Home » Advertorial » Wajib Diusut Tuntas! Nama Sufmi Dasco dan Benny Rhamdani Disebut dalam Dugaan TPPO Kamboja

Wajib Diusut Tuntas! Nama Sufmi Dasco dan Benny Rhamdani Disebut dalam Dugaan TPPO Kamboja

admin 25 Nov 2025 164

JAKARTA, vokalpublika.com — Dugaan keterlibatan pejabat publik dalam kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) ke Kamboja kembali mencuat seiring terungkapnya kisah kelam ribuan WNI yang diduga menjadi korban eksploitasi dalam jaringan judi online di negara tersebut. Dua nama yang kini ikut disorot publik adalah Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan mantan Kepala BP2MI Benny Rhamdani. Keduanya disebut-sebut dalam berbagai laporan dan kesaksian korban terkait dugaan pengiriman ilegal tenaga kerja ke Kamboja.

Ketua Umum Partai Daulat Kerajaan Nusantara (PDKN), Dr. Rahman Sabon Nama, mendesak pemerintah mengambil langkah tegas dan cepat.
“Pemerintah Prabowo diminta untuk segera mengusut skandal yang banyak merugikan TKA Indonesia lewat praktik perdagangan manusia,” tegas Sabon Nama dalam keterangan pers, Selasa (8/4/2025).

400 WNI Dipulangkan, Banyak yang Mengaku Korban Penipuan

Dalam beberapa bulan terakhir, pemerintah memulangkan setidaknya 400 WNI dari Kamboja. Mereka sebelumnya berhasil melarikan diri dari apa yang disebut sebagai “kamp perjudian online”. Dari jumlah tersebut, lebih dari 20 orang berasal dari Sulawesi Utara dan mengaku direkrut melalui jaringan yang dikaitkan dengan mantan Kepala BP2MI, Benny Rhamdani.

Baca juga:  Komisi XII Desak ESDM Bentuk Ditjen Gakkum, Tangani Tambang Ilegal Secara Serius

Salah satu korban, disamarkan bernama Budi, mengungkapkan bahwa dirinya dijanjikan pekerjaan layak di luar negeri.
“Kami direkrut oleh tim bentukan Pak Benny Rhamdani yang menjanjikan pekerjaan di pabrik dan perkebunan. Untuk itu kami diminta membayar biaya antara 25 sampai 35 juta rupiah,” ujarnya.

Para korban mengaku bekerja di lingkungan penuh penyiksaan, tidak digaji, dan beberapa rekannya hilang tanpa kabar. Dugaan adanya praktik pengambilan organ pun ikut mencuat dari sejumlah laporan keluarga korban.

Laporan Investigasi: Nama Sufmi Dasco Ikut Terseret

Nama Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, juga ikut menjadi sorotan setelah laporan investigasi yang diterbitkan Tempo.co pada 6 April 2025. Laporan tersebut yang disebut telah hilang dari sebagian situs rekanan menyebut adanya dugaan hubungan bisnis antara Dasco dan operator kasino di Kamboja melalui perusahaan Golden Oasis Entertainment Ltd.

Dalam laporan itu disebutkan bahwa Dasco diduga pernah terlibat dalam aktivitas bisnis di wilayah Sihanoukville dan Poipet, dua kota yang dikenal sebagai pusat industri kasino dan perjudian online di Kamboja.

Baca juga:  Bupati Asahan Dampingi Plt Dirjen Perkebunan Kementan RI Tinjau Lokasi Cetak Sawah di Desa Silo Bonto

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dasco belum memberikan tanggapan resmi atas laporan tersebut.

Industri perjudian online atau yang kerap disebut “Bisnis 303” disebut-sebut melibatkan oknum pejabat dari berbagai institusi, mulai dari kementerian hingga aparat penegak hukum. Informasi yang beredar menyebut adanya peran sejumlah oknum Mabes Polri, Kemenkominfo, dan Kemendagri dalam jaringan tersebut.

Desakan Publik kepada Presiden Prabowo

Fenomena judi online yang sudah merenggut ribuan korban di Indonesia juga mendapat sorotan dari berbagai tokoh publik.
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, misalnya, lewat akun X meminta Presiden Prabowo mengambil tindakan tegas.
“Kami butuh ketegasan, Pak Presiden. Terlalu banyak korban,” tulis Susi dalam unggahannya yang viral pada 7 April 2025.

Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, juga menyampaikan kritik keras soal potensi keterlibatan pejabat publik dalam jaringan judi online dan TPPO.
“Jika keterlibatan oknum Wakil Ketua DPR RI dalam kasus judi online itu benar, saya meminta yang bersangkutan segera mengundurkan diri. Demikian juga Benny Rhamdani perlu diproses hukum,” ujarnya.

