- UncategorizedPeringati Hari Lingkungan Hidup Nasional, Kementerian ATR/BPN Tegaskan Komitmen Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan
- UncategorizedAMPI JAYA” Menggema di Paropo: Syukuran Tahun Baru Jadi Momentum Kebangkitan AMPI Dairi
- BeritaHujan Deras Disertai Angin Kencang, Akibatkan Dua Rumah Warga Tambakrejo – Pemalang Rusak
- BeritaJalan Desa Kalisaleh – Belik Pemalang Rusak Bertahun-tahun! Minim Penerangan, Warga Dihimbau Hati-hati
- BeritaPeringati Hari Desa Nasional 2026, Ribuan Warga Pemalang Meriahkan Jalan Sehat dan Senam Pagi Bersama Bupati
- BeritaCity Walk Jadi Pilihan Olahraga Pagi Bupati Pemalang dan Keluarga

KEKERASAN DI TUBUH TNI: KRISIS BUDAYA YANG MENUNTUT REFORMASI MENYELURUH
Oleh: Ermelinda Noh Wea
Nusa Tenggara Timur, VokalPublika.com — Tragedi kekerasan yang terjadi dalam tubuh Tentara Nasional Indonesia (TNI), terlebih yang sampai merenggut nyawa prajurit, bukan sekadar insiden individual. Fenomena ini mencerminkan krisis budaya dan sistemik dalam institusi militer yang selama ini luput dari sorotan publik secara menyeluruh.
Peristiwa tragis yang menimpa Prada Lucky Chepril Saputra Namo, salah satu prajurit muda yang diduga menjadi korban kekerasan fisik oleh seniornya di Batalyon TP 834, Wakanga Mere, Kabupaten Nagekeo pada Rabu, 6 Agustus 2025, menjadi bukti nyata bahwa kekerasan masih menjadi bagian dari praktik pembinaan di lingkungan militer.
Kematian Prada Lucky bukan hanya mencoreng kehormatan seragam TNI, tapi juga mengguncang kepercayaan masyarakat terhadap institusi pertahanan negara. Kekerasan dalam dunia militer modern seharusnya tidak lagi dijadikan metode pembinaan. Disiplin seharusnya dibangun melalui kesadaran profesional, tanggung jawab moral, dan keteladanan dari para pemimpin, bukan melalui rasa takut atau praktik brutal yang mewariskan trauma.
Budaya Kekerasan yang Terstruktur
Sudah menjadi rahasia umum bahwa dalam praktik pendidikan dan pembinaan militer, pendekatan kekerasan kerap dijadikan dalih untuk membentuk karakter dan loyalitas. Pandangan bahwa prajurit harus “ditempa” secara keras justru menjebak institusi dalam siklus kekerasan yang sulit diputus.
Budaya ini tidak hanya melahirkan individu-individu yang menyimpan trauma, tetapi juga menciptakan potensi untuk munculnya kekerasan lanjutan kepada generasi berikutnya. Kekerasan yang dilegalkan sebagai bentuk pembinaan melanggengkan pola struktural yang bertentangan dengan nilai-nilai hak asasi manusia dan prinsip negara hukum.
Ketertutupan dan Lemahnya Pengawasan
Salah satu akar dari berulangnya kekerasan di lingkungan TNI adalah sifat institusi yang tertutup terhadap pengawasan publik. Struktur komando yang hierarkis sering kali menempatkan korban dalam posisi sulit untuk melapor. Ketakutan terhadap stigma, pembalasan, hingga dianggap tidak loyal, membuat banyak kasus tidak terungkap.
Mekanisme pengawasan internal juga dinilai belum efektif. Bahkan dalam banyak kasus, perwira pembina justru menjadi pelaku. Lemahnya kontrol internal dan minimnya keterlibatan pihak eksternal memperparah kondisi ini.
Dampak Sosial dan Ancaman Profesionalisme
Dampak dari kekerasan di tubuh TNI tidak hanya dirasakan oleh korban dan keluarganya, tetapi juga menciptakan luka sosial yang dalam. Kepercayaan publik terhadap TNI sebagai penjaga kedaulatan negara bisa tergerus bila prajurit sendiri tidak merasa aman dalam institusinya.
Lebih dari itu, kohesi internal dalam tubuh militer juga rentan melemah. Loyalitas sejati tak akan tumbuh di lingkungan yang dibangun dengan ketakutan. Dalam jangka panjang, budaya kekerasan dapat menghambat profesionalisme dan memperlebar jarak antara militer dengan masyarakat sipil.
