Home » Advertorial » Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan Pastikan Penanganan Kasus Penganiayaan Maut Berjalan Transparan dan Profesional

Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan Pastikan Penanganan Kasus Penganiayaan Maut Berjalan Transparan dan Profesional

Clara T S 06 Aug 2026 71

DAIRI –vokalpublika.com
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Dairi menetapkan seorang pria berinisial CT (51), pemilik sebuah kafe di Desa Kuta Buluh, Kecamatan Tanah Pinem, sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana pembunuhan dan/atau penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Penetapan tersangka tersebut dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan Satreskrim Polres Dairi atas laporan yang diterima pada 4 Agustus 2026. Kasus ini dipersangkakan dengan Pasal 458 ayat (1) dan Pasal 466 ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Korban diketahui berinisial KG (42), seorang petani yang berdomisili di Desa Lau Gunung, Kecamatan Tanah Pinem, Kabupaten Dairi.

Untuk menjamin keterbukaan informasi kepada masyarakat, Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan menggelar konferensi pers di Mapolres Dairi, Kamis (6/8/2026). Dalam kesempatan tersebut, Kapolres memaparkan kronologi kejadian, perkembangan hasil penyidikan, penetapan tersangka, serta barang bukti yang berhasil diamankan penyidik.

Kapolres menegaskan, konferensi pers tersebut merupakan bentuk komitmen Polres Dairi dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas penegakan hukum, sekaligus memberikan informasi yang benar kepada masyarakat agar tidak berkembang berbagai spekulasi maupun informasi yang menyesatkan terkait perkara tersebut.

Baca juga:  Kejar-kejaran Warnai Penangkapan Dua Pemuda Kasus Sabu di Tigalingga, Kapolres Dairi: Bukti Komitmen Berantas Narkoba

Berdasarkan kronologi yang dihimpun penyidik, peristiwa bermula pada Senin malam, 3 Agustus 2026, sekitar pukul 22.00 WIB. Korban datang ke kafe milik tersangka bersama seorang saksi dan mengonsumsi minuman beralkohol.

Beberapa jam kemudian, saksi meninggalkan lokasi lebih dahulu. Sekitar pukul 01.30 WIB pada Selasa dini hari, ketika kafe hendak tutup, seorang pelayan meminta korban untuk menyelesaikan pembayaran minuman. Namun korban yang diduga sudah dalam keadaan mabuk berat tidak memberikan tanggapan.

Pelayan kemudian menyampaikan persoalan tersebut kepada tersangka CT. Tersangka lantas menghampiri korban dan meminta agar pembayaran segera diselesaikan. Permintaan itu justru memicu adu mulut. Korban disebut menolak membayar dan mengeluarkan kata-kata kasar yang memancing emosi tersangka.

Perselisihan kemudian berlanjut ke luar kafe. Menurut hasil penyidikan, korban sempat menarik kerah baju tersangka dan mendorongnya. Tersangka yang emosi kemudian diduga melakukan pemukulan berulang kali ke arah wajah, dada, perut, dan bagian tubuh korban hingga korban terjatuh ke tanah.

Baca juga:  Klarifikasi Suara Rekaman dan Swadaya Warga di Desa Cempaka Timur

Meski sempat berusaha dilerai oleh istrinya, tersangka diduga tetap melanjutkan penganiayaan terhadap korban.

Setelah korban tidak lagi melakukan perlawanan, tersangka kemudian membawa korban menggunakan sepeda motor menuju sebuah tempat singgah (mess). Di lokasi tersebut, tersangka membangunkan dua orang penghuni mess dan meminta agar korban diizinkan beristirahat karena dianggap hanya dalam kondisi mabuk.

Korban kemudian ditidurkan di atas tikar sebelum tersangka meninggalkan lokasi dan kembali ke kafenya.

Keesokan paginya, sekitar pukul 08.00 WIB, istri tersangka memberitahukan bahwa lokasi tempat korban ditinggalkan telah ramai karena ditemukan seorang pria meninggal dunia.

Mendengar informasi tersebut, tersangka bersiap mendatangi kantor polisi untuk memberikan keterangan. Namun sebelum tiba, ia dipanggil personel Polsek Tanah Pinem dan dibawa ke Satreskrim Polres Dairi untuk dimintai keterangan.

Dalam pemeriksaan, tersangka mengakui sebelumnya telah melakukan penganiayaan terhadap korban.

Dari hasil penyidikan sementara, polisi menduga motif kejadian dipicu persoalan pembayaran minuman di kafe milik tersangka.

