Home » Advertorial » Mercy Corps Indonesia Sosialisasikan Sekolah Lapang Iklim, Perkuat Ketahanan Petani Kopi Dairi Hadapi Perubahan Iklim

Mercy Corps Indonesia Sosialisasikan Sekolah Lapang Iklim, Perkuat Ketahanan Petani Kopi Dairi Hadapi Perubahan Iklim

Clara T S 11 Jun 2026 65

DAIRI //vokalpublika.com
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani melalui kolaborasi strategis dengan Mercy Corps Indonesia. Melalui Program DIGITANI, berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan kapasitas petani kopi dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dengan memanfaatkan teknologi digital.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Sosialisasi program tersebut digelar di Kantor Desa Bangun, Kecamatan Parbuluan, Rabu (10/6/2026), dan dihadiri oleh perwakilan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Parbuluan Landong Napitu, Kepala Desa Bangun Japirin Sihotang, serta masyarakat dan kelompok tani setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Mercy Corps Indonesia turut mensosialisasikan rencana pelaksanaan Program Sekolah Lapang Iklim (SLI) yang akan dilaksanakan bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Program ini bertujuan membekali petani dengan pengetahuan dan keterampilan dalam memahami informasi iklim serta mengadaptasikan praktik budidaya pertanian terhadap perubahan cuaca yang semakin dinamis.

Koordinator Program DIGITANI Mercy Corps Indonesia, Nurdianto, menjelaskan bahwa perubahan iklim saat ini menjadi tantangan serius bagi keberlanjutan usaha tani kopi. Perubahan pola curah hujan, meningkatnya suhu udara, hingga frekuensi cuaca ekstrem berdampak langsung terhadap produktivitas dan kualitas hasil panen petani.

Baca juga:  Menepis Kabut Tudingan Hidup Mewah: Projo Kepri Tegakkan Marwah Ansar Ahmad

“Perubahan iklim bukan lagi ancaman di masa depan, tetapi sudah dirasakan langsung oleh petani saat ini. Karena itu, diperlukan kemampuan untuk memahami informasi cuaca dan iklim agar petani dapat mengambil keputusan yang tepat dalam mengelola lahannya,” ujarnya.

Menurut Nurdianto, perkembangan teknologi digital sebenarnya telah membuka peluang besar bagi petani untuk memperoleh informasi cuaca dan iklim secara real time. Namun demikian, masih banyak petani yang menghadapi keterbatasan akses maupun keterampilan dalam memanfaatkan teknologi tersebut secara optimal.

“Melalui Program DIGITANI dan Sekolah Lapang Iklim, para petani akan belajar secara langsung di lapangan mengenai pemanfaatan teknologi digital dan informasi iklim untuk mendukung produktivitas pertanian yang lebih adaptif dan berkelanjutan,” tambahnya.

Baca juga:  Bupati Asahan Ikuti Zoom GPM Serentak Bersama Menteri Pertanian RI dalam Rangka HUT ke-80 RI

Ia juga menyampaikan bahwa Program DIGITANI akan dilaksanakan di tiga desa sentra kopi di Kabupaten Dairi, yakni Desa Lae Hole, Desa Bangun, dan Desa Pegagan Julu III, dengan target sebanyak 300 petani penerima manfaat.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Dairi melalui Sekretaris Bappeda, Lasma Samosir, didampingi Kabid Perkebunan DKPPP Doody S. Tumanggor, SP, Kabid IKP Diskominfo Iswan Togatorop, serta perwakilan BPBD Dairi, menyambut baik pelaksanaan Program DIGITANI sebagai langkah konkret dalam memperkuat ketahanan sektor pertanian menghadapi dampak perubahan iklim.

Lasma berharap program ini dapat menjadi momentum bagi petani untuk meningkatkan kapasitas, pengetahuan, dan keterampilan dalam mengelola usaha tani dengan memanfaatkan teknologi digital. Selain itu, ia juga berharap program tersebut dapat terus berlanjut dan diperluas ke wilayah lain di Kabupaten Dairi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Mercy Corps Indonesia yang telah memilih Kabupaten Dairi sebagai lokasi pelaksanaan Program DIGITANI. Harapan kami, program ini dapat berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak petani, tidak hanya pada komoditas kopi, tetapi juga berbagai komoditas unggulan lainnya yang menjadi sumber penghidupan masyarakat Dairi,” ujar Lasma.

