Home » Uncategorized » Pasar Tradisional Ponrang Selatan Terbengkalai Bertahun-Tahun, Warga Kritisi Mandeknya Pengelolaan Pemda Luwu

Pasar Tradisional Ponrang Selatan Terbengkalai Bertahun-Tahun, Warga Kritisi Mandeknya Pengelolaan Pemda Luwu

Redaksi 14 Nov 2025 467

Luwu, vokalpublika.com— Pasar tradisional Kecamatan Ponrang Selatan yang berlokasi di Desa Bakti sudah bertahun-tahun tak berfungsi. Padahal, pasar yang dibangun dengan anggaran puluhan miliar rupiah ini pernah aktif melayani transaksi jual beli warga pada 2016 hingga 2022, sebelum akhirnya mati total.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Seorang warga Ponrang Selatan yang enggan disebut namanya mengungkapkan, runtuhnya aktivitas pasar bukan terjadi tiba-tiba. Ia menilai Dinas Perdagangan Kabupaten Luwu gagal melakukan manajemen dan pembinaan terhadap pengelolaan pasar. Minimnya perhatian membuat para pedagang memilih hengkang satu per satu dari lokasi.

“Pengelolaan dari dinas sangat kurang, tidak ada perhatian serius. Akhirnya pedagang tinggalkan tempat ini,” ucapnya, Jumat (14/11/2025).
Ia juga menyebutkan bahwa berubahnya pola jual beli masyarakat — yang kini lebih banyak bertransaksi melalui sistem COD dan aplikasi online — turut memicu semakin sepinya pasar.

Baca juga:  Dinas Pendidikan Dairi dan POSI Selenggarakan Dairi Science Olympiad 2025, 1.617 Peserta Tunjukkan Prestasi Sains”

Di sisi lain, Moh Bahrun, yang akrab disapa Anak Jalanan, mendesak Pemda Luwu, khususnya Dinas Perdagangan, untuk tidak membiarkan aset publik ini terus terbengkalai. Ia meminta agar pasar tradisional Ponrang Selatan diaktifkan kembali dengan manajemen pengelolaan yang jelas, profesional, dan mampu menarik pedagang kembali berjualan.

“Pasar ini harus dihidupkan lagi. Siapkan manajemennya, tata pedagang, dan buat pasar ini punya daya tarik supaya ekonomi warga bergerak,” tegasnya.
Bahrun juga mengusulkan agar jadwal operasional pasar dibuat setiap hari pada pukul 16.00—21.00 WITA. Menurutnya, penjadwalan pagi hari akan sulit karena bentrok dengan pasar di dua kecamatan tetangga, yakni Pasar Padang Sappa di Kecamatan Ponrang dan Pasar Cilalang di Kecamatan Kamanre.

Baca juga:  Gercep! Bupati Sujiwo dan Polres Kubu Raya Bubarkan Balap Liar di Angkasa Pura

Kepala Desa Bakti, Rifaid Ahmad, turut menyoroti nasib pasar yang kini terbengkalai. Ia menyayangkan tidak adanya perhatian Pemda Luwu terhadap aset yang berada di wilayah desanya tersebut.

“Ini bangunan puluhan miliar, tapi tidak difungsikan. Sangat disayangkan. Pasar ini milik masyarakat Luwu, khususnya Ponrang Selatan,” ungkap Rifaid.
Ia menegaskan, jika pasar kembali aktif, roda ekonomi dapat berputar di Ponrang Selatan dan memberi dampak langsung bagi warga.

Hingga kini, belum ada langkah konkret dari Pemda Luwu untuk menghidupkan kembali pasar tradisional Ponrang Selatan yang telah lama mati suri.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Diduga Pemalsuan Akta Kelahiran Anak Kandung, Seorang Ibu Minta Kepastian Hukum Setelah Hampir 3 Tahun Melapor

budi gautama

16 Jun 2026

Pontianak – Seorang ibu di Kota Pontianak mengaku menjadi korban dugaan pemalsuan data administrasi kependudukan terhadap anak kandungnya. Kasus tersebut telah dilaporkan sejak 10 Agustus 2023, namun hingga kini atau hampir tiga tahun berlalu, belum menunjukkan perkembangan hukum yang signifikan. ADVERTISEMENT Berdasarkan kronologi yang diterima media, peristiwa bermula pada tahun 2013 ketika anak perempuan bernama …

Dedikasi Tanpa Batas Handoko Wibowo: Mengawal Kedaulatan Petani Menuju Perayaan HUT Omah Tani Batang

Alwi Assagaf

15 Jun 2026

BATANG, Vokalpublika.com — Semangat perjuangan reforma agraria dan pembelaan hak-hak petani miskin di Kabupaten Batang terus menyala. Menjelang momentum hari jadi organisasi, rekam jejak dedikasi pendiri sekaligus Kepala Divisi Hukum Omah Tani, Handoko Wibowo, kembali menjadi sorotan publik sebagai simbol konsistensi advokasi wong cilik yang tak kunjung padam meski diadang keterbatasan fisik. ADVERTISEMENT ​Handoko Wibowo, …

Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Menjadi Solusi Pembangunan dan Investasi di Kalimantan Timur

Clara T S

15 Jun 2026

SAMARINDA –vokalpublika.comWakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menegaskan pentingnya peran jajaran Kementerian ATR/BPN dalam mendukung percepatan pembangunan dan investasi di Provinsi Kalimantan Timur, terutama setelah wilayah tersebut ditetapkan sebagai lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN). ADVERTISEMENT Penegasan tersebut disampaikan Wamen Ossy saat memberikan arahan kepada jajaran Kantor …

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Wakapolri dan Akpol ’90 Dhira Brata Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Bogor

Redaksi

14 Jun 2026

BOGOR – Keluarga besar Akpol ’90 Dhira Brata menggelar Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 di Megamendung, Kabupaten Bogor, Minggu (14/6/2026). ADVERTISEMENT Kegiatan ini dihadiri Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., didampingi Ketua Umum Panitia Hari Bhayangkara ke-80 Komjen Pol. Ramdani Hidayat, S.H., beserta Bhayangkari. …

Menata Masa Depan Dairi dari Akar Pohon hingga Pelayanan Dasar, Bupati Vickner Sinaga Wujudkan Pembangunan Bertahap dan Berkelanjutan

Clara T S

14 Jun 2026

DAIRI – vokalpublika.comKomitmen Pemerintah Kabupaten Dairi dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan terus diwujudkan melalui berbagai program strategis yang menyentuh aspek lingkungan hidup, mitigasi bencana, pendidikan, infrastruktur dasar, hingga pelayanan kesehatan masyarakat. ADVERTISEMENT Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan pembangunan Kabupaten Dairi di bawah kepemimpinan Bupati Dairi, Ir. Vickner …

Dugaan Mafia Tanah  Di Desa Durian? Ahli Waris Terkejut Tanah warisan Beesertifikat Atas Nama Oran Lain

Clara T S

14 Jun 2026

Kubu Raya, vokalpublika.comKalimantan Barat – Dugaan praktik mafia tanah kembali mencuat di Kabupaten Kubu Raya. Seorang warga Desa Durian, Kecamatan Sungai Ambawang, bernama Rasidi alias Sidi mengaku terkejut setelah mengetahui tanah warisan keluarganya yang selama puluhan tahun dikuasai dan dirawat, diduga telah beralih menjadi sertipikat hak milik atas nama pihak lain tanpa sepengetahuan ahli waris. …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x