Home » Berita » Nepal Membara: Dari Krisis Politik ke Gelombang Amarah Rakyat

Nepal Membara: Dari Krisis Politik ke Gelombang Amarah Rakyat

Redaksi 11 Sep 2025 231

VokalPublika.com – Internasional
Nepal kembali mencuri perhatian dunia. Demonstrasi yang awalnya menuntut keadilan berubah menjadi kerusuhan berdarah. Gedung DPR dibakar, rumah para politisi luluh lantak, hingga menteri diseret keluar dan dipukuli. Apa yang sebenarnya terjadi di negara kecil di kaki Himalaya ini?

Akar Masalah: Kekecewaan yang Menumpuk

Sejumlah analis menilai, kemarahan rakyat Nepal bukanlah sesuatu yang lahir dalam semalam.

Korupsi yang menggurita di tubuh pemerintah membuat rakyat merasa dikhianati.

Ketidakadilan ekonomi memperlebar jurang kaya–miskin, sementara inflasi menekan masyarakat kelas bawah.

Krisis politik berkepanjangan sejak Nepal beralih ke sistem republik membuat pemerintahan berjalan rapuh, penuh tarik-menarik kepentingan elit.

Kemarahan publik mencapai titik didih ketika kebijakan pemerintah dianggap gagal meredam gejolak sosial. Pemblokiran media sosial yang semula dimaksudkan untuk meredam rumor justru memperluas kecurigaan rakyat.

Baca juga:  Pernikahan Putra Bupati Kaur Berlangsung Meriah dan Penuh Khidmat

Puncak Kerusuhan: Gedung DPR Terbakar

Selasa (9/9/2025), ribuan massa mengepung pusat pemerintahan di Kathmandu.

Gedung DPR menjadi sasaran utama, dibakar habis oleh massa yang menolak mundur.

Rumah para politisi diserang, kaca kantor pemerintahan pecah berantakan.

Helikopter militer dikerahkan untuk mengevakuasi menteri yang terkepung.

Saksi mata menggambarkan kota Kathmandu seperti “zona perang.” Ban-ban dibakar di jalanan, batu beterbangan, dan asap hitam menutup langit.

Kerusuhan ini bukan sekadar protes. Massa secara langsung menyasar pejabat tinggi negara.

Target Pejabat Tinggi: Menlu Jadi Korban Kekerasan

Arzu Rana Deuba, Menteri Luar Negeri sekaligus istri mantan PM Sher Bahadur Deuba, dipukuli dan ditendang hingga berdarah.

Baca juga:  Diguyur Hujan Deras, Empat Pohon Tumbang Besar di Demak Ambruk

Video brutal penyiksaan itu beredar luas di media sosial, direkam langsung oleh demonstran.

Menteri Keuangan Bishnu Paudel diburu massa hingga harus bersembunyi.

Rumah mantan PM Sher Bahadur Deuba ikut dijarah dan dibakar.

Peristiwa ini menandai bahwa kemarahan rakyat tidak lagi terbendung, dan simbol kekuasaan menjadi sasaran langsung.

Pemerintah Tersudut, Perdana Menteri Digempur

Kediaman Perdana Menteri saat ini pun tak luput dari amukan massa. Walau berhasil dievakuasi, tekanan politik semakin berat.
Desakan agar Perdana Menteri mengundurkan diri kian kuat, dengan alasan kehilangan legitimasi rakyat.

Sumber internal menyebut, beberapa faksi politik bahkan mulai berunding untuk membentuk pemerintahan darurat.

Baca juga:  Zaenal Mutaqin, SH., : Kami Yakin Langkah Bupati Reformasi Birokrasi dan Satpol PP Dalam Penegakkan Perda Untuk Pemalang Lebih Baik

Analisis: Nepal di Persimpangan Berbahaya

Gelombang amarah ini menegaskan rapuhnya fondasi politik Nepal. Negara yang baru dua dekade lalu keluar dari konflik berdarah kini kembali dihadapkan pada potensi perpecahan nasional.

Pertanyaan besar muncul:

Apakah kerusuhan ini akan melahirkan reformasi politik besar-besaran?

