Home » Berita » Jaringan Mafia Sembako Cekik Karimun: Harga Naik, Barang Langka, Rakyat Dikorbankan

Jaringan Mafia Sembako Cekik Karimun: Harga Naik, Barang Langka, Rakyat Dikorbankan

admin 12 Aug 2025 701

Karimun, vokalpublika.com – Keluhan warga di pasar-pasar tradisional Kabupaten Karimun kian lantang terdengar. Harga beras, minyak goreng, dan gula melonjak tajam, sementara stok barang semakin sulit ditemukan. Dugaan permainan mafia perdagangan mencuat, memperlihatkan bagaimana kebutuhan dasar masyarakat dijadikan komoditas politik sekaligus sumber keuntungan gelap segelintir pihak.

Hasil penelusuran lapangan dan keterangan sejumlah pedagang mengungkap pola permainan tersebut. Pasokan dari luar daerah sengaja dipersulit, sementara distribusi melalui Batam yang bebas bea impor didorong tanpa batas. Sumber internal menyebut sejumlah oknum distributor dan pelaku usaha memanfaatkan status Batam untuk mengimpor bahan pokok, lalu mendikte harga di Karimun.

“Mereka mengatur barang masuk, menahan pasokan, lalu menjualnya dengan harga sesuka hati. Ini bukan lagi bisnis, tapi pengendalian pasar secara sistematis,” ujar salah satu pedagang yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Batam, yang seharusnya menjadi jalur alternatif pasokan, justru dimanfaatkan sebagai “pintu emas” untuk meraup keuntungan besar. Padahal, sumber bahan pokok dari wilayah terdekat di Kepri dan provinsi sekitar masih terbuka lebar.

Baca juga:  AKBP (Purn) H Asmar Hadirkan Gerakan Pangan Murah, Warga Meranti Rasakan Manfaat Nyata

“Kejahatan Kemanusiaan”

Ketua DPC Projo Karimun, Wisnu Hidayatullah, S.E., menegaskan bahwa praktik tersebut adalah bentuk kejahatan kemanusiaan.

“Jika sembako sudah mahal dan langka akibat permainan mafia, ini sama saja membunuh masyarakat secara perlahan. Apalagi, perekonomian Karimun saat ini bergerak lambat, bahkan cenderung stagnan. Hutang Pemkab kepada kontraktor karena tunda bayar belum terselesaikan, pembayaran TPP ASN pun belum jelas. Kondisi ini membuat daya beli masyarakat semakin terpuruk,” ujarnya.

isnu menegaskan, praktik culas di balik kelangkaan ini adalah masalah besar yang menjadi tanggung jawab langsung kepala daerah.

“Sistem mafia seperti ini jelas terstruktur, masif, dan sistematis. Pasti ada aktor yang mengendalikannya. Mereka harus dimusnahkan, bukan dibiarkan,” tegasnya.

Kongkalikong dengan Pejabat

Hasil investigasi juga mengarah pada dugaan kongkalikong antara mafia sembako dengan pejabat atau mantan pejabat yang masih memiliki pengaruh layaknya pejabat aktif. Skema ini memungkinkan pengaturan jalur distribusi, monopoli barang, dan penutupan akses bagi pedagang kecil ke pemasok alternatif.

Baca juga:  Rakyat Karimun Bersuara Bentuk Tim AI untuk Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok

Seorang sumber di pemerintahan mengakui,

“Ada permainan di level kebijakan. Beberapa keputusan distribusi dan impor tidak murni karena kebutuhan pasar, tapi untuk menguntungkan kelompok tertentu.”

Tim Percepatan yang Mandul

Sorotan publik turut mengarah pada Tim Percepatan Pembangunan Kabupaten Karimun yang baru saja mendapat SK dari pemerintah daerah. Secara formal, tim ini bertugas mempercepat program strategis, menggerakkan ekonomi, dan menjaga stabilitas harga bahan pokok. Namun, fakta di lapangan menunjukkan kebalikannya: harga melonjak, barang langka, dan keresahan masyarakat meningkat.

Bagi sebagian warga, tim ini justru dianggap sebagai stempel pembenaran kebijakan yang menguntungkan mafia.

“Daripada membuang anggaran untuk tim yang tidak efektif, lebih baik bubarkan saja. Situasi di lapangan membuktikan mereka tidak mampu menghadang permainan harga,” ujar seorang tokoh masyarakat.

Seruan Tindakan Tegas

Aktivis dan tokoh masyarakat mendesak aparat penegak hukum segera membongkar jaringan mafia sembako di Karimun. Selain penindakan hukum, sanksi sosial dari masyarakat juga sangat diperlukan untuk memberi efek jera.

