hasil tambang ilegal.

Namun di Bukit Moran, undang-undang itu mati suri. Tak bertaring. Tak berdaya. Tak berarti. Jika kejahatan ini terus dibiarkan, maka yang runtuh bukan hanya hutan dan sungai, tetapi wibawa negara dan supremasi hukum. Publik berhak bertanya dengan nada paling keras yaitu apakah hukum sedang kalah, atau sengaja dikalahkan?

Baca juga:  Wakil Bupati Dairi Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Desa Lautawar

Masyarakat kini menuntut tindakan nyata. Polres Sintang, Polda Kalimantan Barat, dan Pemerintah Kabupaten Sintang didesak bertindak tegas, terbuka, dan tanpa pandang bulu. Jika PETI Bukit Moran terus beroperasi bebas, maka pembiaran ini patut diduga sebagai kejahatan struktural terhadap lingkungan dan masa depan Kalimantan. Bukit Moran telah dibantai. Pertanyaannya kini satu yakni siapa yang membiarkan pembantaian ini terjadi? (TIM)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Anak Muda Dairi Tunjukkan Aksi: Willy Purba Resmikan Kopi Tabo di Usia 25 Tahun

Clara T S

22 Mar 2026

DAIRI/vokalpublika.comSemangat anak muda membangun kampung halaman terpancar dari langkah Victorius Willy Purba, SH. Putra bungsu dari Sudianto Purba dan ibu Netty Lumban tobing Di usia 25 tahun, ia sukses meniti karier sebagai lawyer di Jakarta, sekaligus menunjukkan kepeduliannya terhadap daerah asal dengan meresmikan Kopi Tabo di Jalan Pandu No. 5, Sidikalang, Minggu (22/3/2026). Prosesi grand …

Rayakan Idulfitri 1447 H, Wakil Bupati Dairi Laksanakan Salat Ied Bersama Warga di Masjid Agung Sidikalang

Clara T S

22 Mar 2026

DAIRI /vokalpublika comMomentum Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah dimanfaatkan Wakil Bupati Dairi, Wahyu Daniel Sagala, untuk mempererat kebersamaan dengan masyarakat melalui pelaksanaan salat Idulfitri di Masjid Agung Sidikalang, Sabtu (21/3/2026). Dalam suasana yang penuh khidmat dan kekhusyukan, Wakil Bupati hadir didampingi Wakil Ketua TP PKK Dairi, Sri Dewi Wahyu Sagala, beserta keluarga. Kehadiran …

Takbiran Bergema di Dairi, Festival Bedug Hadirkan Harmoni Religi dan Kreativitas

Clara T S

22 Mar 2026

DAIRI /vokalpublika.comSemarak malam takbiran menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Dairi tak hanya diwarnai pawai meriah, tetapi juga dihidupkan oleh Festival Tabuh Bedug yang berlangsung penuh antusias dan kompetitif, Jumat (20/3/2026). Festival yang diikuti 14 grup peserta ini menjadi panggung kreativitas sekaligus ekspresi religius generasi muda dalam memaknai kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan …

Bupati Dairi Lepas Pawai Takbiran dan Festival Tabuh Beduk, Harmoni Toleransi Bergema di Malam Idulfitri

Clara T S

21 Mar 2026

DAIRI, vokalpublika.comSemarak malam takbiran menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Dairi berlangsung penuh khidmat, meriah, dan sarat makna kebersamaan. Pawai takbiran dan festival tabuh beduk yang dipusatkan di depan Kantor Bupati Dairi, Jumat (20/3/2026), secara resmi dilepas oleh Bupati Dairi, Vickner Sinaga. Kegiatan yang diikuti oleh 14 peserta dari perwakilan kecamatan ini menampilkan …

​H. Rizal Bawazier: Idulfitri Adalah Momentum Merawat Kemenangan Sejati dan Kerendahan Hati

Alwi Assagaf

20 Mar 2026

​Vokalpublika.com – Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), H. Rizal Bawazier, menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah yang jatuh pada tahun 2026 Masehi kepada seluruh umat Muslim di Indonesia. ​Dalam pesan momentum kemenangan tersebut, Rizal Bawazier menekankan bahwa esensi Idulfitri melampaui sekadar tradisi perayaan. Menurutnya, hari …

ATR/BPN Sampaikan Ucapan Idulfitri 1447 H: Momentum Kembali ke Fitrah dan Perkuat Integritas Pelayanan

Clara T S

20 Mar 2026

JAKARTA /vokalpublika.com Segenap jajaran Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat Indonesia. Dalam momentum hari kemenangan ini, Idulfitri dimaknai sebagai kesempatan untuk kembali ke fitrah, yakni memulai lembaran baru dengan hati yang bersih serta niat yang tulus. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi landasan dalam …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x