Home » Berita » Warga Tanjung Uma Protes Reklamasi Diduga Ilegal, BP Batam Diminta Turun ke Lapangan

Warga Tanjung Uma Protes Reklamasi Diduga Ilegal, BP Batam Diminta Turun ke Lapangan

Redaksi 09 Nov 2025 83

Batam,vokalpublika.com – Aktivitas reklamasi laut di kawasan pesisir Kampung Nelayan Tanjung Uma, Kota Batam, menuai sorotan dan keluhan warga. Proyek penimbunan yang berlangsung dalam beberapa pekan terakhir itu diduga belum mengantongi kelengkapan izin resmi, namun tetap berjalan secara masif.

Warga mendesak Wakil Wali Kota Batam sekaligus Ex-Officio Wakil Kepala BP Batam beserta jajaran terkait untuk turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi. Mereka khawatir reklamasi tersebut berdampak pada ruang hidup nelayan yang selama ini bergantung sepenuhnya pada kawasan pesisir.

“Ini sudah terlalu jauh. Laut kami terus ditimbun tanpa ada sosialisasi dan tanpa bukti izin yang jelas. Kami minta pemerintah segera turun ke lapangan,” ujar salah satu warga Kampung Nelayan Tanjung Uma, Sabtu (8/11/2025).
Menurutnya, sejumlah dump truck dan alat berat terlihat rutin melakukan aktivitas penimbunan hingga garis pesisir semakin jauh ke laut.

Baca juga:  STANIA Resmi Beroperasi di Batam: Amsakar-Li Claudia Dorong Hilirisasi dan Serap Ribuan Tenaga Kerja

Selain mengancam akses melaut, warga juga menilai reklamasi tersebut dapat memperparah pencemaran, merusak mangrove, dan mengganggu ekosistem pesisir. Mereka menegaskan tidak menolak pembangunan, namun menuntut agar prosesnya transparan dan sesuai aturan lingkungan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa proyek reklamasi tersebut belum dilengkapi dokumen Analisis Dampak Lingkungan (Amdal), izin pemanfaatan ruang laut, maupun rekomendasi teknis dari otoritas berwenang. Jika benar terbukti, aktivitas tersebut jelas melanggar ketentuan tata ruang dan Undang-Undang tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (UU No. 27/2007 jo. UU No. 1/2014).

Baca juga:  Amsakar–Li Claudia Siapkan Lompatan 2026, Dorong Efektivitas Kebijakan Ekonomi dan Tata Kelola BP Batam

Sejumlah pihak mencurigai adanya kepentingan investor tertentu yang bergerak diam-diam untuk memanfaatkan lahan hasil reklamasi bagi kepentingan bisnis. Modus seperti ini bukan pertama kali terjadi di Batam.

“Kami mempertanyakan peran pengawasan pemerintah. Jangan sampai ada permainan di bawah meja, lalu masyarakat hanya jadi korban,” kata warga lainnya dengan nada kecewa.

Warga berharap jajaran Pemko Batam, khususnya Wakil Wali Kota, serta BP Batam sebagai otoritas regulator lahan, segera bertindak tegas. Tidak hanya melakukan sidak, tetapi juga menghentikan aktivitas reklamasi jika terbukti ilegal.

Baca juga:  TIM SAR GABUNGAN BERHASIL TEMUKAN NELAYAN TERSERET ARUS SAAT MENJARING IKAN

“Batam boleh maju, tapi jangan rampas hak nelayan. Jangan biarkan laut ini menjadi sumber konflik di masa depan,” tegas warga.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Kota Batam maupun BP Batam belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan masyarakat Kampung Nelayan Tanjung Uma

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Ada Apa di Ampelgading? Satpol PP Pemalang Tertibkan Warung Remang-remang

Alwi Assagaf

14 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Aktivitas sejumlah warung remang-remang yang diduga beroperasi di balik bangunan liar di wilayah Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang, menjadi sasaran patroli Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemalang. Selasa malam (14/1/2026). Penertiban dilakukan sebagai bagian dari penegakan Peraturan Daerah (Perda) serta upaya menjaga ketenteraman dan ketertiban umum. Langkah tersebut menandai keseriusan Satpol PP, …

Sejumlah Sekolah Penerima Manfaat Program MBG di Pemalang Keluhkan Hidangan Dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Tidak Layak

Alwi Assagaf

14 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com –Keluhan wali murid dan siswa tentang menu Makan Bergizi Gratis (MBG) muncul karena kualitas makanan yang tidak layak, seperti menu yang terlalu sederhana (hanya nasi putih, olahan tempe goreng tepung, bakso, buah klengkeng sebanyak tiga buah dan potongan wortel). Sehingga dinilai oleh sejumlah walimurid, menu tersebut belum memenuhi standar gizi seimbang dan tujuan …

Praktik Terselubung Jual Beli LKS Untuk Siswa Sekolah Dasar di Pemalang Kembali Mencuat: Menimbulkan Konflik Kepentingan!

Alwi Assagaf

13 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Sejumlah siswa SDN 02 Suru Wanarata, Pemalang, menerima selebaran mengenai buku Lembar Kerja Siswa (LKS) atau Buku Pendamping yang ditawarkan dari pihak luar. Setiap buku dijual Rp 10.000 per judul, dengan total 9 buku, sehingga jika dibeli semua mencapai Rp 90.000 per siswa. Penawaran ini menimbulkan pertanyaan mengenai kebijakan sekolah dan kelengkapan …

PAC Hanura Nongsa Salurkan Bantuan Al-Qur’an dan Yasin di Masjid Jabal Nur

Redaksi

13 Jan 2026

Batam, vokalpublika.com– Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kecamatan Nongsa, Kota Batam, menggelar kegiatan sosial keagamaan bagi umat Muslim di wilayah Kelurahan Batu Besar, RW 23, pada Selasa (13/1/2026). Kegiatan tersebut diwujudkan melalui penyerahan bantuan berupa buku ayat suci Al-Qur’an, buku Yasin, dan buku Iqro yang dipusatkan di Masjid Jabal Nur Rohanelman, …

Kampanye Kreatif Oleh Babinsa Koramil Comal Kodim Pemalang: Sosialisasi Penerimaan CABA CATA PK Gel. I TA 2026 di SMK Nusantara

Alwi Assagaf

13 Jan 2026

Pemalang – Dalam rangka memberikan sosialisasi serta menumbuhkan minat generasi muda untuk mengabdi kepada bangsa dan negara melalui Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD), Babinsa Koramil 04/Comal Kodim 0711/Pemalang melaksanakan kampanye kreatif penerimaan Calon Bintara (CABA) dan Calon Tamtama Prajurit Karier (CATA PK) Gelombang I Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di SMK Nusantara …

Mengejutkan! Pohon Besar di Jalan KH. Ahmad Dahlan Tumbang Pada Malam Hari, Minim Penerangan

Alwi Assagaf

13 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Sebuah pohon beserta ranting terlihat tumbang dan berada di area tengah Jalan KH Ahmad Dahlan, Kabupaten Pemalang, pada malam hari. Senin (12/1/2026). Informasi mengenai peristiwa tersebut diketahui dari unggahan foto salah satu pengguna media sosial yang beredar di ruang digital. Dalam foto yang diunggah, tampak batang dan ranting pohon berada di badan …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x