Home » Advertorial » Kebakaran Lahan Gambut 70 Hektare di Nagan Raya Belum Padam Total, Diduga Akibat Pembukaan Lahan dengan Cara Dibakar

Kebakaran Lahan Gambut 70 Hektare di Nagan Raya Belum Padam Total, Diduga Akibat Pembukaan Lahan dengan Cara Dibakar

Clara T S 04 Jun 2026 89

Nagan Raya-vokalpublika.com
Kebakaran lahan gambut yang terjadi di wilayah Desa Kaye Uno, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, menjadi ancaman serius bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. Hingga sepekan terakhir, api dilaporkan masih membakar area gambut seluas sekitar 70 hektare yang berada di kawasan Hak Guna Usaha (HGU).

Advertisement
ADVERTISEMENT

Informasi yang dihimpun dari warga setempat menyebutkan, proses pemadaman menghadapi berbagai kendala di lapangan. Selain kondisi medan yang sulit dijangkau, petugas dan masyarakat hanya mengandalkan pompa air untuk melakukan upaya pemadaman sehingga api belum dapat dikendalikan secara maksimal.

Baca juga:  Space Tech: The Latest Innovations Propelling Us to New Frontiers

Karakteristik lahan gambut yang kering juga menjadi tantangan tersendiri. Meski kobaran api di permukaan berhasil dipadamkan, bara api masih tersimpan di lapisan bawah tanah dan berpotensi kembali menyala sewaktu-waktu. Kondisi ini menyebabkan proses pemadaman membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan kebakaran pada lahan biasa.

“Warga melihat api masih muncul di beberapa titik. Gambut yang terbakar menyimpan bara di bawah permukaan sehingga sulit dipastikan benar-benar padam,” ungkap salah seorang warga Darul Makmur yang enggan disebutkan namanya.

Baca juga:  Drama OTT KPK dan Operasi Senyap Kejagung: Siapa yang Kini Benar-Benar Menyelamatkan Uang Negara?

Berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat, kebakaran tersebut diduga dipicu oleh aktivitas pembukaan lahan perkebunan baru dengan cara membakar. Namun demikian, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait penyebab pasti kebakaran tersebut.

Selain menghanguskan puluhan hektare lahan, kebakaran gambut juga berpotensi menimbulkan dampak lingkungan yang serius, mulai dari kerusakan ekosistem, hilangnya habitat satwa, hingga munculnya kabut asap yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat.

Masyarakat berharap pemerintah daerah, perusahaan pemegang HGU, serta instansi terkait dapat segera mengambil langkah-langkah penanganan yang lebih intensif agar kebakaran tidak meluas dan dampaknya dapat diminimalkan.

Baca juga:  Ekonomi Desa Kepri Diperkuat Lewat Kopdes Merah Putih, Menkop Beri Apresiasi

Hingga berita ini diterbitkan, kondisi di lokasi kebakaran masih terus dipantau. Belum ada kepastian bahwa api telah padam total, sementara sejumlah titik panas diduga masih tersisa di area gambut yang terbakar.(clara)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Sampaikan Belasungkawa, Bupati Dairi Kunjungi Keluarga Korban Kecelakaan Sibolangit, Ahli Waris Terima Bantuan Beasiswa

Clara T S

22 Jul 2026

DAIRI – Vokalpublika comWujud kepedulian dan empati terhadap warganya yang tertimpa musibah, Bupati Dairi, Ir. Vickner Sinaga, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Dairi, Rita Puspita Vickner Sinaga, mengunjungi keluarga korban kecelakaan lalu lintas di Sibolangit yang terjadi beberapa waktu lalu. Kunjungan tersebut berlangsung di Dusun Juma Gunung, Desa Bakal Julu, Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Selasa …

Sengketa Lahan Gardu Induk: Warga Tunggul Pandean Minta Proyek Dihentikan Sementara

Alwi Assagaf

22 Jul 2026

Jepara, Vokalpublika.com – Puluhan warga Desa Tunggul Pandean menggelar aksi damai di Pengadilan Negeri (PN) Jepara. Aksi ini menyuarakan penolakan terhadap pembangunan Gardu Induk dan pemasangan tiang listrik di atas tanah milik warga yang diduga dilakukan tanpa izin. ADVERTISEMENT ​Bertepatan dengan proses sidang gugatan yang tengah berjalan, warga meminta PN Jepara menetapkan status status quo …

Impi Yusnandar Dampingi Korban Laporkan Dugaan Penipuan PPPK Bermodus PPG ke Polres Nganjuk

Redaksi

22 Jul 2026

Vokalpublika.com – NGANJUK – Dugaan penipuan dengan modus menjanjikan kelulusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) melalui program Pendidikan Profesi Guru (PPG) dilaporkan ke Polres Nganjuk. Laporan tersebut disampaikan pada Selasa (14/7/2026) oleh seorang perempuan yang merupakan anak dari seorang jurnalis di Kabupaten Nganjuk, didampingi kuasa hukumnya, Impi Yusnandar, S.Sos., S.H., M.H., M.A.P., M.M. ADVERTISEMENT …

Wartawan Dikeroyok Saat Liput LPG Ilegal di Rumpin, Aktivis Pers DiORi PARULiAN AMBARiTA Desak Polisi Tangkap Seluruh Pelaku!

Redaksi

22 Jul 2026

Vokalpublika.com – Kabupaten Bogor – Seorang wartawan menjadi korban dugaan pengeroyokan dan perusakan kendaraan saat menjalankan tugas jurnalistik meliput dugaan praktik penyuntikan gas LPG subsidi ke tabung non-subsidi di wilayah Kampung Sukasari RT 03/RW 03, Desa Sukasari, Kecamatan Rumpin, Senin (20/7/2026) sekitar pukul 21.30 WIB. ADVERTISEMENT Korban diketahui bernama Hidayatullah (51) yang berprofesi sebagai wartawan. …

Wartawan Dikeroyok Saat Ungkap Dugaan LPG Ilegal di Rumpin, Luka-Luka dan Kendaraan Dirusak, Asep NS: Wartawan Bukan Penjahat!!!

Redaksi

22 Jul 2026

Vokalpublika.com – BOGOR – Seorang wartawan mengalami kekerasan fisik dan kerusakan kendaraan saat meliput dugaan aktivitas penyaluran LPG ilegal di wilayah Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. Peristiwa tersebut kini sudah dilaporkan resmi ke Polres Bogor dengan kerugian yang ditaksir mencapai Rp50 juta. ADVERTISEMENT Informasi ini diterima GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) dari media anggota, …

LIRA Wajo: Kejari Harus Tegas Usut Tuntas Dana Hibah Pilkada Wajo Rp54,3 Miliar

Redaksi

22 Jul 2026

Vokalpublika.com – WAJO, Bupati LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Wajo, Abrar Mattalioe menyoroti langkah Kejaksaan Negeri Wajo yang saat ini mendalami penggunaan dana hibah sebesar Rp 45 Miliar untuk KPUD Wajo dan Rp 9,3 Miliar untuk Bawaslu Wajo dalam pelaksanaan Pilkada 2024. Total anggaran hibah yang bersumber dari APBD ini mencapai Rp 54,3 Miliar …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x