Home » Berita » Skandal Alutsista: KPK Didesak Audit Forensik Proyek OPV dan Fregat, Usut Broker Jimmy Wijaya

Skandal Alutsista: KPK Didesak Audit Forensik Proyek OPV dan Fregat, Usut Broker Jimmy Wijaya

admin 02 Oct 2025 128

VokalPublika.com | Jakarta – Desakan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk turun tangan dalam pengadaan kapal Offshore Patrol Vessel (OPV) dan tender fregat TNI Angkatan Laut semakin menguat.
Dorongan ini datang dari Paijo Parikesit, pengamat kebijakan pertahanan dari Siasat Strategis Center (SSC), yang menilai ada potensi penyimpangan besar dalam dua proyek strategis tersebut.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Dalam video berdurasi 4 menit 56 detik yang beredar luas di media sosial di antaranya akun Reel KaraEng Bontolangkasa Ri Sombaopu dan TikTok Berita Sejiwa Paijo menyoroti pola sistematis keterlibatan perantara atau broker Alutsista, yang disebut-sebut membuka peluang mark-up, deviasi, dan bancakan fee proyek.

“Nama Jimmy Wijaya konsisten muncul dalam dua kasus besar, Fregat 2020 dan OPV 2023–2024. Perannya sebagai broker membuat proyek pertahanan strategis berubah menjadi arena bancakan. KPK tidak boleh pura-pura buta,” ujar Paijo Parikesit dalam pernyataannya, Sabtu (27/9/2025).

Dua Proyek Bernilai Triliunan Rupia

Paijo menilai, keterlibatan Jimmy Wijaya sebagai perantara antara vendor asing dan Kementerian Pertahanan membuka peluang konflik kepentingan serius.

Baca juga:  Dalam Rangka Memperingati Hut RI Ke-80 Pengkap Pesisir Barat Mengadakan Tabliqh Akbar

Proyek OPV 2023–2024, misalnya, mencakup pembangunan dua kapal dengan kode Hull 406 dan Hull 411, bernilai total Rp 2,16 triliun.
Kontraknya sudah diteken sejak 2020, namun progres sempat macet di kisaran 35% pada Maret 2023 dan baru diluncurkan pada September 2024 mengindikasikan keterlambatan, inefisiensi, serta potensi bancakan termin pembayaran.

Sementara itu, Tender Fregat 2020 juga dikaitkan dengan nama yang sama. Jimmy Wijaya diduga berperan sebagai broker utama, mengatur jalur lobi, fee, dan pembagian keuntungan di balik keputusan pembelian kapal fregat TNI AL.

“Keterlibatan broker non-teknis dalam proyek strategis pertahanan menciptakan konflik kepentingan. Ini menggeser orientasi pengadaan dari kebutuhan pertahanan menjadi urusan dagang,” ungkap Paijo.

Kerugian Negara Capai Ratusan Miliar

Menurut analisis SSC, potensi kerugian negara dari dua proyek ini bisa mencapai ratusan miliar rupiah.
Berikut estimasi yang dihitung oleh SSC:

  • Biaya modal keterlambatan proyek OPV:
    Rp 2,16 triliun × 8% = Rp 173,1 miliar per tahun.
    Jika menggunakan asumsi 10%, kerugian mencapai Rp 216,4 miliar.
  • Mark-up dan fee broker:
    Mark-up konservatif 5–10% dari nilai kontrak berarti potensi kerugian Rp 216 miliar hingga lebih.
  • Kerugian non-moneter:
    Penurunan jam patroli laut, keterlambatan operasional, dan risiko strategis pertahanan nasional.
Baca juga:  ​Sentuhan Presisi Baja Armco TMMD Purbalingga, Harapan Baru Bagi Mobilitas Desa

Desakan Konkret untuk KPK

SSC menilai KPK tidak boleh pasif. Paijo mengajukan lima langkah konkret yang harus segera dilakukan lembaga antirasuah tersebut:

  1. Audit forensik seluruh pembayaran proyek OPV.
  2. Investigasi khusus terhadap peran Jimmy Wijaya dalam proyek OPV dan Fregat.
  3. Pembekuan sementara pembayaran mencurigakan hingga audit selesai.
  4. Blacklist Jimmy Wijaya dan broker lain yang terbukti menjadi saluran fee ilegal.
  5. Buka kontrak strategis kepada publik untuk menjamin transparansi.

“Jika KPK membiarkan peran Jimmy Wijaya tanpa disentuh, maka KPK sedang melegalkan bancakan di sektor pertahanan. Membiarkan broker mengatur Alutsista adalah pengkhianatan terhadap rakyat,” tegas Paijo.