Agenda Reformasi TNI: Langkah Strategis
Untuk memutus siklus kekerasan dan membangun budaya militer yang modern dan profesional, diperlukan langkah-langkah reformasi yang menyeluruh dan berkelanjutan. Berikut beberapa poin strategis:
- Reformasi Kurikulum dan Sistem Pembinaan
Evaluasi kurikulum pendidikan militer di semua jenjang harus dilakukan. Pendekatan kekerasan fisik harus digantikan dengan metode pembinaan berbasis etika militer, psikologi kepemimpinan, serta pelatihan nilai dan integritas. - Penguatan Mekanisme Pengawasan dan Pelaporan
Dibutuhkan unit pengawasan independen di dalam tubuh TNI yang memiliki kewenangan penuh dalam menerima dan menindaklanjuti laporan kekerasan. Mekanisme ini harus menjamin keamanan dan kerahasiaan pelapor. - Transparansi dan Akuntabilitas Hukum
Setiap tindak kekerasan yang menyebabkan cedera atau kematian harus diproses secara transparan melalui peradilan militer dan, bila perlu, peradilan umum. TNI harus membuka diri terhadap pengawasan Komnas HAM dan lembaga independen lainnya. - Keterlibatan Masyarakat Sipil dan Pemerintah
Proses reformasi harus melibatkan elemen masyarakat sipil untuk menjamin akuntabilitas serta membangun kepercayaan publik. Kolaborasi ini penting untuk memastikan TNI tetap dalam koridor konstitusi dan nilai-nilai demokrasi. - Perhatian terhadap Kesejahteraan dan Kesehatan Mental Prajurit
Banyak kekerasan dipicu oleh tekanan psikologis dan rendahnya kesejahteraan. TNI perlu menyediakan layanan konseling, pemeriksaan kesehatan mental, serta pelatihan pengelolaan stres dan emosi bagi prajurit.
Penutup: Momentum Perubahan
Tragedi yang menimpa Prada Lucky harus menjadi titik balik bagi TNI. Sudah saatnya budaya kekerasan tidak lagi dinormalisasi atas nama disiplin. Reformasi menyeluruh bukan hanya untuk menjaga nama baik institusi, tetapi demi memastikan prajurit sebagai aset bangsa mendapatkan perlindungan, penghormatan, dan pembinaan yang beradab.
Militer yang kuat adalah militer yang profesional, menjunjung tinggi hak asasi, dan mendapatkan kepercayaan dari rakyatnya. TNI harus melangkah lebih jauh untuk menjadi institusi yang tidak hanya ditakuti, tetapi juga dihormati.
Alwi Assagaf
12 Jan 2026
Pemalang, Vokalpublika.com – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Kabupaten Pemalang pada Jumat sore, (9/1/2026). Dampak peristiwa tersebut menyebabkan dua rumah warga di Dukuh Sumberharjo, RT 03 RW 07, Desa Tambakrejo, Kecamatan Pemalang, mengalami kerusakan bagian atap dan bangunan. Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Pemalang, kejadian …
Alwi Assagaf
12 Jan 2026
Pemalang, Vokalpublika.com – Kondisi jalan Desa Kalisaleh, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, memerlukan perhatian serius. Sejumlah titik jalan mengalami kerusakan parah dan berlubang, sementara fasilitas penerangan jalan masih sangat minim. Kerusakan ini telah berlangsung bertahun-tahun, sehingga menimbulkan kesulitan bagi warga dan pengendara yang melewati jalan tersebut. Informasi mengenai kondisi jalan ini muncul melalui video unggahan salah …
Alwi Assagaf
11 Jan 2026
Pemalang, Vokalpublika.com – Pagi semangat ribuan warga meriahkan jalan sehat dan senam pagi di udara yang sejuk. Gelora Krida Muda, Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan. Minggu (11/1/2026), dipenuhi gelak tawa dan semangat warga Kabupaten Pemalang. Ribuan peserta dari berbagai wilayah berkumpul mengikuti kegiatan jalan sehat dan senam bersama untuk memperingati Hari Desa Nasional. Warna-warni pakaian olahraga, …
Alwi Assagaf
11 Jan 2026
Pemalang.Vokalpublika.com – Pagi yang cerah udara sejuk di City Walk Pemalang, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, memanfaatkan kawasan City Walk Pemalang untuk melakukan olahraga pagi bersama keluarga, Minggu (11/01/2026). Aktivitas tersebut berlangsung di ruang terbuka publik yang biasa digunakan masyarakat untuk berolahraga dan beraktivitas santai. Pada kegiatan tersebut, Bupati Pemalang terlihat menggunakan sepatu roda serta dengan …
Alwi Assagaf
11 Jan 2026
