Home » Berita » Telan Ratusan Juta Dana Negara, Proyek Pansimas di Desa Papan Rejo Lampung Utara Mangkrak Total, Warga Kecewa Berat dan Desak Audit Menyeluruh

Telan Ratusan Juta Dana Negara, Proyek Pansimas di Desa Papan Rejo Lampung Utara Mangkrak Total, Warga Kecewa Berat dan Desak Audit Menyeluruh

Redaksi 05 May 2026 209


Lampung Utara, vokalpublika.com– Proyek Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pansimas) yang dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di Desa Papan Rejo, Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten Lampung Utara, diduga mangkrak total meski telah menelan anggaran negara hingga ratusan juta rupiah.
Program yang seharusnya menjadi solusi bagi kebutuhan air bersih warga di RK IV, RT 01 tersebut justru berakhir mengecewakan. Proyek yang dimulai sejak Februari 2025 itu hingga Mei 2026 tak kunjung selesai dan tidak memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Salah seorang warga, Sabirin (inisial), mengungkapkan kekecewaannya. Menurutnya, sejak awal warga sangat berharap program Pansimas dapat mengatasi kesulitan air bersih di lingkungan mereka. Namun kenyataan di lapangan jauh dari harapan.
“Awalnya kami sangat senang, tapi sekarang sangat kecewa. Instalasi pipa memang sudah sampai ke rumah warga, tapi air tidak pernah mengalir. Proyek ini seperti gagal total,” ujarnya.
Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa jaringan perpipaan telah terpasang hingga ke rumah-rumah warga. Namun sumber air dari tangki induk tidak berfungsi, diduga akibat kerusakan mesin pompa atau perencanaan teknis yang tidak matang.
Ironisnya, proyek yang menggunakan uang negara tersebut juga dinilai tidak transparan. Warga mengaku tidak pernah melihat papan informasi proyek sebagaimana mestinya dalam pekerjaan yang dibiayai anggaran publik. Tidak ada kejelasan mengenai siapa pelaksana, nilai anggaran, maupun waktu pengerjaan.
“Tidak ada papan proyek, tidak ada penjelasan. Kami tidak tahu siapa yang bertanggung jawab. Seolah-olah proyek ini tidak bertuan,” tambah Sabirin.
Kondisi ini menimbulkan dugaan adanya kelalaian dalam pengelolaan anggaran, bahkan memunculkan kecurigaan adanya praktik yang tidak sesuai aturan. Warga juga menilai pemerintah desa terkesan bungkam dan tidak memberikan penjelasan kepada masyarakat.
Kegagalan proyek ini bukan hanya berdampak pada potensi kerugian negara, tetapi juga mengabaikan hak dasar masyarakat untuk mendapatkan akses air bersih yang layak.
Menyikapi hal tersebut, warga mendesak agar Badan Pemeriksa Keuangan, inspektorat daerah, serta aparat penegak hukum termasuk kejaksaan segera turun ke lapangan untuk melakukan audit dan investigasi menyeluruh.
“Ini harus diaudit. Kalau dibiarkan, akan jadi contoh buruk dan proyek-proyek lain bisa bernasib sama. Kami hanya ingin kejelasan dan tanggung jawab,” tegas warga lainnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun pemerintah terkait penyebab mangkraknya proyek Pansimas tersebut.
Bagi warga Desa Papan Rejo, program yang semula diharapkan menjadi solusi justru berubah menjadi kekecewaan mendalam. Harapan akan air bersih kini masih menjadi mimpi yang belum terwujud. (Joni Irawan)

Advertisement
ADVERTISEMENT

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
​RGP Convention Center Pemalang Hadirkan Fasilitas Gedung Serbaguna untuk Berbagai Agenda Acara