Baca juga:  Turnamen Billiard APH PERADI Kalbar Resmi Berakhir, Ini Daftar Juara

Korban disebut kerap mengonsumsi minuman di kafe tersebut, namun sering kali hanya membayar sebagian dari total tagihan, bahkan terkadang tidak melunasi pesanan. Selain itu, korban juga disebut beberapa kali membuat keributan di lokasi usaha milik tersangka.

Saat ini, tersangka telah diamankan dan ditahan di Rumah Tahanan Polres Dairi. Penyidik masih melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Dairi untuk proses hukum lebih lanjut.

Kapolres Dairi menegaskan bahwa seluruh proses penyidikan dilakukan secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Ia memastikan setiap tahapan penanganan perkara akan dilaksanakan secara transparan hingga proses persidangan, sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan kepastian hukum, rasa keadilan, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum.

(Clara)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Sinergi Pemcam dan Polsek Ulujami Sukseskan Monitoring Hari Pramuka Ke-65 di Desa Pamutih

Alwi Assagaf

12 Aug 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Pemerintah Kecamatan (Pemcam) dan Polsek Ulujami menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pembentukan karakter generasi muda melalui gerakan kepramukaan. ADVERTISEMENT Hal itu terlihat saat Camat Ulujami selaku Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran), Waluyo, bersama Kapolsek Ulujami menyambut langsung kunjungan peninjauan (monitoring) Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Pemalang, Sukarso, di Bumi Perkemahan …

670 Warga Berpenghasilan Rendah di Pontianak Terima Bantuan Rp600 Ribu, Pemkot Perkuat Jaring Pengaman Sosial

Redaksi

12 Aug 2026

PONTIANAK, vokalpublika.com— Sebanyak 670 warga berpenghasilan rendah di Kota Pontianak menerima bantuan tunai masing-masing sebesar Rp600 ribu dari Pemerintah Kota Pontianak. Program tersebut menyasar masyarakat yang belum tersentuh program bantuan sosial dari pemerintah pusat, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). ADVERTISEMENT Penyaluran bantuan menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kota Pontianak …

Tingkatkan Kemampuan Personel, Polres Nganjuk Gelar Coaching Clinic dan Supervisi Bidlabfor Polda Jatim

Redaksi

12 Aug 2026

NGANJUK, vokalpublika.com– Dalam rangka meningkatkan kemampuan personel di bidang penegakan hukum dan operasional, Polres Nganjuk menggelar Coaching Clinic dan Supervisi Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Polda Jatim, Selasa (11/8/2026). ADVERTISEMENT Kegiatan yang berlangsung di Aula Polres Nganjuk sejak pukul 08.00 hingga 16.00 WIB tersebut diikuti Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., Wakapolres, PJU, …

Pasca Dilantik, Rektor IAIN Pontianak Hadiri Forum Perdana di FTIK, Perkuat Silaturahmi dan Kebersamaan

Redaksi

12 Aug 2026

PONTIANAK, vokalpublika.com— Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, Prof. Dr. H. Wajidi Sayadi, M.Ag., menghadiri forum pertamanya setelah dilantik sebagai Rektor IAIN Pontianak periode 2026–2030. Kehadiran tersebut berlangsung dalam kegiatan khataman Al-Qur’an “Wanita FTIK Mengaji” di Gedung Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Pontianak, Selasa (11/8/2026). ADVERTISEMENT Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum …

Kuasa Hukum Zairan-Bambang Persoalkan Dasar Dakwaan Surat Palsu, Minta Majelis Hakim Bebaskan Terdakwa

Redaksi

12 Aug 2026

Karimun, vokalpublika.com- Persidangan perkara dugaan penggunaan surat palsu dengan terdakwa Zairan dan Bambang Suryadi kembali bergulir di Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun, Rabu (12/8/2026). ADVERTISEMENT Dalam agenda tersebut, tim penasihat hukum terdakwa Ronald reagen s baringbing S.H bersama Patas Sulaiman Rambe S.H menyampaikan eksepsi atau nota keberatan terhadap surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Dalam …

Satresnarkoba Polresta Tanjungpinang Bagikan Bansos dan Bendera Merah Putih, Semarakkan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI

Redaksi

12 Aug 2026

Tanjungpinang, vokalpublika.com– Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Satresnarkoba Polresta Tanjungpinang melaksanakan kegiatan pembagian bantuan sosial (bansos) dan Bendera Merah Putih kepada masyarakat di Kampung Bugis, Kelurahan Kampung Bugis, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Rabu (12/08/2026). ADVERTISEMENT Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ps. Kasatresnarkoba Polresta Tanjungpinang AKP Syofian Rida, S.H., M.H., didampingi …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x