Home » Berita » Mafia Rokok H&D Diduga Main Sogok, Negara Rugi Triliunan, Rakyat Menjerit

Mafia Rokok H&D Diduga Main Sogok, Negara Rugi Triliunan, Rakyat Menjerit

Admin 28 Aug 2025 494

Batam, vokalpublika.com — Mafia rokok ilegal merek H&D terus merajalela di Batam, merampok triliunan rupiah dari kas negara. Sementara pedagang kecil menanggung seluruh beban, pemerintah justru sibuk mencari cara memajaki rakyat kecil, bukan menertibkan para bandar besar.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Nama Akim dan Ashiong mencuat sebagai sosok yang diduga menjadi pengendali utama bisnis gelap ini. Jaringan mereka disebut rapi, kuat, dan sulit disentuh hukum. Di lapangan, rokok H&D beredar bebas tanpa hambatan, seolah-olah hukum hanya berlaku bagi rakyat kecil.

Ironisnya, publik semakin curiga karena hingga kini belum ada tindakan tegas. Pertanyaan besar pun muncul, apakah para cukong H&D benar-benar menjalankan kewajiban pajaknya, atau justru mendapat perlindungan dari pihak tertentu agar tetap bisa berbisnis tanpa gangguan.

Baca juga:  Divonis Bersalah, Mochamad Arifin Mantan Kades Kelangdepok di Penjara 4 Tahun

Dugaan praktik sogokan semakin menguat. Para kaki tangan mafia disebut rutin menyetor uang bulanan kepada oknum wartawan. Tujuannya jelas, agar peredaran rokok ilegal ini tidak tersentuh pemberitaan dan tetap aman di pasaran. Mekanisme tutup mulut itu diyakini menjadi benteng kuat yang melindungi bisnis haram tersebut.

Padahal, regulasi sudah tegas. Berdasarkan PMK 143 Tahun 2023 dan UU Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai, setiap rokok wajib memiliki pita cukai resmi. Tanpa pita cukai, rokok dianggap ilegal dan harus ditindak. Namun di Batam, fakta di lapangan justru berkebalikan. Rokok H&D tanpa pita cukai dengan mudah dijumpai di warung, kios, hingga kedai kopi.

Baca juga:  Bupati Pemalang Anom Widiyantoro : Kunjungan Ombudsman RI Untuk Pemalang Berbenah

Kerugian negara akibat praktik ini diperkirakan mencapai triliunan rupiah setiap tahunnya. Angka yang seharusnya masuk ke kas negara untuk pembangunan, justru lenyap di tangan para mafia. Sementara itu, pedagang kecil yang berusaha jujur tetap dituntut membayar pajak tanpa kompromi.

Fenomena ini menimbulkan kecaman dari masyarakat. Mereka menilai aparat penegak hukum lamban dan terkesan tebang pilih. “Kalau rakyat kecil yang salah, langsung ditindak. Tapi kalau sudah melibatkan cukong besar, semua diam,” begitu keluhan yang banyak terdengar di lapangan.

Baca juga:  Tokoh Masyarakat Turut Angkat Bicara Soal Prostitusi Calam, Yudha Anggoro : Pemkab Pemalang Harus Berani, Ratakan Tanah Itu Langkah Tepat

Pertanyaannya kini, sampai kapan praktik mafia rokok ilegal H&D ini dibiarkan tumbuh subur di Batam? Apakah pemerintah berani menindak para cukong besar, atau justru memilih menutup mata demi kenyamanan segelintir orang yang meraup untung dari kejahatan berjamaah ini.*(Wan) *

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Tim Gabungan Satgas Citarum BAIS TNI, Satgas BIMA BIN RI dan Bea Cukai Batam Gagalkan Pengiriman Bahan Bangunan Asal China serta Sembako Ilegal Tanpa Dokumen FTZ dari Batam Menuju Tanjung Batu dan Tanjung Balai Karimun