Baca juga:  Pesan Plh Wali Kota Harris Bobihoe Di Hut BJB Ke 65

Selain pelaksanaan Sekolah Lapang Iklim, Program DIGITANI juga akan menghadirkan berbagai kegiatan pendukung, antara lain pembentukan Komunitas Ketahanan Iklim Berbasis Digital, pelatihan penggunaan Sistem Peringatan Dini Iklim Digital BMKG, pelatihan keamanan digital, pemasaran digital, literasi keuangan digital, serta berbagai forum pembelajaran dan berbagi pengetahuan antarpetani.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, Mercy Corps Indonesia, BMKG, dan masyarakat, Program DIGITANI diharapkan mampu menciptakan petani yang lebih tangguh, adaptif, dan siap menghadapi tantangan perubahan iklim sekaligus mendorong peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani kopi di Kabupaten Dairi.

(Clara)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Polisi Amankan 15 Terduga Pelaku Pencurian dengan Kekerasan, Kasus Masih Didalami

Redaksi

13 Jul 2026

Vokalpublika.com – Jajaran Polsek Bojongsoang, Polresta Bandung berhasil mengamankan 15 orang terduga pelaku yang diduga terlibat dalam tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di wilayah Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Saat ini, seluruh terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap peran masing-masing serta memastikan keterlibatan mereka dalam peristiwa tersebut. ADVERTISEMENT Peristiwa tersebut terjadi …

Kapolres Ciamis Raih Penghargaan KTNA atas Dedikasi Mendukung Kemajuan dan Kesejahteraan Petani

Redaksi

13 Jul 2026

Vokalpublika.com – Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Polres Ciamis menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemajuan sektor pertanian dan memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan melalui kehadiran pada kegiatan Pembukaan Hari Krida Pertanian (HKP) ke-54 Kabupaten Ciamis Tahun 2026. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Ciamis …

Hari Pertama Masuk Sekolah, Siswa SMPN 5 Seluma Gelar Aksi Demo Tolak Kepemimpinan Kepsek yang Diduga Terlibat Perselingkuhan

Redaksi

13 Jul 2026

Seluma, vokalpublika.com– Hari pertama masuk sekolah diwarnai aksi unjuk rasa yang dilakukan sejumlah siswa-siswi SMP Negeri 5 Seluma. Para pelajar tersebut menyuarakan penolakan terhadap Kepala Sekolah berinisial FH yang diduga terlibat hubungan terlarang dengan salah seorang oknum guru di lingkungan sekolah. ADVERTISEMENT Aksi yang berlangsung usai upacara bendera itu menarik perhatian warga sekitar. Sejumlah siswa …

Kasus Korupsi Pejabat Kejagung, Ketum FRIC: Ini Ujian Integritas Hukum, Jangan Ada Intervensi!

Redaksi

13 Jul 2026

Vokalpublika.com – JAKARTA – 13/07/2026 – Menanggapi kasus dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan pejabat tinggi Kejaksaan Agung RI dan temuan brankas uang tunai senilai Rp60 miliar, Ketua Umum Fast Respon Indonesia Center (FRIC), H. Dian Surahman, memberikan pernyataan, “Kasus ini adalah tamparan keras bagi integritas penegakan hukum di tanah air. ADVERTISEMENT Kami di FRIC …

Kapolda Jabar Pimpin Rakor Kondusivitas Kawasan Industri di Karawang, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi Nasional

Redaksi

13 Jul 2026

Vokalpublika.com – Bandung – Kapolda Jabar Pimpin Rakor Kondusivitas Kawasan Industri di Karawang, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi Nasional, Kepolisian Daerah Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar Rapat Koordinasi dalam rangka menjaga kondusivitas kawasan industri di Aula Polres Karawang, Senin (13/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan …

Menakar Moralitas Publik dalam Skandal Korupsi SPPD Fiktif DPRD Riau: Walikota Pekanbaru Agung Nugroho Diduga Kuat Terlibat

Redaksi

13 Jul 2026

Vokalpublika.com – Pekanbaru – Kasus dugaan korupsi Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau tahun anggaran 2020–2021 kini berada di pusaran perhatian publik nasional. Skandal ini bukan sekadar kebocoran anggaran biasa, melainkan sebuah tindakan korupsi sistemik berskala masif yang diperkirakan merugikan keuangan negara hingga Rp195,9 miliar berdasarkan …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x