Baca juga:  Wabup Mad Hasnurin Rakor Pengendalian Inflasi Bersama Kemendagri Secara Virtual.

Wilson menambahkan bahwa Presiden Prabowo Subianto sebagai Ketua Umum Partai Gerindra memiliki tanggung jawab moral untuk menindak kader atau pejabat yang terlibat.
“Jangan hanya omon-omon. Buktikan dalam tindakan nyata,” tegasnya.

Pemerintah Diharapkan Bergerak Cepat

Kasus TPPO Kamboja ini kini menjadi perhatian serius publik. Pemerintah didesak segera membentuk tim investigasi independen untuk memastikan dugaan keterlibatan pejabat publik dapat dibuktikan secara hukum.

Skandal ini bukan hanya menyangkut perdagangan manusia, namun juga mencoreng citra negara dan melibatkan keselamatan ribuan WNI yang menjadi korban eksploitasi.

Vokalpublika.com masih berupaya meminta konfirmasi resmi dari pihak terkait.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Ketum Hanura Oso Resmikan Sekber Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat Bareng 7 Parpol Lain

Redaksi

09 Jan 2026

Jakarta, vokalpublika.com – Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta (Oso) dan tujuh pimpinan partai politik (parpol) nonparlemen meresmikan Sekretariat Bersama (Sekber) Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat (GKSR) di Jalan H.O.S Tjokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026).Sekber GKSR dibentuk untuk memperjuangkan hilangnya suara rakyat pada Pemilu 2024 lalu. Delapan partai nonparlemen tersebut adalah Partai Hanura, Partai Persatuan …

PROJO Setujui Kompromi Pilkada: Gubernur Dipilih DPRD, Bupati dan Wali Kota Tetap Dipilih Langsung

Redaksi

06 Jan 2026

Jakarta, vokalpublika.com – Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, merespons perkembangan terbaru terkait kompromi sistem Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), di mana pemilihan Gubernur dilakukan melalui DPRD, sementara Bupati dan Wali Kota tetap dipilih secara langsung oleh rakyat, dengan pengecualian wilayah DKI Jakarta dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Budi Arie menyatakan bahwa Projo dapat menerima dan menyetujui …

GHLHI Kepri Somasi Dua Perusahaan, Ungkap Dugaan Reklamasi Ilegal di Pulau Perbatasan Batam

admin

05 Jan 2026

Batam, vokalpublika.com – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gugus Hukum Lingkungan Hidup Indonesia (GHLHI) Kepulauan Riau secara resmi melayangkan somasi dan teguran keras kepada PT Dewi Citra Kencana dan PT Tritunas Sinar Benua. Kedua perusahaan tersebut diduga melakukan aktivitas reklamasi ilegal dan pematangan lahan tanpa izin di sejumlah pulau kecil perbatasan Kota Batam. Pernyataan sikap ini …

OSO Ajak Seluruh Bangsa Perkuat Solidaritas Pascabencana di Sumatera dan Refleksi Awal Tahun 2026

Redaksi

01 Jan 2026

Batam, vokalpublika.com – Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO), mengajak seluruh elemen bangsa Indonesia untuk memperkuat solidaritas nasional dan mendukung proses pemulihan pascabencana yang melanda wilayah Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.OSO menyampaikan doa dan harapan kepada para pemimpin daerah di tiga provinsi tersebut agar tetap sabar dan terus berjuang membantu warga yang …

Sambut Tahun Baru 2026, Ketua Umum DPP GIAS Rahmat Hidayat Ajak Seluruh Pengurus Perkuat Perjuangan dari Sabang sampai Merauke

Redaksi

31 Dec 2025

Jakarta, vokalpublika.com – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Indonesia Adil Sejahtera (DPP GIAS), Rahmat Hidayat, menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru 2026 kepada seluruh pengurus, kader, dan relawan GIAS di seluruh Indonesia.“Memasuki tahun 2026, saya mengajak seluruh keluarga besar GIAS dari Sabang sampai Merauke untuk terus menjaga semangat persatuan, integritas, dan keberanian dalam memperjuangkan keadilan …

DPW GIAS Kepri Laporkan Dugaan Cut and Fill Ilegal PT Sri Indah ke Mabes Polri, Tembusan Disampaikan ke Kapolda Kepri

admin

30 Dec 2025

Batam, vokalpublika.com – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Indonesia Adil Sejahtera (GIAS) Kepulauan Riau resmi melaporkan dugaan aktivitas cut and fill ilegal yang diduga dilakukan PT Sri Indah ke Mabes Polri. Sebagai tindak lanjut, pada Selasa (31/12/2025), Ketua DPW GIAS Kepri, Wisnu Hidayatullah, bersama Sekretaris DPW GIAS Kepri, menyerahkan surat tembusan laporan tersebut secara langsung …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x