- BeritaSatlantas Polres Sumedang Dukung Ketahanan Pangan Melalui Lomba Pembasmian Tikus di Cisitu
- BeritaDari Ladang ke Pabrik Langkah Tegas Polres Kuningan Jaga Asa Petani
- BeritaDukung Ketahanan Pangan, Satlantas Polres Kuningan Dampingi Petani Desa Cibulan Rawat Tanaman Jagung
- BeritaNELAYAN BURU KOMPAK TOLAK PENGERUKAN PASIR LAUT, DESAK PEMDA EVALUASI PROGRAM SEDIMENTASI
- BeritaSambut Pilkades Serentak 2026, Kecamatan Pemalang Gelar Sosialisasi dan Pembentukan Panitia di Desa Danasari
- BeritaSambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Pemalang Gelar Turnamen Bulu Tangkis

NELAYAN BURU KOMPAK TOLAK PENGERUKAN PASIR LAUT, DESAK PEMDA EVALUASI PROGRAM SEDIMENTASI
Buru, VokalPublika.com – Gelombang penolakan terhadap rencana pengerukan pasir laut yang dikemas dalam program pengelolaan sedimentasi terus menguat di Kabupaten Buru. Seluruh golongan nelayan, mulai dari nelayan jaring kelong, nelayan udang, hingga nelayan togok, menyatakan sikap menolak aktivitas pengerukan yang dinilai berpotensi mengancam keberlangsungan ekosistem laut dan mata pencaharian masyarakat pesisir.
Para nelayan menilai aktivitas pengerukan dasar laut dapat menimbulkan dampak serius terhadap habitat biota laut, meningkatkan kekeruhan perairan, serta mengganggu wilayah tangkap yang selama ini menjadi sumber penghidupan mereka.
Salah seorang perwakilan nelayan menyampaikan kekhawatirannya terhadap dampak yang akan ditimbulkan apabila pengerukan tetap dilaksanakan.
“Kalau laut dikeruk dengan alasan sedimentasi, yang hancur itu rumah ikan dan udang. Jaring kelong dan togok kami tidak akan dapat apa-apa lagi. Kami hidup dari laut ini, kalau dirusak, kami mau kasih makan apa anak istri?” ujarnya.
KHAWATIRKAN KERUSAKAN EKOSISTEM
Menurut para nelayan, keberadaan laut yang sehat merupakan faktor utama dalam menjaga produktivitas hasil tangkapan. Mereka khawatir pengerukan pasir laut akan merusak keseimbangan ekosistem pesisir yang selama ini menopang kehidupan ribuan keluarga nelayan di wilayah tersebut.
Nelayan jaring kelong dan togok, misalnya, sangat bergantung pada kondisi arus alami dan kejernihan air laut untuk mendapatkan hasil tangkapan yang optimal. Aktivitas pengerukan dalam skala besar dikhawatirkan akan meningkatkan tingkat kekeruhan atau turbiditas perairan sehingga ikan dan udang menjauh dari area tangkap tradisional.
Di sisi lain, Pemerintah Daerah disebut beralasan bahwa program pengelolaan sedimentasi memiliki dasar hukum dan bertujuan untuk mendukung penataan alur pelayaran serta membuka peluang peningkatan pendapatan daerah.
Namun demikian, masyarakat nelayan menilai kajian dampak lingkungan yang menjadi dasar program tersebut perlu dibuka secara transparan kepada publik, khususnya kepada kelompok masyarakat yang akan terdampak langsung.
DESAK PEMDA DUDUK BERSAMA NELAYAN
Meski menolak rencana pengerukan, forum lintas golongan nelayan di Buru menegaskan bahwa mereka tidak menutup ruang dialog. Mereka berharap Pemerintah Daerah bersedia melibatkan masyarakat pesisir dalam setiap proses pengambilan keputusan yang menyangkut ruang hidup dan sumber ekonomi nelayan.
Dalam pernyataannya, para nelayan menyampaikan sejumlah usulan kepada pemerintah sebagai alternatif kebijakan yang dinilai lebih berpihak kepada masyarakat dan lingkungan.
Beberapa poin yang disampaikan antara lain:
- Mendesak pemerintah membuka secara transparan dokumen dan kajian lingkungan, termasuk Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), kepada perwakilan nelayan dan masyarakat pesisir.
