Home » Berita » Skandal Alutsista: KPK Didesak Audit Forensik Proyek OPV dan Fregat, Usut Broker Jimmy Wijaya

Skandal Alutsista: KPK Didesak Audit Forensik Proyek OPV dan Fregat, Usut Broker Jimmy Wijaya

admin 02 Oct 2025 158

VokalPublika.com | Jakarta – Desakan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk turun tangan dalam pengadaan kapal Offshore Patrol Vessel (OPV) dan tender fregat TNI Angkatan Laut semakin menguat.
Dorongan ini datang dari Paijo Parikesit, pengamat kebijakan pertahanan dari Siasat Strategis Center (SSC), yang menilai ada potensi penyimpangan besar dalam dua proyek strategis tersebut.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Dalam video berdurasi 4 menit 56 detik yang beredar luas di media sosial di antaranya akun Reel KaraEng Bontolangkasa Ri Sombaopu dan TikTok Berita Sejiwa Paijo menyoroti pola sistematis keterlibatan perantara atau broker Alutsista, yang disebut-sebut membuka peluang mark-up, deviasi, dan bancakan fee proyek.

“Nama Jimmy Wijaya konsisten muncul dalam dua kasus besar, Fregat 2020 dan OPV 2023–2024. Perannya sebagai broker membuat proyek pertahanan strategis berubah menjadi arena bancakan. KPK tidak boleh pura-pura buta,” ujar Paijo Parikesit dalam pernyataannya, Sabtu (27/9/2025).

Dua Proyek Bernilai Triliunan Rupia

Paijo menilai, keterlibatan Jimmy Wijaya sebagai perantara antara vendor asing dan Kementerian Pertahanan membuka peluang konflik kepentingan serius.

Baca juga:  ​Wujudkan Progam Bupati Rhapsodi, Pemerintah Kecamatan Pemalang Kompak Gelar "Jumat Bersih" Bersama Siswa Magang

Proyek OPV 2023–2024, misalnya, mencakup pembangunan dua kapal dengan kode Hull 406 dan Hull 411, bernilai total Rp 2,16 triliun.
Kontraknya sudah diteken sejak 2020, namun progres sempat macet di kisaran 35% pada Maret 2023 dan baru diluncurkan pada September 2024 mengindikasikan keterlambatan, inefisiensi, serta potensi bancakan termin pembayaran.

Sementara itu, Tender Fregat 2020 juga dikaitkan dengan nama yang sama. Jimmy Wijaya diduga berperan sebagai broker utama, mengatur jalur lobi, fee, dan pembagian keuntungan di balik keputusan pembelian kapal fregat TNI AL.

“Keterlibatan broker non-teknis dalam proyek strategis pertahanan menciptakan konflik kepentingan. Ini menggeser orientasi pengadaan dari kebutuhan pertahanan menjadi urusan dagang,” ungkap Paijo.

Kerugian Negara Capai Ratusan Miliar

Menurut analisis SSC, potensi kerugian negara dari dua proyek ini bisa mencapai ratusan miliar rupiah.
Berikut estimasi yang dihitung oleh SSC:

  • Biaya modal keterlambatan proyek OPV:
    Rp 2,16 triliun × 8% = Rp 173,1 miliar per tahun.
    Jika menggunakan asumsi 10%, kerugian mencapai Rp 216,4 miliar.
  • Mark-up dan fee broker:
    Mark-up konservatif 5–10% dari nilai kontrak berarti potensi kerugian Rp 216 miliar hingga lebih.
  • Kerugian non-moneter:
    Penurunan jam patroli laut, keterlambatan operasional, dan risiko strategis pertahanan nasional.
Baca juga:  Bupati Dairi dan DPRD Tandatangani Nota Kesepakatan KUA dan PPAS APBD Tahun Anggaran 2027

Desakan Konkret untuk KPK

SSC menilai KPK tidak boleh pasif. Paijo mengajukan lima langkah konkret yang harus segera dilakukan lembaga antirasuah tersebut:

  1. Audit forensik seluruh pembayaran proyek OPV.
  2. Investigasi khusus terhadap peran Jimmy Wijaya dalam proyek OPV dan Fregat.
  3. Pembekuan sementara pembayaran mencurigakan hingga audit selesai.
  4. Blacklist Jimmy Wijaya dan broker lain yang terbukti menjadi saluran fee ilegal.
  5. Buka kontrak strategis kepada publik untuk menjamin transparansi.

“Jika KPK membiarkan peran Jimmy Wijaya tanpa disentuh, maka KPK sedang melegalkan bancakan di sektor pertahanan. Membiarkan broker mengatur Alutsista adalah pengkhianatan terhadap rakyat,” tegas Paijo.

