Home » Berita » Kantor Kejaksaan Negeri Bulukumba Dilempari Telur dan Kotoran Sapi, Keluarga Korban Lakalantas Tuntut Keadilan

Kantor Kejaksaan Negeri Bulukumba Dilempari Telur dan Kotoran Sapi, Keluarga Korban Lakalantas Tuntut Keadilan

Admin 05 Aug 2025 2.958

Bulukumba,Vokalpublika.com – Ratusan warga yang tergabung dalam aksi unjuk rasa melampiaskan kekecewaan mereka terhadap Kejaksaan Negeri Bulukumba dengan melempari kantor kejaksaan menggunakan telur dan kotoran sapi. Selasa, 5 Agustus 2025.

Aksi ini merupakan bentuk protes atas penanganan perkara kecelakaan lalu lintas yang dinilai tidak adil dan tidak transparan.

Perkara kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi pada 22 Desember 2024 di Kecamatan Kajang. Insiden tragis itu melibatkan pengemudi mobil Toyota Avanza bernama Muh. Ilham yang diduga dalam keadaan mabuk dan mengendarai kendaraan dengan kecepatan tinggi.

Mobil tersebut menabrak sepasang suami istri, Ariyanto dan Syahrina, yang sedang mengendarai sepeda motor. Akibat tabrakan itu, Ariyanto meninggal di tempat, sementara istrinya, Syahrina, sempat mengalami koma selama sepekan sebelum akhirnya meninggal dunia.

Baca juga:  Kodam XIX/Tuanku Tambusai: Soliditas dan Kewaspadaan TNI Kunci Hadapi Era Globalisasi

Keluarga korban menyampaikan kekecewaan mendalam karena merasa tidak dilibatkan dalam proses persidangan. Mereka mengaku tidak pernah menerima pemberitahuan resmi dari pihak kejaksaan selama proses hukum berjalan, bahkan baru mengetahui putusan pengadilan lebih dari seminggu setelah perkara diputus.

“Tidak ada pemberitahuan kepada keluarga korban saat persidangan. Hingga putusan pengadilan pun keluarga korban tidak pernah dihadirkan. Pas hendak mengambil motor yang terlibat kecelakaan, baru ada informasi bahwa perkaranya sudah diputus,” ujar Risman dari L-PBB yang mendampingi keluarga korban.

Baca juga:  Diduga Ada Kejanggalan Data Penerima Dana BOS di SD Negeri UPTD 014679 Bangun Sari, Kepala Sekolah Bungkam Saat Dikonfirmasi

Kekecewaan massa semakin memuncak ketika diketahui bahwa terdakwa hanya dijatuhi hukuman di bawah dua tahun penjara. Menurut keluarga korban, putusan tersebut tidak mencerminkan keadilan dan tidak sebanding dengan penderitaan serta kehilangan yang mereka alami.

Dalam aksi tersebut, para pengunjuk rasa juga menuntut agar Kepala Kejaksaan Negeri Bulukumba dan Kepala Seksi Pidana Umum dicopot dari jabatannya. Mereka mendesak agar jaksa penuntut umum yang menangani perkara ini diberikan sanksi tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

Aksi demonstrasi berlangsung di depan Kantor Kejaksaan Negeri Bulukumba dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian, TNI, dan Satuan Polisi Pamong Praja. Massa secara bergantian menyampaikan orasi, membakar ban bekas sebagai simbol perlawanan, serta menggantungkan pakaian dalam wanita di pagar kantor kejaksaan sebagai simbol lemahnya kinerja institusi tersebut dalam menangani perkara ini.