Alwi Assagaf

15 Sep 2026

​RGP Convention Center Pemalang Hadirkan Fasilitas Gedung Serbaguna untuk Berbagai Agenda Acara ADVERTISEMENT ​Pemalang, Vokalpublika.com — Kebutuhan akan ruang pertemuan berkapasitas memadai untuk penyelenggaraan berbagai kegiatan di Kabupaten Pemalang terus meningkat. Menjawab kebutuhan tersebut, RGP Convention Center hadir sebagai sarana gedung serbaguna yang dirancang untuk menampung beragam acara skala lokal hingga nasional. ​Gedung serbaguna ini …

Sinergikan Potensi 18 Desa, Kecamatan Ulujami Gagas Konsorsium BUMDes SEWU

Alwi Assagaf

15 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Forum Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kecamatan Ulujami merintis pembentukan unit usaha bersama berbasis konsorsium. Langkah strategis ini dibahas dalam Rapat Koordinasi Forum BUMDes yang digelar di Aula Pemcam Ulujami, Selasa (15/9/2026). ADVERTISEMENT ​Melalui konsorsium tersebut, Pemerintah Kecamatan Ulujami mendorong program SEWU (Sinergi Eduwisata Ulujami), sebuah konsep pengembangan kawasan terintegrasi yang menyatukan …

Rakor Triwulan III Kecamatan Pemalang, Camat Harapkan Suksesi Kepemimpinan Desa Berjalan Lancar

Alwi Assagaf

15 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Pemerintah Kecamatan Pemalang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Triwulan III Tahun 2026 di Pendopo Kecamatan Pemalang, Senin (14/9/2026). Agenda ini dilaksanakan guna meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan di wilayah setempat. ADVERTISEMENT ​Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Camat Pemalang Prasetyo Widiatmoko, Kapolsek Pemalang, Danramil 01/Pemalang, perwakilan Kepala Puskesmas, KUA, KWK, serta Dinas Pelayanan Satu Atap. …


Investasi Stone Crusher Rp6,7 Miliar Masuk Tahap Penyidikan, Polda Sulsel Mulai Bongkar Alur Dana dan Rangkaian Kerja Sama

Redaksi

14 Sep 2026

MAKASSAR — 14 September 2026, Perkara dugaan penipuan dan penggelapan dalam kerja sama investasi Stone Crusher dengan nilai yang disebut mencapai sekitar Rp6,7 miliar memasuki babak baru. ADVERTISEMENT Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulawesi Selatan telah menerbitkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) tertanggal 10 September 2026. Surat tersebut kemudian disampaikan kepada Kejaksaan Tinggi Sulawesi …

23,681 JUTA BATANG ROKOK MASUK PELABUHAN DWIKORA: ASWIN BONGKAR 7 PERTANYAAN BESAR

Redaksi

14 Sep 2026

Bukan Sekadar Barang Bukti! Siapa Pemilik, Siapa Pengirim, Ke Mana Tujuan, dan Bagaimana Status Cukainya? ADVERTISEMENT PONTIANAK, vokalpublika.com— Pengamanan 23.681.000 batang rokok oleh Tim Quick Response Kodaeral XII di Pelabuhan Dwikora Pontianak bukan perkara kecil. Puluhan juta batang hasil tembakau tersebut kini menjadi perhatian publik sekaligus membuka pertanyaan besar tentang jalur distribusi, kepemilikan barang, dokumen …

Kodaeral XII Amankan 23,681 Juta Batang Rokok Diduga Ilegal di Pelabuhan Dwikora

Redaksi

14 Sep 2026

PONTIANAK,vokalpublika.com— Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) XII mengamankan 23.681.000 batang rokok yang diduga bermasalah dari sisi ketentuan cukai di kawasan Pelabuhan Dwikora, Pontianak, Kalimantan Barat. ADVERTISEMENT Pengungkapan tersebut dilakukan oleh Tim Quick Response Kodaeral XII setelah menerima informasi mengenai dugaan pengiriman rokok menggunakan sejumlah truk dari Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, menuju Pelabuhan Dwikora Pontianak. …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x