Home » Advertorial » Mercy Corps Indonesia Sosialisasikan Sekolah Lapang Iklim, Perkuat Ketahanan Petani Kopi Dairi Hadapi Perubahan Iklim

Mercy Corps Indonesia Sosialisasikan Sekolah Lapang Iklim, Perkuat Ketahanan Petani Kopi Dairi Hadapi Perubahan Iklim

Clara T S 11 Jun 2026 81

DAIRI //vokalpublika.com
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani melalui kolaborasi strategis dengan Mercy Corps Indonesia. Melalui Program DIGITANI, berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan kapasitas petani kopi dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dengan memanfaatkan teknologi digital.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Sosialisasi program tersebut digelar di Kantor Desa Bangun, Kecamatan Parbuluan, Rabu (10/6/2026), dan dihadiri oleh perwakilan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Parbuluan Landong Napitu, Kepala Desa Bangun Japirin Sihotang, serta masyarakat dan kelompok tani setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Mercy Corps Indonesia turut mensosialisasikan rencana pelaksanaan Program Sekolah Lapang Iklim (SLI) yang akan dilaksanakan bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Program ini bertujuan membekali petani dengan pengetahuan dan keterampilan dalam memahami informasi iklim serta mengadaptasikan praktik budidaya pertanian terhadap perubahan cuaca yang semakin dinamis.

Koordinator Program DIGITANI Mercy Corps Indonesia, Nurdianto, menjelaskan bahwa perubahan iklim saat ini menjadi tantangan serius bagi keberlanjutan usaha tani kopi. Perubahan pola curah hujan, meningkatnya suhu udara, hingga frekuensi cuaca ekstrem berdampak langsung terhadap produktivitas dan kualitas hasil panen petani.

Baca juga:  BMKG Sumut Keluarkan Peringatan Dini: Hujan Lebat Berpotensi Melanda Puluhan Wilayah hingga Pukul 19.00 WIB

“Perubahan iklim bukan lagi ancaman di masa depan, tetapi sudah dirasakan langsung oleh petani saat ini. Karena itu, diperlukan kemampuan untuk memahami informasi cuaca dan iklim agar petani dapat mengambil keputusan yang tepat dalam mengelola lahannya,” ujarnya.

Menurut Nurdianto, perkembangan teknologi digital sebenarnya telah membuka peluang besar bagi petani untuk memperoleh informasi cuaca dan iklim secara real time. Namun demikian, masih banyak petani yang menghadapi keterbatasan akses maupun keterampilan dalam memanfaatkan teknologi tersebut secara optimal.

“Melalui Program DIGITANI dan Sekolah Lapang Iklim, para petani akan belajar secara langsung di lapangan mengenai pemanfaatan teknologi digital dan informasi iklim untuk mendukung produktivitas pertanian yang lebih adaptif dan berkelanjutan,” tambahnya.

Baca juga:  PASAR SEMBAKO MURAH Digelar LANAL TEGAL di POSAL TANJUNGSARI Diserbu Masyarakat

Ia juga menyampaikan bahwa Program DIGITANI akan dilaksanakan di tiga desa sentra kopi di Kabupaten Dairi, yakni Desa Lae Hole, Desa Bangun, dan Desa Pegagan Julu III, dengan target sebanyak 300 petani penerima manfaat.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Dairi melalui Sekretaris Bappeda, Lasma Samosir, didampingi Kabid Perkebunan DKPPP Doody S. Tumanggor, SP, Kabid IKP Diskominfo Iswan Togatorop, serta perwakilan BPBD Dairi, menyambut baik pelaksanaan Program DIGITANI sebagai langkah konkret dalam memperkuat ketahanan sektor pertanian menghadapi dampak perubahan iklim.

Lasma berharap program ini dapat menjadi momentum bagi petani untuk meningkatkan kapasitas, pengetahuan, dan keterampilan dalam mengelola usaha tani dengan memanfaatkan teknologi digital. Selain itu, ia juga berharap program tersebut dapat terus berlanjut dan diperluas ke wilayah lain di Kabupaten Dairi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Mercy Corps Indonesia yang telah memilih Kabupaten Dairi sebagai lokasi pelaksanaan Program DIGITANI. Harapan kami, program ini dapat berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak petani, tidak hanya pada komoditas kopi, tetapi juga berbagai komoditas unggulan lainnya yang menjadi sumber penghidupan masyarakat Dairi,” ujar Lasma.