Pemalang, Vokalpublika.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang dinilai gagal menertibkan tempat prostitusi, karaoke, dan penjualan minuman beralkohol. Hal tersebut terlihat dari masih beroperasinya sejumlah tempat yang belum jelas perizinannya, sehingga menyebabkan rusaknya moral serta memberi pengaruh buruk bagi generasi muda. Menyikapi kondisi tersebut, Ketua Satuan Pelajar dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila Kabupaten Pemalang, Widiyana Aji …
Alwi Assagaf
11 Jan 2026
Pemalang, Vokalpublika.com – Perubahan mulai terlihat di Jalan Anggur, Kelurahan Bojongbata, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Minggu (11/1/2026). Warga yang sebelumnya hanya berbincang soal kebutuhan harian kini mulai membahas peluang usaha bersama seiring proses pembangunan Koperasi Merah Putih yang mendapat pendampingan Danramil 01 dan Camat Pemalang. Keterlibatan Danramil (Koramil 01/Pemalang) tampak sejak tahap awal perencanaan. Pendampingan …
17 Sep 2025 4.548 views
Humbang Hasundutan, vokalpublika.com – Jadi Pertanyaan di tengah-tengah masyarakat pasalnya tiba-tiba 4 (empat) Kepala Dinas Dan 1 (satu) Asisten di pemerintahan Bupati Humbang Hasundutan Dr Oloan Paniaran Nababan SH, MH. Secara kompak mengundurkan diri. Dari Pantauan awak media ke 4 (empat) Kepala Dinas dan 1 (satu) Asisten yang mengundurkan diri yaitu, Frans Judika Pasaribu Kadis …
07 Oct 2025 3.578 views
Humbang Hasundutan, vokalpublika.com, – Wakil Bupati (Wabup) Humbang Hasundutan (Humbahas) Yunita Rebeka Marbun kaget karena Ajudannya Fricilia Damanik yang selama ini menemaninya saat bertugas, tiba-tiba dimutasi oleh bupati Humbahas Oloan Paniaran Nababan tanpa alasan, pernyataan ini diungkapkan saat Wabup Yunita Rebeka Marbun turut mengantarkan Fricilia Damanik ke tempat kerja baru di Kantor Kelurahan Pasar Doloksanggul, …
05 Aug 2025 3.036 views
Bulukumba, Vokalpublika.com -Aksi protes tidak biasa mengguncang Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba pada Selasa (5/8). Sejumlah warga bersama keluarga korban kecelakaan lalu lintas melakukan aksi simbolik dengan menggantungkan celana dalam dan bra di pagar kantor Kejari. Aksi ini merupakan bentuk kekecewaan mendalam terhadap penanganan perkara yang dinilai jauh dari rasa keadilan. Perkara kecelakaan maut tersebut …
05 Aug 2025 2.964 views
Bulukumba,Vokalpublika.com – Ratusan warga yang tergabung dalam aksi unjuk rasa melampiaskan kekecewaan mereka terhadap Kejaksaan Negeri Bulukumba dengan melempari kantor kejaksaan menggunakan telur dan kotoran sapi. Selasa, 5 Agustus 2025. Aksi ini merupakan bentuk protes atas penanganan perkara kecelakaan lalu lintas yang dinilai tidak adil dan tidak transparan. Perkara kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi pada …
22 May 2025 2.391 views
Tanjungpinang, 22 Mei 2025 – Kasus penyelundupan narkotika kembali mengguncang perairan Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau. Dalam dua pekan terakhir, aparat gabungan berhasil menggagalkan dua aksi penyelundupan sabu-sabu dengan total berat hampir 4 ton dari dua kapal berbeda di wilayah laut Karimun. Kapal pertama, berbendera Thailand, diamankan TNI AL pada 13 Mei 2025 di Selat Durian, …
14 May 2025 2.292 views
KARIMUN – DPC PROJO Kabupaten Karimun menyoroti langkah PT Anva Gemilang Bersama (AGB) yang meminta Pemerintah Kabupaten Karimun menerbitkan surat edaran resmi terkait jadwal pembuangan sampah. Permintaan tersebut dinilai tidak semestinya datang dari pihak ketiga yang hanya berperan sebagai pelaksana teknis. Sebelumnya, Manajer Operasional PT AGB menyampaikan kepada media bahwa pihaknya mengusulkan agar warga membuang …
28 Jul 2025 1.959 views
Nias Selatan, VokalPublika.com – Dugaan korupsi Dana Desa di Desa Caritas Sogawunasi, Kecamatan Lolomatua, Kabupaten Nias Selatan kembali mencuat. Kepala Desa (Kades) Faona Lala Giawa kini menjadi sorotan setelah warga melaporkan adanya penyimpangan pengelolaan dana dari tahun 2020 hingga 2024. Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa bantuan seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT), …