Home » Advertorial » Sengketa Lahan KASIBA Mangsang Dibawa ke DPRD Batam, Komisi I Perintahkan Semua Pihak Buka Status Penguasaan Lahan

Sengketa Lahan KASIBA Mangsang Dibawa ke DPRD Batam, Komisi I Perintahkan Semua Pihak Buka Status Penguasaan Lahan

Redaksi 13 Jul 2026 45

BATAM,vokalpublika.com— Sengketa lahan yang melibatkan warga kawasan KASIBA Mangsang, Kecamatan Sungai Beduk, Batam, dengan sejumlah perusahaan kembali menjadi perhatian. Persoalan tersebut dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang digelar Komisi I DPRD Kota Batam, Jumat (10/7/2026).

Advertisement
ADVERTISEMENT

Dalam forum tersebut, terungkap bahwa sebagian lahan yang selama ini dikuasai atau ditempati warga KASIBA Mangsang diketahui berada dalam Penetapan Lokasi (PL) perusahaan. Kondisi tersebut menjadi salah satu persoalan utama yang membutuhkan kejelasan mengenai status dan batas penguasaan lahan.

RDPU dipimpin Anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Dr. Muhammad Mustofa, SH., MH., didampingi Sekretaris Komisi I Anwar Anas serta anggota Komisi I Muhammad Fadhli, SE., MM. dan Jimy Siburian, SH.

Untuk memperoleh gambaran yang lebih lengkap, DPRD menghadirkan sejumlah instansi dan pihak terkait. Di antaranya Direktorat Lahan BP Batam, Direktorat Pengamanan (Ditpam) BP Batam, Kantor Pertanahan (BPN) Batam, Polresta Barelang, Kecamatan Sungai Beduk, serta Kelurahan Mangsang.

Dari pihak perusahaan, hadir perwakilan manajemen PT Jeny Prima Putra dan PT Gulber Batam bersama penasihat hukum Sutjahjo Heri Murti, SH., MH. Forum tersebut juga dihadiri perwakilan PAC Ansor Sungai Beduk, Ketua RT dan RW KASIBA Mangsang, serta perwakilan PERWADEM (Persaudaraan Warga Demak) sebagai pihak pelapor.

Baca juga:  Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Dairi Gelar Bakti Kesehatan dan Donor Darah untuk Bantu Ketersediaan Stok Darah di RSUD Sidikalang

DPRD Minta Status Lahan Dibuka Terang

Dalam pengantarnya, Muhammad Mustofa menegaskan bahwa RDPU tidak hanya dimaksudkan untuk mendengarkan keluhan masyarakat, tetapi juga untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai status serta penguasaan lahan yang menjadi persoalan.

Menurutnya, setiap pihak harus diberikan kesempatan menyampaikan keterangan agar persoalan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar di lapangan.

“Kita harapkan pertemuan ini dapat memfasilitasi titik temu dari persoalan yang ada terkait penguasaan lahan di sana. Untuk itulah kita hadirkan pihak dari Direktorat Lahan BP Batam agar diketahui titik-titik penguasaan lahannya,” ujar Mustofa.

Kehadiran Direktorat Lahan BP Batam menjadi penting karena status Penetapan Lokasi (PL) menjadi salah satu aspek yang perlu diperjelas dalam sengketa tersebut.

DPRD ingin memastikan titik dan batas lahan yang masuk dalam penguasaan atau Penetapan Lokasi perusahaan dapat diketahui secara jelas. Dengan demikian, tidak terjadi lagi perbedaan pemahaman antara masyarakat, perusahaan maupun pemerintah mengenai lahan yang dipersoalkan.

Baca juga:  Bupati Luwu Buka Pelatihan Aplikasi SIM PKK, Dorong Optimalisasi Digitalisasi Administrasi

Warga Butuh Kepastian

Persoalan lahan di kawasan KASIBA Mangsang bukan sekadar persoalan administratif. Bagi masyarakat yang telah tinggal dan beraktivitas di kawasan tersebut, kepastian mengenai status lahan menjadi hal penting untuk menjamin rasa aman dan menghindari potensi konflik berkepanjangan.

Di sisi lain, keberadaan Penetapan Lokasi perusahaan juga perlu ditempatkan dalam koridor hukum dan administrasi pertanahan yang berlaku. Karena itu, diperlukan penjelasan dari instansi yang memiliki kewenangan untuk memastikan dasar penguasaan, batas lokasi, serta dokumen yang berkaitan dengan lahan tersebut.

Komisi I DPRD Batam berharap forum tersebut dapat menjadi ruang komunikasi antara masyarakat, perusahaan dan pemerintah. DPRD tidak ingin persoalan lahan hanya berhenti pada saling klaim tanpa adanya verifikasi terhadap dokumen dan kondisi di lapangan.

DPRD Dorong Penyelesaian Secara Adil

Melalui RDPU tersebut, Komisi I DPRD Kota Batam mendorong agar seluruh pihak mengedepankan komunikasi dan penyelesaian secara konstruktif.

