Home » Berita » Ekonomi Desa Kepri Diperkuat Lewat Kopdes Merah Putih, Menkop Beri Apresiasi

Ekonomi Desa Kepri Diperkuat Lewat Kopdes Merah Putih, Menkop Beri Apresiasi

KM BG 08 May 2025 532

Jakarta – Menteri Koperasi dan UKM, Budi Arie Setiadi, memberikan apresiasi yang tinggi atas pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih di Provinsi Kepulauan Riau. Menurutnya, pembentukan Kopdes Merah Putih di Kepri merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekonomi desa yang lebih mandiri dan berkelanjutan. Menkop berharap hal ini dapat mendorong pemberdayaan masyarakat desa secara lebih efektif.

Dalam Rapat Koordinasi Daerah Percepatan Pembentukan Kopdes/Kel Merah Putih di Kepri, yang diselenggarakan pada Kamis (8/5/2025), Budi Arie menyampaikan penghargaan kepada Gubernur Kepri, para Bupati, Walikota, serta Kepala Desa di seluruh Provinsi Kepri atas komitmen mereka yang luar biasa dalam mendukung inisiatif tersebut.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam pembentukan Kopdes Merah Putih di Kepri. Ini adalah bukti nyata semangat gotong royong dalam memperkuat perekonomian desa,” ujar Menkop.

Pemerintah melalui Kemenkop dan UKM juga memberikan dukungan konkret untuk mempercepat pembentukan koperasi ini, termasuk bantuan biaya akta notaris, kerja sama dengan 15 perguruan tinggi untuk pendampingan dan pemberdayaan koperasi desa, serta pemberian insentif bagi koperasi yang menunjukkan kinerja baik.

Baca juga:  Hari Ini Prabowo Reshuffle Kabinet Lagi? Ini Kata Bappisus-Menteri

Budi Arie menegaskan bahwa Kopdes Merah Putih bukan hanya sekadar organisasi ekonomi, tetapi harus dikelola secara profesional dengan memegang teguh nilai-nilai koperasi, seperti kekeluargaan, kemandirian, dan keadilan. Ia juga menekankan pentingnya partisipasi aktif warga desa dalam pengelolaan koperasi untuk memastikan keberlanjutan usaha yang dijalankan.

“Saya berharap pengurus koperasi dapat menjalankan amanah dengan baik, memastikan kesejahteraan anggota, dan menghindari praktik yang merugikan, di mana hanya pengurus yang mendapat keuntungan,” tambah Budi.

Di sisi lain, Menkop juga mengingatkan pentingnya digitalisasi dalam pengelolaan koperasi desa. Penggunaan teknologi diharapkan dapat meningkatkan transparansi, efisiensi, dan memperkuat jaringan kerja sama antar koperasi.

Dalam kesempatan yang sama, Budi Arie menyampaikan harapan agar Kepri dapat menjadi pelopor dalam pembentukan Kopdes Merah Putih berbasis potensi lokal, khususnya di sektor maritim. Kepri, yang dikenal memiliki sumber daya laut yang melimpah, seperti yang terlihat di Natuna dan Anambas, berpotensi menjadi model bagi daerah lain dalam mengembangkan koperasi berbasis agromaritim.

Baca juga:  Karimun Kembali Jadi Jalur Penyelundupan Narkoba, Mahasiswa Desak Pemkab dan Aparat Bertindak Tegas

“Kami berharap Kepri dapat menjadi contoh dalam mengembangkan koperasi yang berbasis sumber daya alam lokal, khususnya di sektor kelautan dan perikanan. Ini akan memberikan dampak positif bagi perekonomian desa dan masyarakat setempat,” kata Budi.

Budi Arie juga mengungkapkan harapannya untuk mengurangi kemiskinan ekstrem yang masih dialami oleh 3,1 juta jiwa di Indonesia, dengan koperasi desa sebagai salah satu solusi. “Kopdes Merah Putih diharapkan dapat mengatasi tantangan ekonomi dari bawah, dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat dalam pembangunan ekonomi,” tuturnya.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, dalam kesempatan yang sama, menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh pembentukan koperasi desa di wilayahnya. Melalui Instruksi Presiden (Inpres) No 9 Tahun 2025, “seluruh daerah di Kepri diwajibkan untuk mempercepat pembentukan Kopdes Merah Putih”.

“Kami telah menyediakan dukungan tenaga pendamping, bantuan notaris, serta anggaran sebesar Rp 2,25 miliar untuk mempercepat pendirian koperasi ini. Selain itu, masing-masing lima koperasi yang memiliki dampak besar akan mendapatkan insentif senilai Rp 200 juta,” kata Ansar.

