Home » Berita » Pulang ke Rumah: Budi Arie dan Jalan Sunyi Seorang Relawan

Pulang ke Rumah: Budi Arie dan Jalan Sunyi Seorang Relawan

Redaksi 05 Oct 2025 388

Jakarta, vokalpublika.com – Sore itu, di tengah riuhnya Istana Negara yang baru saja menggelar pelantikan menteri, Budi Arie Setiadi berdiri dengan wajah tenang. Tak ada gurat kecewa, apalagi kemarahan.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Ia justru tersenyum, menjawab pertanyaan wartawan dengan nada santai dan penuh canda.

“Yang pasti balik adalah ke rumah,” ucapnya, ketika ditanya ke mana langkahnya akan berlabuh usai tak lagi menjabat sebagai Menteri Koperasi.

“Kalau ke rumah orang lain, bahaya,” tambahnya, membuat suasana yang semula tegang berubah cair.

Rumah yang dimaksud Budi bukan sekadar tempat bernaung, melainkan simbol dari asal-muasal perjuangannya: Projo, organisasi relawan yang dulu ikut mengantarkan Joko Widodo menuju kursi kepresidenan.

Di sanalah Budi memulai langkah politiknya, bukan sebagai pejabat, tapi sebagai penggerak. Sebagai orang lapangan yang percaya bahwa politik sejatinya adalah soal keberpihakan.

Kini, setelah masa baktinya di pemerintahan berakhir, ia memilih untuk kembali ke titik awal.

Baca juga:  Dugaan Mafia Tanah  Di Desa Durian? Ahli Waris Terkejut Tanah warisan Beesertifikat Atas Nama Oran Lain

“Pulang ke rumah,” katanya, dengan ketulusan yang tak dibuat-buat.

Dalam perjalanan panjangnya, Budi Arie dikenal sebagai sosok yang sangat dekat dengan Presiden Joko Widodo. Ia bukan sekadar relawan. Ia sahabat, pendukung, sekaligus penjaga semangat politik Jokowi di akar rumput.

Sejak awal, Budi Arie melihat Jokowi bukan hanya sebagai pemimpin, tapi juga sebagai simbol dari apa yang ia sebut “politik rakyat”.

Namun hubungan hangat itu tak membuatnya tertutup terhadap perubahan. Saat tampuk kekuasaan berpindah ke tangan Presiden Prabowo Subianto, Budi Arie tak menunjukkan penolakan.

Ia justru memilih untuk bersikap realistis, mendukung pemerintahan baru dengan semangat keberlanjutan.

“Kita tetap mengabdi kepada rakyat. Dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat. Dari rakyat, kembali ke rakyat,” ujarnya tegas, seolah ingin menegaskan bahwa kesetiaan sejatinya bukan pada jabatan atau figur, melainkan pada cita-cita bersama.

Namun, politik selalu punya ruang bagi kesalahpahaman kecil yang membesar. Belum lama setelah reshuffle, publik ramai membicarakan satu hal yang tampak remeh tapi sarat tafsir, Budi Arie diketahui tak lagi mengikuti akun Instagram Presiden Prabowo Subianto.

Baca juga:  Tambang Batu Padas di Aek Songsongan menelan korban

Media sosial pun geger. Ada yang menebak itu tanda kecewa, ada pula yang mengaitkannya dengan sikap politik. Tapi di balik hiruk-pikuk dunia maya, orang-orang dekat Budi Arie justru menganggapnya hal biasa.

“Hubungan Pak Budi dan Pak Prabowo baik-baik saja,” kata salah satu koleganya singkat. Tak ada jarak, tak ada ketegangan. Hanya algoritma media sosial yang bekerja tanpa pertimbangan politik.

Budi sendiri memilih diam. Ia tak membantah, tak juga mengklarifikasi. Mungkin karena baginya, loyalitas tak diukur dari tombol follow atau unfollow. Kesetiaan, dalam pandangannya, adalah soal sikap, bukan tampilan digital.

Bagi Budi Arie, pulang ke Projo bukan langkah mundur. Justru di sanalah ia merasa bisa kembali berbuat banyak. Dari kursi birokrat, ia mungkin pernah memegang kekuasaan. Tapi dari pangkuan relawan, ia memegang hati rakyat.

Baca juga:  Pekan Depan Gabungan Ormas Akan Segel Kantor PT. Hasjrat Abadi, Stenly Sendouw: Stella Mokoginta Otak Mafia Tanah

“Pulang itu bukan berarti selesai,” katanya suatu kali, dalam perbincangan santai dengan sejumlah relawan.

“Kadang kita perlu kembali ke titik awal untuk mengingat kenapa dulu berjuang.”