- Menetapkan kawasan tangkap tradisional nelayan kelong, nelayan udang, dan nelayan togok sebagai zona yang bebas dari aktivitas pengerukan pasir laut.
- Mengalihkan fokus program pembangunan pesisir pada kegiatan yang bersifat restoratif, seperti rehabilitasi hutan mangrove dan pemulihan terumbu karang yang dinilai lebih mampu meningkatkan populasi ikan dan menjaga keberlanjutan sumber daya laut.
PEMBANGUNAN HARUS BERPIHAK PADA RAKYAT DAN LINGKUNGAN
Masyarakat nelayan menegaskan bahwa mereka tidak menolak pembangunan. Namun mereka berharap setiap kebijakan yang diambil pemerintah mempertimbangkan aspek keberlanjutan lingkungan dan keberlangsungan hidup masyarakat pesisir.
Menurut mereka, pembangunan yang baik adalah pembangunan yang mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, perlindungan lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat.
Kini, perhatian publik tertuju kepada Pemerintah Daerah untuk menentukan langkah selanjutnya terkait polemik program pengelolaan sedimentasi tersebut, sekaligus menjawab berbagai kekhawatiran yang disampaikan oleh masyarakat nelayan di Kabupaten Buru.
(Redaksi Vokal Publika)
FIFA World Cup 2026
Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat
48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026
Redaksi
21 Jun 2026
Vokalpublika.com – SUMEDANG, Minggu (21/6/2026) – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional, Polres Sumedang melalui berbagai satuan fungsi terus berkolaborasi dengan masyarakat dan kelompok tani dalam kegiatan Lomba Pembasmian Hama Tikus Piala Kapolres Sumedang Tahun 2026. ADVERTISEMENT Salah satu kegiatan dilaksanakan di Dusun Cigintung RT 02 RW …
Redaksi
21 Jun 2026
Vokalpublika.com – KUNINGAN – ( 21/06) Program swasembada pangan yang digalakkan Polri terus berjalan masif di Kabupaten Kuningan, Demi terwujudnya ketahanan pangan nasional yang optimal, Polres Kuningan melalui jajaran Satreskrim, Polsek, hingga Bhabinkamtibmas aktif mendampingi petani, mulai dari proses penanaman jagung hingga tahap panen dan pendistribusian ke pabrik. ADVERTISEMENT Pantauan di lokasi, hasil panen jagung …
Redaksi
21 Jun 2026
Vokalpublika.com – KUNINGAN – Personel Satlantas Polres Kuningan kembali menunjukkan kepedulian terhadap ketahanan pangan dengan turun langsung membantu Kelompok Tani Desa Cibulan, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan, Minggu (21/06/2026). ADVERTISEMENT Kegiatan ini difokuskan pada pemupukan rutin serta pemantauan perkembangan tanaman jagung di lahan setempat. Pendampingan intensif ini dilakukan guna memastikan tanaman tumbuh optimal sehingga nantinya dapat …
Alwi Assagaf
21 Jun 2026
PEMALANG, Vokalpublika.com – Pemerintah Kecamatan Pemalang resmi memulai tahapan persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026. Langkah awal ini ditandai dengan digelarnya kegiatan sosialisasi sekaligus pembentukan panitia dan pengawas Pilkades di Aula Pemerintah Desa (Pemdes) Danasari, Rabu (10/6/2026). ADVERTISEMENT Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh tahapan Pilkades di Desa Danasari ke depan dapat berjalan …
Alwi Assagaf
21 Jun 2026
PEMALANG, Vokalpublika.com – Kepolisian Resor (Polres) Pemalang menggelar turnamen bulu tangkis internal dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 tahun 2026. Kompetisi ini diselenggarakan sebagai sarana mempererat tali silaturahmi, menjaga kebugaran fisik personel, serta meningkatkan soliditas antar-satuan fungsi di lingkungan kepolisian. ADVERTISEMENT Berdasarkan publikasi resmi melalui akun Instagram @polrespemalang, Minggu 21 Juni 2026, …
Clara T S
20 Jun 2026
