Home » Uncategorized » Proyek Puskesmas Rp 7 Miliar Lebih di Pontianak Disorot Keras: Diduga Menyimpang Sistematis, Spesifikasi Diabaikan, K3 Dilanggar, PPK–Kontraktor Bungkam, Aroma Kongkalikong Kian Menyengat

Proyek Puskesmas Rp 7 Miliar Lebih di Pontianak Disorot Keras: Diduga Menyimpang Sistematis, Spesifikasi Diabaikan, K3 Dilanggar, PPK–Kontraktor Bungkam, Aroma Kongkalikong Kian Menyengat

Redaksi 24 Dec 2025 104

Pontianak, Kalbar – Vokalpublika.com

Pembangunan Puskesmas di Jalan Selat Sumba, Kelurahan Siantan Tengah, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, dengan nilai anggaran lebih dari Rp 7 miliar dari APBD Kota Pontianak Tahun 2025, kini menjadi sorotan tajam publik. Proyek fasilitas kesehatan yang seharusnya menjunjung tinggi mutu, keselamatan, dan transparansi itu justru diduga kuat sarat penyimpangan serius, mulai dari pengabaian spesifikasi teknis, pelanggaran K3, hingga dugaan pembiaran oleh pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Berdasarkan hasil investigasi lapangan tim media dan pemantauan independen, ditemukan indikasi kuat bahwa pelaksanaan proyek tidak sebanding dengan besarnya anggaran. Kondisi fisik bangunan dinilai jauh dari standar, memunculkan dugaan pengurangan volume pekerjaan, penurunan mutu material, serta penyimpangan metode kerja yang berpotensi mengarah pada kerugian keuangan negara.

K3 Diabaikan, Nyawa Pekerja Dipertaruhkan

Fakta paling mencolok di lapangan adalah ditemukannya pekerja yang bekerja tanpa Alat Pelindung Diri (APD). Kondisi ini menunjukkan pelanggaran terang-terangan terhadap aturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), sekaligus mengindikasikan lemahnya—bahkan nyaris nihil—pengawasan dari PPK dan konsultan pengawas.

Padahal, proyek fasilitas kesehatan seharusnya menjadi contoh penerapan standar keselamatan kerja, bukan justru mempertontonkan praktik abai aturan.

Seorang warga sekitar proyek mengungkapkan kecurigaannya.

Baca juga:  Rapat Tiga Perumda, Bupati Dairi Minta Layanan Air, Pasar, dan Usaha Daerah Lebih Responsif

“Nilainya miliaran, tapi kualitasnya tidak masuk akal. Banyak yang janggal. Kalau diaudit sungguh-sungguh, saya yakin bakal terbuka semua,” ujarnya.

PPK dan Kontraktor Kompak Menghindar, Dugaan Kongkalikong Menguat

Sorotan publik semakin mengeras ketika PPK dan pihak kontraktor terkesan kompak menghindar dari konfirmasi. Sejak temuan lapangan mencuat ke publik, tidak ada klarifikasi resmi, tidak ada penjelasan terbuka, dan tidak terlihat langkah perbaikan nyata di lokasi proyek.

Sikap bungkam dan saling menutup diri ini justru memicu dugaan kuat adanya kongkalikong antara PPK dan kontraktor, khususnya dalam pembiaran pekerjaan yang diduga tidak sesuai RAB, gambar kerja, dan spesifikasi teknis.

Sejumlah pengamat menilai, mustahil penyimpangan teknis sebanyak ini terjadi tanpa sepengetahuan PPK, mengingat PPK memiliki kewenangan strategis dalam pengendalian mutu, administrasi, hingga pencairan pembayaran proyek.

AWI Kota Pontianak Bongkar Dugaan Penyimpangan, Desak Sanksi Tanpa Ampun

Dugaan penyimpangan semakin menguat setelah Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) Kota Pontianak melakukan inspeksi lapangan pada 10 Desember 2025. Proyek yang dikerjakan oleh CV Firaz tersebut dinilai menyimpang dari RAB, spesifikasi teknis, serta standar konstruksi bangunan fasilitas kesehatan.