Integritas Pertahanan Dipertaruhkan

Kasus ini disebut menjadi ujian serius bagi integritas sektor pertahanan Indonesia.
SSC menegaskan, proyek Alutsista bernilai triliunan rupiah seharusnya murni demi memperkuat daya tangkal bangsa bukan menjadi ladang bisnis segelintir pihak.

Baca juga:  Polres Nganjuk Ungkap Cepat Kasus Pencurian Disertai Kekerasan hingga Tewaskan Korban

Dengan tuntutan publik yang kian meningkat, KPK kini ditantang untuk menunjukkan taringnya.
Apakah lembaga antikorupsi itu berani membuka tabir dugaan peran broker Jimmy Wijaya, atau justru membiarkan skandal ini tenggelam di balik jargon kedaulatan pertahanan?

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Sungai Suso Dicabik, Forkopimda ‘Dicuekin’Dugaan Uang Ketuk Pintu Bikin PETI Bajo Barat “Aman””

Redaksi

27 Aug 2026

LUWU, volalpublika.com— Surat kesepakatan itu baru berumur empat hari. Bertanggal 22 Agustus 2026, dokumen berkop Bupati Luwu itu ditandatangani delapan pimpinan Forkopimda, termasuk Bupati H. Patahudding dan Kapolres Luwu. Isinya tegas, menolak dan menindak Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Bajo Barat. ADVERTISEMENT Tapi di lapangan, jauh di bantaran Sungai Suso dan lereng-lereng curam …

Jaksa Garda Desa, Diperkuat Kawal Program Prioritas Nasional di Kepri

Redaksi

27 Aug 2026

Tanjungpinang,Vokalpublika.com Kegiatan Optimalisasi Jaga Desa serta Pengukuhan DPD-DPC ABPEDNAS dan Srikandi Jaga Desa se-Provinsi Kepulauan Riau digelar di Ballroom Hotel Bintan Agro Resort, Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang, Rabu (26/08/2026). ADVERTISEMENT Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) diperkuat untuk mendukung pengawalan program prioritas nasional, khususnya Jaga Dapur MBG (Makan Bergizi Gratis) dan Jaga Indonesia Pintar. …

Presiden Prabowo Cek Dapur Lapangan Polri dan Water Treatment di Posko Pengungsian Danga

Redaksi

27 Aug 2026

Nagekeo, NTT — Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto Djojohadikusumo mengunjungi Posko Pengungsian Terpadu di Lapangan Berdikari, Danga, Kabupaten Nagekeo, dalam rangka meninjau secara langsung kondisi masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi tektonik berkekuatan 7,7 magnitudo. ADVERTISEMENT Kunjungan Presiden RI tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan penanganan bencana berjalan secara optimal, …

Apel Gebrak, Zulhas Apresiasi Langkah Berani Wali Kota Bekasi dalam Upaya Pengurangan Sampah di Bantargebang.

Redaksi

26 Aug 2026

Bekasi, vokapublika.com- Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Bekasi di bawah kepemimpinan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dalam mempercepat penanganan persoalan sampah melalui pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di kawasan Bantargebang. ADVERTISEMENT Zulhas menilai, groundbreaking pembangunan PSEL menjadi langkah strategis di sisi hilir untuk mengurangi beban pengelolaan sampah …

Kejati Kalbar Klarifikasi Hibah Gedung Parkir, Tegaskan Transparansi dan Kepentingan Masyarakat

Redaksi

26 Aug 2026

Pontianak, vokalpublika.com— Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Barat memberikan klarifikasi terkait pembangunan gedung parkir dan fasilitas penunjang pelayanan yang bersumber dari hibah Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. ADVERTISEMENT Klarifikasi tersebut disampaikan Kepala Kejati Kalbar, Dr. Emilwan Ridwan, didampingi Koordinator Hendri, SH., MH., menyusul adanya aspirasi masyarakat yang disampaikan Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kalimantan Barat. Aspirasi tersebut disampaikan …

Sambut HUT TNI dan Kodam IV/Diponegoro, Dandim Pemalang Pimpin Karya Bakti Bersama Warga Comal

Alwi Assagaf

26 Aug 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Komandan Kodim (Dandim) 0711/Pemalang, Letkol Inf. Edy Wibowo, memimpin langsung aksi Karya Bakti TNI di Desa Kauman, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Rabu (26/8/2026). Kegiatan gotong royong ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke-81 dan HUT Kodam IV/Diponegoro ke-76. ADVERTISEMENT ​Letkol Inf. Edy Wibowo menegaskan, aksi bersih …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x