DAIRI – vokalpublika.comSuasana duka menyelimuti Kecamatan Sumbul atas wafatnya Kepala Desa Pegagan Julu III, Alm. Patar Nainggolan. Sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada sosok pemimpin desa yang telah mengabdikan diri kepada masyarakat, digelar kegiatan melayat sekaligus upacara pemberangkatan jenazah pada Jumat (19/6/2026) di Desa Pegagan Julu III, Kecamatan Sumbul. ADVERTISEMENT Upacara pemberangkatan jenazah berlangsung khidmat dan …
17 Sep 2025 5.210 views
Humbang Hasundutan, vokalpublika.com – Jadi Pertanyaan di tengah-tengah masyarakat pasalnya tiba-tiba 4 (empat) Kepala Dinas Dan 1 (satu) Asisten di pemerintahan Bupati Humbang Hasundutan Dr Oloan Paniaran Nababan SH, MH. Secara kompak mengundurkan diri. ADVERTISEMENT Dari Pantauan awak media ke 4 (empat) Kepala Dinas dan 1 (satu) Asisten yang mengundurkan diri yaitu, Frans Judika Pasaribu …
07 Oct 2025 4.179 views
Humbang Hasundutan, vokalpublika.com, – Wakil Bupati (Wabup) Humbang Hasundutan (Humbahas) Yunita Rebeka Marbun kaget karena Ajudannya Fricilia Damanik yang selama ini menemaninya saat bertugas, tiba-tiba dimutasi oleh bupati Humbahas Oloan Paniaran Nababan tanpa alasan, pernyataan ini diungkapkan saat Wabup Yunita Rebeka Marbun turut mengantarkan Fricilia Damanik ke tempat kerja baru di Kantor Kelurahan Pasar Doloksanggul, …
05 Aug 2025 3.554 views
Bulukumba, Vokalpublika.com -Aksi protes tidak biasa mengguncang Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba pada Selasa (5/8). Sejumlah warga bersama keluarga korban kecelakaan lalu lintas melakukan aksi simbolik dengan menggantungkan celana dalam dan bra di pagar kantor Kejari. Aksi ini merupakan bentuk kekecewaan mendalam terhadap penanganan perkara yang dinilai jauh dari rasa keadilan. ADVERTISEMENT Perkara kecelakaan maut …
05 Aug 2025 3.461 views
Bulukumba,Vokalpublika.com – Ratusan warga yang tergabung dalam aksi unjuk rasa melampiaskan kekecewaan mereka terhadap Kejaksaan Negeri Bulukumba dengan melempari kantor kejaksaan menggunakan telur dan kotoran sapi. Selasa, 5 Agustus 2025. ADVERTISEMENT Aksi ini merupakan bentuk protes atas penanganan perkara kecelakaan lalu lintas yang dinilai tidak adil dan tidak transparan. Perkara kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi …
22 May 2025 2.941 views
Tanjungpinang, 22 Mei 2025 – Kasus penyelundupan narkotika kembali mengguncang perairan Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau. Dalam dua pekan terakhir, aparat gabungan berhasil menggagalkan dua aksi penyelundupan sabu-sabu dengan total berat hampir 4 ton dari dua kapal berbeda di wilayah laut Karimun. ADVERTISEMENT Kapal pertama, berbendera Thailand, diamankan TNI AL pada 13 Mei 2025 di Selat …
14 May 2025 2.869 views
KARIMUN – DPC PROJO Kabupaten Karimun menyoroti langkah PT Anva Gemilang Bersama (AGB) yang meminta Pemerintah Kabupaten Karimun menerbitkan surat edaran resmi terkait jadwal pembuangan sampah. Permintaan tersebut dinilai tidak semestinya datang dari pihak ketiga yang hanya berperan sebagai pelaksana teknis. ADVERTISEMENT Sebelumnya, Manajer Operasional PT AGB menyampaikan kepada media bahwa pihaknya mengusulkan agar warga …
28 Jul 2025 2.382 views
Nias Selatan, VokalPublika.com – Dugaan korupsi Dana Desa di Desa Caritas Sogawunasi, Kecamatan Lolomatua, Kabupaten Nias Selatan kembali mencuat. Kepala Desa (Kades) Faona Lala Giawa kini menjadi sorotan setelah warga melaporkan adanya penyimpangan pengelolaan dana dari tahun 2020 hingga 2024. ADVERTISEMENT Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa bantuan seperti Bantuan Langsung Tunai …