Baca juga:  Wakil Bupati Dairi, Wahyu Daniel Sagala, menerima kunjungan dan audiensi Pengurus Daerah (PD) Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kabupaten Dairi

Persoalan penguasaan lahan dinilai harus diselesaikan berdasarkan data, dokumen serta ketentuan hukum yang berlaku. Kejelasan dari BP Batam dan instansi pertanahan dinilai menjadi salah satu kunci untuk mengetahui posisi masing-masing pihak.

Komisi I berharap proses tersebut dapat menghasilkan titik temu yang adil, sekaligus memberikan kepastian hukum bagi masyarakat KASIBA Mangsang maupun pihak perusahaan.

Sengketa lahan ini juga menjadi pengingat bahwa persoalan penguasaan tanah di Batam membutuhkan transparansi data dan koordinasi antarlembaga. Tanpa kejelasan mengenai status dan batas lahan, potensi konflik antara masyarakat dan pemegang kepentingan dapat terus berulang.

DPRD Batam pun menegaskan komitmennya untuk memfasilitasi penyelesaian persoalan melalui mekanisme kelembagaan, sehingga permasalahan tidak berkembang menjadi konflik horizontal di tengah masyarakat.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen, Lampaui Kepri dan Nasional

Redaksi

07 Sep 2026

BATAM, vokalpublika.com— Perekonomian Kota Batam menunjukkan kinerja positif pada Triwulan II 2026. Pertumbuhan ekonomi Batam tercatat mencapai 7,28 persen secara year-on-year (y-on-y), atau lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sebesar 6,99 persen dan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,29 persen. ADVERTISEMENT Capaian tersebut menempatkan Batam sebagai salah satu daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi …

KDM Siapkan Olahraga Rakyat di Kalimalang, Lomba Dayung Piala Gubernur Bakal Digelar

Redaksi

04 Sep 2026

Beast, vokalpublika.com- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan rencana menghadirkan kegiatan olahraga rakyat di kawasan Kalimalang, Kota Bekasi. Salah satu agenda yang disiapkan yakni lomba dayung Piala Gubernur Jawa Barat yang akan menjadi kegiatan tahunan di luar rangkaian Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). ADVERTISEMENT Rencana tersebut disampaikan Dedi Mulyadi dalam rapat koordinasi persiapan pelaksanaan Porprov XV …

Kumpulkan Kepala Darrah Se-Jawa Barat di Kota Bekasi, KDM Pastikan Kesiapan Tuan Rumah.

Redaksi

04 Sep 2026

Beast, volalpublika.com- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat di Aula Nonon Sontanie, Kota Bekasi, Jumat (4/9/2026). ADVERTISEMENT Rakor tersebut dihadiri para kepala daerah se-Jawa Barat sebagai bagian dari upaya mematangkan seluruh persiapan pelaksanaan Porprov XV, mulai dari kesiapan venue, sarana dan …

Moment Harlah Kejari Yang Ke-81, Pemkot Bekasi Bersama Kejaksaan Dalam Negeri Serahkan Penetapan Perwalian Anak serta SKP2 melalui Keadilan Restoratif

Redaksi

04 Sep 2026

KOTA BEKASI, vokalpublika. Com— Pemerintah Kota Bekasi bersama Kejaksaan Negeri Kota Bekasi dan Pengadilan Agama Kota Bekasi melaksanakan kegiatan Penyerahan Penetapan Perwalian Anak dan Penyerahan SKP2 (Penghentian Perkara Melalui Keadilan Restoratif). Rabu (02/09). ADVERTISEMENT Serta Penyerahan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKP2) kepada tersangka yang disangka melanggar Pasal 476 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 …

Amsakar–Li Claudia Pacu Pembenahan Infrastruktur Batam, 12 Jalan Rampung dan 29 Titik Banjir Ditangani

Redaksi

03 Sep 2026

Batam, vokalpublika.com– Pemerintah Kota Batam bersama BP Batam mempercepat pembenahan infrastruktur sepanjang 2026. Perbaikan jalan hingga penanganan titik rawan banjir dilakukan di sejumlah kawasan untuk meningkatkan konektivitas dan kenyamanan masyarakat. ADVERTISEMENT Di bawah kepemimpinan Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, pembenahan infrastruktur menjadi salah satu perhatian dalam penataan …

Amsakar Bawa RKA BP Batam 2027 ke DPR RI, Rp665 Miliar Disiapkan untuk Infrastruktur

Redaksi

01 Sep 2026

Jakarta, vokalpublika.com— Badan Pengusahaan (BP) Batam menyiapkan anggaran sebesar Rp665,11 miliar untuk pembangunan dan penguatan infrastruktur pada 2027. Anggaran tersebut mencakup pembangunan jalan, drainase, jembatan, kawasan wisata, fasilitas Bandara Hang Nadim, pelabuhan, air bersih dan limbah, hingga fasilitas pelayanan publik. ADVERTISEMENT Rencana tersebut dipaparkan Kepala BP Batam Amsakar Achmad dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x