Home » Berita » Jaringan Mafia Sembako Cekik Karimun: Harga Naik, Barang Langka, Rakyat Dikorbankan

Jaringan Mafia Sembako Cekik Karimun: Harga Naik, Barang Langka, Rakyat Dikorbankan

admin 12 Aug 2025 759

Karimun, vokalpublika.com – Keluhan warga di pasar-pasar tradisional Kabupaten Karimun kian lantang terdengar. Harga beras, minyak goreng, dan gula melonjak tajam, sementara stok barang semakin sulit ditemukan. Dugaan permainan mafia perdagangan mencuat, memperlihatkan bagaimana kebutuhan dasar masyarakat dijadikan komoditas politik sekaligus sumber keuntungan gelap segelintir pihak.

Hasil penelusuran lapangan dan keterangan sejumlah pedagang mengungkap pola permainan tersebut. Pasokan dari luar daerah sengaja dipersulit, sementara distribusi melalui Batam yang bebas bea impor didorong tanpa batas. Sumber internal menyebut sejumlah oknum distributor dan pelaku usaha memanfaatkan status Batam untuk mengimpor bahan pokok, lalu mendikte harga di Karimun.

“Mereka mengatur barang masuk, menahan pasokan, lalu menjualnya dengan harga sesuka hati. Ini bukan lagi bisnis, tapi pengendalian pasar secara sistematis,” ujar salah satu pedagang yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Batam, yang seharusnya menjadi jalur alternatif pasokan, justru dimanfaatkan sebagai “pintu emas” untuk meraup keuntungan besar. Padahal, sumber bahan pokok dari wilayah terdekat di Kepri dan provinsi sekitar masih terbuka lebar.

Baca juga:  Janji 5.000 Lapangan Kerja Belum Terpenuhi, Mahasiswa: Warga Malah Didorong Jadi TKI Berisiko

“Kejahatan Kemanusiaan”

Ketua DPC Projo Karimun, Wisnu Hidayatullah, S.E., menegaskan bahwa praktik tersebut adalah bentuk kejahatan kemanusiaan.

“Jika sembako sudah mahal dan langka akibat permainan mafia, ini sama saja membunuh masyarakat secara perlahan. Apalagi, perekonomian Karimun saat ini bergerak lambat, bahkan cenderung stagnan. Hutang Pemkab kepada kontraktor karena tunda bayar belum terselesaikan, pembayaran TPP ASN pun belum jelas. Kondisi ini membuat daya beli masyarakat semakin terpuruk,” ujarnya.

isnu menegaskan, praktik culas di balik kelangkaan ini adalah masalah besar yang menjadi tanggung jawab langsung kepala daerah.

“Sistem mafia seperti ini jelas terstruktur, masif, dan sistematis. Pasti ada aktor yang mengendalikannya. Mereka harus dimusnahkan, bukan dibiarkan,” tegasnya.

Kongkalikong dengan Pejabat

Hasil investigasi juga mengarah pada dugaan kongkalikong antara mafia sembako dengan pejabat atau mantan pejabat yang masih memiliki pengaruh layaknya pejabat aktif. Skema ini memungkinkan pengaturan jalur distribusi, monopoli barang, dan penutupan akses bagi pedagang kecil ke pemasok alternatif.

Baca juga:  Balai Adat Melayu Karimun Kurang Terawat, Butuh Perhatian Serius Pemerintah

Seorang sumber di pemerintahan mengakui,

“Ada permainan di level kebijakan. Beberapa keputusan distribusi dan impor tidak murni karena kebutuhan pasar, tapi untuk menguntungkan kelompok tertentu.”

Tim Percepatan yang Mandul

Sorotan publik turut mengarah pada Tim Percepatan Pembangunan Kabupaten Karimun yang baru saja mendapat SK dari pemerintah daerah. Secara formal, tim ini bertugas mempercepat program strategis, menggerakkan ekonomi, dan menjaga stabilitas harga bahan pokok. Namun, fakta di lapangan menunjukkan kebalikannya: harga melonjak, barang langka, dan keresahan masyarakat meningkat.

Bagi sebagian warga, tim ini justru dianggap sebagai stempel pembenaran kebijakan yang menguntungkan mafia.

“Daripada membuang anggaran untuk tim yang tidak efektif, lebih baik bubarkan saja. Situasi di lapangan membuktikan mereka tidak mampu menghadang permainan harga,” ujar seorang tokoh masyarakat.

Seruan Tindakan Tegas

Aktivis dan tokoh masyarakat mendesak aparat penegak hukum segera membongkar jaringan mafia sembako di Karimun. Selain penindakan hukum, sanksi sosial dari masyarakat juga sangat diperlukan untuk memberi efek jera.

