Home » Advertorial » Pemprov Riau Antisipasi Potensi Gejolak Sosial, Masyarakat Diimbau Jaga Ketenangan

Pemprov Riau Antisipasi Potensi Gejolak Sosial, Masyarakat Diimbau Jaga Ketenangan

Redaksi 01 Sep 2025 590

Pekanbaru , vokalpublika.com – Pemerintah Provinsi Riau bersama unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat menggelar rapat koordinasi  Terkait Tindak Lanjut Antisipasi Perkembangan Situasi dan Kondisi Terkini di Provinsi Riau, di Gedung Daerah Balai Serindit Senin (1/9/2025). Langkah ini diambil sebagai respon terhadap situasi nasional yang dinilai berpotensi memicu instabilitas daerah.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Gubernur Riau  Abdul Wahid menyatakan bahwa unjuk rasa pada dasarnya tidak menjadi persoalan selama dilakukan secara damai dan terkendali. Namun, ia menyoroti kekhawatiran terhadap kemungkinan aksi yang berubah menjadi anarkis dan tak terkendali.

Baca juga:  Serasa Hukum Tak Lagi Bertaring di Jepara, Proyek Gardu Induk PLN Tetap Berjalan Meski Belum Ada Solusi

Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah menyampaikan beberapa kebijakan yang diambil sebagai langkah pencegahan. Di antaranya adalah meniadakan kegiatan seremonial, menghindari pernyataan provokatif dari pejabat publik, dan mendorong kegiatan yang pro terhadap kepentingan masyarakat. Sejumlah sekolah yang berada di sekitar titik rawan juga dialihkan sementara ke pembelajaran daring.

Gubernur menegaskan pentingnya peran tokoh masyarakat dalam menjaga ketenangan. Ia juga menekankan bahwa keamanan merupakan fondasi utama bagi keberlangsungan aktivitas ekonomi, sosial, dan pendidikan.

“Mohon bantuan tokoh masyarakat agar dapat menenangkan masyarakat. Kita ingin Indonesia khususnya Riau tentram, aman,” ujarnya.

Baca juga:  Kapolres Nganjuk Pimpin Patroli Malam, Pastikan Keamanan Obyek Vital

Kapolda Riau yang turut hadir mengingatkan bahwa situasi di beberapa provinsi telah memburuk, dengan adanya penjarahan dan perusakan fasilitas umum.

“Sampai tadi malam pun masih ada penjarahan. Tentunya kita berharap hal tersebut tidak terjadi di Bumi Lancang Kuning, Negeri Melayu,” ujarnya.

Sejumlah langkah mitigasi juga telah dilakukan pemerintah daerah bersama Kepolisian Di antaranya, doa bersama yang diikuti ribuan warga, termasuk komunitas ojek online, serta koordinasi antara kepala daerah dengan aplikator layanan transportasi daring.

Baca juga:  Pemkab Dairi Segera Revitalisasi Tiga Sekolah Terdampak Kebakaran, Pengerjaan Ditarget Mulai Juli

Gubernur juga menyampaikan bahwa sejauh ini kondisi di Riau masih aman dan terkendali. Aspirasi masyarakat, terutama dari kalangan muda, diterima dengan pendekatan yang humanis dan dialog terbuka. “Peradaban Melayu muncul karena dari ada dialog,” ujarnya.

Pemerintah berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersinergi menjaga ketertiban dan mencegah terjadinya konflik horizontal di wilayah Riau.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Pemkot Bekasi Resmi Terapkan PJJ Sekolah, Antisipasi Sebaran Abu Vulkanik

Redaksi

08 Sep 2026

KOTA BEKASI , vokalpublika.com— Pemerintah Kota Bekasi memutuskan menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) mulai 8-9 Sept 2026 bagi seluruh siswa SD dan SMP di Kota Bekasi sebagai langkah antisipasi terhadap potensi paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. ADVERTISEMENT Keputusan tersebut diambil setelah Pemkot Bekasi melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan kebijakan kewaspadaan yang sebelumnya memberikan ruang kepada …

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen, Lampaui Kepri dan Nasional

Redaksi

07 Sep 2026

BATAM, vokalpublika.com— Perekonomian Kota Batam menunjukkan kinerja positif pada Triwulan II 2026. Pertumbuhan ekonomi Batam tercatat mencapai 7,28 persen secara year-on-year (y-on-y), atau lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sebesar 6,99 persen dan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,29 persen. ADVERTISEMENT Capaian tersebut menempatkan Batam sebagai salah satu daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi …

​Polemik Iuran Rp500 Ribu SPPG Pemalang Disorot, Diduga Langgar Aturan BGN, Pengurus Paguyuban: Itu Sah dan Hak Organisasi

Alwi Assagaf

07 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Penarikan iuran bulanan terhadap pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tergabung dalam Paguyuban Mitra Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Pemalang memicu sorotan publik. Kebijakan tersebut dipertanyakan karena dikhawatirkan berdampak pada kualitas porsi dan hak penerima manfaat. ADVERTISEMENT ​Berdasarkan data yang dihimpun, puluhan hingga ratusan pengelola dapur dari total 140 unit SPPG …

Rayakan Kemerdekaan dengan Cara Berbeda, Tanjungpinggir Padukan Lomba dan Pelayanan Warga

Redaksi

07 Sep 2026

Batam, vokalpublika.com- Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kelurahan Tanjungpinggir, Kecamatan Sekupang, Batam, berlangsung meriah. Berbagai lomba yang melibatkan masyarakat digelar di Taman Wisata Tangga Seribu Habibi Dangas, Sekupang, Minggu (6/9/2026). ADVERTISEMENT Meski digelar setelah momentum perayaan 17 Agustus, kegiatan tersebut tetap mendapat antusiasme warga. Lurah Tanjungpinggir, H Agus Syofian, mengatakan, …

Sekda Pemalang dan Pemcam Ulujami Apresiasi Festival Grebeg 1000 Kemeja Sukorejo, Sampaikan Pesan Pilkades Damai

Alwi Assagaf

06 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Ulujami bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pemalang memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Festival Grebeg 1000 Kemeja di Desa Sukorejo, Minggu (6/9/2026). ADVERTISEMENT Gelaran tahunan di kawasan wisata Mina Padi tersebut dinilai sukses menggerakkan ekonomi lokal sekaligus memperkuat kondusivitas warga. ​Hadir langsung memantau jalannya kegiatan, Sekda Pemalang Bagus Sutopo menggarisbawahi …

​Penarikan Rp500 Ribu Dapur MBG Pemalang Menuai Sorotan, Aliran Dana Masih Gelap

Alwi Assagaf

06 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Penarikan iuran bulanan terhadap pengelola dapur operasional yang tergabung dalam Paguyuban Mitra Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Pemalang memicu sorotan publik. ADVERTISEMENT Transparansi pengelolaan serta urgensi pembentukan paguyuban tersebut kini dipertanyakan demi memastikan dana kas tidak memangkas ketersediaan maupun kualitas porsi bagi penerima manfaat. ​Berdasarkan data yang dihimpun, puluhan hingga ratusan pengelola …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x