Home » Berita » Kasus Raya Ungkap Lemahnya Perlindungan Anak: Program Ada, Pengawasan Tiada

Kasus Raya Ungkap Lemahnya Perlindungan Anak: Program Ada, Pengawasan Tiada

Admin 23 Aug 2025 156

Sukabumi, vokalpublika.com – Kasus tragis yang menimpa Raya, seorang bocah asal Sukabumi, kembali membuka mata publik tentang lemahnya sistem perlindungan anak di Indonesia. Raya harus meregang nyawa akibat penyakit cacingan yang sebenarnya dapat dicegah melalui program kesehatan dasar. Ironisnya, program pencegahan seperti pemberian obat cacing massal sudah lama dicanangkan pemerintah, tetapi pelaksanaannya di lapangan masih jauh dari maksimal.

Endryana Juwita Prahara Santhi,S.Pd
Atau yg biasa disapa Nyimas Riri, seorang aktivis perempuan dan perlindungan anak yang kini berdomisili di Bali, menyampaikan keprihatinannya. “Saya sebagai mantan kader desa di salah satu desa di Kabupaten Tangerang, dulu tidak ada insentif tapi kami tetap jalan. Sekarang insentif besar, tapi keadaannya seperti ini,” ujar Riri. Ia menegaskan, kasus ini menunjukkan lemahnya pendampingan, bahkan sejak masa kehamilan ibu Raya yang diketahui mengidap gangguan kesehatan mental (OODJ).

Baca juga:  Tambang Pasir Laut dan Tambak Udang Ilegal, Publik Minta Penindakan Tegas

“Seharusnya sejak awal sudah ada pendampingan kepada keluarga Raya, bukan menunggu sampai ada korban,” tambah Riri.

Kasus Raya seharusnya menjadi alarm keras bagi pemerintah pusat dan daerah. Cacingan bukan penyakit baru, bukan pula sulit dicegah. Fakta bahwa masih ada anak yang jatuh sakit parah akibat penyakit ini menunjukkan adanya celah besar dalam pelayanan kesehatan masyarakat, mulai dari minimnya pengawasan, lemahnya intervensi dini, hingga rendahnya kesadaran aparatur di tingkat desa.

Baca juga:  Kejari Nganjuk Gelar Sosialisasi & Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (PAKEM) Tahun 2025

Padahal, pemerintah Indonesia memiliki program pencegahan cacingan massal, termasuk pemberian obat cacing secara berkala di sekolah dan posyandu. Namun, kasus ini membuktikan bahwa koordinasi antarlembaga, pengawasan lapangan, dan tanggung jawab aparatur desa hingga dinas kesehatan masih lemah.

Pertanyaan besar yang muncul: di mana peran aparatur ketika seorang anak di wilayahnya bisa terabaikan hingga menderita penyakit yang seharusnya dapat dicegah? Tidak cukup jika pemerintah hanya bergerak setelah kasus ini viral. Deteksi dini, pendampingan keluarga, serta pemenuhan hak dasar kesehatan anak seharusnya menjadi prioritas utama.

Raya hanyalah satu nama. Namun, di balik kasusnya, ada potensi ribuan anak lain yang mengalami hal serupa tanpa sorotan media. Negara wajib hadir bukan sekadar melalui slogan, tetapi lewat langkah nyata: memperkuat program kesehatan preventif, menggiatkan edukasi masyarakat, dan memastikan pengawasan berjalan efektif.

Baca juga:  Kapolri Minta Maaf, Peluk Keluarga Ojol Tewas Terlindas Rantis Brimob

Konstitusi menegaskan, setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh, dan berkembang. Karena itu, pemerintah tak boleh lagi abai. Kasus Raya adalah cermin rapuhnya sistem perlindungan anak kita. Jangan sampai tragedi ini terulang.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Akibatkan Dua Rumah Warga Tambakrejo – Pemalang Rusak

Alwi Assagaf

12 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Kabupaten Pemalang pada Jumat sore, (9/1/2026). Dampak peristiwa tersebut menyebabkan dua rumah warga di Dukuh Sumberharjo, RT 03 RW 07, Desa Tambakrejo, Kecamatan Pemalang, mengalami kerusakan bagian atap dan bangunan. Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Pemalang, kejadian …

Jalan Desa Kalisaleh – Belik Pemalang Rusak Bertahun-tahun! Minim Penerangan, Warga Dihimbau Hati-hati

Alwi Assagaf

12 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Kondisi jalan Desa Kalisaleh, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, memerlukan perhatian serius. Sejumlah titik jalan mengalami kerusakan parah dan berlubang, sementara fasilitas penerangan jalan masih sangat minim. Kerusakan ini telah berlangsung bertahun-tahun, sehingga menimbulkan kesulitan bagi warga dan pengendara yang melewati jalan tersebut. Informasi mengenai kondisi jalan ini muncul melalui video unggahan salah …

Peringati Hari Desa Nasional 2026, Ribuan Warga Pemalang Meriahkan Jalan Sehat dan Senam Pagi Bersama Bupati

Alwi Assagaf

11 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Pagi semangat ribuan warga meriahkan jalan sehat dan senam pagi di udara yang sejuk. Gelora Krida Muda, Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan. Minggu (11/1/2026), dipenuhi gelak tawa dan semangat warga Kabupaten Pemalang. Ribuan peserta dari berbagai wilayah berkumpul mengikuti kegiatan jalan sehat dan senam bersama untuk memperingati Hari Desa Nasional. Warna-warni pakaian olahraga, …

City Walk Jadi Pilihan Olahraga Pagi Bupati Pemalang dan Keluarga

Alwi Assagaf

11 Jan 2026

Pemalang.Vokalpublika.com – Pagi yang cerah udara sejuk di City Walk Pemalang, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, memanfaatkan kawasan City Walk Pemalang untuk melakukan olahraga pagi bersama keluarga, Minggu (11/01/2026). Aktivitas tersebut berlangsung di ruang terbuka publik yang biasa digunakan masyarakat untuk berolahraga dan beraktivitas santai. Pada kegiatan tersebut, Bupati Pemalang terlihat menggunakan sepatu roda serta dengan …

SAPMA PP Pemalang Desak Pemkab Segera Tertibkan Prostitusi, Karaoke dan Mihol Ilegal: Tegakkan Perda Tanpa Pandang Bulu

Alwi Assagaf

11 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang dinilai gagal menertibkan tempat prostitusi, karaoke, dan penjualan minuman beralkohol. Hal tersebut terlihat dari masih beroperasinya sejumlah tempat yang belum jelas perizinannya, sehingga menyebabkan rusaknya moral serta memberi pengaruh buruk bagi generasi muda. Menyikapi kondisi tersebut, Ketua Satuan Pelajar dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila Kabupaten Pemalang, Widiyana Aji …

Bahu Membahu Sukseskan Program Pemerintah: Danramil 01/Pemalang, Bersama Camat Turun Langsung Dukung Pembangunan Koperasi Merah Putih

Alwi Assagaf

11 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Perubahan mulai terlihat di Jalan Anggur, Kelurahan Bojongbata, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Minggu (11/1/2026). Warga yang sebelumnya hanya berbincang soal kebutuhan harian kini mulai membahas peluang usaha bersama seiring proses pembangunan Koperasi Merah Putih yang mendapat pendampingan Danramil 01 dan Camat Pemalang. Keterlibatan Danramil (Koramil 01/Pemalang) tampak sejak tahap awal perencanaan. Pendampingan …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x