“Jangan biarkan rakyat jadi korban. Jangan tunggu sampai perekonomian Karimun benar-benar mati. Bongkar dan adili mereka yang mempermainkan harga dan pasokan sembako,” tegas Wisnu yang aktif memantau pergerakan harga di pasar.

Sekretaris PROJO Karimun, Eggy Zullyan Wahyudi, menambahkan,

“Mafia sembako ini harus segera berhenti dan bertobat secara sungguh-sungguh, taubat nasuha. Sudah cukup rakyat menderita akibat kelicikan mereka. Pemerintah dan aparat jangan lengah, hentikan permainan kotor ini demi masa depan Karimun yang lebih baik.”

Kasus ini bukan sekadar masalah ekonomi, tetapi juga persoalan moral, keadilan, dan keberpihakan pemerintah terhadap rakyatnya. Jika dibiarkan, mafia sembako bukan hanya menguras dompet masyarakat, tetapi juga membunuh masa depan Karimun secara perlahan.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Kuasa Hukum Jordan Minta Polres Karimun Segera Tetapkan Tersangka EP dan F Alias Gugun

admin

26 Feb 2026

Karimun, vokalpublika.com – Kuasa hukum korban dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan atas nama Jordan meminta Polres Karimun segera menetapkan tersangka terhadap EP dan F alias Gugun. Permintaan tersebut berkaitan dengan laporan polisi bernomor LP/B/56/XI/2025/SPKT/PolresKarimun/PoldaKepulauanRiau tertanggal 1 November 2025 yang saat ini tengah ditangani oleh penyidik. Kuasa hukum pelapor, Advokat Ronald Reagen Baringbing, S.H dan …

Malam Anugerah ASN Achievements Award, Disdikbud Kota Probolinggo Raih Juara I Tingkat Jatim.

Redaksi

26 Feb 2026

Probolinggo,-Vokalpublika.com,-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Probolinggo menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Jawa Timur. Instansi tersebut meraih Juara I kategori Performance Appraisal Terbaik dalam dalam ajang ASN Achievement Awards Tahun 2025, yang digelar di Surabaya pada hari Selasa 24 februari 2026 malam.Penghargaan itu diberikan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, dan tertuang dalam Piagam …

Ramadan sebagai Momentum Konsolidasi: DPW GHLHI Kepri Gelar Buka Puasa Bersama di Batam

Redaksi

25 Feb 2026

Batam, vokalpublika.com– Dewan Pimpinan Wilayah Gugus Hukum Lingkungan Hidup Indonesia (DPW GHLHI) Kepulauan Riau menggelar kegiatan Buka Puasa Bersama pada Rabu (25/2/2026) pukul 17.00 WIB hingga selesai, bertempat di Swiss-Belhotel Baloi, Batam. Kegiatan yang mengusung tema silaturahmi dan penguatan sinergi penegakan hukum lingkungan ini dihadiri jajaran pengurus DPW, komunitas lingkungan hidup di Batam, serta Ketua …

Bendahara GHLHI Provinsi Kepri Berbagi Kurma di Beberapa Masjid Nongsa

Redaksi

25 Feb 2026

Batam, vokalpublika.com – GHLHI Provinsi Kepulauan Riau kembali menebar kepedulian di bulan suci Ramadan melalui kegiatan berbagi kurma yang dilaksanakan di beberapa masjid di Nongsa. Kegiatan ini diwakili oleh Bendahara GHLHI Provinsi Kepri, Eko Istiyanto, yang hadir langsung di tengah jamaah. Pembagian kurma dilakukan menjelang waktu berbuka puasa, menyasar jamaah masjid serta masyarakat sekitar. Suasana …

Sinergi TNI dan Dinkes Brebes Perkuat Kesehatan Gigi Siswa Melalui Program TAF di Desa Cikuya

Alwi Assagaf

25 Feb 2026

Brebes, Vokalpublika.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes memperluas cakupan kegiatannya pada sektor kesehatan masyarakat. Selain fokus pada infrastruktur, Satgas TMMD bersinergi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes menggelar pemberian Topikal Aplikasi Flour (TAF) bagi siswa SD Negeri Cikuya 01, Rabu 25 Februari 2026. ​Layanan kesehatan preventif ini dilakukan oleh Terapis …

Wakil Bupati Pemalang Bereaksi Usai Unggahan Menu SD 02 Jrakah Tuai Kritik Pedas di Media Sosial

Alwi Assagaf

24 Feb 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjadi angin segar bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia, kini justru menuai sorotan tajam. Alih-alih mendapatkan asupan nutrisi yang ideal, kualitas hidangan yang didistribusikan ke sejumlah sekolah di Kabupaten Pemalang dinilai jauh dari ekspektasi dan terkesan dikelola secara asal-asalan. ​Kegaduhan ini bermula dari unggahan akun …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x