Home » Berita » Kapolres Nias Selatan Disorot: Korban Penganiayaan Dikriminalisasi, Pelaku Masih Bebas

Kapolres Nias Selatan Disorot: Korban Penganiayaan Dikriminalisasi, Pelaku Masih Bebas

Redaksi 14 Aug 2025 103

Nias Selatan, Vokalpublika.com– Penegakan hukum di wilayah Polres Nias Selatan kembali menuai sorotan tajam. Seorang warga, Fatinaso Bu’ulolo, yang diduga kuat menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan brutal, justru ditetapkan sebagai tersangka oleh aparat kepolisian. Ironisnya, para pelaku kekerasan yang menyebabkan luka serius pada dirinya masih bebas berkeliaran.

Peristiwa ini terjadi pada 22 Mei 2025 dan langsung memicu gelombang pertanyaan dari masyarakat serta pengamat hukum. Mereka menyoroti peran dan tanggung jawab Kapolres Nias Selatan dalam memastikan proses hukum berjalan objektif dan profesional.

“Kami mempertanyakan netralitas dan integritas aparat di Polres Nias Selatan, khususnya Kapolres sebagai penanggung jawab tertinggi. Kenapa korban yang jelas-jelas mengalami luka parah justru dijadikan tersangka? Ada apa di balik semua ini?” ujar salah satu anggota keluarga korban kepada wartawan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Fatinaso Bu’ulolo mengalami pemukulan brutal hingga luka parah dan berdarah-darah. Namun, dalam proses penyidikan, statusnya berubah menjadi tersangka. Fakta ini memunculkan dugaan kuat adanya rekayasa kasus dan manipulasi fakta oleh oknum aparat.

Baca juga:  Ironis, Sejumlah Proyek Pemkab Pemalang Pasang Papan Informasi di Pepohonan

Keluarga korban bahkan mencurigai adanya kolusi antara pelaku dan oknum penyidik Polres Nias Selatan, serta kemungkinan pelaku memiliki kedekatan khusus dengan pihak aparat, yang berpotensi mempengaruhi arah penyidikan.

Kasus ini telah memicu desakan dari berbagai pihak agar Kapolda Sumatera Utara segera turun tangan, mengevaluasi, dan memeriksa kinerja Kapolres Nias Selatan. Isu yang diangkat bukan hanya soal pelanggaran prosedur, tetapi juga pelanggaran terhadap asas keadilan dan hak asasi manusia.

“Kami meminta Kapolda Sumut dan Mabes Polri membentuk tim khusus untuk memeriksa Kapolres Nias Selatan. Jangan biarkan hukum hanya tajam ke bawah, tumpul ke atas. Rakyat sudah muak dengan kriminalisasi korban dan pembiaran terhadap pelaku,” tegas seorang tokoh masyarakat Nias Selatan.

Kisah Fatinaso Bu’ulolo menjadi gambaran nyata bagaimana hukum bisa berbalik menekan korban. Meski tubuhnya penuh luka akibat kekerasan, status hukumnya justru menjadi pelaku. Keanehan ini pantas menjadi perhatian serius publik, apalagi jika terbukti ada penyalahgunaan wewenang yang melindungi pelaku dan mengorbankan keadilan.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Ada Apa di Ampelgading? Satpol PP Pemalang Tertibkan Warung Remang-remang

Alwi Assagaf

14 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Aktivitas sejumlah warung remang-remang yang diduga beroperasi di balik bangunan liar di wilayah Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang, menjadi sasaran patroli Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemalang. Selasa malam (14/1/2026). Penertiban dilakukan sebagai bagian dari penegakan Peraturan Daerah (Perda) serta upaya menjaga ketenteraman dan ketertiban umum. Langkah tersebut menandai keseriusan Satpol PP, …

Sejumlah Sekolah Penerima Manfaat Program MBG di Pemalang Keluhkan Hidangan Dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Tidak Layak

Alwi Assagaf

14 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com –Keluhan wali murid dan siswa tentang menu Makan Bergizi Gratis (MBG) muncul karena kualitas makanan yang tidak layak, seperti menu yang terlalu sederhana (hanya nasi putih, olahan tempe goreng tepung, bakso, buah klengkeng sebanyak tiga buah dan potongan wortel). Sehingga dinilai oleh sejumlah walimurid, menu tersebut belum memenuhi standar gizi seimbang dan tujuan …

Praktik Terselubung Jual Beli LKS Untuk Siswa Sekolah Dasar di Pemalang Kembali Mencuat: Menimbulkan Konflik Kepentingan!

Alwi Assagaf

13 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Sejumlah siswa SDN 02 Suru Wanarata, Pemalang, menerima selebaran mengenai buku Lembar Kerja Siswa (LKS) atau Buku Pendamping yang ditawarkan dari pihak luar. Setiap buku dijual Rp 10.000 per judul, dengan total 9 buku, sehingga jika dibeli semua mencapai Rp 90.000 per siswa. Penawaran ini menimbulkan pertanyaan mengenai kebijakan sekolah dan kelengkapan …

PAC Hanura Nongsa Salurkan Bantuan Al-Qur’an dan Yasin di Masjid Jabal Nur

Redaksi

13 Jan 2026

Batam, vokalpublika.com– Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kecamatan Nongsa, Kota Batam, menggelar kegiatan sosial keagamaan bagi umat Muslim di wilayah Kelurahan Batu Besar, RW 23, pada Selasa (13/1/2026). Kegiatan tersebut diwujudkan melalui penyerahan bantuan berupa buku ayat suci Al-Qur’an, buku Yasin, dan buku Iqro yang dipusatkan di Masjid Jabal Nur Rohanelman, …

Kampanye Kreatif Oleh Babinsa Koramil Comal Kodim Pemalang: Sosialisasi Penerimaan CABA CATA PK Gel. I TA 2026 di SMK Nusantara

Alwi Assagaf

13 Jan 2026

Pemalang – Dalam rangka memberikan sosialisasi serta menumbuhkan minat generasi muda untuk mengabdi kepada bangsa dan negara melalui Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD), Babinsa Koramil 04/Comal Kodim 0711/Pemalang melaksanakan kampanye kreatif penerimaan Calon Bintara (CABA) dan Calon Tamtama Prajurit Karier (CATA PK) Gelombang I Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di SMK Nusantara …

Mengejutkan! Pohon Besar di Jalan KH. Ahmad Dahlan Tumbang Pada Malam Hari, Minim Penerangan

Alwi Assagaf

13 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Sebuah pohon beserta ranting terlihat tumbang dan berada di area tengah Jalan KH Ahmad Dahlan, Kabupaten Pemalang, pada malam hari. Senin (12/1/2026). Informasi mengenai peristiwa tersebut diketahui dari unggahan foto salah satu pengguna media sosial yang beredar di ruang digital. Dalam foto yang diunggah, tampak batang dan ranting pohon berada di badan …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x