Redaksi

22 Jun 2026

Batam, vokalpublika.com- Tim gabungan yang terdiri dari Satgas Citarum BAIS TNI, Satgas BIMA BIN RI, dan Bea Cukai Batam berhasil menggagalkan upaya penyelundupan bahan bangunan asal China serta sembako ilegal yang akan dikirim dari Batam menuju Tanjung Batu dan Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau. ADVERTISEMENT Penggagalan tersebut dilakukan di Pelabuhan Rakyat Sungai Pelunggut, Kecamatan Sagulung, …

Mau Dibawa ke Mana Wajah Pendidikan Batam? Dugaan Mobilisasi Unsur Sekolah untuk Pawai Dukungan MBG Jadi Pertanyaan Publik

Redaksi

21 Jun 2026

Batam, vokalpublika.com– Dunia pendidikan Kota Batam tengah menjadi sorotan menyusul beredarnya informasi mengenai dugaan pengerahan unsur pendidikan untuk mengikuti kegiatan pawai yang diwarnai orasi dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Minggu, 21 Juni 2026. ADVERTISEMENT Sebelum kegiatan tersebut berlangsung, para kepala sekolah disebut-sebut dikumpulkan oleh Dinas Pendidikan Kota Batam pada Sabtu, 20 Juni …

Ketum DPP Fast Respon Indonesia Center :Setiap DPW Rekap Kegiatan Bersama Polri Untuk Dilaporkan Ke Mabes Polri

Redaksi

21 Jun 2026

Vokalpublika.com – Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat Fast Respon Indonesia Center melaksanakan zoom meeting bersama seluruh ketua DPW FRIC se- Indonesia pada Minggu 21 Juni 2026 pukul 20.00 wib . ADVERTISEMENT Ketua Umum H. Dian Surahman melalui Sekjen H. D Hardening pimpin kegiatan zoom menegaskan agar setiap ketua Wilayah untuk melaporkan kegiatan satu semester ini …

Satlantas Polres Sumedang Dukung Ketahanan Pangan Melalui Lomba Pembasmian Tikus di Cisitu

Redaksi

21 Jun 2026

Vokalpublika.com – SUMEDANG, Minggu (21/6/2026) – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional, Polres Sumedang melalui berbagai satuan fungsi terus berkolaborasi dengan masyarakat dan kelompok tani dalam kegiatan Lomba Pembasmian Hama Tikus Piala Kapolres Sumedang Tahun 2026. ADVERTISEMENT Salah satu kegiatan dilaksanakan di Dusun Cigintung RT 02 RW …

Dari Ladang ke Pabrik Langkah Tegas Polres Kuningan Jaga Asa Petani

Redaksi

21 Jun 2026

Vokalpublika.com – KUNINGAN – ( 21/06) Program swasembada pangan yang digalakkan Polri terus berjalan masif di Kabupaten Kuningan, Demi terwujudnya ketahanan pangan nasional yang optimal, Polres Kuningan melalui jajaran Satreskrim, Polsek, hingga Bhabinkamtibmas aktif mendampingi petani, mulai dari proses penanaman jagung hingga tahap panen dan pendistribusian ke pabrik. ADVERTISEMENT Pantauan di lokasi, hasil panen jagung …

Dukung Ketahanan Pangan, Satlantas Polres Kuningan Dampingi Petani Desa Cibulan Rawat Tanaman Jagung

Redaksi

21 Jun 2026

Vokalpublika.com – KUNINGAN – Personel Satlantas Polres Kuningan kembali menunjukkan kepedulian terhadap ketahanan pangan dengan turun langsung membantu Kelompok Tani Desa Cibulan, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan, Minggu (21/06/2026). ADVERTISEMENT ​Kegiatan ini difokuskan pada pemupukan rutin serta pemantauan perkembangan tanaman jagung di lahan setempat. Pendampingan intensif ini dilakukan guna memastikan tanaman tumbuh optimal sehingga nantinya dapat …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x