Home » Uncategorized » Tuntutan 10 Tahun Dinilai Tak Cukup, Ketua Umum Rumpun Melanesia Bersatu Kepri Minta Hakim Beri Hukuman Maksimal untuk Roslina

Tuntutan 10 Tahun Dinilai Tak Cukup, Ketua Umum Rumpun Melanesia Bersatu Kepri Minta Hakim Beri Hukuman Maksimal untuk Roslina

Redaksi 01 Dec 2025 285

Batam, vokalpublika com — Sidang lanjutan kasus penganiayaan berat terhadap Asisten Rumah Tangga (ART) bernama Intan kembali digelar di Pengadilan Negeri Batam dan memasuki fase penting setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan tuntutan pidana 10 tahun penjara terhadap terdakwa utama, Roslina (53). Kasus penyiksaan yang terjadi di kawasan elit Sukajadi pada Juni 2025 itu menyisakan luka mendalam bagi korban, yang mengalami kekerasan ekstrem seperti dipukuli, dipaksa memakan kotoran anjing, meminum air jomberan, dikurung berhari-hari, serta tidak diberikan gaji selama bekerja. Kuasa hukum korban, Anggelinus SH, menegaskan bahwa pihaknya tetap mengawal kasus ini hingga vonis dijatuhkan.

Advertisement
ADVERTISEMENT
Baca juga:  Menjemput Berkah di Penghujung Ramadhan, Wakil Bupati Dairi Pererat Ukhuwah dan Serahkan Madrasah untuk Generasi Desa Lae Nuaha

Dalam persidangan, Roslina hadir dengan penasihat hukum baru. JPU menilai seluruh rangkaian perbuatan tersebut merupakan kekerasan berlanjut yang memenuhi unsur pelanggaran Pasal 44 ayat (2) UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang PKDRT, Pasal 64 ayat (1) KUHP, dan Pasal 55 ayat (1) KUHP. Seusai tuntutan dibacakan, pengacara terdakwa meminta penundaan sidang selama satu minggu, namun majelis hakim menolak permintaan tersebut dan hanya memberikan waktu hingga Kamis untuk pembacaan pembelaan.

JPU juga membacakan tuntutan terhadap Merline, saudara korban yang turut terlibat karena berada di bawah tekanan Roslina. Ia dituntut 7 tahun penjara. Menanggapi hal ini, Sofyan Abdillah, Ketua Umum Rumpun Melanesia Bersatu Kepri, menyampaikan kekecewaannya atas penundaan sidang dan menegaskan bahwa kasus ini harus memberi pesan tegas bagi siapa pun yang melakukan penyiksaan ekstrem terhadap pekerja rumah tangga.

Baca juga:  Dua Srikandi Muda Dairi Torehkan Prestasi di Fun Run HUT Korem 023/KS

“Kami kecewa sidang tuntutan hari ini ditunda sampai hari Kamis. Harapan kami hukuman yang dijatuhkan hakim harus lebih dari 10 tahun, melampaui tuntutan jaksa. Perbuatan ini sudah di luar batas kemanusiaan. Jika nantinya vonis dijatuhkan di bawah 10 tahun, kami tidak akan tinggal diam,” tegas Sofyan Abdillah. Ia juga meminta majelis hakim mempertimbangkan kondisi Merline yang hanya bertindak karena berada di bawah tekanan dan rasa takut terhadap Roslina, sehingga vonis untuknya selayaknya berada di bawah tuntutan jaksa.

Baca juga:  Briefing Internal, Kantor Pertanahan Dairi Tekankan Ketelitian Berkas dan Pengukuran Tanah untuk Cegah Sengketa

Publik kini menunggu keputusan majelis hakim pada sidang berikutnya, yang akan menjadi penentu arah keadilan bagi Intan sekaligus menjadi indikator komitmen penegakan hukum terhadap kekerasan dalam rumah tangga di Indonesia.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
PD Pasar Dairi Berjibaku Setiap Sabtu, Penertiban Tak Boleh Lengah Demi Pasar Aman dan Nyaman

Clara T S

19 Sep 2026

SIDIKALANG — vokalpublika.comUpaya membenahi wajah pasar di Kabupaten Dairi terus dilakukan Perusahaan Daerah (PD) Pasar. Penertiban tidak hanya dilakukan sesekali, tetapi menjadi bagian dari kerja rutin yang digerakkan jajaran direksi bersama seluruh divisi, dengan melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan. ADVERTISEMENT Setiap Sabtu, jajaran direksi PD Pasar turun langsung memimpin kegiatan …

Kebakaran Hebat di Jalan Tapanuli/pak pak Sidikalang, 5 Rumah Ludes Terbakar, 1 Orang Meninggal Dunia

Clara T S

18 Sep 2026

SIDIKALANG —vokalpublika.comKebakaran hebat melanda permukiman warga di Jalan Tapanuli/pak pak, tepatnya di samping Galon Naibaho, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Jumat (18/9/2026) sore. ADVERTISEMENT Kobaran api yang membesar dengan cepat membuat warga sekitar panik. Petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Dairi langsung bergerak setelah menerima laporan masyarakat pada pukul 16.23 WIB. Armada Damkar berangkat pukul 16.24 WIB …

Si Jago Merah Mengamuk di Jalan Pakpak! Tiga Rumah Diduga Ludes, Ledakan Bikin Panik

Clara T S

18 Sep 2026

SIDIKALANG —vokalpublika.comKebakaran hebat terjadi di kawasan Jalan Pakpak, Sidikalang, Kabupaten Dairi, tepatnya di sekitar persimpangan Jalan Tapanuli, Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 16.15 WIB. ADVERTISEMENT Kobaran api dengan cepat membesar dan disertai suara ledakan berulang dari lokasi kejadian. Kondisi tersebut membuat warga di sekitar lokasi panik dan berupaya menjauh dari titik kebakaran. Hingga berita ini diturunkan, …

Layanan Pengukuran Terjadwal ATR/BPN Pangkas Waktu Pengurusan Peta Bidang Tanah

Clara T S

17 Sep 2026

BOGOR —vokalpublika.comMasyarakat kini tidak lagi harus menunggu berbulan-bulan untuk mendapatkan Peta Bidang Tanah (PBT). Melalui layanan Pengukuran Terjadwal, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menghadirkan kepastian waktu sekaligus mempercepat proses pengukuran bidang tanah. ADVERTISEMENT Manfaat tersebut dirasakan langsung Iswandi Arfan, warga Kabupaten Bogor, yang mengaku proses pengurusan PBT kini jauh lebih cepat dibandingkan …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x