Ketua DPC AWI Kota Pontianak, Budi Gautama, menegaskan proyek Puskesmas tidak boleh dijadikan ladang bancakan anggaran.

“Ini uang rakyat. Jika mutu dikorbankan dan pengawasan diduga sengaja dibiarkan, maka PPK dan kontraktor harus sama-sama dimintai pertanggungjawaban. Tidak boleh ada yang kebal hukum,” tegasnya.

AWI menilai, pola penghindaran klarifikasi justru memperkuat dugaan bahwa pengawasan proyek hanya formalitas administratif di atas kertas.
13 Temuan Krusial: Dugaan Pengurangan Mutu Dilakukan Sistematis

Baca juga:  Pastikan Kesiapan BMN, Kantor Pertanahan Kabupaten Dairi Gelar Apel Kesiapan Alat Ukur

Tim monitoring mencatat 13 poin temuan krusial, di antaranya:

  1. Papan proyek ditempatkan di lokasi tersembunyi (indikasi minim transparansi).
  2. Pasak bumi dikurangi dari 5 titik menjadi 3 titik.
  3. Galian pondasi cakar ayam tidak sesuai SOP.
  4. Waterpass lantai dasar hanya 1 lapis.
  5. Pekerjaan rehab tanpa warnis, pemasangan besi asal-asalan.
  6. Adukan beton tidak menggunakan ready mix.
  7. Jarak antar tiang ±27 meter, tidak sesuai standar teknis.
  8. Baja ringan diduga tidak berstandar SNI, dan temuan lainnya.

Rangkaian temuan ini mengarah pada dugaan efisiensi biaya ilegal yang dilakukan secara sistematis, dengan risiko menghasilkan bangunan tidak layak fungsi dan membahayakan keselamatan publik.

Regulasi Diduga Dilanggar, Ancaman Pidana Membayangi

Proyek ini diduga melanggar sejumlah regulasi, antara lain:

Keselamatan Kerja (K3):

  • UU No. 1 Tahun 1970
  • Permen PUPR No. 10 Tahun 2021

Jasa Konstruksi & Mutu Bangunan:

  • UU No. 2 Tahun 2017
  • Permen PUPR No. 14 Tahun 2020
Baca juga:  Gubernur Kalbar Lantik 26 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Balai Petitih

Transparansi Proyek:

  • Permen PUPR No. 8 Tahun 2021

Jika terbukti, pihak-pihak terkait tidak hanya terancam sanksi administratif, tetapi juga pidana atas dugaan pembiaran dan potensi kerugian negara.

Desakan Audit Total dan Penegakan Hukum Tanpa Kompromi

AWI bersama masyarakat mendesak:

  • Wali Kota Pontianak
  • Inspektorat Daerah
  • Dinas Cipta Karya
  • Dinas Kesehatan
  • Aparat Penegak Hukum (APH)

untuk segera:

  • Melakukan audit teknis dan keuangan secara independen
  • Menelusuri peran dan tanggung jawab PPK serta konsultan pengawas
  • Menjatuhkan sanksi tegas tanpa kompromi demi efek jera

Klarifikasi Nihil, Publik Tunggu Keberanian Aparat

Hingga berita ini diterbitkan, PPK, kontraktor CV Firaz, maupun Dinas Kesehatan Kota Pontianak masih bungkam, meski telah dihubungi berulang kali. Sikap diam ini justru kian menguatkan kecurigaan publik terhadap dugaan praktik tidak sehat dalam proyek bernilai miliaran rupiah tersebut.