Kini, ia ingin kembali menata semangat Projo sebagai gerakan sosial yang tetap setia di garis rakyat, entah siapa pun pemimpinnya di Istana. Sebab baginya, rumah sejati seorang relawan bukan di lingkar kekuasaan, melainkan di tengah rakyat yang diperjuangkannya.

Dan dari situlah mungkin, perjalanan baru Budi Arie Setiadi dimulai lagi, bukan sebagai menteri, bukan pula sebagai pejabat, tetapi sebagai seorang yang tak pernah berhenti percaya bahwa politik bisa tetap manusiawi.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Tumpahan Solar di Jalan dr. Cipto Mangunkusumo Pemalang Pemicu Kecelakaan, Sejumlah Pemotor Luka-luka

Alwi Assagaf

23 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Tumpahan bahan bakar minyak jenis solar di Jalan dr. Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Mulyoharjo, Kecamatan Pemalang, memicu rentetan kecelakaan lalu lintas pada Selasa (22/9/2026) sekitar pukul 23.50 WIB. Akibat peristiwa ini, sejumlah pengendara sepeda motor terjatuh dan mengalami luka-luka. ADVERTISEMENT ​Ceceran solar yang membasahi badan jalan membuat kondisi permukaan menjadi sangat licin. Sejumlah …

Bambang Diminta Cari Pembeli, Dapat Imbalan Tanah, Mengapa Terseret Kasus Surat Palsu?

Redaksi

22 Sep 2026

Karimun, vokalpublika.com- Peran Bambang Suryadi alias Andi dalam perkara dugaan penggunaan surat palsu kembali terungkap dalam persidangan di Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun, Selasa (22/9/2026), dengan agenda keterangan terdakwa. ADVERTISEMENT Dalam keterangannya, terdakwa Zairan menjelaskan bahwa Bambang pada awalnya hanya diminta membantu mencarikan pembeli atas sebidang tanah. Menurut Zairan, sekitar 2013 dirinya membutuhkan dana untuk …


Diduga Lapak Solar Ilegal untuk Kebutuhan Alat Berat di Batukuda Mancak Dibekingi Oknum Berseragam Disorot,Ketum GWI Minta Pihak Berwenang Bertindak Tegas

Redaksi

22 Sep 2026

SERANG — Dugaan penggunaan dan penampungan solar yang tidak sesuai ketentuan kembali menjadi sorotan di Kabupaten Serang. Sebuah lapak di Desa Batukuda, Kecamatan Mancak, diduga menjadi lokasi penyediaan solar untuk kebutuhan operasional alat berat. ADVERTISEMENT Sorotan tersebut mendapat perhatian Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gabungnya Wartawan Indonesia (DPP GWI), Syamsul Bahri. Ia meminta dugaan aktivitas …

DPRD Luwu Minta Proyek PSN KNMP Taati SOP: Jangan Sampai Bermasalah Hukum

Redaksi

22 Sep 2026

LUWU,vokalpublika.com— Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu melayangkan peringatan keras terkait pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) Kawasan Nelayan Modern dan Produktif (KNMP) di Desa Karang-karangan. ADVERTISEMENT Pelaksana proyek diingatkan untuk bekerja sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) serta taat regulasi agar tidak tersandung masalah hukum di kemudian hari. ​Sorotan ini mengemuka setelah proyek KNMP disinyalir …

Pastikan Kesiapan Menghadapi Cuaca Ekstrem, Polresta Tanjungpinang Periksa Sarana dan Perlengkapan Dinas

Redaksi

22 Sep 2026

Tanjungpinang ,vokalpublika.com– Polresta Tanjungpinang melakukan pengecekan sarana dan perlengkapan dinas sebagai langkah kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem di wilayah Kota Tanjungpinang.Senin (22/09/2026) ADVERTISEMENT Pemeriksaan meliputi sejumlah sarana pendukung tugas kepolisian, di antaranya kendaraan roda dua, kendaraan roda empat, serta senjata api beserta amunisinya. Untuk memastikan kesiapan perlengkapan, pemeriksaan dilakukan secara langsung terhadap kondisi kendaraan …

Ketika Hujan Masuk ke Tenda Pengungsi, Korban Gempa Menanti Hunian yang Layak

Redaksi

22 Sep 2026

MBAY, Nagekeo — Malam seharusnya menjadi waktu untuk beristirahat. Namun bagi warga yang kehilangan rumah akibat gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7, malam justru menjadi waktu untuk kembali bertahan. ADVERTISEMENT Di bawah tenda-tenda darurat yang mereka bangun sendiri, mereka mencoba memejamkan mata dengan beralaskan karpet dan terpal yang terbentang langsung di atas tanah. Pada Minggu malam, …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x