“Jangan biarkan rakyat jadi korban. Jangan tunggu sampai perekonomian Karimun benar-benar mati. Bongkar dan adili mereka yang mempermainkan harga dan pasokan sembako,” tegas Wisnu yang aktif memantau pergerakan harga di pasar.

Sekretaris PROJO Karimun, Eggy Zullyan Wahyudi, menambahkan,

“Mafia sembako ini harus segera berhenti dan bertobat secara sungguh-sungguh, taubat nasuha. Sudah cukup rakyat menderita akibat kelicikan mereka. Pemerintah dan aparat jangan lengah, hentikan permainan kotor ini demi masa depan Karimun yang lebih baik.”

Kasus ini bukan sekadar masalah ekonomi, tetapi juga persoalan moral, keadilan, dan keberpihakan pemerintah terhadap rakyatnya. Jika dibiarkan, mafia sembako bukan hanya menguras dompet masyarakat, tetapi juga membunuh masa depan Karimun secara perlahan.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Kolaborasi Edukatif, Pemdes Pamah Gandeng Mahasiswa STAIS Rawat Infrastruktur Desa

Clara T S

20 May 2026

Dairi//vokalpublika comSemangat gotong royong sebagai warisan budaya bangsa kembali dihidupkan Pemerintah Desa Pamah melalui kegiatan kolaboratif bersama mahasiswa STAIS Dairi. Dipimpin langsung Kepala Desa Pamah, Daniel Wilser A. Sagala, kegiatan tersebut difokuskan pada pembersihan saluran irigasi, perawatan lingkungan desa, serta pemasangan plank identitas desa sebagai bagian dari penataan administrasi dan penguatan tata kelola pemerintahan desa. …

Atap Sudah Terpasang, Tender SMPN 25 Kota Bekasi Malah Dibatalkan

Redaksi

20 May 2026

KOTA BEKASI , vokalpublika.com— Proyek Belanja Pemeliharaan Bangunan Gedung Pendidikan SMPN 25 Kota Bekasi senilai Rp391,6 juta menuai tanda tanya serius. Paket yang dimenangkan CV PUTRA DAUN EMAS itu diduga sudah dikerjakan sebelum seluruh proses administrasi dan legalitas penyedia memenuhi syarat. Data yang dihimpun menyebutkan, paket dibuat pada 8 Maret 2026 dengan tahapan upload penawaran …

SBU Terbit Belakangan, Tender Drainase Rp 1,7 Miliar di Mustikajaya Dipertanyakan

Redaksi

20 May 2026

KOTA BEKASI, vokalpublika.com— Proyek rehabilitasi saluran di Jalan Utama Mustikajaya, Kota Bekasi, senilai Rp 1,74 miliar memunculkan sejumlah tanda tanya. CV Bintang Karya sebagai pemenang tender diduga belum mengantongi Sertifikat Badan Usaha (SBU) yang efektif saat proses penetapan pemenang dilakukan. Berdasarkan dokumen LPJK Kementerian PUPR yang diperoleh, SBU BS004 bidang Konstruksi Jaringan Irigasi dan Drainase …

Peristiwa Tragis di Sitinjo, Tokoh Perempuan dan Pemerintah Ajak Perkuat Kepedulian terhadap Anak dan Kesehatan Mental

Clara T S

20 May 2026

Dairi//vokalpublika.comSuasana duka menyelimuti Lingkungan Jalan Lae Gerat, Kelurahan Panjidabutar, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, setelah seorang pelajar berinisial I. Limbong ditemukan meninggal dunia pada Rabu pagi sekitar pukul 06.37 WIB dengan dugaan kuat akibat bunuh diri. Peristiwa memilukan itu pertama kali diketahui warga dan segera dilaporkan kepada Kepala Lingkungan setempat. Menanggapi laporan tersebut, Camat Sitinjo bersama …

Drama Birokrasi Sekda Definitif Pemalang, Praktisi Hukum: Publik Jangan Dibodohi!

Alwi Assagaf

20 May 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Polemik kekosongan jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif di Kabupaten Pemalang terus menggelinding dan memicu sorotan tajam. Langkah Bupati Pemalang yang melakukan konsultasi ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait pengisian jabatan tersebut dinilai sejumlah pihak hanya sebagai narasi politik yang mengaburkan substansi hukum. ​Praktisi hukum, Dr. Imam Subiyanto, S.H., M.H., CPM., menegaskan bahwa …

Pemkab Dairi Dorong Percepatan Pembayaran PBB-P2 2026 Melalui Kanal Non-Tunai

Clara T S

20 May 2026

Dairi //vokalpublika.comPemerintah Kabupaten Dairi melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Dairi terus mendorong transformasi digital dalam pelayanan pajak daerah dengan melaksanakan penyerahan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (SPPT PBB-P2) Tahun 2026 kepada pemerintah desa dan kelurahan di 15 kecamatan se-Kabupaten Dairi. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 4 …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x