Baca juga:  YSAI Laksanakan Idul Adha 1446 H di Kabupaten Semarang, Indonesia

Kejadian ini mencerminkan pentingnya akuntabilitas, transparansi, dan komunikasi yang baik antara aparat penegak hukum dan masyarakat, khususnya dalam penanganan perkara yang menyangkut nyawa manusia. Keluarga korban berharap keadilan benar-benar ditegakkan dan peristiwa serupa tidak terjadi kembali di masa mendatang.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Aroma KKN Menguat, Proyek Pengaman Pantai Gunungsitoli Diduga Sarat Penyalahgunaan Wewenang

Redaksi

10 Jan 2026

Gunungsitoli, vokalpubika.com — Dugaan praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) kembali mencuat di Kota Gunungsitoli. Kali ini, sorotan publik tertuju pada proyek Pengaman Pantai yang diduga kuat sarat konflik kepentingan serta penyalahgunaan kewenangan oleh oknum pejabat daerah. Ketua DPC Pelita Prabu Kota Gunungsitoli, Happy A. Zalukhu, menegaskan bahwa indikasi penyimpangan dalam proyek tersebut tidak bisa …

Pemalang Tetapkan City Walk Sebagai Kawasan Bebas Pedagang: Pedagang Sebelum Ada City Walk Bagaimana Nasibnya Sekarang?

Alwi Assagaf

09 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Kota Pemalang kini memiliki aturan tegas untuk kawasan City Walk di Jalan Jenderal Sudirman. Pemerintah Kabupaten menetapkan area ini sebagai zona bebas pedagang kaki lima (PKL), seiring upaya menata ruang publik perkotaan agar lebih rapi dan tertib. Melalui video imbauan berdurasi 1 menit 37 detik, Satpol PP bersama Pemadam Kebakaran Kabupaten Pemalang …

Ruas Jalan Perwira Petarukan – Pemalang Rusak Parah: Bahayakan Pengendara, Mobilitas Warga Terganggu

Alwi Assagaf

09 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Kondisi jalan kabupaten kembali dikeluhkan warga. Pasalnya, kerusakan jalan tersebut dinilai sangat mengancam keselamatan para pejalan kaki maupun para pengendara, baik pengendara roda dua maupun roda empat. Hampir setahun belakangan, Jalan Perwira yang berada di wilayah Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, belum tersentuh perbaikan. Ruas jalan milik pemkab yang menghubungkan dua kecamatan (Kecamatan …

Ketum Hanura Oso Resmikan Sekber Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat Bareng 7 Parpol Lain

Redaksi

09 Jan 2026

Jakarta, vokalpublika.com – Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta (Oso) dan tujuh pimpinan partai politik (parpol) nonparlemen meresmikan Sekretariat Bersama (Sekber) Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat (GKSR) di Jalan H.O.S Tjokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026).Sekber GKSR dibentuk untuk memperjuangkan hilangnya suara rakyat pada Pemilu 2024 lalu. Delapan partai nonparlemen tersebut adalah Partai Hanura, Partai Persatuan …

Pasca Lomba Siskamling, Polsek Warujayeng Intensifkan Sambang Pos Kamling

Redaksi

09 Jan 2026

Nganjuk, vokalpublika.com– Sebagai tindak lanjut pelaksanaan Lomba Siskamling yang digelar Polres Nganjuk, Polsek Warujayeng melaksanakan kegiatan sambang ke sejumlah pos keamanan lingkungan, salah satunya Pos Kamling Lingkungan Bojan Jetis, Kelurahan Warujayeng, Kecamatan Tanjunganom, Kamis (08/01/2026). Kegiatan sambang tersebut bertujuan untuk memastikan keberlanjutan aktivitas Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) sekaligus memberikan motivasi kepada warga agar tetap aktif …

Proyek Rumdis Kepsek SDN 44 Terentang Diduga Bermasalah: Masyarakat Menjerit, Bupati dan DPRD Sanggau Bungkam

Redaksi

09 Jan 2026

Kalbar, Sanggau, vokalpublika.com– Jeritan masyarakat terkait proyek pembangunan rumah dinas kepala sekolah, guru, dan penjaga sekolah SDN 44 Terentang, Kabupaten Sanggau, Tahun Anggaran 2025, seolah tak digubris. Proyek yang diduga kuat menyimpang dari ketentuan bestek ini berjalan tanpa respons berarti dari Bupati maupun DPRD Kabupaten Sanggau. Meski indikasi pelanggaran teknis terlihat jelas di lapangan, pemerintah …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x