Integritas Pertahanan Dipertaruhkan

Kasus ini disebut menjadi ujian serius bagi integritas sektor pertahanan Indonesia.
SSC menegaskan, proyek Alutsista bernilai triliunan rupiah seharusnya murni demi memperkuat daya tangkal bangsa bukan menjadi ladang bisnis segelintir pihak.

Baca juga:  Resmi! Wamenkop Dapat Amanah Baru di Satgas Kopdes Merah Putih

Dengan tuntutan publik yang kian meningkat, KPK kini ditantang untuk menunjukkan taringnya.
Apakah lembaga antikorupsi itu berani membuka tabir dugaan peran broker Jimmy Wijaya, atau justru membiarkan skandal ini tenggelam di balik jargon kedaulatan pertahanan?

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
FRIC Soroti Pemberitaan Dugaan Pungli Samsat Kuningan, Ajukan Klarifikasi Resmi ke Redaksi NetraPramanaNews.id

Redaksi

22 Jun 2026

Vokalpublika.com – KUNINGAN, 22 Juni 2026 — Pemberitaan terkait dugaan pungutan liar (pungli) di lingkungan layanan administrasi kendaraan bermotor di Samsat Kabupaten Kuningan kembali menjadi sorotan. Kali ini, Fast Respon Indonesia Center (Fast Respon Indonesia Center) melalui jajaran pengurusnya di Jawa Barat dan Kabupaten Kuningan menyampaikan sikap resmi berupa permohonan klarifikasi kepada redaksi media yang …

Aipda Ferry Ardilesmana Jadi Satu-satunya Juri Polisi di Lomba Stand Up Comedy Hari Bhayangkara ke-80 Polda Jabar

Redaksi

22 Jun 2026

Vokalpublika.com – Jabar – Sosok Aipda Ferry Ardilesmana menjadi perhatian dalam gelaran Lomba Stand Up Comedy Polda Jawa Barat yang diselenggarakan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 di Aula Moeryono Polda Jabar, Senin (22/6/2026). ADVERTISEMENT Anggota Polri yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Desa Pagelaran, Polsek Ciomas, Polres Bogor itu menjadi satu-satunya juri dari unsur kepolisian dalam kompetisi …

Sambut Tahun Baru Islam, Paguyuban ABC Pemalang Bersama Ratusan Warga Gelar Doa Bersama di Makam Leluhur

Alwi Assagaf

22 Jun 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Ratusan warga yang tergabung dalam Paguyuban Amal Bakti Cibelok (ABC) memadati Komplek Makam Mbah Kemis dan Mbah Kauman, Desa Cibelok, Kecamatan Taman, Pemalang, pada Senin (22/6) malam. ADVERTISEMENT Kegiatan religi dan budaya ini digelar dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam (Suronan) sekaligus menghormati jasa para leluhur pendiri desa. ​Prosesi diawali dengan kerja …

Tongkat Komando Kodim 0711/Pemalang Resmi Beralih kepada Letkol Edy Wibowo, S.Sos.

Alwi Assagaf

22 Jun 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Kodim 0711/Pemalang menggelar acara Lepas Sambut Komandan Kodim (Dandim) 0711/Pemalang di Makodim 0711/Pemalang Jl. Brigjen Katamso No 43 Kelurahan Sugihwaras kecamatan Pemalang kabupaten Pemalang Jawa Tengah, Senin (22/6/2026). ADVERTISEMENT Kegiatan berlangsung dengan penuh kehangatan, kekeluargaan, dan rasa haru sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian pejabat lama sekaligus penyambutan pejabat baru. Acara tersebut menandai …

Kapolres Pemalang Sambut Kunjungan Kerja Pangdam IV/Diponegoro Tinjau Lokasi Pembangunan Yonif 473/Satria Benowo

Alwi Assagaf

22 Jun 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Kapolres Pemalang, AKBP Rendy Setia Permana, S.I.K., S.H., M.M., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyambut kunjungan kerja Panglima Kodam (Pangdam) IV/Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin Darojat, S.E., M.Han, di wilayah Kodim 0711/Pemalang, Senin (22/6/2026). ADVERTISEMENT ​Kunjungan jenderal bintang dua tersebut bertujuan untuk meninjau kesiapan Marshalling Area (MA) serta memantau langsung progres …

Polda Jabar Beri Ruang Kreativitas Generasi Muda Lewat Lomba Stand Up Comedy HUT Bhayangkara ke-80

Redaksi

22 Jun 2026

Vokalpublika.com – Polda Jawa Barat menggelar Lomba Stand Up Comedy dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 di Aula Moeryono Polda Jabar, Senin (22/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. ADVERTISEMENT Lomba yang dibuka oleh Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan S.I.K., M.H tersebut …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x