Home » Uncategorized » Kejati Sulsel Dalami Dugaan Korupsi Bibit Nanas Rp60 Miliar, Geledah Kantor PT C di Bogor

Kejati Sulsel Dalami Dugaan Korupsi Bibit Nanas Rp60 Miliar, Geledah Kantor PT C di Bogor

Redaksi 28 Nov 2025 170

Vokalpublika.com – Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) kembali menunjukkan keseriusannya dalam mengusut dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) pengadaan bibit nanas senilai Rp60 miliar pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2024.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Sebagai langkah pengembangan penyidikan, Tim Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Sulsel melakukan penggeledahan dan penyitaan dokumen penting di luar wilayah Sulawesi Selatan. Penggeledahan dilakukan pada Selasa, 25 November 2025, di Kantor PT C, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Baca juga:  Perang Sapu Jagat Dimulai: Bupati Dairi Genjot Jalan, Irigasi, dan Aset demi Akhiri Ketergantungan Fiskal”

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sulsel, Rachmat Supriady, didampingi Kasi Penyidikan dan Tim Penyidik.

“Kami bergerak cepat mengikuti jejak digital dan alur anggaran yang mengarah hingga ke Kabupaten Bogor,” ujar Aspidsus Rachmat Supriady. Ia menegaskan bahwa penggeledahan dilakukan untuk mengamankan seluruh bukti terkait peran PT C sebagai salah satu penyedia dalam proyek tersebut. “Ini untuk memperjelas konstruksi hukum dan potensi kerugian negara dalam pengadaan bibit nanas senilai Rp60 miliar.”

Baca juga:  Polres Dairi Kembali Ringkus Terduga Pengedar Sabu dan Ganja di Tanjung Beringin

Dalam penggeledahan itu, penyidik berhasil menyita sejumlah dokumen penting, antara lain dokumen penawaran kontrak, transaksi keuangan, invoice, serta surat jalan terkait pengadaan bibit. Seluruh proses berlangsung tertib dan transparan, disaksikan pejabat Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, Sekretaris Desa, Babinsa, dan Linmas setempat.

Sebelumnya, pada Jumat 21 November 2025, penyidik juga melakukan penggeledahan di tiga lokasi berbeda, yaitu sebuah rumah di Kabupaten Gowa, Kantor Dinas TPHBun Sulsel, serta Kantor BKAD di kompleks Kantor Gubernur Sulsel.

Baca juga:  Situasi Gawat di Polres Dairi, Massa Parbuluan VI Serang Polisi dengan Batu, Botol, dan Cabe Giling

Serangkaian langkah ini menjadi bukti komitmen Kajati Sulsel, Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, untuk mengungkap tuntas dugaan korupsi yang berpotensi merugikan keuangan negara, termasuk dengan menelusuri keterlibatan penyedia di luar wilayah Sulawesi Selatan.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Tags :
Related post
Direksi PD Pasar Dairi Tinjau Langsung Kawasan Eks Terminal, Dorong Penataan Pedagang Secara Tertib dan Berkelanjutan

Clara T S

17 Jun 2026

SIDIKALANG – vokalpublika.comJajaran Direksi Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kabupaten Dairi melakukan peninjauan langsung ke kawasan Eks Terminal Sidikalang guna memastikan proses penataan pedagang berjalan sesuai dengan rencana dan ketentuan yang telah ditetapkan. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Direktur Utama PD Pasar Dairi, Lumpin Pangaribuan, didampingi Direktur Umum Subhan Manik, Direktur Operasional Manaek Simbolon, serta sejumlah pejabat …

Hari Kesadaran Nasional, Bupati Dairi Tegaskan ASN Harus Jadi Problem Solver di Tengah Keterbatasan Anggaran

Clara T S

17 Jun 2026

DAIRI – vokalpublika.com ADVERTISEMENT Keterbatasan fiskal yang dihadapi pemerintah daerah tidak boleh menjadi penghalang bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Sebaliknya, kondisi tersebut harus menjadi pemicu lahirnya inovasi, kreativitas, dan berbagai terobosan dalam menjalankan tugas pemerintahan. Pesan tersebut disampaikan Bupati Dairi, Ir. Vickner Sinaga, dalam amanatnya yang dibacakan Sekretaris Daerah …

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid: Kebijakan yang Berkualitas Berawal dari Kesediaan Mendengar Aspirasi Rakyat

Clara T S

17 Jun 2026

YOGYAKARTA – vokalpublika.comMenteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Nusron Wahid, menegaskan bahwa kritik, masukan, dan aspirasi masyarakat merupakan fondasi penting dalam menciptakan kebijakan publik yang berkualitas dan tepat sasaran. Menurutnya, seorang pejabat publik harus memiliki kesiapan untuk menerima berbagai bentuk kritik sebagai bagian dari proses perbaikan pelayanan kepada masyarakat. ADVERTISEMENT Pernyataan tersebut disampaikan …

Wamen ATR/Waka BPN: Sektor Pertanahan Berperan Strategis Wujudkan Asta Cita Presiden

Clara T S

17 Jun 2026

Jakarta – vokalpublika.comWakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menegaskan bahwa sektor pertanahan memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung pelaksanaan program prioritas nasional yang tertuang dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. ADVERTISEMENT Hal tersebut disampaikan Wamen Ossy saat menjadi pembicara dalam kegiatan Akademi Politik yang diselenggarakan …

Bupati Dairi Hadiri Pembukaan MTQ ke-40 Sumut, Wamenag Ajak Jadikan Al-Qur’an Perekat Persatuan Bangsa

Clara T S

17 Jun 2026

Deli Serdang –vokalpublika.comBupati Dairi, Vickner Sinaga, menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Astaka, Kabupaten Deli Serdang, Senin (15/6/2026). ADVERTISEMENT Kegiatan yang menjadi ajang syiar Islam dan pembinaan generasi Qurani tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Romo Muhammad Syafii, serta dihadiri …

Diduga Pemalsuan Akta Kelahiran Anak Kandung, Seorang Ibu Minta Kepastian Hukum Setelah Hampir 3 Tahun Melapor

budi gautama

16 Jun 2026

Pontianak – Seorang ibu di Kota Pontianak mengaku menjadi korban dugaan pemalsuan data administrasi kependudukan terhadap anak kandungnya. Kasus tersebut telah dilaporkan sejak 10 Agustus 2023, namun hingga kini atau hampir tiga tahun berlalu, belum menunjukkan perkembangan hukum yang signifikan. ADVERTISEMENT Berdasarkan kronologi yang diterima media, peristiwa bermula pada tahun 2013 ketika anak perempuan bernama …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x