AWI menegaskan, seluruh temuan akan dilaporkan secara resmi ke Inspektorat dan aparat penegak hukum untuk diproses sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

(Bsg_Tim)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Bupati Dairi Terima Tim BPK Sumut, Exit Meeting Tandai Berakhirnya Audit Pendahuluan APBD 2025

Clara T S

17 Mar 2026

DAIRI/vokalpublika.comBupati Dairi, Vickner Sinaga menerima kunjungan tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sumatera Utara dalam agenda exit meeting pemeriksaan awal (interim) yang menandai berakhirnya audit pendahuluan terhadap pelaksanaan APBD Tahun 2025. Pertemuan tersebut berlangsung di ruang kerja Bupati Dairi, Senin (16/3/2026). Kunjungan tim BPK dipimpin oleh Pengendali Teknis, Novelin Sitorus. Dalam pertemuan itu disampaikan …

PHBI Dairi Rampungkan Audiensi Persiapan Takbiran Idulfitri 1447 H, Bupati Vickner Sinaga Berikan Dukungan Penuh

Clara T S

16 Mar 2026

DAIRI /vokalpublika.comPanitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Dairi menuntaskan rangkaian audiensi dalam rangka persiapan pelaksanaan kegiatan menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Audiensi terakhir dilaksanakan pada Senin, 16 Maret 2026. Kegiatan yang dipimpin oleh Ketua PHBI Kabupaten Dairi, Samsul Kudadiri, S.H, ini bertujuan untuk mematangkan pelaksanaan pawai takbiran Idulfitri 1 Syawal 1447 H serta perlombaan …

Aceh Sepakat Dairi Gelar Bukber dan Santunan Yatim-Piatu, Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan

Clara T S

16 Mar 2026

DAIRI/vokalpublika.com]Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Aceh Sepakat Kabupaten Dairi menggelar acara berbuka puasa bersama sekaligus penyantunan anak yatim-piatu dan kaum dhu’afa di Sekretariat DPD Aceh Sepakat Dairi, kediaman Ketua DPD Aceh Sepakat Dairi di Jalan Pandu, Kelurahan Bintang Hulu, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Minggu (15/3/2026). Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan ini dihadiri ratusan tamu undangan, warga …

Toleransi dan Kebersamaan Warnai Buka Puasa Pemkab Dairi Bersama Insan Pers

Clara T S

16 Mar 2026

DAIRI/vokalpublikaSuasana kebersamaan dan toleransi lintas iman terasa hangat dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar Pemerintah Kabupaten Dairi bersama insan pers. Kegiatan ini berlangsung penuh hikmah, tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang refleksi moral bagi para jurnalis dalam menjalankan tugas pemberitaan. Menariknya, sebelum memasuki rangkaian acara utama dan menunggu waktu berbuka puasa, para …

Bupati Dairi Hadiri Hari Jadi ke-27 Kabupaten Toba, Perkuat Solidaritas Antar Daerah Kawasan Danau Toba

Clara T S

14 Mar 2026

TOBA / vokalpublika.comBupati Dairi Vickner Sinaga bersama Ketua TP PKK Kabupaten Dairi Ny. Rita Puspita Vickner Sinaga menghadiri perayaan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Toba yang berlangsung di Balige, Sabtu (14/3/2026). Kehadiran rombongan Pemerintah Kabupaten Dairi menjadi bentuk dukungan dan solidaritas antar daerah di kawasan Danau Toba dalam mendorong pembangunan serta kemajuan bersama. Kedatangan Bupati Dairi …

Judul:Bupati Dairi Vickner Sinaga Resmikan Program Air Aman Berbasis Masyarakat di Pegagan Julu III, 920 Warga Kini Nikmati Air Minum Layak

Clara T S

14 Mar 2026

DAIRI /vokalpublika.com Bupati Dairi Vickner Sinaga meresmikan Program Air Aman Berbasis Masyarakat yang dilaksanakan oleh Water Mission melalui Yayasan Way Mitra Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Dairi. Peresmian tersebut berlangsung di Desa Pegagan Julu III, Kecamatan Sumbul, Kamis (12/3/2026). Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Surung Charles Bantjin, Ketua TP PKK Dairi Rita …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x