Atau justru menyeret Nepal kembali ke lingkaran kekerasan, kudeta, dan instabilitas jangka panjang?

Yang jelas, dunia kini menatap Kathmandu dengan waspada. Rakyat Nepal sudah bicara lewat jalanan, dan mereka menuntut perubahan yang nyata, bukan sekadar janji politik.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Dugaan ​Bisnis Internet Ilegal di Pemalang Tuai Sorotan

Alwi Assagaf

13 Apr 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Praktik penyediaan jasa internet tanpa izin atau “RT/RW Net” ilegal kini menjadi sorotan tajam di Kabupaten Pemalang. Modus operandi dengan membeli paket data personal untuk kemudian dikomersilkan kembali secara luas diduga telah merambah ke berbagai desa di Kecamatan Petarukan. ​Menindaklanjuti laporan tersebut, Pemerintah Kecamatan Petarukan menggelar audiensi resmi pada Senin (13/4). Namun, …

Polres Pelabuhan Tanjungperak Amankan Tersangka Penipuan PO Sembako Murah

Redaksi

13 Apr 2026

TANJUNG PERAK,Vokalpublika.com|| Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjungperak berhasil membongkar praktik penipuan dan penggelapan berkedok pesanan awal atau purchase order (PO) sembako murah yang menyasar ibu rumah tangga (IRT) di Surabaya. Terduga pelaku EA kini telah diamankan Polisi setelah membawa lari uang para korban yang total kerugiannya ditaksir mencapai Rp400.010.000. Aksi penipuan ini berlangsung dalam kurun waktu …

Antisipasi Kriminalitas dan Balap Liar, Polres Tanjung Perak Gelar Patroli Gelar Patroli Skala Besar

Redaksi

13 Apr 2026

TANJUNG PERAK, vokalpublika.com – Guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif di akhir pekan, Polres Pelabuhan Tanjung Perak menggelar Patroli Stasioner Cipta Kondisi (Cipkon) skala besar pada Sabtu (12/4/2026) malam hingga dini hari. Langkah preventif ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, aksi kriminalitas, hingga balap liar dan tawuran remaja. Kegiatan patroli …

Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Jurnalis Indonesia (DPC PJI) Kab. NGanjuk menggelar penghelatan Halal Bi Halal dan Peringatan Hari Jadi Nganjuk ke 1089 Th

Redaksi

13 Apr 2026

Nganjuk, vokalpublika.com -Atas nama ketua panitia penyelenggara kegiatan, DR. Junari S.Ag. MSi dalam sambutannya menyampaikan, “kegiatan halal bihalal 1447 H dan Peringatan Hari Jadi Kab . Nganjuk ke 1089 tahun, terselenggara karena soliditas dari Pengurus dan anggota DPC . PJI Kab. Nganjuk. Hal itu Faktualitas dari kerja keras dan terbinanya persaudaraan yang kuat di tubuh …

Badan Pangan Nasional Pemerintah Genjot Bantuan pangan Beras dan Minyak Goreng alokasi Februari dan Maret 2026.

Redaksi

12 Apr 2026

Probolinggo,-vokalpublika.com,-Bantuan pangan alokasi Februari dan Maret 2026, beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter per KPMKeluarga Penerima Manfaat, disalurkan serentak se Indonesia. Program ini menyasar 33 hingga 35 juta KPM untuk menjaga daya beli saat Ramadan.Mulai disalurkan intensif sekitar awal April 2026 di berbagai daerah terpantau di Jakarta, Sumatera, Kalimantan, dan Jawa.Target Penerima Masyarakat …

Serikat Pelaut LPS Pemalang Resmi Berafiliansi ke FSP Pelabuhan dan Strategis Nasional dibawah naungan DPP K- Sarbumusi

Alwi Assagaf

12 Apr 2026

Jakarta, Vokalpublika.com – Serikat Pelaut Laskar Patih Sampun (LPS) Pemalang menggelar kegiatan pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Sekretariat DPP Konfederasi Sarbumusi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Minggu (12/4). Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur serikat pekerja, antara lain Serikat Pelaut LPS Pemalang, Federasi SPPSN, FSPPSN, serta Serikat Pelaut PELNI. Forum ini menjadi ajang konsolidasi sekaligus …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x