Baca juga:  Amsakar dan Para Veteran: Menguatkan Persatuan, Mewariskan Semangat Juang untuk Batam

Pemprov Kepri juga fokus pada pengembangan sektor maritim dan pariwisata yang menjadi andalan ekonomi daerah. Dengan memiliki lebih dari 2.400 pulau, sebagian besar sudah dimanfaatkan untuk pariwisata, industri, dan sektor lainnya, yang menjadi potensi besar bagi koperasi ke depan.

Sumber: Ekonomi Desa Kepri Diperkuat Lewat Kopdes Merah Putih, Menkop Beri Apresiasi – detik.com

Kontributor: KMBG

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Bahu Membahu Sukseskan Program Pemerintah: Danramil 01/Pemalang, Bersama Camat Turun Langsung Dukung Pembangunan Koperasi Merah Putih

Alwi Assagaf

11 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Perubahan mulai terlihat di Jalan Anggur, Kelurahan Bojongbata, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Minggu (11/1/2026). Warga yang sebelumnya hanya berbincang soal kebutuhan harian kini mulai membahas peluang usaha bersama seiring proses pembangunan Koperasi Merah Putih yang mendapat pendampingan Danramil 01 dan Camat Pemalang. Keterlibatan Danramil (Koramil 01/Pemalang) tampak sejak tahap awal perencanaan. Pendampingan …

Wajah Baru Kota Probolinggo WaliKota Aminuddin Resmikan Proyek Alun-alun dan Infrastruktur Yang Lain

Redaksi

11 Jan 2026

Probolinggo,-Vokalpublika.com,-Sejak penutup proyek pembangunan dilakukan beberapa hari lalu, masyarakat nampak antusias dengan wajah baru Alun-alun yang lebih luas dan tertata. Terpantau masyarakat sudah banyak berolahraga atau pun sekadar berjalan-jalan di kawasan Alun-alun. Tak sedikit yang mengabadikan momen saat beraktivitas disana.Pembangunan trotoar pematusan kawasan Alun-alun Kota Probolinggo rampung, Sabtu (10/1/2026) petang.Wajah baru Alun-alun pun diresmikan Wali …

Aroma KKN Menguat, Proyek Pengaman Pantai Gunungsitoli Diduga Sarat Penyalahgunaan Wewenang

Redaksi

10 Jan 2026

Gunungsitoli, vokalpubika.com — Dugaan praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) kembali mencuat di Kota Gunungsitoli. Kali ini, sorotan publik tertuju pada proyek Pengaman Pantai yang diduga kuat sarat konflik kepentingan serta penyalahgunaan kewenangan oleh oknum pejabat daerah. Ketua DPC Pelita Prabu Kota Gunungsitoli, Happy A. Zalukhu, menegaskan bahwa indikasi penyimpangan dalam proyek tersebut tidak bisa …

Pemalang Tetapkan City Walk Sebagai Kawasan Bebas Pedagang: Pedagang Sebelum Ada City Walk Bagaimana Nasibnya Sekarang?

Alwi Assagaf

09 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Kota Pemalang kini memiliki aturan tegas untuk kawasan City Walk di Jalan Jenderal Sudirman. Pemerintah Kabupaten menetapkan area ini sebagai zona bebas pedagang kaki lima (PKL), seiring upaya menata ruang publik perkotaan agar lebih rapi dan tertib. Melalui video imbauan berdurasi 1 menit 37 detik, Satpol PP bersama Pemadam Kebakaran Kabupaten Pemalang …

Ruas Jalan Perwira Petarukan – Pemalang Rusak Parah: Bahayakan Pengendara, Mobilitas Warga Terganggu

Alwi Assagaf

09 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Kondisi jalan kabupaten kembali dikeluhkan warga. Pasalnya, kerusakan jalan tersebut dinilai sangat mengancam keselamatan para pejalan kaki maupun para pengendara, baik pengendara roda dua maupun roda empat. Hampir setahun belakangan, Jalan Perwira yang berada di wilayah Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, belum tersentuh perbaikan. Ruas jalan milik pemkab yang menghubungkan dua kecamatan (Kecamatan …

Ketum Hanura Oso Resmikan Sekber Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat Bareng 7 Parpol Lain

Redaksi

09 Jan 2026

Jakarta, vokalpublika.com – Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta (Oso) dan tujuh pimpinan partai politik (parpol) nonparlemen meresmikan Sekretariat Bersama (Sekber) Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat (GKSR) di Jalan H.O.S Tjokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026).Sekber GKSR dibentuk untuk memperjuangkan hilangnya suara rakyat pada Pemilu 2024 lalu. Delapan partai nonparlemen tersebut adalah Partai Hanura, Partai Persatuan …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x