Home » Berita » Tambang Ilegal Disapu Bersih, 118 Lokasi Sudah Ditutup oleh Pemprov Jabar

Tambang Ilegal Disapu Bersih, 118 Lokasi Sudah Ditutup oleh Pemprov Jabar

admin 04 Jul 2025 194

Bandung, VokalPublika.com — Pemerintah Provinsi Jawa Barat menunjukkan keseriusannya dalam menjaga kelestarian lingkungan dan menegakkan hukum di sektor pertambangan. Sepanjang semester pertama tahun 2025, sebanyak 118 lokasi tambang ilegal resmi ditutup oleh Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Barat.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Penutupan ini merupakan hasil dari proses pendataan dan penindakan intensif yang dilakukan di berbagai wilayah Jawa Barat.

“Dari total 176 lokasi tambang tanpa izin yang teridentifikasi, 118 sudah ditindak tegas dan seluruh aktivitasnya dihentikan,” ujar Kepala Dinas ESDM Jabar, Bambang Tirtoyuliono, dalam keterangan resminya.

Tambang Ilegal Sebabkan Kerugian dan Konflik Sosial

Tambang-tambang ilegal tersebut tersebar di sejumlah kabupaten/kota di Jawa Barat, dengan komoditas tambang yang bervariasi: pasir, tanah uruk, batu, hingga emas.

“Sebagian besar pelaku merupakan perseorangan, sebanyak 130 orang. Sisanya, 46 lokasi dikelola oleh badan usaha,” jelas Bambang.

Aktivitas pertambangan tanpa izin tak hanya menimbulkan kerugian ekonomi negara, tetapi juga menyumbang kerusakan lingkungan yang parah dan bahkan memicu konflik sosial di masyarakat setempat.

Baca juga:  Polres Lampung Barat Laksanakan Pengamanan Pawai Budaya dalam rangka HUT ke-34 Kabupaten Lampung Barat

58 Lokasi Masih Dalam Proses Penindakan

Hingga saat ini, masih ada 58 lokasi tambang ilegal yang sedang dalam proses penindakan dan direncanakan akan segera ditutup dalam waktu dekat.

“Kami terus memperkuat pengawasan internal agar praktik pertambangan tanpa izin (PETI) ini bisa ditekan secara signifikan,” tegas Bambang.

Pemprov Siapkan Strategi Jangka Panjang Pengawasan Tambang

Langkah Pemprov Jabar tidak hanya berhenti pada penutupan tambang. Saat ini, pemerintah tengah menyusun strategi jangka menengah dan panjang untuk memperkuat kapasitas pengawasan tambang.

Baca juga:  63 Pelajar Lulus Seleksi Administrasi Program Kelas Beasiswa PT.Timah

Strategi tersebut mencakup:

  • Peningkatan koordinasi lintas sektor
  • Pemanfaatan teknologi informasi
  • Pemantauan aktivitas tambang secara real-time

“Dengan pengawasan yang semakin kuat, kami optimistis praktik tambang ilegal dapat ditekan, dan sumber daya alam Jawa Barat dapat dikelola secara bertanggung jawab, berkelanjutan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” pungkasnya.

Model Pengelolaan SDA yang Adil dan Berkelanjutan

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemprov Jabar tidak akan mentolerir praktik eksploitasi alam secara ilegal. Di tengah meningkatnya kesadaran publik terhadap isu lingkungan, penertiban tambang ilegal di Jawa Barat diharapkan menjadi model pengelolaan sumber daya alam yang adil dan berkelanjutan bagi provinsi lain.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Kapolres Ciamis Raih Penghargaan KTNA atas Dedikasi Mendukung Kemajuan dan Kesejahteraan Petani

Redaksi

13 Jul 2026

Vokalpublika.com – Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Polres Ciamis menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemajuan sektor pertanian dan memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan melalui kehadiran pada kegiatan Pembukaan Hari Krida Pertanian (HKP) ke-54 Kabupaten Ciamis Tahun 2026. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Ciamis …

Hari Pertama Masuk Sekolah, Siswa SMPN 5 Seluma Gelar Aksi Demo Tolak Kepemimpinan Kepsek yang Diduga Terlibat Perselingkuhan

Redaksi

13 Jul 2026

Seluma, vokalpublika.com– Hari pertama masuk sekolah diwarnai aksi unjuk rasa yang dilakukan sejumlah siswa-siswi SMP Negeri 5 Seluma. Para pelajar tersebut menyuarakan penolakan terhadap Kepala Sekolah berinisial FH yang diduga terlibat hubungan terlarang dengan salah seorang oknum guru di lingkungan sekolah. ADVERTISEMENT Aksi yang berlangsung usai upacara bendera itu menarik perhatian warga sekitar. Sejumlah siswa …

Kasus Korupsi Pejabat Kejagung, Ketum FRIC: Ini Ujian Integritas Hukum, Jangan Ada Intervensi!

Redaksi

13 Jul 2026

Vokalpublika.com – JAKARTA – 13/07/2026 – Menanggapi kasus dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan pejabat tinggi Kejaksaan Agung RI dan temuan brankas uang tunai senilai Rp60 miliar, Ketua Umum Fast Respon Indonesia Center (FRIC), H. Dian Surahman, memberikan pernyataan, “Kasus ini adalah tamparan keras bagi integritas penegakan hukum di tanah air. ADVERTISEMENT Kami di FRIC …

Kapolda Jabar Pimpin Rakor Kondusivitas Kawasan Industri di Karawang, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi Nasional

Redaksi

13 Jul 2026

Vokalpublika.com – Bandung – Kapolda Jabar Pimpin Rakor Kondusivitas Kawasan Industri di Karawang, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi Nasional, Kepolisian Daerah Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar Rapat Koordinasi dalam rangka menjaga kondusivitas kawasan industri di Aula Polres Karawang, Senin (13/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan …

Menakar Moralitas Publik dalam Skandal Korupsi SPPD Fiktif DPRD Riau: Walikota Pekanbaru Agung Nugroho Diduga Kuat Terlibat

Redaksi

13 Jul 2026

Vokalpublika.com – Pekanbaru – Kasus dugaan korupsi Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau tahun anggaran 2020–2021 kini berada di pusaran perhatian publik nasional. Skandal ini bukan sekadar kebocoran anggaran biasa, melainkan sebuah tindakan korupsi sistemik berskala masif yang diperkirakan merugikan keuangan negara hingga Rp195,9 miliar berdasarkan …

Rekam Jejak Penanganan Perkara Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Menangani Sejumlah Kasus Strategis Bernilai Ratusan Triliun Rupiah

Redaksi

13 Jul 2026

Vokalpubilka.com – Jakarta – Selama menjabat sebagai Direktur Penyidikan dan kemudian Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung RI, Febrie Adriansyah memimpin penanganan sejumlah perkara tindak pidana korupsi berskala nasional yang menjadi perhatian publik. Berbagai perkara tersebut melibatkan dugaan kerugian keuangan negara maupun kerugian perekonomian negara dengan nilai mencapai ratusan triliun rupiah. ADVERTISEMENT …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x