Home » Berita » Pemkab Pemalang Genjot Perbaikan Infrastruktur: Jalan Kabupaten di Desa Sidokare dan Desa Pesucen Masih Rusak Berat

Pemkab Pemalang Genjot Perbaikan Infrastruktur: Jalan Kabupaten di Desa Sidokare dan Desa Pesucen Masih Rusak Berat

Alwi Assagaf 29 Jan 2026 36

Pemalang, Vokalpublika.com – Ruas jalan milik Pemerintah Kabupaten Pemalang yang berada di wilayah Sidokare, Desa Pesucen, Kecamatan Petarukan, dilaporkan mengalami kerusakan berat dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama saat musim hujan.

Hasil pantauan awak media di lapangan Kamis (29/1/2026), memperlihatkan kondisi jalan dipenuhi lubang dengan kedalaman bervariasi. Sebagian besar lubang tertutup genangan air, sehingga sulit terlihat oleh pengendara. Selain itu, batu-batu runcing tampak berserakan di sejumlah titik dan berisiko tinggi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang terus menggenjot pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan sepanjang tahun 2025-2026, dengan fokus utama pada penanganan jalan rusak berat, baik jalan provinsi maupun kabupaten. Meski demikian, laporan masyarakat dan situasi di lapangan menunjukkan masih banyak titik jalan kabupaten yang rusak parah, memicu keluhan dan kritik di media sosial.

Baca juga:  Harus Tahu! UHC Pemalang 2026 Picu Tanya Publik? Kriteria Warga Dipersempit

Kerusakan jalan terlihat jelas di sepanjang jalur yang menjadi akses utama aktivitas warga. Jalan tersebut setiap hari dilalui pedagang, anak sekolah, petani, serta masyarakat umum yang bergantung pada kelancaran akses transportasi darat di wilayah tersebut.

Salah satu pengguna jalan yang tidak disebutkan namanya menyampaikan bahwa kondisi jalan rusak telah berlangsung selama bertahun-tahun dan belum mendapatkan penanganan optimal. Kerusakan yang dibiarkan berlarut-larut dinilai membahayakan keselamatan serta menghambat mobilitas masyarakat.

Pada musim hujan, tingkat risiko semakin meningkat. Genangan air menutupi lubang jalan sehingga pengendara kerap tidak menyadari adanya kerusakan di depan kendaraan. Situasi tersebut memaksa pengguna jalan melintas dengan kecepatan rendah dan tingkat kewaspadaan tinggi.

Baca juga:  Peledakan Blasting PT. Masmindo Diduga Langgar UU Minerba, Warga Boneposi Geram

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Pemalang segera melakukan perbaikan menyeluruh terhadap ruas jalan Sidokare-Pesucen. Perbaikan dinilai mendesak demi menjamin keselamatan pengguna jalan serta mendukung kelancaran aktivitas ekonomi warga.

Akses jalan yang layak diyakini mampu memperlancar distribusi hasil pertanian, kegiatan perdagangan, serta aktivitas pendidikan masyarakat. Tanpa perbaikan, kondisi jalan rusak berpotensi terus menghambat roda ekonomi dan meningkatkan risiko kecelakaan di wilayah Kecamatan Petarukan. (Slamet Febriansyah)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Pensiunan Pegawai BPN di Pemalang Diduga Jadi Calo Sertifikat Tanah, Tarif “Langit” Capai Puluhan Juta Cekik Warga

Alwi Assagaf

04 Feb 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Dugaan praktik percaloan dalam pengurusan sertifikat tanah kembali mencuat dan meresahkan masyarakat. Kali ini, sorotan tajam mengarah pada keterlibatan sejumlah oknum pensiunan Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang diduga memanfaatkan sisa pengaruh dan koneksi “orang dalam” untuk mematok tarif pengurusan sertifikat hingga puluhan kali lipat dari biaya resmi. Berdasarkan penelusuran di lapangan, SR …

Kontroversi Proyek U-Ditch Pemalang: Saluran Malah Menyempit Penyebab Banjir Disejumlah Lokasi? Publik Cium Aroma Korupsi

Alwi Assagaf

04 Feb 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Program perbaikan drainase kota yang digadang-gadang sebagai solusi banjir di Kabupaten Pemalang kini justru menuai sorotan tajam. Proyek pemasangan saluran beton (U-Ditch) yang dikerjakan serentak di berbagai titik kota dinilai “asal jadi” dan tidak berbasis kajian teknis yang matang. Andi Rustono aktivis senior yang juga selaku Ketua Presidium Gunung Slamet menyebut, polemik …

Darurat Sampah Pemalang”Liang Kubur” Semakin Sempit, Akankah Penanganan Semakin Sulit?

Alwi Assagaf

03 Feb 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Selasa 3 Februari 2026, Kabupaten Pemalang tengah menghadapi fase paling kritis dalam sejarah pengelolaan sampahnya. Frasa “liang kubur sampah semakin sempit” bukan sekadar metafora, melainkan realitas fisik di TPA Pesalakan (Pegongsoran) yang telah melampaui daya tampung (overload). Sepanjang tahun 2024 hingga awal 2026, dinamika penanganan sampah di Pemalang diwarnai oleh penutupan paksa …

Upacara Kenaikan Pangkat Pengabdian, Kapolres Nganjuk Apresiasi Dedikasi Anggota Polri

Redaksi

03 Feb 2026

Nganjuk, vokalpublika.com– Polres Nganjuk menggelar Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Pengabdian Anggota Polri Periode 1 Februari 2026 di Lapangan Apel Mapolres Nganjuk, Selasa (03/02/2026) pagi. Upacara tersebut dipimpin oleh Wakapolres Nganjuk Kompol Andria Diana Putra, S.E., M.H., mewakili Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Surat Telegram Kapolda Jawa …

Soal Banjir Rendam Kota dan Kawasan City Walk, Andi Rustono Ketua Presidium Gunung Slamet: Jangan Menyalahkan Alam dan Tuhan, Ini Kinerja Buruk Pemkab Pemalang

Alwi Assagaf

03 Feb 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Menyoroti isu klasik dalam pembangunan kota: estetika vs fungsi. Andi Rustono selaku Ketua Presidium Gunung Slamet atau Aktivis Pemerhati Lingkungan, melontarkan kritik tajam mengenai ketiadaan drainase di kawasan City Walk Pemalang mencerminkan kekecewaan masyarakat terhadap perencanaan infrastruktur yang dianggap kurang matang. ​Akar Masalah kawasan yang dirancang sebagai pusat keramaian dan keindahan kota …

Di Musrenbang Pemalang, DPRD Semprot DPU Dinilai Tak Becus Atasi Banjir Akibat Buruknya Drainase dan Pendangkalan Sungai

Alwi Assagaf

03 Feb 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Pemalang ini menunjukkan langkah krusial dalam menyusun skala prioritas pembangunan daerah untuk tahun anggaran mendatang. Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya, Camat Pemalang, Danramil 01/Pemalang, Kapolsek Pemalang, Kepala Desa, Lurah, hingga anggota DPRD Dapil 1, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat serta tamu undangan. Kehadiran mereka menandakan adanya kolaborasi …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x