Baca juga:  Penggiat Medsos Harly Taslivi Diamankan Polisi, Muncul Dugaan ‘Pesanan’ Tertentu

Selain pelaksanaan Sekolah Lapang Iklim, Program DIGITANI juga akan menghadirkan berbagai kegiatan pendukung, antara lain pembentukan Komunitas Ketahanan Iklim Berbasis Digital, pelatihan penggunaan Sistem Peringatan Dini Iklim Digital BMKG, pelatihan keamanan digital, pemasaran digital, literasi keuangan digital, serta berbagai forum pembelajaran dan berbagi pengetahuan antarpetani.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, Mercy Corps Indonesia, BMKG, dan masyarakat, Program DIGITANI diharapkan mampu menciptakan petani yang lebih tangguh, adaptif, dan siap menghadapi tantangan perubahan iklim sekaligus mendorong peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani kopi di Kabupaten Dairi.

(Clara)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
DPD Hanura Kepri Gelar Pembekalan Politik, Perkuat Konsolidasi Hadapi Verifikasi Partai Menuju Pemilu 2029

Redaksi

29 Jul 2026

Tanjungpinang, vokalpublika.com– Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Provinsi Kepulauan Riau menggelar rapat pembekalan politik dalam rangka memantapkan persiapan menghadapi proses verifikasi partai politik menuju Pemilu 2029. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (29/7/2026) pukul 16.00 WIB di Hotel Pelangi KM 6, Kota Tanjungpinang. ADVERTISEMENT Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPD Partai Hanura Kepulauan Riau Drs. …

Kawal Integritas Pilkades Saradan 2026, Kecamatan Pemalang Tekankan Netralitas dan Ketepatan Data

Alwi Assagaf

29 Jul 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Pemerintah Desa Saradan resmi memulai tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 melalui pembentukan Panitia Pemilihan dan Tim Pengawas di Aula Kantor Desa Saradan, Rabu (29/7/2026). ADVERTISEMENT Agenda ini dihadiri Kepala Desa Saradatan H. Heri, Sekcam Pemalang Legiman yang mewakili Camat Pemalang, Kapolsek Pemalang AKP Agus Soleh, BPD, serta tokoh masyarakat setempat. …

Polres Kaur Selidiki Kematian Warga Tanjung Kemuning Diduga Akibat Penganiayaan

Redaksi

29 Jul 2026

Kaur,Vokalpublika com —Polres Kaur saat ini tengah menyelidiki kasus meninggalnya seorang pemuda berinisial DD (23), warga Desa Tinggi Ari, Kecamatan Tanjung Kemuning. Korban diduga kuat menjadi korban tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan luka fatal. ADVERTISEMENT Berdasarkan keterangan resmi dari Kapolres Kaur AKBP Alam Bawono melalui Humas, korban mengeluh sakit setelah pulang ke rumah pada Rabu …

Mini Kompetisi E-Purchasing di Kota Pontianak Disorot, Ahli Pengadaan Samsul Ramli Ingatkan PPK Cermat Menerapkan SE LKPP Nomor 5 Tahun 2022

Redaksi

29 Jul 2026

Pontianak, vokalpublika.com- Pelaksanaan Mini Kompetisi dalam mekanisme e-Purchasing di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak menjadi sorotan setelah muncul dugaan adanya persyaratan teknis yang dinilai tidak sejalan dengan ketentuan Surat Edaran LKPP Nomor 5 Tahun 2022 tentang Penambahan Syarat Kualifikasi dan Syarat Teknis. ADVERTISEMENT Sorotan tersebut mengemuka setelah Ahli Pengadaan Samsul Ramli memberikan penjelasan mengenai penerapan regulasi …

Kecamatan Ulujami Kawal Pembentukan Panitia dan Tim Pengawas Pilkades Serentak 2026

Alwi Assagaf

29 Jul 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Pemerintah Kecamatan Ulujami bergerak aktif memfasilitasi dan mengawal jalannya Musyawarah Desa (Musdes) Pembentukan Panitia Pemilihan serta Tim Pengawas Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026. Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh tahapan awal Pilkades di wilayah Ulujami berjalan jujur, adil, transparan, dan kondusif. ADVERTISEMENT ​Pelaksanaan Musdes ini digelar secara maraton di empat …

Kecamatan Ulujami Kawal Penyusunan RKPDesa 2027 dan Rembug Stunting di Tiga Desa

Alwi Assagaf

29 Jul 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Pemerintah Kecamatan Ulujami terus berkomitmen mengawal transparansi serta efektivitas pembangunan tingkat desa. Hal ini dibuktikan melalui pendampingan aktif dalam rangkaian kegiatan Musyawarah Desa (Musdes) Perencanaan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa) Tahun Anggaran 2027 sekaligus Rembug Stunting Tahun 2026 yang digelar di Desa Ketapang, Desa Blendung, dan Desa Rowosari. ADVERTISEMENT ​Kehadiran jajaran Pemerintah …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x